Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 6 Juli 2020 16:47
DPRD Pelalawan Desak Proses Karlahut PT Arara Abadi

Senin, 6 Juli 2020 15:56
Luasan Karhutla Tahun Ini Jauh Berkurang

Senin, 6 Juli 2020 15:32
PHRI Sebut Okupansi Hotel Mulai Mengeliat di Pekanbaru di Tengah Corona

Senin, 6 Juli 2020 14:43
Pimpin Rakor, Gubri Minta Utamakan Pencegahan Tangani Karhutla

Senin, 6 Juli 2020 14:03
Empat Tahun Vakum, Plh. Bupati Bengkalis Kembali Aktifkan Forum CSR

Senin, 6 Juli 2020 12:50
Anak tak Diterima, Puluhan Warga Tegar Geruduk SMAN 4 Mandau

Senin, 6 Juli 2020 11:42
Menjadi Kurir Sabu, Seorang Warga Sorek Dicokok Polisi

Senin, 6 Juli 2020 10:45
Gubri Berikan Penghargaan Kepada Empat Tim Medis Berprestasi di RSUD Petala Bumi

Senin, 6 Juli 2020 10:09
Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Dilaporkan Padam

Senin, 6 Juli 2020 09:20
4 Belum Keluar, 107 Hasil Swab Warga Kuansing Pernah Kontak dengan NY. SA Negatif



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Nopember 2019 11:19
Disdukcapil Meranti Hanya Dijayaj 500 Blanhko KTP-el Sebulan

Pelayanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Meranti sulit optimal. Sebulan hanya dijatah 500 blangko KTP-el.

riauterkini-SELATPANJANG - Dalam satu bulannya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti hanya memperoleh 500 keping blangko KTP-el (kartu tanda penduduk elektronik) dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil di Jakarta.

Padahal sesuai kebutuhan belangko saat ini, setiap bulannya ada sebanyak 2500 sampai 3000 masyarakat yang mengajukan cetak KTP-el, baik itu cetak baru, perubahan data maupun penggantian rusak dan hilang.

Demikian diungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pentatan Sipil Kepulauan Meranti, Drs H Hariyandi MSi, Rabu (13/11/19) melalui Kabid Pendaftaran Penduduk, Budi Hartoyo MSi.

Menurut Budi, Jatah 500 keping belangko KTP-el perbulan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil itu sudah berjalan sejak Mei 2019 hingga saat ini.

"Kita hanya dapat 500 keping belangko KTP-el perbulan, Sementara kita kan harus menjemput blangko ke Jakarta dan itu memerlukan biaya yang besar," tutur Budi.

Dengan keterbatasan belangko tersebut, Menurut Budi, Pihak Disdukcapil Kepulauan Meranti terpaksa membatasi pencetakan KTP-el yang mengutamakan pelayan percetakan baru dan urgensi.

"Dengan kondisi seperti ini, kita di Disdukcapil sangat mengharapkan masyarakat untuk mengerti jika terjadi keterlambatan,"ungkapnya.***(rud)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Luasan Karhutla Tahun Ini Jauh Berkurang
- Pimpin Rakor, Gubri Minta Utamakan Pencegahan Tangani Karhutla
- Empat Tahun Vakum, Plh. Bupati Bengkalis Kembali Aktifkan Forum CSR
- Gubri Berikan Penghargaan Kepada Empat Tim Medis Berprestasi di RSUD Petala Bumi
- Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Dilaporkan Padam
- 4 Belum Keluar, 107 Hasil Swab Warga Kuansing Pernah Kontak dengan NY. SA Negatif
- Silaturahmi dengan Pangdam I BB, Bupati Kuansing Bahas Keamanan Pilkada Hingga Covid - 19
- Plh. Bupati Bengkalis Ingatkan ASN dan Honorer Jangan Dekati Narkoba
- Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan, Sebagian Besar Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Padam
- Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru
- Riau Masuk Delapan Nominasi API
- Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru
- Cari Kerja di Pelalawan, Saat Test Kesehatan Warga Sumut Ternyata Positif Covid-19
- Satu Pegawai Positif Corona, Sport Station di Mal Pekanbaru Tutup Semetara
- Gubri dan Pangdam Cek Kesiapan Sebelum Peresmian Tol Permai
- 6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembuh
- Seorang Karyawan di Mal Pekanbaru Positif Covid-19
- Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19
- Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan
- Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com