Home > Raga >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 21:18
Lima Pelaku Illegal Taping Antar Provinsi Diringkus Polda Riau

Selasa, 7 April 2020 21:14
Terbukti Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Kampar Divonis 5 Tahun Penjara

Selasa, 7 April 2020 20:55
Hasil Swab Tujuh PDP Covid-19 Meninggal Belum Keluar

Selasa, 7 April 2020 19:11
KPU Riau Gelar Pleno Jumlah Pemilih

Selasa, 7 April 2020 18:43
Kaji Pembatasan Sosial Berskala Besar, Pos Pemantauan di Perbatasan Jambi, Sumut dan Kiliranjou Sedang Disiapkan

Selasa, 7 April 2020 18:01
Angka ODP di Inhu Menurun

Selasa, 7 April 2020 17:52
99 Persen Pengerjaan, Tol Pekdum V Lakukan Pemasangan Erection Girder Akhir

Selasa, 7 April 2020 16:24
Bawaslu Bengkalis Buka Sekolah Pengawasan Partisipatif Online Pilkada

Selasa, 7 April 2020 16:03
Gubri Serahkan Rapid Test dan APD untuk Tim Medis Tangani Pasien Covid-19

Selasa, 7 April 2020 15:22
Dampak Corona, Ribuan Pelaku UKM dan UMKM di Bengkalis Merugi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 8 Maret 2020 21:00
Ketua DPRD Pelalawan Tutup Kejuaraan Pencak Silat Walet Putih

Ketua DPRD Pelalawan menutup secara resmi Kejuaraan Pencak Silat Walet Putih. Diharapkan, ke depan kejuaraan ini akan lebih besar dan diikuti oleh lebih banyak peserta.

Riauterkini-Pelalawan- Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi, ST menutup Kejuaraan Pencak Silat Walet Putih Open Turnamen memperebutkan Piala Ketua DPRD Pelalawan, Ahad (8/3/20) bertempat di GOR Tengku Pangeran Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Kejuaraan ini dilaksanakan 6-8 Maret 2020, diikuti enam kabupaten/kota se-Riau dengan 250 peserta terdiri dari kelas praremaja, remaja, dewasa dan 148 medali yang diperebutkan. Kegiatan ini ditutup langsung oleh Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi dan dihadiri Ketua Panitia Herlina S.Pd.

Adi Sukemi dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada para juara yang sudah bertanding dengan sportif dan menjaga kekompakan selama bertanding.

"Pencak silat tidak hanya sebagai sebuah olahraga seni bela diri, namun juga merupakan sebuah tradisi melayu yang harus dipertahankan dan ditumbuhkembangkan dari generasi ke generasi," ujarnya.

Lanjutnya, Kejuaraan Walet Putih ini tentunya akan lebih ditingkatkan tahun berikutnya, bahkan dengan peserta yang lebih banyak dan jangkauan lebih luas. "Sekarang baru diikuti 6 kabupaten/kota, tentunya ke depan bisa diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Riau. Bahkan tidak hanya memperebutkan piala Ketua DPRD, kalau bisa Piala Bupati Pelalawan juga," tambahnya.

Herlina selaku Ketua Pelaksana mengucapkan terimakasih atas dukungan Ketua DPRD Pelalawan yang sudah berpartisipasi mensukseskan kegiatan ini sehingga terlaksana dari awal hingga akhir dengan lancar.

"Kepada semua pihak, rekan rekan panitia, wasit dan peserta yang sudah ikut mendorong dan mensukseskan kegiatan ini, kami atas nama panitia mengucapkan terimakasih banyak. Kita berharap ke depannya kegiatan ini lebih ramai, sukses dan lebih besar lagi," ujarnya.

Keluar sebagai juara dalam kegiatan ini, Juara 1 dan umum Tapak Suci Pelalawan, Juara 2 Tapak suci Pondok Pesanteren Modren Syamsudin dan Juara 3 Walet Putih Pekanbaru. **(Cho)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Berita lainnya..........
- Empat Pimpinan di DPRD Riau Jajal Lapangan Indoor Tenis Pelti
- Tiga Petenis Muda Riau Raih Juara di Kejurnas Tenis Junior Piala Rektor Unand
- Turnamen Limuno Cup, Samber FC Taklukkan PS Jake
- Ketua DPRD Pelalawan , Resmikan Pemakaian Lapangan Tok Dolah Teluk Binjai
- Tim BSP Riau Ikuti Enam Kejuaraan Balap Sepeda Tingkat Nasional
- Ketua DPRD Pelalawan Tutup Kejuaraan Pencak Silat Walet Putih
- Waka DPRD Riau Zukri Misran Tutup Open Turnamen Bulutangkis Pangkalan Malako Cup I


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com