Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Juni 2020 22:12
Riau Urutan Kedua Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia

Jum’at, 5 Juni 2020 21:56
Kapolsek Bantan, Bengkalis Dimutasi

Jum’at, 5 Juni 2020 21:53
Syamsudin Uti Ditunjuk Jadi Plt Ketua Umum PW KBB Riau

Jum’at, 5 Juni 2020 21:09
Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik

Jum’at, 5 Juni 2020 19:15
PT Ekadura Indonesia Rohul Inovasi Pelayanan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Jum’at, 5 Juni 2020 18:46
Antisipasi Gas Berbahaya, Penggalian Sumur Bor di Lirik Inhu Dihentikan

Jum’at, 5 Juni 2020 18:37
Kasus Pasien Positif Covid-19 Kembali Dilaporkan Nihil, Satu Sembuh

Jum’at, 5 Juni 2020 18:24
Kapolres Rohul Edukasi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menuju Fase New Normal

Jum’at, 5 Juni 2020 18:23
Suhu Badan Dicek, Gubri Apresiasi Jemaah Jalankan Protokol Kesehatan

Jum’at, 5 Juni 2020 17:10
Gubri dan BPKP Launcing Aplikasi Mata Bansos

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 30 Maret 2020 18:21
KPU Riau Gelar Rapat Khusus

Pastikan perkembangan aktifitas KPU kabupaten/kota, KPU Riau menggelar rapat khusus dengan KPU Kabupaten/kota se-Riau. Rapat menggunakan aplikasi zoom meeting.

Riauterkini-PEKANBARU-Dengan menggunakan aplikasi zoom meeting, KPU Riau menggelar rapat khusus bersama seluruh ketua ketua KPU Kabupaten/Kota se-Riau, Senin (30/3/20).

Rapat yang dimulai sekitar pukul 14.00 wib ini dipimpin Ketua KPU Riau, Ilham M Yasir. Hadir juga komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto dan Joni Suhaidi.

Menurut Komisioner KPU Riau, Nugroho Notosusanto, inti rapat khusus yang digelar KPU Riau hari ini adalah pertama, KPU Riau ingin memastikan perkembangan aktifitas KPU Kabupaten/kota se Riau. Baik yang menggelar pilkada serentak maupun yang tidak. Kedua adalah KPU Riau menyegarkan kembali tupoksi per divisi yang melekat di tugas dan kewajiban anggota KPU Kabupaten/Kota se Riau.

"Hal ketiga yang dibahas dalam rapat khusus KPU Riau Riau adalah mengidentifikasi persoalan yang mencuat di tiap kabupaten kota. Apakah terkait kondisi internal kelembagaan maupun tahapan yang sedang ditunda saat ini. Hal selanjutnya yang dibahas adalah memeriksa mana saja KPU kabupaten/ kota yang sudah melantik dan mana yang menunda pelantikan. Termasuk memastikan administrasi yang menyertainya," terang nya.

Dalam rapat tersebut, tambah Nugroho, juga dibahas mengenai mana saja KPU kabupaten/kota yang menjalankan rekomendasi Bawaslu kabupaten/ kota terkait tahapan seleksi adhok. Rapat juga membahas identifikasi persoalan yang mencuat pada program pemutakhiran data berkelanjutan dan juga mengecek kondisi kesehatan anggota KPU kabupaten/ kota dan sekretariat.

" Tadi disampaikan ke KPU kabupaten/ kota, bahwa sore ini, KPU RI diundang RDP (rapat dengar pendapat) oleh Komisi II DPR RI. Di antara data yang harus disampaikan ke KPU RI sebelum Rapat Dengar Pendapat adalah data tahapan yang ditunda itu, salah satunya pelantikan PPS"terang Nugroho.

Di Riau, tambahnya baru kota Dumai yang telah melantik PPS pada 22 Maret 2020. Selebihnya, 8 Kabupaten lainnya belum dilantik.

"Terkait pelantikan PPS di Dumai, karena ada imbauan dari KPU RI untuk menghentikan tahapan, maka PPS yang telah dilantik di non aktifkan dulu. Sampai tahapan dimulai kembali. Sedangkan yang belum dilantik akan dilantik saat tahapan telah diaktifkan lagi.

" Kalau kesehatan pegawai sekretariat KPU maupun komisioner KPU se Riau, allhamdulillah dilaporkan sehat," jelasnya.

Disinggung hasil rapat RDP sore ini, antara KPU RI dan Komisi II DPR RI mengenai pertanyaan besar, apakah pilkada/pemilihan 2020 akan ditunda sampai tahun depan atau justru tetap berjalan, KPU Riau tidak pada tempatnya menjawab, apakah pilkada akan ditunda atau tidak.

"Yang jelas, saat ini penundaan telah dilaksanakan dengan keputusuan 179 dan SE 8 tahun 2020 terkait penundaan tahapan yang berjalan. ada 4 tahapan yang ditunda. Yaitu pelantikan PPS, verifikasi faktual dukungan minimal bakal paslon perseorangan, pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) dan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih dan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih," terang Nugroho.*(H-we)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- HM Rais Berpotensi Besar Dampingi Adi Sukemi Maju di Pilkada Pelalawan
- KPU Riau Gelar Rapat Persiapan Pilkada Lanjutan 2020 Sekaligus Halal bi Halal
- DPD PAN Rohul Rekomendasikan Hamulian-Teddy Sebagai Bacalon Bupati dan Wabup di Pilkada 2020
- Kisruh Pemotongan Gaji Honorer di Bengkalis, Dewan Minta Segera Dicarikan Solusi
- Paripurna Ranperda RDTR Kawasan Perkotaan Siak, Bupati Alfedri Apresiasi Dukungan Pansus DPRD
- Pengamat Sebut Demokrat Bisa PAW Dedet karena Sakit dan Desakan Publik
- Kisruh, Hendri Munif : Demi Warga Kota, Pemko dan DPRD Pekanbaru Harus Kembali Duduk Bersama
- Wakili Chairul Anwar, Khairul Umam Distribusikan Ratusan Sembako ke Bengkalis
- Ikuti Video Conference PSBB, Khairul Umam : Mari Bekerjasama Demi Kepentingan Bersama
- Koordinasi Perkembangan Pilkada, Sat Intelkam Polres Rohil Sambangi Bawaslu
- KPU Siapkan Tahapan dan Tata Cara Pilkada 2020
- Kandidat Kepala Daerah di Riau Terpantau Kampanye Bansos
- Jelang Penerapan PSBB di Bengkalis, Politisi PAN Ingatkan Tanggung Jawab Pemerintah
- Gandeng BUMN, Chairul Anwar Sebar APD di 7 Kabupaten dan Kota di Riau
- Lantaran Sakit, Fitra Sarankan Noviwaldy Jusman mengundurkan diri
- Dugaan Pencemaran Udara, DPRD Inhu Laporkan PT PAS
- Awasi Penyaluran BLT, Sekretaris Komisi I DPRD Bengkalis Turun Gunung
- Sidak ke PT PAS, Komisi III DPRD Inhu Temukan Dugaan Pencemaran Udara
- DPD Golkar Pelalawan Siapkan 50 Ribu Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
- Bawaslu Riau Launching SKPP


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com