Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Rabu, 1 April 2020 21:55
Gubri Sebut Karantina Wilayah Harus Disetujui Pusat

Rabu, 1 April 2020 21:07
Jumlah ODP Kuansing Bertambah Jadi 1.034 Orang

Rabu, 1 April 2020 17:54
Gandeng Pemdes, Pemuda Jalan Baru Duri  13 Semprotkan Disinfektan

Rabu, 1 April 2020 17:49
Cegah Corona, Walikota Pimpin Rapat Rencana Lockdown Pekanbaru

Rabu, 1 April 2020 17:49
Dugaan Pencemaran Nama Baik, Irwasda Polda Riau Laporkan Balik Seorang Petani Siak

Rabu, 1 April 2020 17:40
Polres Inhu Amankan 2,6 Kg Sabu

Rabu, 1 April 2020 17:20
Maret 2020, Riau Alami Deflasi 0,01 Persen

Rabu, 1 April 2020 16:58
Cegah Penularan Covid - 19, Warga Duri Timur Ciptakan Hand Sanitizer Alami

Rabu, 1 April 2020 16:32
Terjerat Korupsi Dana Desa, Mantan Kades dan Bendahara di Pelalawan Dituntut 6 dan 4,5 Tahun Penjara

Rabu, 1 April 2020 16:27
BBKSDA Riau Terima 10 Satwa Dilindungi

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 10 Pebruari 2020 19:01
Segel PT BBF di Inhu, Anggota DPR RI Berharap KLHK Tidak Tebang Pilih

Penyegelan wilayah PT Bayas Biofuel diduga lakukan pencemaran lingkungan mendapat tanggapan wakil rakyat. Anggita DPR RI Abdul Wahid berharap tidak ada tebang pilih.

Riauterkini-RENGAT-Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) langsung melakukan penyegelan di area PT Bayas Biofuel (PT BBF) pasca dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan perusahaan pemasok bahan baku biodiesel bagi Pertamina, penyegelan tersebut mendapat perhatian berbagai pihak termasuk anggota DPR-RI Abdul Wahid yang berharap KLHK tidak tebang pilih dalam menegakan aturan.

Harapan tidak adanya tebang pilih dalam menegakan aturan pasca penyegelan PT BBF oleh KLHK yang diduga melakukan pencemaran lingkungan disampaikan, Abdul Wahid anggota Komisi VII DPR-RI bidang Energi dan Sumber Daya Mineral dan Lingkungan Hidup Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Senin (10/2/20) melalui selulernya.

"Dengan penyegelan terhadap PT BBF yang diduga telah mencemari lingkungan dengan membuang limbah B3, kita berharap KLHK dapat menuntaskan dan tidak tebang pilih dalam menegakan aturan. Beri efek jera agar menjadi contoh bagi yang lainya, sebab pencemaran lingkungan tersebut jelas sangat membahayakan tidak hanya terhadap ekosistim tetapi juga terhadap manusia," ujarnya.

Diungkapkamya, dengan proses hukum yang tuntas dan tegas tentunya kedepan pelanggaran lingkungan berupa pencemaran yang dilakukan korporasi dapat dihindarkan. Apalagi saat ini tidak ada lagi istilah orang kuat pemilik korporasi, karena semua sama haknya dimata hukum.

"Pemilik korporasi harus mematuhi semua mekanisme hukum yang berlaku, seperti pengelolaan limbah sesuai ketentuan. Apabila melanggar mekanisme yang ada tentunya mekanisme hukum yang harus diterapkan, sesuai pelanggaran yang dilakukan. Jadi untuk efek jera tidak hanya penyelesaian sengketa di luar persidangan yang dapat diterapkan, namun tindakan tegas secara pidana bagi yang bertanggung jawab dapat juga diberlakukan," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan PT BBF mencuat pasca dilakukanya Sidak oleh Komisi III DPRD Inhu, dimana dalam Sidak tersebut ditemukan adanya limbah yang diduga B3 yang berserakan di areal PT BBF yang beroperasi di Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Inhu.

Anak perusahaan PT Darmexs Grup tersebut diduga dengan sengaja membuang limbah B3 tanpa terlebih dahulu mengolahnya melalui IPAL yang dimiliki. Ironisnya dengan adanya temuan limbah tersebut, PT BBF justru tidak kooperatif saat diundang dengar pendapat oleh Komisi III DPRD Inhu. Hingga akhirnya lokasi pembuangan limbah yang lagi ditimbun untuk menutupi adanya limbah tersebut di segel oleh pihak KLHK. *** (guh)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- DPRD Kuansing Sepakat  Pangkas Kegiatan untuk Penanganan Covid - 19
- Pilkada Serentak Ditunda, KPU Rekomendasi 3 Opsi
- Soal Anggaran Corona Rp300 M, FPAN DPRD Bengkalis Minta Hati-hati
- Terima Surat Komisi II DPR RI, KPU Kuansing Siap Tunda Pilkada 2020
- KPU Riau Gelar Rapat Khusus
- Sempat PDP, Seorang Anggota DPRD Kuansing Dipastikan Negatif Corona.
- Tanggulangi Covid-19, Khairul Umam Lepaskan Satgas PKS Bengkalis
- Sumbangan Anggota, Ketua DPRD Akan Serahkan Bantuan Penanganan COVID-19 di Inhil
- Ikut Putusan Pusat, KPU Pelalawan Tunda Tahapan Pilkada 2020
- Cegah Covid - 19, DPRD Bengkalis Gelar Jumpa Pers di Duri
- Ditunda, Pilkada Inhu 2020 Terdampak Pandemi Corona
- Ikut Putusan Pusat, KPU Kuansing Tunda Pilkada 2020
- Pandemi Corona Paksa Pilkada Serentak 2020 Ditunda
- Jelang Pilkada Bengkalis, Tomas Mandau Prihatin Politik Black Campaign jadi Andalan
- Pilkada Bengkalis,
Alot, Nasdem Survei Ulang Kasmarni dan Indra Gunawan Eet di Penjaringan Balon Bupati

- Bak Pilpres, Warga Duri Timur Taja Pilka RW
- Cegah Virus Corona, Ketua DPRD Riau Minta Pemprov Lockdown Keluar Masuk Perbatasan dengan Mancanegara
- Covid-19 Merebak, KPU Lanjutkan Tahapan Pilkada Serentak dengan Mekanisme Pengamanan
- Hindari Covid - 19, DPRD Kuansing Tunda Sejumlah Kegiatan
- Cegah Penyebaran Corona, Plt Sekwan Riau Ikuti Perintah Gubri Syamsuar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com