Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 9 Juli 2020 14:02
DPP PPP Keluarkan SK Usung Zukri- Nasar di Pilkada Pelalawan

Kamis, 9 Juli 2020 13:17
Sidang Perdana Kebakaran Lahan PT Adei di PN Pelalawan Ditunda

Kamis, 9 Juli 2020 11:49
Korban Luka-luka, Jambret Diringkus Polres Bengkalis

Kamis, 9 Juli 2020 09:10
Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program

Kamis, 9 Juli 2020 08:31
Tragis! Seorang Ibu Muda di Pelalawan Tewas Bakar Diri

Kamis, 9 Juli 2020 06:55
Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI

Rabu, 8 Juli 2020 19:34
PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri

Rabu, 8 Juli 2020 19:24
Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa

Rabu, 8 Juli 2020 18:43
Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut

Rabu, 8 Juli 2020 17:04
Tanggulangi COVID-19, RAPP Sumbangkan APD dan Sembako


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 30 Mei 2020 20:52
SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan

Menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah diperpanjang. Dijadwalkan hingga pertengahan Juni mendatang.

Riauterkini-BENGKALIS- Menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) sederajat akibat pandemi virus corona atau covid-19 di Kabupaten Bengkalis diperpanjang.

Seyogyanya batas waktu liburan sekolah menghadapi liburan Lebaran Idul Fitri Jumat (29/5/20) kemarin dan masuk ke sekolah Senin (2 /6/20) lusa. Namun aktifitas belajar mengajar di sekolah tetap dihentikan hingga 13 Juni 2020 mendatang.

"Kita sudah perpanjang selama empat belas hari kedepan sambil menunggu aturan menteri keluar," ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis Edi Sakura melalui Sekretaris Agusilfirdimalis saat dihubungi wartawan, Jumat (29/5/20) kemarin.

Kemudian Agus juga menjelaskan, dengan berakhirnya masa liburan yang diperpanjang itu, Disdik tetap akan menyiapkan kegiatan belajar mengajar di sekolah apabila tatanan kehidupan baru atau new normal dijalankan. Sekolah akan beraktifitas mengikuti protokol kesehatan

"Hal itu kita juga sudah membuat edaran kepada seluruh sekolah untuk menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer dan disinfektan. Termasuk menyiapkan sistem sif untuk kegiatan belajar mengajarny apabila diberlakukan new normal di sekolah," terang Agus.

Meskipun sudah menerbitkan surat edaran itu, Disdik belum memastikan secara detail mekanime proses belajar mengajar dalam situasi tatanan baru dan kapan akan aktif kembali kegiatan belajar mengajar.

"Yang jelas langkah-langkah sudah kita siapkan, jika peraturan kementerian akan memberlakukan pembelajaran sistem sif kita sudah siap. Kita masih menunggu aturan ini terbit dari Kementerian Pendidikan," kata Agus lagi.***(dik)



Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Miris, "Dekengen" Tentukan Nasib Guru Honorer Sekolah Menjadi Honorer Pemda Bengkalis?
- Anak tak Diterima, Puluhan Warga Tegar Geruduk SMAN 4 Mandau
- Video Buang Ratusan Skripsi Tersebar, Kepala Perpus Unilak Dipecat
- Diprotes Terkait Transparansi UKT, Rektor UIn Suska Ajak Dialog Mahasiswa
- Demo, Mahasiswa UIN Suska Tuntut UKT Dipotong 50 Perseng
- Aplikasi Digitalku Hadir di Riau, Solusi Belajar Siswa di Masa Pandemi
- STIE Bangkinang dan STAI Ar Ridha Bagansiapiapi MoU Peningkatan Kualitas SDM


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com