Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 1 Desember 2021 16:38
Diduga Tabrak Pembatas Jalan, Gito Tewas Usai Terjun dari Fly Over

Rabu, 1 Desember 2021 16:13
Galeri Bersempena Hari AIDS Sedunia,
Puskesmas Pengalihan Enok Lakukan Pemeriksaan HIV Terhadap Ibu Hamil


Rabu, 1 Desember 2021 16:07
Hak Jawab Kejaksaan Negeri Dumai Soal Oknum Jaksa Jual Kapal Rampasan

Rabu, 1 Desember 2021 16:03
Komplotan Curas Pekanbaru di Ringkus Polisi

Rabu, 1 Desember 2021 14:10
Syamsuar tak Menampik Bakal Ada Pejabat Demosi dan Non Job Sore Ini

Rabu, 1 Desember 2021 13:19
Fajar Restu Tegaskan Karyawan BRK Langgar Aturan Ada Konsekuensi

Rabu, 1 Desember 2021 12:44
Kampung Adat Kenegerian Sentajo Juara II API Award 2021 

Rabu, 1 Desember 2021 11:33
Gauli Putri Majikan Berumur 13 Tahun, Buruh Dodos Sawit di Inhu Ditangkap Polisi

Rabu, 1 Desember 2021 11:21
Kasus Pelecehan Seksual Syafri Harto Dilimpahkan ke Kejaksaan

Rabu, 1 Desember 2021 11:11
Diikuti 40 Universitas dan 14 Negara, Mahasiswa Arsitektur Unilak Juara Internasional


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 27 Oktober 2015 16:41
Antisipasi Kebakaran, PT PMBN Lanjutkan Patroli Api

PT PMBN kembali melanjutkan program patroli bersama MPA di sekitar wilayah perusahaan itu. Ini menindaklanjuti diperpanjangnya status darurat asap untuk wilayah Riau.

Riauterkini-PELALAWAN- Diperpanjangnya status darurat asap membuat PT. PMBN (Pusaka Megah Bumi Nusantara) kembali melanjutkan program patroli bersama dengan MPA (Masyarakat Peduli Api) yang ada disekitar perusahaan.

MPA yang dimaksud yakni, MPA Desa Kiyab Jaya, MPA Desa Lubuk Ogung dan MPA Desa Rantau Baru. Ketiga MPA ini adalah MPA yang wilayahnya bersentuhan langsung dengan PT. PMBN.

“Diperpanjangnya patroli bersama ini, selain untuk antisipasi terjadinya kebakaran di areal warga sekitar perusahaan, hal ini sekaligus meningkatkan tali silaturahmi perusahaan dengan warga setempat,” ujar Manajer PT.PMBN Parlindungan Pardosi.

Beliau juga mengatakan bahwa menumbuhkan kepedulian masyarakat akan ancaman bahaya terjadinya kebakaran sangatlah penting. “Oleh karena itu melalui MPA diharapkan kepedulian masyarakat untuk waspada ancaman kebakaran semakin meningkat. Bahkan dengan adanya MPA, maka dapat mengantisipasi terjadinya kebakaran dilahan masyarakat,” ujarnya menjelaskan.

MPA (Masyarakat Peduli Api) adalah masyarakat yang secara sukarela peduli terhadap pengendalian karhutl. Selain itu juga telah diberikan bantuan dengan pemberian alat pemadam kebakaran serta pembangunan tenda posko peduli api di dua desa yakni Desa Kiyap Jaya dan Desa Ranto Baru. Bahkan, MPA yang sudah dibentuk sejak pertengahan tahun lalui ini, para anggotanya juga sudah mendapatkan pelatihan, dan pembekalan terkait pengendalian karhutla.

Ketua MPA Desa Kiyap Jaya, Hartoni juga merasakan manfaat dari MPA. “MPA ini sangat bagus, sehingga apabila pada waktu patroli ada ditemukan titik api, maka dapat segera diatasi ataupun dipadamkan,” ujarnya.

Bahkan dengan adanya bantuan alat pemadam dari PT.PMBN, serta pembekalan dan pelatihan, maka mereka juga sudah dapat melakukan pemadaman seketika itu juga. Harapan beliau selain pelatihan dan batuan alat pemadam, apabila memungkinkan kiranya perusahaan dapat juga memberikan bantuan untuk tambahan keluarga.

“Berhubung pelaksanaan patrol cukup menyita waktu, alangkah baiknya kalau perusahaan berkenan juga memberikan tambahan untuk keluarga,” pintanya.

PT.PMBN sendiri menjelaskan bahwa, MPA adalah khusus diperuntukkan guna antisipasi lahan milik warga. Sedangkan untuk lahan perusahaan, PT.PMBN sudah memiliki Tim Tanggap Darurat tersendiri.

Selain itu, guna antisipasi kebakaran PT.PMBN juga sudah menghimbau karyawan/ti serta masyarakat untuk tidak merokok di areal kebun dengan menggunakan berbagai-bagai bahasa daerah untuk mempermudah memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar sesuai sukunya masing-masing, yang memang banyak bermukin di sini di sekitar perusahaan. ***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Ayat Cahyadi: Ketahanan Keluarga salah satu kunci penanggulangan AIDS
- BOB dan BBKSDA Teken Perjanjian Kerjasama Pengelolaan TNZ
- Akselerasi Dekarbonisasi, Kementerian BUMN Resmikan Tiga PTBg Limbah Sawit PTPN V
- Dukung Target Ketahanan Iklim Pemerintah, APRIL Group Tegaskan Komitmen Iklim Positif Sampai 2030
- KPH Singingi Temukan Pembangunan 1 Kilometer Jalan di Kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh
- Jaga Kelestarian Hutan,
Polres, Pemkab Kuansing dan RAPP Patroli Udara

- Penambangan Pasir, DPRD Bengkalis Dengar Pendapat Mahasiswa Rupat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com