Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Juni 2021 13:29
Edarkan Sabu, Satnarkoba Polres Rohul Tangkap Warga Surau Gading di Ujung Batu

Ahad, 20 Juni 2021 11:51
Persiapan Pemilu 2024, Demokrat Pekanbaru Sambangi 83 Ranting

Ahad, 20 Juni 2021 11:24
DWP Kuansing Tuntas Sosialisasikan AD/ART di Seluruh Kecamatan

Ahad, 20 Juni 2021 08:52
Pimpin AMIP, Khalid Ardi Menang Aklamasi

Sabtu, 19 Juni 2021 20:41
F3 Agency Media Partner Dukung Program Bank Sampah di Pekanbaru

Sabtu, 19 Juni 2021 20:31
Binaan SKK Migas-PT CPI-STP Riau, Desa Wisata Kampung Patin Luncurkan Situs Web dan Mini Travel

Sabtu, 19 Juni 2021 19:04
Sejarah Sukiman-Indra Gunawan Menuju Bupati dan Wabup Rohul, Dua Kali Digugat ke MK

Sabtu, 19 Juni 2021 16:55
Tegakan Prokes, Aktivitas Warga di Pelabuhan Penyalai Dipantau

Sabtu, 19 Juni 2021 16:52
Antisipasi Kriminalitas, Polsek Ukui Patroli Malam hari

Sabtu, 19 Juni 2021 16:45
Polsek Bunut Patroli C3 dan Sosialisasi Prokes Malam Hari


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Mei 2011 18:04
Intrusi Air Laut Rusak 300 Hektar Kebun Kelapa Sebuah Desa di Inhil

Intrusi air laut di Inhil kian ganas. 300 hektar kebun kelapa warga Desa Sungai Terap, Tanah Merah rusak dan tak bisa lagi menghasilkan buah untuk kopra.

Riauterkini-TEMBILAHAN - Sekitar 300 hektar lahan perkebunan kelapa di Desa Sungai Terap, Kecamatan Tanah Merah rusak total akibat terjangan intrusi air laut. Akibat lahan tersebut tidak produktif lagi, maka dibiarkan terlantas oleh pemiliknya.

Para pemilik perkebunan kelapa tersebut membiarkan lahan tersebut membiarkan lahannya tidak terawatt, karena untuk meremajakan lahan perkebunan tersebut memerlukan dana sangat besar, kecuali mengharapkan bantuan Pemkab Inhil. Kepala Desa Sungai Terap, Abdul Razak menjelaskan lahan yang rusak tersebut terletak di tiga batang parit, dikarenakan tanggul penahannya banyak yang jebol, sehingga air laut naik ke lahan perkebunan saat pasang naik. “Pada awalnya lahan perkebunan di daerah ini cukup baik dan menghasilkan , Tapi setelah kanal-kanal yang dibuat oleh PT Pulau Sambu mengalami kerusakan, maka intrusi air laut ke lahan warga makin tidak terkendali sampai rusak seperti saat ini,” ungkap Kepala Desa Sungai Terap, Abdul Razak kepada riauterkini.com, Kamis (12/5/11).

Untuk itu warga disekitar kawasan tersebut mengharapkan Pemkab Inhil membangunkan tanggul pengaman perkebunan kelapa mereka tersebut. Karena kalau tidak dibangunkan tanggul, maka lahan penghidupan mereka ini selamanya akan terbiar.

"Makanya warga di Desa Sungai Terap, terutama yang ada di tiga batang parit dimana lahan perkebunan mengalami kerusakan total mengharapkan Pemda Inhil untuk membangunkan tanggul dalam rangka untuk memperbaiki lahan perkebunan mereka tersebut," kata Abdul Razak.

Warga juga, sebutnya mengharapkan dibangunnya jalan penghubung desa Sungai Terap dengan ibukota Kecamatan Keritang.

"Selama ini warga memang bisa menuju ke Desa Sungai Asam untu menuju ibukota Kecamatan Keritang hanya saja jalan yang dilalui adalah jalan setapak yang melewati lahan perkebunan masyarakat, dengan jarak tempuhnya sekitar 8 kilometer,” sebutnya.

Untuk itu dikatakannya lebih jauh, masyarakat di desanya sangat mengharapkan agar pembangunan badan jalan tersebut bisa dilaksanakan oleh Pemkab Inhil. Sebab itu nantinya tentu akan mempermudah masyarakat yang ingin bepergian, terutama ke Kecamatan Keritang, yang selama ini dirasakan sangat jauh, meski jarak cukup dekat.***(mar)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bupati Pelalawan Sebut PT RAPP Segera Normalisasi Sungai Hulu Bandar
- Pemkab Kuansing Gagas Ranperda UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik
- BKSDA Nekropsi Gajah Betina Tua Ditemukan Mati di Ukui
- Tinjau Korban Banjir di Dua Kecamatan, Bupati Kuansing Perintahkan Kadis Sosial Salurkan Bantuan
- Pantau Produksi Sampah Pekanbaru,
DLHK Pekanbaru Terapkan Timbangan Online di TPA Muara Fajar

- 7 Perusahaan Didesak Bupati Pelalawan Perhatikan Infrastruktur Jalan
- Ribuan Ikan Mati di Sungai Batang Sosah Rohul, Warga Minta Perusahaan Ditutup


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com