Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Januari 2020 20:41
The New Era of Gold,
Waktunya Beli Emas untuk Mereka yang Merencanakan Masa Depan


Sabtu, 18 Januari 2020 19:35
HUT ke-47, PDIP Bengkalis Gelar Istighosah Bersama

Sabtu, 18 Januari 2020 17:31
Puluhan Hektar Lahan Gambut di Rupat, Bengkalis Kembali Terbakar

Sabtu, 18 Januari 2020 17:01
Longsor, Pemukiman Warga Kampung Baru Timur, Kuansing Terancam Runtuh

Sabtu, 18 Januari 2020 16:25
Wagubri Harap IDI Riau dan Pekanbaru Tingkatkan Ilmu dan Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 18 Januari 2020 15:10
Kado HUT ke-39, Bupati Rohul Janji Pemkab Bangun Jalan Poros Desa Pasir Jaya

Sabtu, 18 Januari 2020 14:57
Ketua DPC Askonas Rohul‎ Berharap Kegiatan Pembangunan Perhatikan Aspek Lingkungan

Sabtu, 18 Januari 2020 14:23
Audensi Bersama Kadiskes Riau, AMKR Bisa Jadi Garda Perubahan Hidup Sehat

Sabtu, 18 Januari 2020 12:12
Masyarakat Sungai Paku Doakan Andi Putra-Suhardiman Amby Menang Pilkada Kuansing

Sabtu, 18 Januari 2020 10:12
Merun Merambat Kebun Orang Lain, Buruh Tani di Bengkalis Ditangkap Polisi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 29 April 2011 20:18
Kebanjiran, Sebuah SD di Bengkalis Diliburkan

Hujan deras mengguyur Pulau Bengkalis memicu banjir di sejumlah kawasan. Bahkan, akibat genangan air, sebuah SD terpaksa diliburkan.

Riauterkini-BENGKALIS- Akibat hujan deras yang turun Kamis (28/4/11) malam tadi, merendam sejumlah rumah dan sekolah yang berada di kawasan Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (29/4/11). Dengan ketinggian sekitar paha orang dewasa, kondisi ini terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar di salah satu sekolah di daerah itu.

Ada beberapa rumah warga yang tergenang banjir dan terpaksa memindahkan sejumlah barang. Kita sempat terkejut saat bangun pagi, karena tak mengira air bisa setinggi lutut orang dewasa, padahal hujan baru satu malam, ujar Jumalin, Kades Kembung Luar, kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (29/4/11).

Diinformasikan banjir dadakan tersebut selain merendam sejumlah rumah, juga merendam ruang sekolah yang ada di kawasan itu. Dan menghentikan kegiatan belajar mengajar. Tidak hanya itu, banjir juga merendam ratusan hektar perkebunan karet milik warga.

Banjir ini juga mengherankan warga setempat, karena tergolong besar, hanya melanda Desa Kembung Luar. Sedangkan, sejumlah desa tetangga, seperti Teluk Pambang dan Pematang Duku dengan kondisi hujan yang sama namun tidak terjadi banjir seperti itu.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Longsor, Pemukiman Warga Kampung Baru Timur, Kuansing Terancam Runtuh
- Tim Karlahut Padamkan Lahan Terbakar di GSK
- Upika Singingi, Kuansing Gotong-royong Bersihkan Fasum
- Eksekusi Lahan Gagal, PT Peputra Supra Jaya Kangkangi Keputusan MA
- Eksekusi Lahan PT PSJ Gagal, Ini Kata Penggiat Lingkungan
- Diduga Tercemar Limbah PKS,
Warga Rohul Ramai-ramai Tangkap Ikan Mati di Sungai Batang Kumu Tambusai

- Proyek Tuntas, Jalan Kebanggaan Masyarakat Duri Belum Aman Dilalui


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com