Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 23 Oktober 2021 09:21
Sembuh 1, Penambahan Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Nihil

Sabtu, 23 Oktober 2021 07:19
Hari Keempat Serbuan Vaksinasi BAIS TNI, 1.509 Warga Kabupaten Pelalawan, Riau Dapat Vaksin Astrazeneca

Jum’at, 22 Oktober 2021 22:19
Sekdaprov Serahkan Kasus Hukum Membelit Pejabat BRK

Jum’at, 22 Oktober 2021 21:13
OTT Bupati Kuansing, Tiga Lokasi di Pekanbaru Digeledah KPK

Jum’at, 22 Oktober 2021 20:08
Terapkan Prokes, Lapas Tembilahan Fasilitasi Pernikahan Seorang Napi

Jum’at, 22 Oktober 2021 17:44
23 November 2021, FWKLA Kota Pekanbaru Bakal Dikukuhkan Walikota

Jum’at, 22 Oktober 2021 16:15
Tiang Trafo PLN di Bengkalis Tumbang, Listrik Sei. Alam-Sekodi Padam

Jum’at, 22 Oktober 2021 16:07
Lantik 65 Pejabat di Tiga Rumah Sakit, Sekdaprov Minta Tertib Administrasi

Jum’at, 22 Oktober 2021 13:36
Pungli Surat Tanah, Seorang Kades dan Stafnya Ditangkap Polres Rohul

Jum’at, 22 Oktober 2021 11:34
Pandemi Covid-19, Bapenda Bengkalis Hapus Denda dan Kurangi Pajak 15% PBB-PP


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 September 2021 14:01
Setahun Rusak Ditabrak Tongkang, Dermaga Ransang, Pelalawan Belum Diperbaiki

Kondisi dermaga Desa Rangsang di Pelalawan belum bisa digunakan. Setahun lalu rusak ditabrak tongkang dan belum diperbaiki.

Riauterkini- PELALAWAN- Hampir satu tahun dermaga pelabuhan Desa Ransang, Kecamatan Pelalawan, Riau mengalami rusak parah akibat ditabrak salah satu tongkang pengangkut kayu belum juga di perbaiki hingga sekarang.

Keberadaan dermaga yang merupakan sarana akses perhubungan ini tentunya sangat penting dan bernilai bagi masyarakat tempatan, namun muncul pertanyaan kenapa hingga saat ini belum juga di perbaiki.

" Saya mewakili masyarakat Desa Ransang kecewa dengan pihak pengusaha Ponton belum memperbaiki dermaga pelabuhan desa, yang sudah hampir setahun di tabrak" ujar Dedi Azwandi kepada riauterkini.com Senin (13/9/21).

Lanjut dedi, warga mendesak kepada pihak pemilik tongkang atau perusahaan terkait, dermaga rusak itu harus cepat diperbaiki, sebab sudah sering di pertanyakan warga dan di keluhkan kondisinya.

" Rasanya jika memang bertangung jawab tidak la akan sampai selama ini, kita miris melihat dermaga yang rusak dan pecah itu, sementara warga setiap saat melintas disana" tambahnya.

Dipertegas Dedi Aswandi lagi, warga mengancam dalam waktu dekat jika dermaga itu tidak di perbaiki masyarakat akan melakukan aksi demo menyetop ponton yang melintas di perairan ransang.

" Kita tentunya tidak menginginkan tindakan seperti ini, namun jika masyarakat kecewa bisa saja terjadi nantinya," ujarnya.

Informasi yang di dapat riauterkini.com dilapangan tongkang penabrak dermaga desa ransang itu adalah milik salah seorang anggota DPRD Pelalawan, yang saat kejadian lagi beroperasi untuk mengangkut kayu milik salah satu perusahaan di Pangkalan kerinci.***( Cho)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Lakukan Inovasi, Seorang Kader Kesehatan Inhu Raih Penghargaan Nasional
- Hasil Dinekrosi, Harimau Terjerat di Bengkalis Mati Kelaparan
- Faith for Climate Justice, Komunitas Agama Serukan Pemerintah Serius Tangani Krisis Iklim
- Memeriahkan Hari Pangan Sedunia 2021, RAPP dan APR Mengadakan Lomba MPASI
- Ditemukan Warga, Tim BBKSDA Riau Evakuasi Bangkai Harimau Sumatera
- Kesalimasy Terima Bantuan Pondok Kerja Budi Daya Mangrove dari Poltek Bengkalis
- Didamping Gubri, Menteri ESDM Berkunjung ke PT. PHR


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com