Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 3 Desember 2020 21:06
PWI Riau Peduli Serahkan Santunan ke Ahli Waris Almarhum Mohammad Moralis

Kamis, 3 Desember 2020 20:52
Tersangka Pidana Pilkada, Besok Berkas Simon Siahaan Dilimpahkan Kejari Pelalawan

Kamis, 3 Desember 2020 19:03
Enam Pasien Positif Covid-19 Kuansing Dinyatakan Sembuh

Kamis, 3 Desember 2020 19:00
Bawaslu RI-Kapolda Riau Lepas 50 Armada Tim Patroli Money Politic di Rokan Hulu

Kamis, 3 Desember 2020 18:58
Rambah Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Di-Legal Standing

Kamis, 3 Desember 2020 18:58
Update Covid-19, Positif 179, Sembuh 161

Kamis, 3 Desember 2020 15:57
Bengkalis Siapkan Rp305 M untuk Penanggulangan Covid-19

Kamis, 3 Desember 2020 15:18
OJK: Masa Pandemi, Premi Asuransi di Riau Capai 1,583 Triliun

Kamis, 3 Desember 2020 15:15
Survey Charta Politika: Zukri-Nasarudin Unggul di Pilkada Pelalawan

Kamis, 3 Desember 2020 14:51
Transparansi BPHTB, Bapenda Bengkalis dan IPPAT Sepakat Lakukan Kerja Sama


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Oktober 2020 11:17
Panen Sayur, Pj Bupati Kuansing Himbau Stop Alih Fungsi Lahan Pertanian

Pejabat Bupati Kuansing menghimbau alih fungsi lahan pertanian dihentikan. Kebutuhan pangan akan terus meningkat.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pjs Bupati Kuantan Singingi, Riau, Roni Rakhmat meminta masyarakat agar tidak mengalih fungsikan lahan pertanian menjadi tanaman sawit.

"Kami minta masyarakat tidak mengalih fungsikan lahan pertanian. Tanam saja dengan tanaman seperti padi dan atau palawija lainnya. Jangan sampai lahan persawahan ditanami sawit," pinta Pjs Bupati saat panen raya di Desa Teberau Panjang kemarin.

Pemanfaatan lahan persawahan menurut Roni, perlu diberdayakan supaya ketahanan pangan dapat terpenuhi, terutama untuk memenuhi kebutuhan di daerah, sehingga masyarakat terbantu.

Apalagi saat ini panen sudah dua kali setahun, khususnya yang ada di Desa Teberau Panjang, sehingga  masyarakat bisa meningkatkan produksi menuju swasembada pangan.

"Biasanya kan cuma sekali setahun, sekarang sudah dua kali, tentunya ini mesti kita syukuri, karena bisa mengatasi krisis pangan di Kuansing," kata Roni.

Maka dari itu, Roni mengajak masyarakat Kuansing, untuk memanfaatkan lahan -lahan kosong atau lahan tidur, agar ditanam dengan tanaman yang menopang kehidupan.

"Pemerintah akan senantiasa membantu masyarakat dalam memenuhi sarana prasarana pertanian," beber Roni.

Pemkab berkomitmen meningkatkan ketahanan pangan sebagai antisipasi kelangkaan pangan dan akan selalu berupaya memikirkan kuantitas produksi.

"Kami berharap seluruh petani di Kuansing melakukan pananaman padi dua kali setahun. Untuk teknisnya, kita minta Dinas Pertanian supaya bisa merata," pintanya.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Rambah Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Di-Legal Standing
- DLHK Pekanbaru Ajak Seluruh Masyarakat Nabung Sampah
- Kementerian LHK Berikan Penghargaan Lifetime Achievement Award kepada Alm Haidir Anwar Tanjung
- Bupati Kuansing Imbau Warga Waspada Banjir
- Berita dan Video,
Masyarakat Rohil Diimbau Waspada Terhadap Banjir

- Polda Riau dan Gakkum KLHK Tindak Puluhan Sawmill Penampung Kayu Ilegal dari SM Rimbang Baling
- Sahabat Tagana Pantau Debit Air, Warga Diminta Waspada Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com