Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Juni 2020 22:12
Riau Urutan Kedua Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia

Jum’at, 5 Juni 2020 21:56
Kapolsek Bantan, Bengkalis Dimutasi

Jum’at, 5 Juni 2020 21:53
Syamsudin Uti Ditunjuk Jadi Plt Ketua Umum PW KBB Riau

Jum’at, 5 Juni 2020 21:09
Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik

Jum’at, 5 Juni 2020 19:15
PT Ekadura Indonesia Rohul Inovasi Pelayanan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Jum’at, 5 Juni 2020 18:46
Antisipasi Gas Berbahaya, Penggalian Sumur Bor di Lirik Inhu Dihentikan

Jum’at, 5 Juni 2020 18:37
Kasus Pasien Positif Covid-19 Kembali Dilaporkan Nihil, Satu Sembuh

Jum’at, 5 Juni 2020 18:24
Kapolres Rohul Edukasi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menuju Fase New Normal

Jum’at, 5 Juni 2020 18:23
Suhu Badan Dicek, Gubri Apresiasi Jemaah Jalankan Protokol Kesehatan

Jum’at, 5 Juni 2020 17:10
Gubri dan BPKP Launcing Aplikasi Mata Bansos


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 7 April 2020 18:01
Angka ODP di Inhu Menurun

Gugus Tugas COVID-19 Inhu laporkan perkembangan penyebaran corona. Jumlah ODP menurun menjadi 95 orang, 0 PDP dan 0 terkonfirmasi.

Riauterkini-RENGAT-Terjadi penurunan angka Orang Dalam Pantauan (ODP) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), terhitung Senin 6 April 2020 hanya terdapat 95 ODP di Inhu. Selain itu setelah dilakukan Rapid Test terhadap 87 ODP dinyatakan negatif.

Turunya angka ODP di Inhu diketahui saat digelarnya konfrensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), bertempat di auditorium Thamsir Rachman Lantai IV Kantor Bupati Inhu Selasa (7/4/20).

"Berdasarkan update data terakhir, Senin 06 April 2020, terdapat 95 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Inhu dan 0 PDP serta 0 Terkonfirmasi," ujar Jawalter Juru Bicara Media Centre Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Penurunan angka ODP dibandingkan data hari sebelumnya dikarenakan adanya ODP yang telah selesai dipantau, sebanyak 14 orang. Berdasarkan hasil pemantauan ke-14 orang tersebut telah selesai masa observasi mandiri. Untuk ODP yang ada sebaran umur yang tertinggi berada di kisaran usia 20 hingga 44 tahun atau berkisar 47 persen.

"Selain itu, telah dilaksanakan juga Rapid Test kepada 87 ODP. Berdasarkan hasil Rapid Test, Senin 06 April 2020, yang dilakukan kepada 87 dari 106 ODP (82%), seluruh ODP tersebut dinyatakan negatif," ungkapnya.

Ditambahkanya, RSUD Indrasari juga telah membentuk Tim Covid-19 RSUD Indrasari Rebgat sebagai Tim terpadu dalam penanganan pasien Infeksi Novel Corona Virus (2019-nCov). Tim terpadu tersebut diketuai oleh dr. Nisfi, Sp.P beserta wakilnya dr. Devita, Sp.P dan dibantu oleh koordinator masing-masing bidang di setiap bagian pelayanan.

"Tim yang bertugas di garis depan terdiri dari 4 orang dokter umum dan 24 orang paramedis yang dibagi menjadi 2 tim. selain itu RSUD Indrasari juga memiliki 2 ruang isolasi yaitu ruang isolasi IGD yang memiliki fasilitas 1 tempat tidur dan 1 ruang isolasi rawat inap paru yang memiliki fasilitas 3 tempat tidur," jelasnya. *** (guh)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Antisipasi Gas Berbahaya, Penggalian Sumur Bor di Lirik Inhu Dihentikan
- Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis
- Tim BBKSDA Riau Evakuasi Beruang dari Bukit Timah, Dumai
- Beruang Keliaran di Bukit Timah Dumai
- Tenayan Tertinggi Kasus DBD di Pekanbaru
- Sinar Mas Prihatin Harimau Sumatra Mati Terjerat di Area Konsesi PT Arara Abadi
- Ditemukan Harimau Sumatera Mati Terjerat di Area PT Arara Abadi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com