Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Juni 2020 22:12
Riau Urutan Kedua Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia

Jum’at, 5 Juni 2020 21:56
Kapolsek Bantan, Bengkalis Dimutasi

Jum’at, 5 Juni 2020 21:53
Syamsudin Uti Ditunjuk Jadi Plt Ketua Umum PW KBB Riau

Jum’at, 5 Juni 2020 21:09
Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik

Jum’at, 5 Juni 2020 19:15
PT Ekadura Indonesia Rohul Inovasi Pelayanan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Jum’at, 5 Juni 2020 18:46
Antisipasi Gas Berbahaya, Penggalian Sumur Bor di Lirik Inhu Dihentikan

Jum’at, 5 Juni 2020 18:37
Kasus Pasien Positif Covid-19 Kembali Dilaporkan Nihil, Satu Sembuh

Jum’at, 5 Juni 2020 18:24
Kapolres Rohul Edukasi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menuju Fase New Normal

Jum’at, 5 Juni 2020 18:23
Suhu Badan Dicek, Gubri Apresiasi Jemaah Jalankan Protokol Kesehatan

Jum’at, 5 Juni 2020 17:10
Gubri dan BPKP Launcing Aplikasi Mata Bansos


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 1 April 2020 16:27
BBKSDA Riau Terima 10 Satwa Dilindungi

10 satwa dilindungi hasil operasi TSL diserahkan ke BBKSDA Riau. Satwa tersebut kini diobservasi di klinik transit BBKSDA Riau.

Riauterkini-PEKANBARU - Balai Besar KSDA Riau Rabu (1/4/20) menerima satwa titipan dari Seksi Wilayah II, Balai Gakkum Wilayah Sumatera berupa 2 ekor owa dan 2 ekor Lutung.

4 satwa tersebut menurut Kepala BBKSDA Riau, Suharyono merupakan hasil dari operasi penertiban TSL (Tanaman dan Satwa Liar) Balai Gakkum LHK Wilayah II Sumatera yang digelar pada Senin, (30/12/19) di Jalan Lintas Pekanbaru – Sungai Pagar, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Saat operasi penertiban tersebut, tambahnya, ditemukan kegiatan perdagangan sebanyak 2 ekor owa dan 2 ekor Lutung serta berhasil mengamankan seseorang berinisial TA (26 Th) namun 3 orang pelaku lainnya yang merupakan sumber awal satwa melarikan diri.

Kemudian dilakukan penyisiran ke rumah tersangka dan dilakukan penyitaan di rumah yang bersangkutan dan berhasil ditemukan dan diamankan 1 ekor Lutung dan 1 ekor Owa. Sedang dirumah lainnya diamankan 1 ekor Owa dan 3 ekor Kera ekor panjang serta 1 buah motor.

"Saat ini barang bukti berupa Owa ( 4 ekor), Lutung ( 3 Ekor) dan Kera Ekor Panjang ( 3 Ekor) telah dititipkan ke Balai Besar KSDA Riau untuk diobservasi di klinik transit Balai Besar KSDA Riau dikarenakan satwa masih kecil dan bahkan ada yang masih bayi yaitu 1 Owa dan 1 Lutung," terang Suharyono.

Terhadap 3 Kera ekor panjang, Suharyono menyatakan jika memungkinkan akan segera dilakukan pelepasliaran mengingat satwa tersebut tidak dilindungi sedang untuk satwa dilindungi lainnya masih dititipkan di Balai Besar KSDA Riau sebagai barang bukti.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Antisipasi Gas Berbahaya, Penggalian Sumur Bor di Lirik Inhu Dihentikan
- Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis
- Tim BBKSDA Riau Evakuasi Beruang dari Bukit Timah, Dumai
- Beruang Keliaran di Bukit Timah Dumai
- Tenayan Tertinggi Kasus DBD di Pekanbaru
- Sinar Mas Prihatin Harimau Sumatra Mati Terjerat di Area Konsesi PT Arara Abadi
- Ditemukan Harimau Sumatera Mati Terjerat di Area PT Arara Abadi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com