Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 21:18
Lima Pelaku Illegal Taping Antar Provinsi Diringkus Polda Riau

Selasa, 7 April 2020 21:14
Terbukti Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Kampar Divonis 5 Tahun Penjara

Selasa, 7 April 2020 20:55
Hasil Swab Tujuh PDP Covid-19 Meninggal Belum Keluar

Selasa, 7 April 2020 19:11
KPU Riau Gelar Pleno Jumlah Pemilih

Selasa, 7 April 2020 18:43
Kaji Pembatasan Sosial Berskala Besar, Pos Pemantauan di Perbatasan Jambi, Sumut dan Kiliranjou Sedang Disiapkan

Selasa, 7 April 2020 18:01
Angka ODP di Inhu Menurun

Selasa, 7 April 2020 17:52
99 Persen Pengerjaan, Tol Pekdum V Lakukan Pemasangan Erection Girder Akhir

Selasa, 7 April 2020 16:24
Bawaslu Bengkalis Buka Sekolah Pengawasan Partisipatif Online Pilkada

Selasa, 7 April 2020 16:03
Gubri Serahkan Rapid Test dan APD untuk Tim Medis Tangani Pasien Covid-19

Selasa, 7 April 2020 15:22
Dampak Corona, Ribuan Pelaku UKM dan UMKM di Bengkalis Merugi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 Maret 2020 16:09
Ketersediaan APD dan Kebutuhan Pendukung Medis Langka, RSUD Mandau Buka Donasi Covid - 19

RSUD Mandau mengaku kesulitan untuk mendapatkan alat perlindungan diri untuk menangani pasien pengawasan corona. Pihaknya membuka dan menerim donasi.

Riauterkini - DURI - Semakin Horornya penyebaran Virus Covid 19, membuat sejumlah pihak dan masyarakat ketar ketir menghadapinya. Seperti yang terjadi di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Sulitnya mendapatkan alat pendukung penanganan pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) harus membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau membuka donasi kepada masyarakat luas dalam bentuk barang.

Diantara barang yang dibutuhkan tersebut adalah multivitamin, susu kotak, helm pelindung wajah (face shield), apron plastic, hand sanitizer, hanscoon/glove gynecology (panjang), masker (N-95 dan bedah), baju tindakan pelindung diri (hazmat), kacamata google (perisai wajah), saring tangan (pendek dan panjang), sepatu boot dan penutup kepala.

Menanggapi pembukaan donasi yang dilakukan RSUD Mandau itu, pro dan kontra tampak hadir akan pengumum yang tersebar melakui pesan singkat WhatsApp maupum media sosial."Masak sih, Rumah Sakit Pemerintah ngemis ke masyarakat meskipun dalam bentuk barang, apa tidak terbalik, meskinya masyarakat yang minta ke Pemerintah,"ujar salah seorang warga yang tidak ingin identitasnya disebutkan.

Direktur RSUD Mandau, drg Sri Sadono Mulyanto saat dikonfirmasi, Senin (23/3/20) membenarkan pembukaan donasi tersebut."Sabar bang, janhan negatif dulu. Itu teman teman dokter kesulitan memenuhi alat perlindungan diri. Kita tidak bisa beli, karena stok kosong. Makanya teman teman menerima donasi dalam bentuk barang untuk membantu,"jelasnya.br>
Dipaparkan Direktur yang akrab disapa Ibeng itu, khusus di Kecamatan Mandau, untuk status ODP Covid 19 berjumlah 15 orang dan status PDP berjumlah 1 orang.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Angka ODP di Inhu Menurun
- Antisipasi Covid - 19, Masyarakat Pengurus SIM di Mandau Harus Dicek Suhu Badannya
- Hasil Rapid Test, Satu Pasien Terindikasi Positif Covid-19 di Inhil
- Terus Bertambah, ODP Corona di Kuansing Kini 1379 Orang
- Cegah Corona, Gubri Minta Kabupaten dan Kota Sediakan Masker Gratis untuk Masyarakat
- Serempak, Seluruh Jenjang Sekolah di Bengkalis Diguyur Disinfektan
- Relawan dr M Yusuf Semprotkan Disinfektan dan Bagikan Multivitamin di Bathin Solapan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com