Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 12 Desember 2019 21:32
14 Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Bengkalis Ikuti Tes Kompetensi

Kamis, 12 Desember 2019 21:29
Empat Warga Medan Diduga Korban Perdagangan Manusia Dipulangkan

Kamis, 12 Desember 2019 21:27
PUPR, TP4D dan Inspektorat Tinjau Hasil Pekerjaan Proyek di Pulau Bengkalis

Kamis, 12 Desember 2019 21:20
10 Ekor Sapi Warga Pelalawan Digasak Kawanan Maling Bersenpi

Kamis, 12 Desember 2019 21:07
Ketua DPRD Kuansing Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kenegerian Siberakun dan Benai

Kamis, 12 Desember 2019 20:58
Demo di Mabes Polri,
Massa AMPUN Tuntut Tangkap dan Adili Muhammad, Terduga Aktor Intelektual Korupsi Rp2,6 M PDAM Inhil


Kamis, 12 Desember 2019 07:47
Lantik Kades Terpilih, Bupati Kuansing Berpesan Agar Menjaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 12 Desember 2019 07:41
Seorang PNS di Bengkalis Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Kamis, 12 Desember 2019 07:36
Sejak Dilantik, Ketua Komisi III DPRD Kuansing Komit Peduli Rakyat

Kamis, 12 Desember 2019 07:27
Jejak Harimau Kian Banyak Muncul di Ujung Jalan Riau


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 21 Juli 2019 09:24
Kebakaran Lahan di Rupat Meluas, Pemadaman Dibantu Alat Berat dan Helikopter

Kebakaran lahan di Pulau Rupat, Bengkalis meluas. Upaya pemadaman dibantu alat berat dan helikopter.

Riauterkini-BENGKALIS- Kebakaran lahan (Karla) gambut merupakan lahan milik masyarakat di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis dilaporkan terus meluas. Terjadi hingga hari kelima, Sabtu (20/7/19) petang kemarin kebakaran lahan diperkirakan mencapai 15 hektar dari hari sebelumnya hanya sekitar 10 hektar.

Petugas gabungan dan masyarakat di lapangan terus berusaha melakukan pengendalian kebakaran. Selain  water boombing satu unit helikopter, pengendalian api dari darat sudah dikerahkan menggunakan alat berat excavator. Hanya saja upaya pemadaman jalur darat mengalami kendala disebabkan lokasi kebakaran masih ada yang sulit ditempuh dan terbatasnya sumber air.

Petugas pemamadan di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, dilaporkan dikerahkan petugas dari BPBD Rupat 2 orang, Damkar Rupat 8 orang, PT. Priatama 17 orang, PT. SRL 5 orang, kepolisian 7 orang, TNI 5 orang dan masyarakat 12 orang.

"Tim pemadam masih dalam upaya pendinginan di beberapa titik yang mengeluarkan asap serta dibantu  melalui udara water boombing milik BNPB, alat berat juga dikerahkan untuk membantu membuat parit sekat pembatas," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, Tajul Mudarris, Sabtu (21/7/19) malam.

Karla yang terjadi terhadap lahan gambut itu, sudah mengancam perkebunan karet milik warga.

"Air di lapangan menjadi kendala kita, karena sulit diperoleh," tambah  Kepala Bidang Pengendalian Operasional, Sarana Prasarana dan Penyelamatan Pemadam Kebakaran, Donni Sartika, S. Psi, M. Si.

Karla dilaporkan juga sempat terjadi di Dusun Nyatuh, Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis. Belum diketahui penyebab kebakaran, sekitar 1 hektar lahan milik masyarakat terbakar. Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan dan masyarakat. Api sudah dinyatakan padam.***(dik)

Foto : Petugas melakukan upaya pemadaman Karla gambut yang hampir merambat ke perkebunan karet warga di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Jejak Harimau Kian Banyak Muncul di Ujung Jalan Riau
- Berencana ke Siak, Waspadai Kerusakan Jalan Provinsi di Sejumlah Titik
- Karyawan PT RAPP dan Warga Kelola Lahan Kosong Jadi Kebun
- BBKSDA Riau Benarkan Ada Jejak Harimau di Tambang
- Polisi Rohil Ungkap Pelaku Maling Minyak Mentah
- Belasan Wartawan Ikuti Fieldtrip Chevron Jejak Minyak Bumi di Sumbar
- Kader HMI 25 Daerah Peduli Lingkungan di Bengkalis