Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Januari 2021 10:31
Tertipkan PETI 2 Mesin Dompeng Dibakar Polsek Kuantan Mudik

Ahad, 17 Januari 2021 19:36
Bertambah 188, Total Kasus Covid-19 di Riau Capai 27.337 Orang

Ahad, 17 Januari 2021 19:25
Sembuh 3, Pasien Covid-19 di Kuansing Bertambah 4 Orang

Ahad, 17 Januari 2021 19:14
H Permata Tewas Ditembak Petugas BC di Inhil, Polda Riau Tunggu Limpahan LP dari Polda Kepri

Ahad, 17 Januari 2021 18:54
Hikatama: Terkait Kecelakaan Tol Permai, Harus Ada Upaya Tegas dan Sulusi Kongkrit

Ahad, 17 Januari 2021 17:27
Peduli Covid-19, Forjamet Salurkan Alat Kesehatan ke 8 Pondok Pesantren di Dumai

Ahad, 17 Januari 2021 15:46
Penyelundup Sempat Melawan, Bea Cukai Berhasil Amankan 7,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Inhil

Ahad, 17 Januari 2021 15:05
Puluhan Anak Kampung Quran Jangkang, Bengkalis Ikuti Evaluasi Belajar

Sabtu, 16 Januari 2021 21:05
Sembuh 1, Pasien Covid - 19 di Kuansing Bertambah 5 Orang

Sabtu, 16 Januari 2021 20:52
Update Covid-19, Positif 96, Sembuh 166, Meninggal 5


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Agustus 2018 21:17
Lokasi Sulit Dijangkau dan Sumber Air Jauh, 20 Hektar Lahan di Bukit Suligi Rohul Terbakar

Puluhan hektar lahan dan kebun sawit di kawasan Bukit Suligi, Rohul ludes terbakar. Petugas kesulitan lakukan pemadaman karena lokasi sulit dijangkau dan sumber air jauh.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sekira 20 hektar lahan hutan dan kebun kelapa sawit masyarakat di kawasan Bukit Suligi areal Kulim Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ludes terbakar.

Informasi dirangkum, kebakaran di kawasan‎ dilindungi negara di titik koordinat 029'30", 100 37'38", 317,0m. Asap mulai terlihat pada Ahad pagi (19/8/2018) sekira pukul 08.00 WIB.‎

Proses penangan atau pemadaman kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di kawasan Bukit Suligi areal Kulim Desa Kumain‎ ditinjau langsung oleh Dandim 0313/ KPR Letkol Inf Beny Setiyanto dan Kapolsek Tandun AKP Nurman.

Pemadaman Karlahut di kawasan Bukit Suligi areal Kulim yang belum diketahui siapa pemiliknya ini melibatkan 34 personel, terdiri 18 anggota TNI,‎ 10 personel Polsek Tandun, 3 orang dari Masyarakat Peduli Api (MPA).‎

Informasi masyarakat, kondisi lahan di Bukit Suligi areal Kulim yang terbakar seperti‎ bekas imas tumbang, dan semak telah mengering.

Proses pemadaman terkendala karena sulitnya lokasi yang berbukit‎. Selain cuaca panas, tiupan angin yang cukup kencang menyulitkan petugas melakukan pemadaman.

‎Karena sulitnya lokasi Karlahut dijangkau, petugas berkoordinasi dengan BNPB Provinsi Riau, meminta bantuan pemadaman dilakukan melalui udara, yakni water bombing menggunakan helikopter, sebab lokasi sulit dijangkau, dan sumber air sulit.

Informasi terakhir, petugas gabungan masih berjibaku‎ memadamkan Karlahut di kawasan Bukit Suligi areal Kulim Desa Kumain, Kecamatan Tandun hingga Ahad malam.

Petugas masih kesulitan dengan kondisi lokasi. Selain itu, sulitnya mendapatkan sumber air menyulitkan petugas gabungan melakukan pemadaman, hingga api‎ meludeskan tanaman kelapa sawit masyarakat.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Kabid Pengelolaan Sampah DLHK Pekanbaru Minta Masyarakat Bantu Atasi Sampah
- Ciptakan Lingkungan Hijau, 12 ribu Pohon di Tanam di Sungai Soriak, Kuansing
- DR M Ikhsan Dedahkan Konsep Penanggulangan Banjir Pekanbaru
- Tim BBKSDA Usir Gajah Keluyuran di Pemukiman Warga Kuala Terusan, Pelalawan
- Bupati Kuansing Imbau Warga Waspada dengan Kondisi Cuaca
- Intensitas Hujan Tinggi, KPBD Inhu Imbau Warga Waspadai Banjir
- Intensitas Tinggi, BPBD Ingatkan Warga Waspada Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com