Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Bertaruh Nyawa Tanpa Tabung Oksigen, Kisah Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak

Riauterkini-SIAK — Berbekal kompresor, selang angin, dan batu pemberat seberat 20 kilogram, Samsir (50) alias Atan tak ragu menyelam ke dasar Sungai Siak yang dingin dan gelap gulita.

Bersama tim gabungan dari Kantor SAR Pekanbaru, BPBD Siak, Polri, TNI AL, serta warga setempat, penyelam tradisional ini bertarung dengan arus deras demi menemukan seorang bocah berusia 13 tahun yang tenggelam di Sungai Siak tepatnya di depan Kelenteng Hock Siu Kiong, Kota Siak Sri Indapura.

Korban dilaporkan tenggelam sejak Rabu (5/8/2026) sore saat mandi bersama teman-temannya. Naas, korban terseret arus pasang Sungai Siak, sementara dua rekannya berhasil menyelamatkan diri.

Dalam proses pencarian, tiga orang penyelam diturunkan ke sungai dua dari tim SAR dan satu penyelam tradisional, yakni Samsir.

Hingga Kamis (6/8/2026), Samsir tercatat sudah delapan kali turun menyelam ke dasar sungai.

"Sudah delapan kali turun, Bang. Ini masih menyisir, mencari ke mana arah meluncurnya korban saat jatuh. Kami cari bagian sungai yang agak landai dan banyak tumpukan sampah," ujar Samsir saat diwawancarai wartawan di lokasi pencarian, Kamis (6/8/2026).

Menyelam di Sungai Siak bukan perkara mudah. Samsir mengungkapkan, pada kedalaman 15 hingga 20 meter, kondisi bawah air sama sekali tidak terlihat.

"Di bawah gelap, jarak pandang nol. Jadi cuma meraba-raba saja," tutur pria asli Siak yang kini menetap di Sungai Apit tersebut.

Selain kegelapan total, tantangan terbesar bagi penyelam tradisional seperti Samsir adalah keamanan alat pernapasan. Ia hanya menggunakan dacor (morpis) yang tersambung ke kompresor melalui selang panjang, tanpa tabung oksigen standar penyelaman profesional.

"Kendalanya dan yang paling mengkhawatirkan itu alatnya. Takutnya napas dari kompresor itu makin ke dalam tidak steril, takut keracunan. Tapi saya pakai pemberat batu 20 kilo supaya tidak terseret arus bawah yang kencang," jelas Samsir, yang mengaku sudah menjadi penyelam tradisional selama 15 tahun.

Meski demikian, Samsir optimistis korban masih berada di sekitar titik awal tenggelam dan di dasar sungai.

"Sebelum 2x24 jam, korban biasanya belum mengapung karena belum ada gas. Pasti meluncur ke dasar atau tersangkut di tumpukan sampah bawah air," tambahnya.

Keberanian Samsir ternyata mengalir dari sang ayah, M. Jamil (80), seorang penyelam senior di Kabupaten Siak. Jamil yang kini tinggal di Tanjung Agung samping Kantor Bupati Siak mengaku sudah menjadi penyelam sejak usia 20 tahun dan kerap membantu pencarian korban tenggelam di Sungai Siak hingga kapal tengker yang karam.

"Saya penyelam paling tua, gigi pun sudah tanggal semua bekas gigit empes (alat selam kompresor). Karena sudah tak bisa menyelam lagi, anak saya inilah yang melanjutkan," cerita Jamil penuh rasa bangga.

Melihat tingginya risiko yang dihadapi para penyelam tradisional saat membantu aksi kemanusiaan, Jamil berharap adanya perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Siak.

"Kami mohon kepada pihak Pemkab Siak, Ibu Bupati, tolonglah bantu alat-alat atau kendaraan penyelam yang layak. Kalau ada kejadian seperti ini, kita ada persiapan alat dan bisa bergerak cepat. Orang banyak yang mau bantu, tapi alat kita tak ada. Kasihan kalau menolong orang tapi peralatan seadanya," tegas Jamil.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan beserta warga dan penyelam tradisional masih terus mengupayakan penyisiran di sepanjang alur dan dasar Sungai Siak guna menemukan keberadaan korban. (Adji)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Jumat, 07 Agustus 2026

Pengabdian Berbuah Umrah, Guru Teladan dan Kades Apresiasi Program CSR BRK Syariah


Jumat, 07 Agustus 2026

Ratusan Warga Rupat Cek Kesehatan Gratis Partai Demokrat Bengkalis


Jumat, 07 Agustus 2026

RSUD Siak Tegaskan Dokter PPDS Tak Menerima Gaji dan Tunjangan


Jumat, 07 Agustus 2026

Hilang 36 Jam, Bocah Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Tewas


Jumat, 07 Agustus 2026

Geger ! Buaya Muara di Desa Sungai Undan Naik ke Darat dan Serang Warga


Jumat, 07 Agustus 2026

Perum Bulog Tembilahan Bersama TNI-Polri dan Dinas Terkait Periksa Kualitas Beras Penyaluran Bantuan Pangan


Jumat, 07 Agustus 2026

Mediasi Sengketa Lahan Mak Teduh, Bupati Pelalawan Tekankan Kepastian Hukum


Jumat, 07 Agustus 2026

Puluhan Paket Perusak Saraf Disita, Polisi Ringkus Tiga Pengedar di Air Jamban Bengkalis


Jumat, 07 Agustus 2026

Korupsi Dana PI PT SPRH Rohil Kembali Bertambah. 9 Ditetapkan Tersangka Baru


Jumat, 07 Agustus 2026

PalmCo: Kemitraan Petani Kunci Kemandirian Pangan dan Energi


Jumat, 07 Agustus 2026

Polsek Tanah Putih Data Sumber Air Pemadaman Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau


Jumat, 07 Agustus 2026

3 Pemilik 8 Paket Sabu di Langgam, Pelalawan Ditangkap Polisi


Kamis, 06 Agustus 2026

Monyet Peneror Warga Tembilahan Dibawa BBKSDA Riau untuk Observasi Prilaku


Kamis, 06 Agustus 2026

Kolaborasi Forkopimda dan Satgas Gabungan, Karhutla di Riau Terkendali


Kamis, 06 Agustus 2026

Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Plt Gubri Tinjau Operasi Pasar Murah


Kamis, 06 Agustus 2026

Hampir Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Diduga Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemprov Riau Tanam 2.500 Pohon di Stadion Utama, Wujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan


Kamis, 06 Agustus 2026

Gerak Cepat, PPN Sumbagut Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir di Sumbar


Kamis, 06 Agustus 2026

Juara Umum, Petenis Belia Persembahkan Kado HUT RI bagi PTPN IV Regional III