Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Monumental! Riau Resmikan Jejaring Pengampuan Jantung dan Layanan Intervensi Non Bedah Perdana di Dumai

Riauterkini - PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita Jakarta menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jejaring Pengampuan Layanan Kardiovaskuler Provinsi Riau sekaligus membuka kegiatan Proctorship Intervensi Non Bedah (INB) Perdana di RSUD Kota Dumai, Jumat (5/6/26).

Kegiatan yang dinilai monumental bagi dunia medis di Bumi Lancang Kuning ini menjadi bagian dari Program Pengampuan Pelayanan Kesehatan Jejaring Rujukan Kementerian Kesehatan yang bertujuan mempercepat pemerataan layanan kesehatan spesialistik di daerah.

Penandatanganan kerja sama tersebut melibatkan dua belas rumah sakit umum daerah kabupaten/kota se-Provinsi Riau dengan RSJPD Harapan Kita Jakarta sebagai rumah sakit koordinator layanan jantung nasional. Dalam skema tersebut, RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau ditetapkan sebagai rumah sakit pengampu rujukan regional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Kesehatan RI, jajaran Direksi RSJPD Harapan Kita Jakarta, Direktur RSUD Arifin Achmad drg. Yusi Prastiningsih, MM, para direktur RSUD kabupaten/kota, serta sejumlah tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan sektor kesehatan di Provinsi Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, S.Kep., MH, yang mewakili Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Transformasi Kesehatan Nasional. Kemudian juga untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.

"Peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan merupakan instrumen penting yang sejalan dengan agenda Transformasi Kesehatan Nasional. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan dapat diakses tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah," kata Zulkifli, Sabtu (6/6/26).

Menurutnya, selama ini banyak pasien penyakit jantung dan pembuluh darah dari berbagai daerah di Riau harus menempuh perjalanan panjang menuju Pekanbaru, bahkan hingga ke luar negeri seperti Melaka, Malaysia, untuk mendapatkan tindakan medis lanjutan.

Kondisi tersebut tidak hanya memerlukan biaya besar, tetapi juga berisiko terhadap keselamatan pasien karena keterlambatan penanganan.

"Melalui jejaring pengampuan ini, kita ingin memangkas hambatan geografis yang selama ini menjadi kendala. Pelayanan kesehatan jantung yang sebelumnya hanya terpusat di kota-kota besar kini mulai diperluas agar dapat diakses masyarakat di daerah," ujarnya.

Selain penandatanganan PKS, kegiatan ini juga menandai dimulainya program Proctorship Intervensi Non Bedah Perdana di RSUD Kota Dumai. Program tersebut merupakan pendampingan klinis langsung oleh para dokter spesialis dan konsultan nasional kepada tenaga medis daerah dalam melakukan tindakan intervensi kardiovaskuler.

Melalui skema proctorship, tenaga kesehatan di Riau akan memperoleh transfer pengetahuan, keterampilan teknis, serta pengalaman terkini dalam menangani kasus-kasus jantung yang kompleks. RSUD Kota Dumai menjadi rumah sakit pertama di wilayah pesisir Riau yang melaksanakan program tersebut dan diproyeksikan menjadi pusat layanan jantung regional di kawasan pesisir timur Provinsi Riau.

Dengan dimulainya layanan ini, masyarakat Dumai dan daerah sekitarnya tidak lagi harus dirujuk ke Pekanbaru untuk mendapatkan tindakan kritis seperti kateterisasi jantung (cath lab) maupun pemasangan ring jantung atau Percutaneous Coronary Intervention (PCI).

"Ini merupakan langkah besar dalam upaya mendekatkan pelayanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat. Kehadiran layanan intervensi non bedah di Dumai akan mempercepat penanganan pasien, meningkatkan angka keselamatan, sekaligus mengurangi beban rujukan ke rumah sakit yang lebih jauh," papar Zulkifli.

Program jejaring pengampuan yang digagas Kementerian Kesehatan ini tidak hanya mencakup layanan kardiovaskuler, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan layanan prioritas nasional lainnya seperti stroke, kanker, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, rumah sakit rujukan nasional dan rumah sakit daerah di Riau kini semakin siap menghadirkan layanan kesehatan spesialistik yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Penandatanganan kerja sama dan pelaksanaan proctorship perdana di Dumai pun menjadi simbol dimulainya era baru pelayanan jantung di Riau, di mana akses terhadap tindakan medis penyelamat nyawa semakin dekat dengan masyarakat yang membutuhkan. ***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 15 Juni 2026

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Berita Lainnya

Kamis, 16 Juli 2026

Korupsi Pengelolaan Dana PI, Dirut PT SPRH Rohil Divonis 11 Tahun Penjara


Kamis, 16 Juli 2026

Dosen FISIP Unri Latih UMKM Sukamulia Terapkan Green Business dan Literasi Keuangan


Kamis, 16 Juli 2026

Dua Anggota DPRD Riau Terlibat Cekcok Usai Rapat Banggar


Kamis, 16 Juli 2026

Kecelakaan di Tol Permai Hingga Juli 2026 Sudah 18 Orang Tewas, PT HK Maksimalkan Edukasi Pengendara


Kamis, 16 Juli 2026

Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan


Kamis, 16 Juli 2026

PPN Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Sumatera Utara, Operasionalkan Terminal BBM dan SPBU 24 Jam


Kamis, 16 Juli 2026

Polri Hadir di Tengah Petani, Bantu Warga Bagan Limau Kembangkan Jagung Pipil


Kamis, 16 Juli 2026

BRK Syariah Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Workshop Akselerasi Pembiayaan Bersama BI dan OJK


Kamis, 16 Juli 2026

Bupati Pelalawan Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Lintas Bono, Ajak Perusahaan Ikut Berkontribusi


Kamis, 16 Juli 2026

Plt Bupati Kuansing Pimpin Rapat Pembentukan Panitia HUT ke-81 RI


Kamis, 16 Juli 2026

Kejari Rohul Terima Pengembalian Kerugian Negara Rp 424 Juta dalam Kasus Pupuk Subsidi


Kamis, 16 Juli 2026

AMPHR Dugaan Pungli di MAN 1 Pekanbaru ke Kakanwil Kemenag Riau


Kamis, 16 Juli 2026

Pemkab Kuansing Mantapkan Kesiapan Hadapi Penilaian EPSS


Kamis, 16 Juli 2026

HUT Ke-3 PAMAGAR Rohil Dihadiri Wakil Bupati Jhony Charles, Peresmian Masjid Al-Fauzi


Kamis, 16 Juli 2026

Hilang 3 Hari, Korban Terjatuh dari jembatan Gantung Berangjn Ditemukan Teeas


Kamis, 16 Juli 2026

Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Objek Vital PT PHR, Jalur Pipa Minyak Dipastikan Aman dan Kondusif


Kamis, 16 Juli 2026

BPBD Inhil Salurkan Bantuan untuk Korban Abrasi di Sungai Nyiur Inhil


Kamis, 16 Juli 2026

Merasa Disekap Mantan Majikannya, Kasir Koperasi Ini Melapor ke Polisi


Kamis, 16 Juli 2026

Warga Rimbo Panjang Resah, Aroma Busuk Kandang Ayam dan Bebek Dekat Permukiman


Kamis, 16 Juli 2026

Waspadai El Nino, PT Arara Abadi - APP Group Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla di Seluruh Distrik Operasional