Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI – Tenun memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan masyarakat Melayu. Tidak hanya berfungsi sebagai kain, tenun juga sarat akan nilai, filosofi, dan makna yang diwariskan lintas generasi. Hingga kini, tenun tetap hidup sebagai bagian dari identitas budaya dan keseharian masyarakat Melayu.

Melalui Kelompok Usaha Rumah Tenun Pulau Payung, upaya pelestarian tradisi tenun Melayu terus dijaga dan dikembangkan. Inisiatif ini mendapat dukungan dari Program Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper a href="https://www.aprilasia.com" target="_blank">(RAPP) sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya lokal.

Dukungan tersebut sejalan dengan komitmen keberlanjutan APRIL2030, khususnya pada pilar Kemajuan Inklusif, yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui prakarsa transformatif. Melalui pendampingan, penguatan kapasitas, serta dukungan sarana produksi, program ini juga menjadi bagian dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Di balik kisah sukses Kelompok Usaha Rumah Tenun Pulau Payung yang berdiri sejak tahun 2024, ada sosok Yulhendra yang akrab disapa Ira. Sebagai ketua kelompok, Ira berperan penting menggerakkan para perajin, menjaga kualitas tenun, sekaligus memastikan tradisi tenun Melayu tetap hidup di tengah tantangan zaman.

Sebelum fokus mengelola usaha Rumah Tenun Pulau Payung, Ira sempat berprofesi sebagai guru. Seiring berjalannya waktu, ia memilih untuk mendedikasikan seluruh perhatiannya dalam mengembangkan Rumah Tenun Pulau Payung agar berkembang, dengan dukungan penuh dari sang suami

“Kelompok Usaha Rumah Tenun Pulau Payung ini berawal dari niatan saya untuk melestarikan warisan budaya tenun Melayu yang mulai jarang ditemui, sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar. Bak gayung bersambut, niat tersebut disambut baik oleh tim CD a href="https://www.aprilasia.com" target="_blank">RAPP," ungkap Ira.

Pada tahap awal pembentukannya, dukungan dari tim CD a href="https://www.aprilasia.com" target="_blank">RAPP diwujudkan melalui pemberian dua unit Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) beserta sarana pendukung lainnya, seperti kursi dan lemari untuk kebutuhan pajangan produk. Dukungan tersebut tidak hanya bersifat penyediaan fasilitas, tetapi juga diiringi dengan pendampingan berkelanjutan.

Pada Desember 2025, CD a href="https://www.aprilasia.com" target="_blank">RAPP kembali menambah satu unit ATBM. Dengan demikian, hingga saat ini Kelompok Usaha Rumah Tenun Pulau Payung memiliki total lima unit ATBM, terdiri dari tiga unit bantuan CD PT a href="https://www.aprilasia.com" target="_blank">RAPP dan dua unit dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan.

CD a href="https://www.aprilasia.com" target="_blank">RAPP juga secara aktif menghadirkan teknisi untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan alat secara berkala, serta menyelenggarakan kelas pelatihan bagi anggota kelompok usaha. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, menjaga kualitas produksi, dan memastikan keberlanjutan usaha tenun yang dikelola masyarakat.

“Kami merintis usaha ini dari nol, beruntung kami mendapat dukungan penuh dari Program CD a href="https://www.aprilasia.com" target="_blank">RAPP, Awalnya kami diberikan pelatihan selama 3 minggu di Pekanbaru, selama masa tersebut kami banyak belajar mengenai teknik menenun. Lalu setelah itu baru kami menerima bantuan berupa ATBM dan pendampingan,” tutur Ira.

Pelatihan tersebut turut berkolaborasi dengan Rumah Tenun Wan Fitri sebagai pusat kerajinan tenun songket khas Melayu yang ikonik di Kota Pekanbaru yang telah berdiri sejak tahun 1993. Pada pelatihan tersebut Kelompok Usaha Rumah Tenun Pulau Payung mendapat pelatihan mulai dari perkenalan alat dan motif hingga ke teknis pengerjaan.

Ira juga mengakui bahwa tidak mudah bagi kelompoknya untuk langsung mahir mengerjakan tenun. Pada tahap awal, masih banyak anggota yang belum memiliki keterampilan memadai. Namun, berkat tekad dan keinginan belajar yang tinggi dari seluruh anggota kelompok, kemampuan mereka terus berkembang. Kini, setiap anggota mampu menghasilkan hingga tujuh sampai delapan lembar kain tenun dalam satu bulan.

Produk tenun yang dihasilkan Kelompok Usaha Rumah Tenun Pulau Payung saat ini terbagi ke dalam tiga jenis kain. Jenis pertama berupa kain untuk produk atasan, seperti blazer dan blouse, yang dirancang dengan motif lebih kecil. Jenis kedua adalah kain samping atau kain bawah dengan motif lebih penuh dan padat dan produk ketiga berupa selendang yang menjadi pelengkap busana.

“Terkadang pesanan datang dengan permintaan motif tertentu, seperti pucuk rebung atau tampuk manggis, sesuai keinginan pemesan. Namun, pada dasarnya kami memang lebih banyak memproduksi motif Melayu. Setiap motif Melayu itu memiliki ceritanya tersendiri,” jelas Ira.

Produk tenun Kelompok Usaha Rumah Tenun Pulau Payung dipasarkan per lembar dengan ukuran 2,5 meter. Untuk kain produk busana atasan seperti blazer, harga dibanderol sekitar Rp750.000 per potong. Adapun kain bawah atau samping dipasarkan seharga Rp900.000 per lembar, sedangkan selendang ditawarkan dengan harga Rp300.000.

Head of CD a href="https://www.aprilasia.com" target="_blank">RAPP, Ferdinand Leohansen Simatupang, mengapresiasi konsistensi dan semangat Kelompok Usaha Rumah Tenun Pulau Payung. Menurutnya, yang paling penting dari perjalanan kelompok ini adalah komitmen anggota dalam menjaga kualitas produksi serta membangun jaringan pasar, sehingga usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Rumah Tenun Pulau Payung merupakan contoh nyata bagaimana pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap kelompok usaha ini tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas yang dapat diterima masyarakat, tetapi juga menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan serta kebanggaan budaya bagi masyarakat Pelalawan,” ujar Ferdinand.

Dari segi promosi, CD a href="https://www.aprilasia.com" target="_blank">RAPP juga melakukan penguatan branding agar produk tenun Rumah Tenun Pulau Payung semakin dikenal masyarakat luas. Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi keikutsertaan dalam berbagai even internal dan pameran daerah. Pada helat Pelalawan 2025, Rumah Tenun Pulau Payung meraih penghargaan runner up stan UMKM terbaik dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Untuk diketahui, Rumah Tenun Pulau Payung juga aktif membagikan berbagai konten hasil karya tenun melalui media sosial. Bagi masyarakat yang berminat untuk mengetahui lebih lanjut maupun melihat koleksi produk, dapat mengunjungi akun Instagram @tenun_pulaupayung serta laman Facebook Rumah Tenun Pulau Payung.***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Berita Lainnya

Kamis, 15 Oktober 2026

Ringankan Beban Masyarakat, Plt Gubri Putihkan Denda Pajak Kendaraan, Cek Jadwalnya


Kamis, 15 Oktober 2026

Tim IGTK Kuansing Raih Peringkat III Porseni Riau, Plt Bupati Muklisin Beri Apresiasi


Kamis, 15 Oktober 2026

Pamit Kencing ke Parit, Pemuda di Inhu Ditemukan Tewas Mengambang


Rabu, 14 Oktober 2026

Kejari Inhil Musnahkan Barang Bukti 70 Perkara Pidana Umum dan Khusus Telah Inkracht


Rabu, 14 Oktober 2026

Bandara SSK II Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat Skala Penuh


Rabu, 14 Oktober 2026

Kepala BPBD Riau Bahas Pengurangan Risiko Bencana di Banten Bersama Kalaksa se Indonesia


Rabu, 14 Oktober 2026

Kartu Anggota KORPRI Berbasis e-Money, Upaya BRK Syariah Perluas Transaksi Digital


Rabu, 14 Oktober 2026

‎Porseni IGTKI-PGRI Riau 2026 Ditutup, Rokan Hulu Keluar sebagai Juara Umum


Rabu, 14 Oktober 2026

Capella Honda Perkuat Pendampingan Vokasi SMK Binaan AHM se-Riau


Rabu, 14 Oktober 2026

Pemkab Siak Perpanjang Kontrak Ribuan PPPK Paruh Waktu, Bupati Afni Pastikan Alokasi THR dan Gaji 13


Rabu, 14 Oktober 2026

Konferkab PWI Kampar Siap Digelar, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua


Rabu, 14 Oktober 2026

Petani Mangga Filipina Pelajari Pengendalian Hama di Indonesia dengan Dukungan FAO


Rabu, 14 Oktober 2026

Sukseskan TMMD Ke-130, Kodim 0314/Inhil Mulai Langsir Material Melalui Jalur Darat dan Laut


Rabu, 14 Oktober 2026

Green Policing yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri


Rabu, 14 Oktober 2026

Bagikan Masker, Danlanud Tegaskan Asap Bukan dari Riau


Rabu, 14 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Salurkan Bantuan Dukung Kesiapsiagaan Dampak Asap Karhutla


Rabu, 14 Oktober 2026

Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Objek Vital Nasional, Antisipasi Gangguan Keamanan Jalur Pipa Minyak


Rabu, 14 Oktober 2026

Tanpa Atap, Disdag Bengkalis Janji Perbaikan Pasar Terubuk Tahun Depan


Rabu, 14 Oktober 2026

PTPN IV Regional III Dukung Gebrakan Kapolri Berantas Narkoba


Rabu, 14 Oktober 2026

Bunda PAUD Riau Buka Porseni IGTK-PGRI di Kuansing, Perkuat Silaturahmi dan Dedikasi Guru PAUD-TK