Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Januari 2020 21:35
Polres Rohul Pakai Aplikasi Lancang Kuning‎ dan Drone Mengantisipasi Karhutla

Ahad, 19 Januari 2020 21:05
Tinggalkan Ketua DPRD Riau,
Engah Eet Serius Maju Balon Bupati Bengkalis


Ahad, 19 Januari 2020 17:14
Cegah Karla, Polsek Bengkalis Lakukan Patroli ke Lahan-lahan Warga

Ahad, 19 Januari 2020 16:38
Tanpa Tersangka, Polres Inhu Dinginkan Lima Hektar Karhutla di Sekp Hilir

Sabtu, 18 Januari 2020 21:33
Dua Atlet Layar Bengkalis Ikuti Kejuaraan Internasional di Batam

Sabtu, 18 Januari 2020 20:41
The New Era of Gold,
Waktunya Beli Emas untuk Mereka yang Merencanakan Masa Depan


Sabtu, 18 Januari 2020 19:35
HUT ke-47, PDIP Bengkalis Gelar Istighosah Bersama

Sabtu, 18 Januari 2020 17:31
Puluhan Hektar Lahan Gambut di Rupat, Bengkalis Kembali Terbakar

Sabtu, 18 Januari 2020 17:01
Longsor, Pemukiman Warga Kampung Baru Timur, Kuansing Terancam Runtuh

Sabtu, 18 Januari 2020 16:25
Wagubri Harap IDI Riau dan Pekanbaru Tingkatkan Ilmu dan Pelayanan Masyarakat


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 Oktober 2012 13:29
Sejumlah Organisasi Wartawan Kecam Keras
Pemukulan yang Dilakukan Oknum TNI AU


Sejumlah organisasi wartawan seperi PJI Riau, PWI dan Sowat mengecam keras tindakan pemukulan yang dilakukan puluhan oknum TNI AU terhadap wartawan dan warga saat mengambil foto pesawat jatuh di Desa Pandau Jaya, tadi pagi.

Riauterkini-PEKANBARU- Sejumlah organisasi wartawan mengecam keras tindakan pemukulan yang dilakukan puluhan oknum Provost TNI AU terhadap sejumlah wartawan foto, kameramen televisi dan warga yang mengambil foto pesawat jatuh, Selasa (16/10/12).

Sejumlah wartawan foto dan kameramen televisi yang menjadi sasaran pemukulan dan perampasan kemera antara lain, Didik (Riau Pos), Ryan Fb Anggoro (LKBN Antara), Ari Nadem (Tv-One), dan Robi (RTv). Selain wartawan, dua mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) juga ditinju oknum anggota TNI AU karena kedapatan mengambil foto bangkai pesawat Hawk 200 yang jatuh di samping rumah warga.

Kami sangat menyesalkan dan mengecam keras tindakan pemukulan yang dilakukan oleh oknum petugas TNI-AU. Selain dipukul kamera serta kaset ditahan (disita) milik wartawan foto dan kameramen. Padahal insiden jatuhnya pesawat Hawk 200 terjadi di pemukiman warga yg sdh pasti adalah areal publik, tukas Tony Hidayat, Ketua Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Kordinator Daerah (Korda) Riau kepada riauterkini.com melalui telepon genggamnya.

Tony menambahkan, tindakan arogansi aparat TNI AU ini sebagai bukti bahwa masih banyak pihak-pihak yang belum memahami fungsi dan tugas-tugas wartawan. Padahal dalam menjalani tugas-tugas jurnalistik wartawan itu dilindungi oleh Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Penugasan sama diungkapkan Syahnan Rangkuti, Koordinator Solidaritas Wartawan untuk Transparansi (Sowat). Syahnan malah tengah mengumpulkan bahan-bahan dan saksi-saksi aksi kekerasan terhadap sejumlah wartawan foto dan kameramen yang dilakukan oleh oknum TNI AU ini.

Setelah data-data dikumpulkan kita akan laporkan kasus kekerasan ini kepada Panglima TNI, katanya.

Protes dan pengecaman terhadap aksi pemukulan terhadap wartawan itu juga dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Riau. Dalam siaran pers yang diterima riauterkini.com, setidaknya ada 6 item tuntutan PWI Riau.

Pertama, PWI mengecam keras upaya upaya penghalang-halangan yang dilakukan anggota TNI AU di lapangan terhadap sejumlah wartawan, baik media cetak, online, radio dan televisi yang sedang bertugas mendapatkan informasi dan gambar di sekitar lokasi kejadian. Tindakan tersebut bertentangan dengan UU No 40 Tahun 1999 tentang kebebasan pers di Indonesia, dan UU No.18 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Kedua, PWI Mengecam keras tindakan represif anggota TNI AU di lapangan kepada sejumlah wartawan yang berujung pada pemukulan dan perampasan kamera foto dan kamera video dari tangan wartawan yang sedang bertugas.

Ketiga, meminta kepada Komandan Lanud Pekanbaru untuk bertanggung jawab penuh atas kerugian moril dan materil yang dialami wartawan, korban tindakan represif anggota TNI AU di lapangan.

Keempat, meminta kepada Komandan Lanud Pekanbaru menindak keras anggota TNI AU yang melakukan penganiayaan terhadap para wartawan yang sedang bertugas mendapatkan informasi di lapangan.

Kelima, mendukung setiap usaha hukum yang diambil oleh wartawan dan media tempatnya bekerja atas pemukulan yang dialami. Dan untuk ini PWI Cabang Riau siap mengadvokasi proses hukum tersebut melalui Lembaga Bantuan Hukum PWI Cabang Riau.

Keenam, melaporkan tindakan penganiayaan aparatur TNI AU ini kepada Dewan Pers untuk dapat ditindaklanjuti ke tingkat yang lebih tinggi.*** (son)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Merun Merambat Kebun Orang Lain, Buruh Tani di Bengkalis Ditangkap Polisi
- Truk Tangki CPO Seruduk Rumah Warga Duri
- Ganggu Kenyamanan, Belasan Sepeda Motor Knalpot Bising di Bengkalis Diamankan Polisi
- Angkut Sabu 10 Kg dan 14.581 Butir Pil Ekstasi,
Dua Warga Bengkalis Divonis Mati

- Polda Riau Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Pompa Air BPBD Bengkalis
- Polda Riau Tetapkan Sembilan Tersangka Pembakar Hutan
- Dua Bandar Sabu Diringkus Polsek Bantan, Bengkalis
- Kapolres Kuansing Keliling Seluruh Polsek, Pastikan Kesiagaan Personil
- Tilap Dana Perusahaan Miliaran Rupiah, Mantan GM Hiburan Malam Diadili
- Pegang Pistol Rakitan Saat Keributan, Pria di Kabun ini Ditangkap Polisi Rohul
- Pertanyakan Kasus Korupsi Dana Hibah Pemko Pekanbaru, MPC PP Datangi Kejaksaan
- Kadivpas Kumham Wilayah Riau Diperiksa Polda Jatim
- Polda Riau Cokok Tiga Orang Pemain Judi Online
- Dua Terdakwa Divonis Mati, PN Bengkalis Tangani 728 Perkara Pidana
- Mayat Pemulung Wanita di Parit Bikin Geger Warga Rumbai, Pekanbaru
- Pinjaman UEDSP Fiktif Bukitbatu,
Dua Ditahan, Kejari Bengkalis Tetapkan Tiga Tersangka

- Warga Kuansing Terduga Teroris Dikenal Pendiam
- Dua Motor Laga Kambing di Pekanbaru, Seorang Pengendara Motor Tewas di Tempat
- Antar Sabu dan Ekstasi, Kurir Asal Rohil Diringkus Polisi
- Densus 88 Amankan Seorang Pria Diduga Pelaku Teroris di Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com