Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Oktober 2021 23:43
Sekdaprov Tegaskan Pergub 19 Tahun 2021 Dibuat Sesuai Undang-undang Pers

Kamis, 21 Oktober 2021 22:51
Melampaui Target, 1348 Warga Kabupaten Pelalawan Terima Vaksin Dosis Pertama

Kamis, 21 Oktober 2021 21:37
Lakukan Inovasi, Seorang Kader Kesehatan Inhu Raih Penghargaan Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 20:05
Seleksi KI dan KPID, KKPI Minta Keterwakilan Perempuan

Kamis, 21 Oktober 2021 19:02
Peringati HUT ke-57, Kader Muda Kibarkan Bendera Golkar di Puncak Gunung Kerinci

Kamis, 21 Oktober 2021 18:02
KKB Riau Gelar Maulid Nabi Muhammad Sambil Berbagi untuk Anak Yatim

Kamis, 21 Oktober 2021 17:21
Asia Pacific Rayon Raih Primaniyarta Award Sebagai Eksportir Pelopor Produk Baru

Kamis, 21 Oktober 2021 17:10
Konferkab V, Adi Putra Siap Jadi Ketua PWI Bengkalis

Kamis, 21 Oktober 2021 16:43
Tujuh Pejabat Pemko Dilantik, Inilah Jabatan Barunya

Kamis, 21 Oktober 2021 16:39
Siapkan Mental dan Fisik Pemain, FC.Bea Cukai Tembilahan Gelar Laga Uji Coba Bersama FC Libas dan PSSP


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 September 2021 13:24
Curi Rp1.2 Miliar Uang Nasabah, Teler BRI Dumai Ditahan Polda Riau

Seorang teler BRI Cabang Dumai ditahan Polda Riau. Ia dilaporkan mencuri uang Rp 1,2 miliar dari rekening nasabah.

Riauterkini - PEKANBARU - HN (29) kini harus berurusan dengan Kepolisian Daerah Ria (Polda Riau). Pasalnya HN tertangkap tangan melakukan pencurian uang nasabah Bank BRI hingga sebesar Rp1.264.000.000.

HN sendiri merupakan seorang pegawai BUMN yakni seorang teller Bank BRI di kota Dumai.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku ini digunakan untuk membayar pinjaman online yang melilitnya. " Pelaku kita amankan di rumahnya di wilayah kota Dumai pada 16 September 2021," terangnya, Selasa (21/09/21)

Terangnya, HN diduga melakukan transaksi penarikan tunai dari rekening tabungan nasabah (fraud) sehingga menyebabkan terjadinya pencatatan palsu pada dokumen/transaksi keuangan Bank dan tidak melaksanakan langkah - langkah untuk memastikan ketaatan Bank pada UU/ketentuan (SOP) yang berlaku bagi Bank. Ini dilakukan pelaku sejak Januari-Maret 2021 tepatnya di bank BRI Unit Bagan Besar Cabang Dumai Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai.

"Modusnya HN melakukan transaksi dengan menggunakan User ID 8119051 tanpa hadir/sepengetahuan nasabah & menirukan tanda tangan pada Slip penarikan. Kemudian HN menggunakan rekening penampung atas anama Edrian Nofrialdi (teman) dimana Kartu ATM dalam penguasaan tersangka untuk selanjutnya diteruskan ke Rekening pribadi tersangka pada Bank BRI dan Bank BCA," paparnya.

Pelaku selanjutnya menggunakan uang hasil kejahatan dari transaksi penarikan rekening tabungan nasabah untuk pembayaran hutang karena menunggak pinjaman Online dan untuk kepentingan pribadi/keluarga.

Selain pelaku petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni Skep PT. BRI ttg Mutasi Frontliner BRI Kantor Cabang Dumai HN, Surat Keputusan Direksi PT. BRI ttg Buku Prosedur Operasional Simpanan BRI, Surat Edaran PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, 21 lembar slip penarikan yang diduga ditransaksikan tersangka atas nama 8 orang nasabah, 11 buku tabungan milik 8 (delapan) orang nasabah, 17 lembar Daftar Harian Teller, Print out 10 rekening koran dan Kartu ATM Bank BRI atas nama Edrian Nofrialdi.

Atas perbuatan itu, HN kini dijerat dengan Pasal 49 ayat (1) huruf a Jo Pasal 49 ayat (2) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 1998 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.***(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Angkut Kayu Hutan Lindung, Cukong Diamankan Polres Bengkalis
- Suap Pengesahan APBD, KPK Panggil Sejumlah Saksi untuk Tersangka Annas Makmun
- Legalitas Tanah Timbun di Kilang Pertamina Internasional RU II Dumai Dipertanyakan
- Pemerintah Imbau Korban Pinjol Illegal tak Usah Bayar
- Polres Bengkalis Sita 150 Kilogram Sabu
- Usai Jalani Pemeriksaan di Polda Riau, Bupati Kuansing Andi Putra Diboyong KPK ke Jakarta
- Korupsi Proyek Multiyear Bengkalis,
Pasutri Pemilik PT ANN Dihukum 4 Tahun dan 2 Tahun Penjara

- KPK Segel Ruang Kerja Bupati dan Tata Ruang di Dinas PUPR Kuansing
- Tersangka Korupsi, Mantan Kades dan bendahara Desa Ditahan Polres Meranti
- Termasuk Bupati Kuansing, KPK OTT 8 Orang Terkait Izin Perkebunan
- 10 Bulan, PN Bengkalis Tangani 719 Perkara Pidana
- Berita dan Video,
Tim KPK Geledah Kantor dan Rumah Bupati Kuansing

- KPK Membenarkan Bupati Kuansing Kena OTT
- Kabarnya, Bupati Kuansing Terjaring OTT KPK
- KPK Dikabarkan Tangkap Pejabat dan Pengusaha di Kuansing
- Korupsi Dana Belanja Langsung, Mantan Pejabat Kantor Kecamatan Kandis Dituntut 5,5 Tahun Penjara
- Kasus Pelemparan Kepala Anjing Dirumah Pejabat Kejati Riau,
Seorang Mantan Anggota Dewan Divonis 9 Bulan

- Hilang Satu Malam, Korban Tenggelam di Inhu Ditemukan
- Polda Riau Gulung Praktek Judi Online, 59 Tersangka Diciduk
- Dilaporkan Oknum Anggota DPRD Pekanbaru, Dua Warga Tersangka Penganiayaan Dipulangkan Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com