Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Mei 2021 22:46
Pasien Covid-19 Inhu Melonjak, Tempat Tidur RSUD Indrasari Rengat Penuh

Sabtu, 15 Mei 2021 20:22
Kasus Covid-19 di Riau Bertambah 146, Total 51.304

Sabtu, 15 Mei 2021 19:30
Kapten Negatif, Tanker MT ARK India Diperbolehkan Meninggalkan Indonesia

Sabtu, 15 Mei 2021 16:56
Tiga Warga Bengkalis Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Mei 2021 16:51
Polsek Kuala Kampar Rutin Operasi Prokes Bersama Tim Yustisi

Sabtu, 15 Mei 2021 16:44
Polsek Pangkalan Kuras Turut Giat Tracking Kontak Warga Positif Covid-19

Sabtu, 15 Mei 2021 16:12
Polsek Bunut Imbau Masyarakat Gunakan Masker Setiap Saat

Sabtu, 15 Mei 2021 16:04
Cegah Covid-19, Polsek Ukui Kesadaran Warga Memakai Masker

Sabtu, 15 Mei 2021 15:53
Jika Ada Pungli Segera Lapor Polsek Pangkalan Lesung

Sabtu, 15 Mei 2021 12:44
Coba Perkosa Gadis, Pemuda di Pekanbaru Dihajar Massa


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 8 April 2021 13:29
Spanduk Hujat Kajari Kuansing Berserak di Empat Lokasi

Kajari Kuansing jadi sasaran kegusaran sekelompok orang pasca kalah praperadilan. 4 spanduk menghujatnya muncul di Teluk Kuantan.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pasca Putusan PN Telukkuantan, terkait dugaan kasus SPPD fiktif di BPKAD Kuansing, tidak terbukti secara hukum baragam tanggapan bermunculan ditujukan kepada Kajari Kuansing Hadiman.

Tidak hanya di media sosial, tanggapan lain juga muncul melalui seleberan spanduk yang mengarah kepada Hadiman, Kajari Kuansing, diduga sudah terpasang sejak Rabu (7/4/2021) malam atau Kamis (8/4/2021) dinihari.

Ternyata selebaran spanduk ini tidak hanya berada disatu titik yang ada di Tugu Carano, seperti pemberitaan sebelumnya. Berdasarkan informasi diterima ada empat titik spanduk yang terpasang di kota Telukkuantan.

Empat titik spanduk tersebut terpasang diĀ  bawah STM, simpang empat Desa Sawah, simpang empat lampu merah Sei Jering dan Tugu Carano.

Ke empat spanduk yang terpantau itu, bertuliskan dengan nada beragam seperti di Tugu Carano "Hadiman angkat kaki dari Bumi Rantau Kuantan".

Kemudian 3 spanduk lainnya bertuliskan "silakan Hadiman mundur secara elegan" dan "Hadiman bukan Tuhan bukan matahari dengan tagar #save masyarakat" terkahir "Hadiman Stop Kacau Kuansing".

Namun, sejauh ini belum diketahui pihak mana yang memasang spanduk tersebut, akan tetapi sejumlah spanduk ini diketahui sudah dibongkar dari lokasi dan tidak terlihat lagi.

Spanduk ini bermunculan pasca 4 hari putusan PN Telukkuantan terkait SPPD fiktif di BPKAD Kuansing, dan tidak terbukti secara hukum.

Dalam praperadilan ini dimenangkan Hendra, AP selaku Kepala BPKAD yang dijadikan tersangka oleh Kejari dan ia sempat ditahan selama 12 hari dititipkan di Mapolres Kuansing.

Setelah hasil putusan dimenangkan Hendra, AP yang dibacakan Hakim tunggal PN Telukkuantan, Timote, 5 April 2021 siang, malam harinya ia dibebaskan, setelah menyelesaikan serangkaian Administrasi pembebasan.

Terkait putusan praperadilan ini, Hadiman, selaku Kajari terbaik 3 se Indonesia, melalui sejumlah media massa menyampaikan akan membuat sprindik baru atas dugaan SPPD fiktif di BPKAD Kuansing.

Mengenai pernyataan Hadiman ini, ahli hukum pidana Erdiansyah, SH. MH dosen UR menyebutkan barang bukti lama tidak bisa lagi digunakan sebab sudah diputuskan PN Telukkuantan.

Namun, Kejari bisa mengungkit kembali perkara yang sama asalkan ada novum baru. Novum ini harus ditemukan dulu baru ada kewenangan penyidik meminta keterangan.

"Novum itu bukan digali lewat pemanggilan dan meminta keterangan. Jika pemanggilan ini dipaksakan, maka tetap saja akan berakhir di ranah praperadilan dan hakim menolak," jelasnya.* (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Coba Perkosa Gadis, Pemuda di Pekanbaru Dihajar Massa
- Edarkan Narkoba, Dua Pria di Duri Ditangkap Polisi
- 5.684 Warga Binaan di Riau dapat Remisi, 40 Diantaranya Bebas
- Sambut Idul Fitri Pesta Sabu, Dua Oknum Honorer BPBD Bengkalis Diringkus Polisi
- Viral di TikTok, Pria Mengaku Warga Pekanbaru 'Caruti' Al-Quran
- 857 Warga Binaan di Lapas Klas IIA Pekanbaru Dapat Remisi Idul Fitri 2021
- Angkut Prmudik, Truk Fuso Ditilang Aparat di Kuansing
- Cari Warga Tenggelam, KPBD Inhu Susuri Sungai Indragiri
- Seorang Pekerja PT. IIS Meningal Dunia Dalam Waduk Perusahaan
- Dua Senpi Disita Polda Riau dari 4 Rampok Jaringan Jambi
- PH PT PIR Puji DPRD Riau Singgung Hutang RAL di paripurna LKPJ Gubri
- Masih Diperiksa Polisi, Pemukul Imam Sholat Subuh Kabarnya Gila
- Berita dan Video,
Imam Dipukuli, Sholat Subuh di Masjid Baitul Arsy Pekanbaru Bubar

- Kemenkumham Bantah Data BPS Soal 12 Turis Asing ke Riau
- Hasil Autopsi, Anak Berumur 2 Tahun di Bengkalis Tewas Karena Dianiaya
- Polres Bengkalis Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 2 Kilogram Sabu
- Disaksikan 15 Tersangka, Polda Riau Musnahkan 26,83 Kg Sabu
- Dua Bocah Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Tewas
- Penyekatan Arus Mudik, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Siakkecil
- Laka Tunggal, Mobil Pemkab Kuansing, Menabrak Pagar Rumah Warga


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com