Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 13 April 2021 23:23
Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun

Selasa, 13 April 2021 22:10
Lawan Covid-19, Pengendara Ranmor Harus Disiplin Prokes

Selasa, 13 April 2021 21:50
Wilayah Kecil, Mandau Tak Masuk Hitungan Program Pasar Ramadhan Disdagperind

Selasa, 13 April 2021 21:20
10 Samsat Baru di Provinsi Riau Siap Layani Masyarakat Awal Tahun Ini

Selasa, 13 April 2021 21:20
Keberadaan Batik Bengkalis Harus Dilestarikan

Selasa, 13 April 2021 19:24
DPMD Inhil Mengapresiasi Pemberian Penghargaan PWI Award 2021 Kepada Bupati Inhil dan 5 Kades

Selasa, 13 April 2021 19:20
Bupati Inhil Buka Rakor Pemutakhiran Data Profil Desa dan Kelurahan Tahun 2021

Selasa, 13 April 2021 16:50
Pemkab Bengkalis Usulkan Jembatan Pulau Bengkalis dan Rupat ke Jokowi

Selasa, 13 April 2021 16:50
Ramadhan Hari Pertama, Harga Cabe dan Ayam Ras Naik

Selasa, 13 April 2021 16:25
Bupati Bengkalis Resmikan Dua UPT Puskesmas


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Pebruari 2021 13:28
Sebelum Dirazia Polisi, Alat Berat Masih Terlihat di Kawasan PETI Sungai Alah

Kawasan PETI di Sungai Alah, Kuansing kini kosong melompong. Padahal, sebelum dirazia polisi, masih terlihat alat berat bekerja.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Alat berat terpantau beroperasi di Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, sebelum dilakukan razia beberapa hari sebelumnya.

Namun, sejumlah alat berat diduga sudah menghilang dari lokasi tambang, sebelum petugas turun dan pelaku diduga juga telah mengetahui akan dirazia.

Sumber menyebutkan, sebelumnya ia memang melihat dugaan alat berat tengah beroperasi mengeruk PETI, bahkan ketika itu ia sempat mengabadikannya dari kejauhan.

"Kalau sekarang memang tak ada lagi, diduga sudah disembunyikan," bebernya Selasa (23/2/2021) tadi malam.

Alat berat yang sempat ia abadikan ini terlihat berwarna biru, kemungkinan merknya Cobelco, namun tidak bisa dipastikan, sebab tulisannya terhalang pepohonan.

Alat tersebut, terpantau kamera berada di lahan perkebunan sedang melakukan pengupasan material.

Diduga alat berat yang beroperasi di Desa Sungai Alah ini, ada sekitar 6 unit yang melakukan aktifitas PETI.* (Jok)

Foto: Sejumlah alat berat terlihat beroperasi di kawasan PETI Sungai Alah, Kuansing sebelum dirazia polisi.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Rambu-rambu Tol Trans Sumatera di Pinggir Bengkalis Dicuri
- Ada Putusan MA, Mexsasai Minta KSP Lebih Cermat Sikapi Kasus Gondai
- Kecelakaan Maut di Depan Masjid Agung Teluk Kuantan Tewas Seorang Pemotor
- Kotban Tabrak Lari, Pemotor di Pekanbaru Tewas Terlindas Truk
- Ops Keselamatan Lancang Kuning 2021, Kapolres Rohul Pesankan ini ke Masyarakat
- Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai
- Diduga Tenggak Miras Oplosan Buruh Bangunan di Kampar Meregang Nyawa
- Satu Pelaku Narkoba di Sungai Laut, Inhil Diringkus Polisi
- Maling Sepeda Motor di Mandau Ditangkap Warga
- Geruduk Kejati Riau, AMMK Kembali Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka
- Minta Dugaan Penggelapan Dana UPP diusut Hingga Tuntas, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi di Pekanbaru
- Polres Rohul Dalami Dugaan Penimbunan BBM Premium di Desa Rambah Tengah Utara
- Esepsi Ditolak, Yan Prana Bakal Dituntut di Perkara Korupsi
- Spanduk Hujat Kajari Kuansing Berserak di Empat Lokasi
- Razia Ruang Tahanan, Petugas Sita Barang-barang Ancam Keamanan di Lapas Bengkalis
- Kalah Prapid Tersangkakan Pejabat, Muncul Spanduk Usir Kajari Kuansing
- Rusuh Penertiban Galian C di Kampar, Dua Mobil Dibakar dan Dua Ditenggelamkan
- Tiga Tersangka Narkoba Ditangkap Polres Bengkalis di Duri
- 6 Bulan Terakhir, Tiga Perwira Polda Riau Terlibat Kasus Narkoba
- Terlibat Narkoba, Ketua Partai Gerindra Bengkalis Diamankan Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com