Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 1 Maret 2021 13:23
Kategori Lansia, Vaksin Covid-19 Diberikan di Faskes

Senin, 1 Maret 2021 13:19
Jalankan Tugas Perdana, Ini Pesan Bupati Perempuan Pertama Kabupaten Bengkalis

Senin, 1 Maret 2021 12:22
Dua Ribu Orang Antusias Ikuti Vaksin Covid-19 di Gelanggang Remaja

Senin, 1 Maret 2021 10:33
Kepala Satpol PP Riau jadi Plt Kepala BPBD Riau

Senin, 1 Maret 2021 09:34
Mantan Waka DPRD Kuansing Sindir Penertiban PETIĀ 

Senin, 1 Maret 2021 09:26
Orgil Banyak Berkeliaran, Dinsos Kota Pekanbaru Diminta Bertindak

Ahad, 28 Pebruari 2021 21:14
Bocah Korban Penculikan di Rohul Meninggal, Pelaku Diduga Gantung Diri

Ahad, 28 Pebruari 2021 20:26
Sehari tak Pulang, Pria di Kabun Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Nangka

Ahad, 28 Pebruari 2021 14:03
Pimpin KKBR, Pahmijan Ingin Masyarakat Banjar Cerdas dan Memiliki Daya Saing

Ahad, 28 Pebruari 2021 13:18
Belum Tuntasnya Eksekusi Lahan di Gondai, Bisa Jadi Preseden Buruk


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 11 Januari 2021 16:33
Peras Korban Pakai Video Call Seks, Warga Jambi Dibekuk Polda Riau

Seorang warga Jambi ditangkap Polda Riau. Ia memeras dengan modus mengancam menyebarkan video call seks korban.

Riauterkini - PEKANBARU - Pemuda asal Sarolangun, Jambi, Ahmad Tantowi (24) kini harus berurusan dengan Ditreskrimsus Polda Riau. Ia ditangkap lantaran melakukan pemerasan menggunakan video call seks kepada RS yang merupakan warga Pekanbaru.

Pelaku berhasil diringkus petugas pada Rabu (07/01/21) sekitar pukul 17.30 wib di desanya Pemusiran Mandi Angin yang terletak di Sarolangun Jambi.

"Pelaku ditangkap atas penyebaran konten asusila dan atau pemerasan," terang Direktur Ditreskrimsus Polda Riau, Kombes Andri Sudarmadi, Senin (11/01/21).

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya itu. Dimana AT melakukan pemerasan menggunakan sebuah akun media sosial palsu dengan profil perempuan tanpa busana.

"Pelaku mengambil foto perempuan tersebut dari internet," jelasnya.

Cerita Andri, setelah membuat akun palsu tersebut, Ia lantas mencari korban secara acak dengan melakukan chatting terlebih dahulu. Modusnya agar korban mau melakukan video call seks. Sementara sebelumnya, pelaku juga telah menyiapkan video porno di salah satu handpone lainnya.

"Pelaku disini menggunakan dua handphone. Handphone pertama untuk melakukan video call dan handphone yang kedua untuk memutar video porno yang kemudian di arahkan ke kamera handphone pertama," tuturnya.

Setelah mendapatkan korban dan mau diajak video call, pelaku lantas merekam layar secara bersamaan. Video tersebutlah digunakan pelaku untuk mengancam korban dan meminta kiriman pulsa dan sejumlah uang.

Jika tak diberi maka pelaku mengancam akan menyebar luaskan video tadi. "Pelaku mengancam akan menyebarkan ke facebook korban," kata Andri.

Dalam kasus ini, korban RS sempat mengirimkan uang sebanyak Rp7 juta. Kemudian, pelaku kembali meminta mengirimkan uang sebesar Rp13 juta. Merasa diperas, korban kemudian melaporkan ke Polda Riau pada Selasa (29/12/20) lalu.

Selain pelaku, petugas juga berhasil menyita 2 buah handphone, 1 buku tabungan BRI, ATM dan KTP milik pelaku. Atas perbuatanya, pelaku diancam UU ITE dengan ancaman 12 tahun penjara.***(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Bocah Korban Penculikan di Rohul Meninggal, Pelaku Diduga Gantung Diri
- Sehari tak Pulang, Pria di Kabun Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Nangka
- Belum Tuntasnya Eksekusi Lahan di Gondai, Bisa Jadi Preseden Buruk
- Pri Wijeksono Resmi Menjabat Kepala Kejari Rohul Gantikan Silpia Rosalina
- Dituntut 6 Tahun Penjara, Seorang Terdakwa Narkoba di Inhu Dibebaskan PN Rengat
- Polsek Rambah Samo Tangkap 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Kunto Darussalam
- Korupsi Jembatan Waterfront City Bangkinang,
Manager PT Wika dan Pejabat Pemkab Kampar Diadili

- Terbukti Bersalah, Oknum ASN Pemkab Inhu Terlibat Narkoba Dapat Dipecat
- Tingkatkan Pengawasan, BC Bengkalis dan Polair Patroli Bersama di Laut
- Terlibat Peredaran Sabu 52 Kilogram, Napi Lapas Bengkalis Dilimpahkan ke Penuntut
- Angkut Pasir Tenggelam, Polres Bengkalis Tetapkan Nakhoda Kapal Tersangka
- Cegah Bencana Karlahut, Tim Gabungan di Kabupaten Rohul Patroli Udara
- Tiga Kali Tiduri Anak di Bawah Umur, Pemuda di Kunto Darussalam Diciduk Polisi Rohul
- Tusuk Tiga Warga, Pencuri Tewas Diamuk Warga
- Sindikat Pengedar Sabu di Bathin Solapan, Bengkalis Diringkus Polisi
- BPN, Jurus Baru Lapas Kelas IIA Pekanbaru Perangi Narkoba
- Cegah PETI, Kapolres Kuansing Perintahkan Jajaran Pantau Alat Berat
- Sebelum Dirazia Polisi, Alat Berat Masih Terlihat di Kawasan PETI Sungai Alah
- Kajari Bengkalis Tunggu Laporan Hasil Pemeriksaan Eks Kadis PUPR
- Kapolres Rohul Intruksikan Polsek Bonai Darussalam Lakukan Pencegahan Karlahut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com