Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 3 Desember 2020 21:06
PWI Riau Peduli Serahkan Santunan ke Ahli Waris Almarhum Mohammad Moralis

Kamis, 3 Desember 2020 20:52
Tersangka Pidana Pilkada, Besok Berkas Simon Siahaan Dilimpahkan Kejari Pelalawan

Kamis, 3 Desember 2020 19:03
Enam Pasien Positif Covid-19 Kuansing Dinyatakan Sembuh

Kamis, 3 Desember 2020 19:00
Bawaslu RI-Kapolda Riau Lepas 50 Armada Tim Patroli Money Politic di Rokan Hulu

Kamis, 3 Desember 2020 18:58
Rambah Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Di-Legal Standing

Kamis, 3 Desember 2020 18:58
Update Covid-19, Positif 179, Sembuh 161

Kamis, 3 Desember 2020 15:57
Bengkalis Siapkan Rp305 M untuk Penanggulangan Covid-19

Kamis, 3 Desember 2020 15:18
OJK: Masa Pandemi, Premi Asuransi di Riau Capai 1,583 Triliun

Kamis, 3 Desember 2020 15:15
Survey Charta Politika: Zukri-Nasarudin Unggul di Pilkada Pelalawan

Kamis, 3 Desember 2020 14:51
Transparansi BPHTB, Bapenda Bengkalis dan IPPAT Sepakat Lakukan Kerja Sama


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Oktober 2020 22:20
Polda Riau Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Tipikor Dana Covid-19 Diskes Pekanbaru

Ditreskrimsus Polda Riau dalami laporan dugaan korupsi dana covid-19 Diskes Pekanbaru. Polisi panggil keluarga almarhumah Wirsyamsiwarti sebagai pelapor.

Riauterkini - PEKANBARU - Polda Riau melalui Ditreskrimsus Polda Riau hari ini, Jumat (23/10/20) telah memanggil keluarga almarhumah Wirsyamsiwarti yang melaporkan adanya dugaan tindak pidana korupsi dana covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu. Mereka adalah Mince dan Zulkardi yang diperiksa sebagai saksi dalam laporannya tersebut.

Melalui Kuasa Hukumnya Suroto, dalam pemeriksaan itu keduanya menjelaskan terkait dua hasil Swab orang tuanya yang dinyatakan negatif covid-19 oleh RS Ibnu Sina namun masuk dalam rilis Gugus Tugas Covid-19 kota Pekanbaru justru sebagai pasien terkonfirmasi covid-19 yang telah meninggal dunia.

"Dalam pemeriksaan tadi keluarga juga sudah menyerahkan bukti - bukti. Diantaranya print out rilis dari gugus tugas penanganan covid-19 Pekanbaru, data jenazah pasien covid-19 di Pekanbaru, hasil swab atas nama Wirsyamsiwarti dan bukti lainya," terang Suroto, Jumat (23/10) malam.

Pihaknya mencurigai dugaan manipulasi data itu dilakukan untuk mengklaim dana penanganan pasien covid-19 yangg disediakan pemerintah.

Tak hanya itu, kliennya juga menerangkan dari penelusuran yang dilakukan, ternyata dugaan manipulasi data pasien tersebut tidak hanya dialami oleh orang tuanya saja. Namun diduga juga terjadi pada jenazah pasien lainya.

"Sejauh ini kitadapatkan ada 10 pasien meninggal dengan hasil swab negatif tapi masuk dalam daftar sebagai jenazah pasien covid-19," imbuhnya.

Dikatakannya, bukti - bukti terkait hal tersebut juga sudah diserahkan ke pihak Ditkrimsus Polda Riau. Sementara dengan banyaknya data jenazah yang swabnya negatif tapi didata sebagai jenazah pasien covid-19, pihaknya menduga ada kesengajaan untuk merubah data itu.

"Siapa yang diduga merubah data itu dan apa tujuanya kita tunggu hasil pemeriksaan," katanya.

"Informasi yang kita terima Ditkrimsus Polda Riau akan meminta keterangan dari pihak Rumah sakit Ibnu Sina, Dinas Kesehatan kota Pekanbaru dan gugus tugas covid-19 kota Pekanbaru," tandasnya.

Untuk diketahui, selain melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ke Ditreskrimsus Polda Riau, keluarga almrhumah Wirsyamsiwarti juga melaporkan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru ke Ditreskrimum Polda Riau dalam dugaan memanipulasi data pasien.*(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tersangka Pidana Pilkada, Besok Berkas Simon Siahaan Dilimpahkan Kejari Pelalawan
- BB 2 Kasus Narkoba,
Polres Inhil Musnahkan Sejumlah Narkoba Berbagai Jenis

- Polda-Abujapi Riau Gelar Sosialisasi Perpol nomor 4/2020
- Bacok Petani di Kaiti, Warga Menaming Ditangkap Polisi Rohul
- Berita dan Video,
Polres Bengkalis Ringkus Lima Sindikat Pengedar Sabu

- BNNP Riau Bekuk Pengirim 6.594 Butir Ekstasi Lewat Jasa Ekspedisi
- Abaikan Peringatan Bawaslu, ASN Pelalawan Divonis 4 Bulan Penjara
- Rugikan Seorang Janda Hingga Ratusan Juta,
WN Nigeria dan 4 WNI Pelaku Penipuan Online di Inhil Diringkus Polisi

- Berita dan Video,
Cetak Upal untuk Beli Sabu, Dua Pelaku Diringkus Polres Bengkalis

- Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Illegal Hasil Penindakan Senilai 18.7 Miliar
- Terima vonis Amril Mukminim, Jaksa Banding Istrinya Dinyatakan tak Terlibat
- Kambuh Edar Sabu, Residivis Diringkus Polres Bengkalis
- Jaksa Dibacok Mantan Suami dari Istrinya, Pelaku Diburu Polisi Rohul
- Ungkap Kasus Narkoba, Pemkab Apresiasi Personil Polres Inhil Berprestasi
- Polres Bengkalis Ringkus Lima Pelaku Pembalakan Liar
- Diduga Terima Tamu Bukan Suami Istri, Kasatpol PP Pekanbaru Ingatkan Pengusaha Penginapan
- Tanggapi Aksi Amuk Riau,
KPK Tak Segan Tetapkan Tersangka Sepanjang Ada Bukti

- Hendak Dikirim ke Sulsel, Petugas Bandara SSK II Temukan 6.594 Butir Ekstasi
- Polisi Tahan Dua dari Enam Pelaku Perusakan dan Ancaman Pekerja Tol PKU-Padang
- Kebakaran 4 Kios di Jalan Tuah Karya Pekanbaru Ditaksir Picu Kerugian Rp400 Juta


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com