Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Januari 2021 10:31
Tertipkan PETI 2 Mesin Dompeng Dibakar Polsek Kuantan Mudik

Ahad, 17 Januari 2021 19:36
Bertambah 188, Total Kasus Covid-19 di Riau Capai 27.337 Orang

Ahad, 17 Januari 2021 19:25
Sembuh 3, Pasien Covid-19 di Kuansing Bertambah 4 Orang

Ahad, 17 Januari 2021 19:14
H Permata Tewas Ditembak Petugas BC di Inhil, Polda Riau Tunggu Limpahan LP dari Polda Kepri

Ahad, 17 Januari 2021 18:54
Hikatama: Terkait Kecelakaan Tol Permai, Harus Ada Upaya Tegas dan Sulusi Kongkrit

Ahad, 17 Januari 2021 17:27
Peduli Covid-19, Forjamet Salurkan Alat Kesehatan ke 8 Pondok Pesantren di Dumai

Ahad, 17 Januari 2021 15:46
Penyelundup Sempat Melawan, Bea Cukai Berhasil Amankan 7,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Inhil

Ahad, 17 Januari 2021 15:05
Puluhan Anak Kampung Quran Jangkang, Bengkalis Ikuti Evaluasi Belajar

Sabtu, 16 Januari 2021 21:05
Sembuh 1, Pasien Covid - 19 di Kuansing Bertambah 5 Orang

Sabtu, 16 Januari 2021 20:52
Update Covid-19, Positif 96, Sembuh 166, Meninggal 5


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 7 April 2020 21:14
Terbukti Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Kampar Divonis 5 Tahun Penjara

Hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru nyatakan mantan Kades Gerbang Sari, Kampar terbukti korupsi dana desa. Terdakwa dihukum lima tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU- Meski sedih atas hukuman yang diterimanya. Miswoyanto (50), mantan kepala desa (Kades) Gerbang Sari Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, pasrah dan menerima putusan hukuman tersebut.

Miswoyanto yang didakwa melakukan perbuatan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana desa itu, dijatuhi hukuman pidana penjara selama 5 tahun.

Berdasarkan amar putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru yang diketuai Sahrudi SH, pada sidang Selasa (7/4/20) sore itu. Miswoyanto terbukti secara sah melanggar pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang–Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang–Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang–Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) Ke–1 KUHPidana.

" Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun denda Rp 200 juta subsider 2 bulan. Selain itu, terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti (UP) kerugian negara sebesar Rp351 juta. Jika tidak dibayarkan, dapat diganti dengan pidana kurungan selama 2 tahun," jelas Sahrudi.

Atas vonis hakim tersebut terdakwa langsung menerimanya. Sementara jaksa masih menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya, terdakwa dituntut jaksa dengan hukuman pidana penjara selama 6 tahun 6 bulan denda Rp 200 juta subsider 5 bulan. Terdakwa juga diwajibkan membayar kerugian negara Rp 351juta subsider 3 tahun.

Dalam dakwaan, perbuatan terdakwa itu berawal tahun 2016 lalu, saat menjabat sebagai Kepala Desa dan juga selaku Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa APBN 2016. Dimana terdakwa dinilai tidak bertanggungjawab Terdakwa mengambil kebijakan yang menguntungkan diri sendiri dalam mengelola dan mengatur keuangan desa dalam Bidang Pembangunan Desa dengan total sebesar Rp.547.314.000. Bidang Pembiayaan sebesar Rp.70.000.000,- yang diperuntukkan guna Penyertaan Modal BUMDes, dalam pelaksanaannya untuk Bidang Pembangunan Desa dan Bidang Pembiayaan.

Lalu, pekerjaan Pengerasan Jalan Poros Dusun I senilai Rp 60.700.000, Pengerasan Jalan Poros Dusun II senilai Rp 94.200.000,- dan Penyertaan Modal BUMDes senilai Rp.70.000.000 yang terdakwa kelola tidak terlaksana sedangkan untuk Pembangunan 7 (tujuh) unit box culvert dan Pembangunan drainase, terdakwa bayar secara borongan kepada Eryanto dan Sagimin dengan harga dibawah pagu anggaran. Sehingga terdapat selisih harga yang terdakwa ambil untuk kepentingan sendiri, termasuk juga pajak yang belum disetorkan sebesar Rp.18.981.627 yang uangnya ada pada terdakwa selaku Kepala Desa.

Perbuatan Terdakwa dilakukan bersama dengan Saksi Anton Vitarto selaku Bendahara Desa sebagaimana diuraikan tersebut diatas telah menimbulkan kerugian keuangan negara. Rinciannya, pembangunan Pengerasan Jalan poros timur dan barat senilai Rp.154.900.000.

Kemudian, Kelebihan uang Pembangunan box culvert senilai Rp.72.150.000, kelebihan uang Pembangunan drainase senilai Rp.35.340.000, Penyertaan modal desa senilai Rp.70.000.000,- dan Pajak yang belum disetorkan senilai Rp.18.981.627 Total kerugian negara sebesar Rp.351.371.627.

Hal ini sesuai dengan Laporan Khusus Hasil Pemeriksaan (LKHP) dari Inspektorat Nomor : 700/INSP/LKHP/07 tanggal 20 April 2018 tentang Pertanggung Jawaban APBDes Tahun 2015, 2016 dan 2017 pada Desa Gerbang Sari Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tertipkan PETI 2 Mesin Dompeng Dibakar Polsek Kuantan Mudik
- H Permata Tewas Ditembak Petugas BC di Inhil, Polda Riau Tunggu Limpahan LP dari Polda Kepri
- Penyelundup Sempat Melawan, Bea Cukai Berhasil Amankan 7,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Inhil
- Polres Bengkalis Ringkus Spesialis Maling Sepeda Motor
- Gerebek Warung di PT SJI, Lima Pria Digelandang ke Polsek Kunto Darussalam
- H Permata Tewas Ditembak Petugas, Kepala BC Tebilahan Mengaku Belum Mengetahui
- Polisi Bekuk Jambret Anak Pejabat Tinggi Polda Riau
- Polres Bengkalis Bekuk Tujuh Pelaku Judi Ikan-ikan
- Diduga Arus Pendek Listrik, 4 Ruko dan 1 Rumah di Duri Barat Terbakar
- Kajari Pimpin Sertijab Kasi Intel Kejari Kuansing
- Warga Tandun Tangkap Pencuri Sapi, 2 Pelaku Kabur dan Sopir Dibawa ke Polsek
- 4 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan, 8 Orang Pelaku Turut Dibekuk Petugas
- Datangi Polda Riau, GMRB Minta Polisi Serius Tangani Dugaan Perambahan Hutan Sihol Pangaribuan
- Gerebek Rumah di Ngaso, Satresnarkoba Polres Rohul Sita Sabu 2,97 Gram
- Polsek Mandau Ringkus Lima Pengedar Sabu dan Ekstasi
- Agen dan Pemain Judi Togel di Mandau Diringkus Polisi
- Oknum Bendahara Desa di Pelalawan Ditahan Jaksa
- Diduga Postingan Palsu, Kasat Reskrim Polres Rohul Mengaku tak ada Penyekapan
- Peras Korban Pakai Video Call Seks, Warga Jambi Dibekuk Polda Riau
- Polsek Tembilahan Ringkus Tersangka Narkoba di Jalan R Soebrantas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com