Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 21:18
Lima Pelaku Illegal Taping Antar Provinsi Diringkus Polda Riau

Selasa, 7 April 2020 21:14
Terbukti Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Kampar Divonis 5 Tahun Penjara

Selasa, 7 April 2020 20:55
Hasil Swab Tujuh PDP Covid-19 Meninggal Belum Keluar

Selasa, 7 April 2020 19:11
KPU Riau Gelar Pleno Jumlah Pemilih

Selasa, 7 April 2020 18:43
Kaji Pembatasan Sosial Berskala Besar, Pos Pemantauan di Perbatasan Jambi, Sumut dan Kiliranjou Sedang Disiapkan

Selasa, 7 April 2020 18:01
Angka ODP di Inhu Menurun

Selasa, 7 April 2020 17:52
99 Persen Pengerjaan, Tol Pekdum V Lakukan Pemasangan Erection Girder Akhir

Selasa, 7 April 2020 16:24
Bawaslu Bengkalis Buka Sekolah Pengawasan Partisipatif Online Pilkada

Selasa, 7 April 2020 16:03
Gubri Serahkan Rapid Test dan APD untuk Tim Medis Tangani Pasien Covid-19

Selasa, 7 April 2020 15:22
Dampak Corona, Ribuan Pelaku UKM dan UMKM di Bengkalis Merugi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 20 Maret 2020 16:14
Ayah Bejad di Pekanbaru Gauli Putri Kandung Hingga Hamil

Seorang ayah bejad dijebloskan ke penjara. Ditangkap polisi karena berulang kali gauli putri kandung hingga hamil.

Riauterkini-PEKANBARU-Entah apa yang merasukinya, JH seorang ayah di Pekanbaru tega berbuat asusila terhadap Bunga (14), darah dagingnya sendiri. Parahnya, perbuatan laknat tersebut dilakukan tersangka sudah berungkali hingga menyebabkan korban hamil.

Aksi cabul tersangka itu baru ketahuan setelah ibu korban yang tak lain adalah istri tersangka, MN, curiga melihat perut korban mulai membesar karena usia kandungan korban sudah menginjak 8 bulan. Dari situlah, ibu korban tersebut langsung bertanya pada korban dan korban pun menceritakan bahwa dirinya telah dihamili oleh si pelaku, ayah kandungnya sendiri.

Mendengar pengakuan sang anak, ibu korban sontak terkejut bak disampar petir di siang bolong. Tidak terima anak kandungnya dinodai oleh suaminya sendiri, ibu korban pun melaporkan sang suami ke Polsek Rumbai Pesisir. Tak butuh waktu lama bagi petugas, usai menerima laporan tindak pidana pencabulan tersebut, petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Rabu (18/03/20) pukul 11.00 WIB siang lalu.

Begitu diringkus, pelaku selanjutnya diserahkan ke Polresta Pekanbaru. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Awaluddin Syam membenarkan penangkapan pelaku cabul tersebut. Berdasarkan hasil interogasi terhadap pelaku, pelaku pun mengakui semua perbuatannya.

"Pencabulan itu dilakukan pelaku sejak Bulan Agustus 2019 silam. Sudah berungkali. Namun baru ketahuan setelah korban hamil 8 bulan," ujarnya kepada riauterkini.com, Jum'at (20/03/20).

Masih kata Awal, atas perbuatannya, pelaku pun sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 81 dan Pasal 82 UU Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun kurungan (penjara).***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Lima Pelaku Illegal Taping Antar Provinsi Diringkus Polda Riau
- Terbukti Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Kampar Divonis 5 Tahun Penjara
- Banding Koperasi Korpri Terkait Hutang Makan Minum Biro Umum Ditolak, Bagaimana Kasasi?
- Gasak Ratusan Juta, Perampok Bersenpi Diringkus Polres Bengkalis
- Pengendali Narkoba Malaysia-Pekanbaru Dibekuk Polda Riau
- Seorang Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas di Atas Kasur
- Pengiriman 4 Kg Ganja Lewat TIKI Digagalkan Aparat Bandara SSK II
- OTT Tiga Kades Kampar, Mereka Memeras Peternak Ayam di Tapung
- Polda Riau OTT Sejumlah Kepala Desa
- Ditpolair Polda Riau Amankan 16 TKI Ilegal di Perairan Dumai dari Malaysia
- Diancam Tak Bisa Kelola Sawit 44 Ha, Kelompok Tani Simpang Gondit Minta Perlindungan Hukum ke DHS and Partners
- Hampir Sebulan Buron, Tiga Rampok PT Alam JWS Pekanbaru Ditembak Polisi
- Dugaan Pencemaran Nama Baik, Irwasda Polda Riau Laporkan Balik Seorang Petani Siak
- Polres Inhu Amankan 2,6 Kg Sabu
- Terjerat Korupsi Dana Desa, Mantan Kades dan Bendahara di Pelalawan Dituntut 6 dan 4,5 Tahun Penjara
- Kejari Kuansing Tetapkan 5 Orang Tersangka Dugaan Korupsi di Sekretariat Daerah
- Terapkan Banyak Syarat, PA Bengkalis Tetap Gelar Sidang Cerai Keliling Saat Pandemi Corona
- Eksekusi Perkebunan Sawit Gondai, Dr Ahmad Redi Sebut DLHK Langgar Wewenang
- Anak Bupati Rohil Pelaku Penganiayaan Dihukum 2 Bulan Penjara
- Pasang Plang Dilahan Milik Warga, Irwasda Polda Riau Digugat ke Pengadilan Siak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com