Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 21:18
Lima Pelaku Illegal Taping Antar Provinsi Diringkus Polda Riau

Selasa, 7 April 2020 21:14
Terbukti Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Kampar Divonis 5 Tahun Penjara

Selasa, 7 April 2020 20:55
Hasil Swab Tujuh PDP Covid-19 Meninggal Belum Keluar

Selasa, 7 April 2020 19:11
KPU Riau Gelar Pleno Jumlah Pemilih

Selasa, 7 April 2020 18:43
Kaji Pembatasan Sosial Berskala Besar, Pos Pemantauan di Perbatasan Jambi, Sumut dan Kiliranjou Sedang Disiapkan

Selasa, 7 April 2020 18:01
Angka ODP di Inhu Menurun

Selasa, 7 April 2020 17:52
99 Persen Pengerjaan, Tol Pekdum V Lakukan Pemasangan Erection Girder Akhir

Selasa, 7 April 2020 16:24
Bawaslu Bengkalis Buka Sekolah Pengawasan Partisipatif Online Pilkada

Selasa, 7 April 2020 16:03
Gubri Serahkan Rapid Test dan APD untuk Tim Medis Tangani Pasien Covid-19

Selasa, 7 April 2020 15:22
Dampak Corona, Ribuan Pelaku UKM dan UMKM di Bengkalis Merugi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 27 Pebruari 2020 16:29
Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten

Bupati Inhu serius ingin segera membentuk BNNK. Langkah mengoptimalkan pencegahan Narkoba.

Riauterkini-RENGAT-Mengantisipasi maraknya peredaran Narkoba di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Bupati Inhu Yopi Arianto akan segera membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Inhu. Untuk itu persiapan sarana pendukung seperti, kantor dan lainya akan dipersiapkan terlebih dahulu.

Segera dibentuknya BNNK Inhu, dengan terlebih dahulu menyediakan sarana prasarana pendukung disampaikan Bupati Inhu Yopi Arianto saat dikonfirmasi awak media di acara pemusnahan Barang Bukti (BB) Narkoba, bertempat di Mapolres Inhu Rengat, Kamis (27/2/20).

"Untuk pembentukan BNNK Inhu akan segera kita lakukan, saya sudah berkoordinasi dengan BNNP Riau. Setidaknya pada 2021 nanti sudah terbentuk, untuk itu harus dipersiapkan terlebih dahulu sarana parasana pendukungnya seperti, kantor dan lainya," ujarnya.

Dengan terbentuknya BNNK Inhu nantinya diharapkan dapat lebih berkontribusi dalam penanggulangan peredaran Narkoba yang ada di Kabupaten Inhu, serta bersinergi dengan Polres Inhu untuk mengungkap semua jaringan peredaran Narkoba yang ada di Inhu.

"Dengan adanya BNNK Inhu nantinya, pemberantasan peredaran Narkoba diharapkan dapat lebih maksimal terutama dalam pengungkapan jaringan yang lebih besar. Karena saat ini saja kita salut dengan kinerja Polres Inhu yang telah berhasil menangkap 100 orang tersangka dari 81 kasus terhitung sejak Oktober 2019 hingga Februari 2020," ungkapnya.

Ditambahkanya, dengan banyaknya tersangka dalam kasus peredaran Narkoba di Kabupaten Inhu menunjukan maraknya peredaran Narkoba di Kabupaten Inhu, untuk itu pembentukan BNNK Inhu sudah seharusnya dapat dilakukan. Dengan terlebih dahulu mempersiapkan segala sesuatunya secara matang. Jelasnya. *** (guh)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Lima Pelaku Illegal Taping Antar Provinsi Diringkus Polda Riau
- Terbukti Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Kampar Divonis 5 Tahun Penjara
- Banding Koperasi Korpri Terkait Hutang Makan Minum Biro Umum Ditolak, Bagaimana Kasasi?
- Gasak Ratusan Juta, Perampok Bersenpi Diringkus Polres Bengkalis
- Pengendali Narkoba Malaysia-Pekanbaru Dibekuk Polda Riau
- Seorang Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas di Atas Kasur
- Pengiriman 4 Kg Ganja Lewat TIKI Digagalkan Aparat Bandara SSK II
- OTT Tiga Kades Kampar, Mereka Memeras Peternak Ayam di Tapung
- Polda Riau OTT Sejumlah Kepala Desa
- Ditpolair Polda Riau Amankan 16 TKI Ilegal di Perairan Dumai dari Malaysia
- Diancam Tak Bisa Kelola Sawit 44 Ha, Kelompok Tani Simpang Gondit Minta Perlindungan Hukum ke DHS and Partners
- Hampir Sebulan Buron, Tiga Rampok PT Alam JWS Pekanbaru Ditembak Polisi
- Dugaan Pencemaran Nama Baik, Irwasda Polda Riau Laporkan Balik Seorang Petani Siak
- Polres Inhu Amankan 2,6 Kg Sabu
- Terjerat Korupsi Dana Desa, Mantan Kades dan Bendahara di Pelalawan Dituntut 6 dan 4,5 Tahun Penjara
- Kejari Kuansing Tetapkan 5 Orang Tersangka Dugaan Korupsi di Sekretariat Daerah
- Terapkan Banyak Syarat, PA Bengkalis Tetap Gelar Sidang Cerai Keliling Saat Pandemi Corona
- Eksekusi Perkebunan Sawit Gondai, Dr Ahmad Redi Sebut DLHK Langgar Wewenang
- Anak Bupati Rohil Pelaku Penganiayaan Dihukum 2 Bulan Penjara
- Pasang Plang Dilahan Milik Warga, Irwasda Polda Riau Digugat ke Pengadilan Siak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com