Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Pebruari 2020 19:40
BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:07
62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:03
Minat Kuliah Tamatan SMK di Rohil Tinggi, Namun Terkendala Biaya

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:51
Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:11
Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:06
BI-Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:29
Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:24
Mitsubishi Motors Kembali Pajang Mobil Unggulan di Living World Pekanbaru

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:20
Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos

Kamis, 27 Pebruari 2020 15:48
Kirim Utusan, Syamsuar Orang Pertama Daftar Calon Ketua DPD Golkar Riau


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Januari 2020 17:29
Terbukti Korupsi Dana Desa, Kades Sako, Kuansing Dihukum 4,5 Tahun Penjara

Kades Sako, Kuansing dinyatakan terbukti korupsi dana desa. Hakim ganjar terdakwa dengan 4.5 tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU- Seorang kepala desa (Kades) di Kabupaten Kuantan Singinggi (Kuansing), yang menjalani sidang tindak pidana korupsi di pengadilan tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Hanya bisa menyesali perbuatannya, setelah majelis hakim menyatakan dirinya terbukti secara sah melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara.

Atas perbuatannya yang merugikan negara sebesar Rp 400 juta lebih itu. Andika, sang kades di Desa Sako, Kecamatan Pangean Kuansing itu, harus mendekam dibalik jeruji penjara selama 4 tahun 6 bulan (4,5 tahun).

Dalam amar putusan majelis hakim yang diketuai Mahyudin, pada sidang Selasa (21/1/20) siang itu. Terdakwa Andika terbukti melanggar Pasal 2 Ayat (1) UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

" Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan. Terdakwa juga diwajibkan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 400 juta atau dapat diganti (subsider) dengan hukuman kurungan badan selama 2 tahun," ujar Mahyudin.

Andika, menyatakan pikir pikir atas vonis majelis hakim, yang turun dari tuntutan jaksa tersebut. Sementara jaksa penuntut, Muhamad Gempa Awaljon Putra, juga menyatakan pikir pikir apakah menerima atau banding dengan putusan majelis hakim.

Sebelumnya, terdakwa Andika dituntut hukuman pidana penjara selama 5 tahun 6 bulan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan. Terdakwa juga diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp 576 652 000 atas subsider 3 tahun.

Perbuatan sang kades itu diketahui tahun 2018 lalu, usai melaksanakan kegiatan peningkatan jalan di Desa Sako.

Berawal, tahun 2016. Desa Sako, Kecamatan Pangean mendapat kucuran dana melakui APBDes sebesar Rp 1,207,571,000 untuk kegiatan Pembangunan, Pemanfaatan dan Pemeliharan Jalan.

Dari tiga kegiatan proyek peningkatan jalan tersebut, yang terealisasi hanya sebesar Rp 799.687.000. sedangkan tidak dapat dipertanggung jawabkan oleh terdakwa.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten
- Jualan Sabu, Seorang Nenek di Pekanbaru Pasrah Ditangkap Polisi
- 7 Nelayan Rohil Ditangkap Polisi Malaysia, TNI Siap Bantu Polri dan Pemerintah Setempat
- Satu Lagi Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Diserahkan ke Pidsus Kejari Pekanbaru
- Kebakaran Ludeskan Tiga Rumah Warga Duri, Bengkalis
- Tiga Kali Dipanggil Polda Riau, Plt Bupati Bengkalis Masih Mangkir
- Korupsi Dana Hibah, Mantan Anggota DPRD Bengkalis Dituntut 2 Tahun 3 Bulan Penjara
- Polisi Tangka Pembakar Lahan di Pujud, Rohil
- Polairud Polda Riau Amankan 30 Kubik Meter Kayu Ilegal di Bengkalis
- Simpan Sabu 3 Paket, Rano Karno Dituntut 5 Tahun Penjara
- Pembongkaran TPS di STC Pekanbaru Diwarnai Bentrok Satpol PP Vs Pedagang
- Mayat Tanpa Indetitas di Tapung Dipastikan Bos Tepung Bakso Korban Penculikan
- Polres Bengkalis Temukan Ganja Kering 1,1 Kg di Tepi Selat Bengkalis
- Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Wilayah Tapung Hulu Kampar
- Dua Masih Belia, Polres Pelalawan Tangkap Tiga Jambret
- BC dan Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Ganja 950 Gram
- Mobil Dibakar di Kampar, Pengusaha Tepung Bakso Pekanbaru Diduga Diculik
- Polres Bengkalis Musnahkan 17,554 Kg Sabu-sabu dan 9.798 Butir Pil Happy Five
- Belasan Korban Investasi Bodong Melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau
- 24 Mess Karyawan Milik PT Arara Abadi di Tualang Terbakar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com