Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Oktober 2021 14:47
Gubernur dan Wagub Tebar 6 Ribu Benih Ikan Patin Rohul

Kamis, 21 Oktober 2021 12:54
Suap Pengesahan APBD, KPK Panggil Sejumlah Saksi untuk Tersangka Annas Makmun

Kamis, 21 Oktober 2021 12:46
25-26 Oktober, PP BMR dan Bank Riau Kepri Siapkan 1.000 Vaksinasi untuk Masyarakat Umum

Kamis, 21 Oktober 2021 12:39
Legalitas Tanah Timbun di Kilang Pertamina Internasional RU II Dumai Dipertanyakan

Kamis, 21 Oktober 2021 10:27
BC Bengkalis Dorong Pelaku UMKM Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 21 Oktober 2021 07:00
Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Nihil dan Sembuh 1

Kamis, 21 Oktober 2021 06:58
Maulid Nabi Muhammad, Bupati Inhu Ajak Jadikan Teladan Melayani Masyarakat

Rabu, 20 Oktober 2021 22:03
Pemkab Inhu Kembali Terima 25.000 Dosis Vaksin Covid-19

Rabu, 20 Oktober 2021 20:01
Akses Tertutup, Crane PT Adhy Karya Amblas di Jalan Payung Sekaki

Rabu, 20 Oktober 2021 19:39
DPC PPP Kota Dumai Gelar Muscab V Tahun 2021


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 30 Januari 2019 07:31
Lakalantas Divonis 4 Tahun, Residivis Mengamuk di PN Bengkalis

Seorang residivis mengamuk di PN Bengkalis. Tak terima divonis 4 tahun dalam perkara Lakalantas.

Riauterkini-BENGKALIS- Tadius Hadimuan Tambunan bin Hicler, terdakwa kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) menyebabkan satu dari dua orang korban meninggal dunia pada Selasa (23/10/18) lalu di Jalan Lintas Duri-Dumai, Kecamatan Bhatin Solapan, Kabupaten Bengkalis, tiba-tiba mengamuk ketika usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Selasa (29/1/19) petang.

Tadius mengamuk dan berontak sambil berteriak histeris dihadapan majelis hakim, diduga tidak terima atas putusan majelis hakim memutuskan hukuman terhadap dirinya dengan pidana penjara selama empat tahun, meskipun lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis selama empat tahun penjara.

Atas tingkah lakunya itu, sempat menarik perhatian pengunjung sidang, sejumlah aparat kepolisian yang bersiaga langsung meredam dan memegangi terdakwa Tadius yang nyaris membalikkan meja di ruang sidang dan memasukkan kembali ke ruang tahan, agar situasi kembali kondusif.

Namun, Tadius masih saja berulah, di dalam ruang tahanan kembali teriak-teriak dan terdengar benturan ke dinding, kembali mengundang keheranan pengunjung PN Bengkalis.

Petugas keamanan yang bersiaga langsung masuk dalam ruang tahanan, untuk menenangkan Tadius serta langsung diborgol dan dikirim kembali ke Lapas.

Sidang putusan terdakwa Tadius, Majelis Hakim PN Bengkalis dipimpin Zia Ul Jannah Idris, SH, didampingi dua anggota Mohd. Rizky Musmar, SH dan Aulia F. Widhola, SH. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Aci Jaya Saputra, SH.

Aksi nekad sang terdakwa ini, tidak hanya mengomel, namun terdakwa Tadius berani melepas baju dan telanjang dada, sambil berdiri dan tunjuk-tunjuk dengan tangan kanannya di hadapan majelis hakim. Bahkan sempat melontarkan ancaman ke sejumlah saksi yang dihadirkan JPU ke persidangan, karena tidak terima apa yang dituduhkan terhadap dirinya.

Sidang pekan lalu, Selasa (22/1/19), Tadius juga sempat mengamuk dalam persidangan dalam agenda menghadirkan saksi-saksi termasuk korban Lakalantas. Karena tidak terima dengan apa yang dituduhkan oleh empat saksi sebagaimana yang dituduhkan terhadap dirinya.

Diinformasikan, Lakalantas menyeret Tadius ke kursi pesakitan, terjadi Lakalantas Selasa (23/10/18) lalu sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Lintas Duri-Dumai.

Saat itu, Jhon Robert Bin Kaidir (korban), bersama ibunya bernama Arjuna sedang dalam perjalanan menuju RSUD Kota Duri untuk menjenguk keluarganya sedang sakit dengan mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm.

Namun tiba-tiba, muncul sepeda motor Yamaha RX King, yang dikendarai oleh Tadius Hadimuan Tambunan Bin Hicler (terdakwa) dengan melebihi kecepatan langsung memotong jalan. Sehingga Lakalantas tidak bisa terelakkan.

Akibat dari Lakalantas ini, telinga sebelah kanan dan bibir Jhon robek, kaki sebelah kanan luka parah sampai tulangnya mencuat keluar. Sedang ibunya (Arjuna) yang saat itu dibonceng oleh Robert meninggal, karena mengalami luka parah, setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Beberapa tahun lalu ‎Tadius ini, juga pernah menjalani sidang sebagai terdakwa atas perkara pencurian. Dan saat itu dirinya juga mengamuk di PN Bengkalis, karena melihat saksi saat menangkap dalam aksi pencurian itu, mukanya sampai diberi kotoran manusia oleh saksi.***(dik)

Foto : Terdakwa Tadius ketika diamankan petugas karena memberontak usai sidang di PN Bengkalis, Selasa (29/1/19).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Suap Pengesahan APBD, KPK Panggil Sejumlah Saksi untuk Tersangka Annas Makmun
- Legalitas Tanah Timbun di Kilang Pertamina Internasional RU II Dumai Dipertanyakan
- Pemerintah Imbau Korban Pinjol Illegal tak Usah Bayar
- Polres Bengkalis Sita 150 Kilogram Sabu
- Usai Jalani Pemeriksaan di Polda Riau, Bupati Kuansing Andi Putra Diboyong KPK ke Jakarta
- Korupsi Proyek Multiyear Bengkalis,
Pasutri Pemilik PT ANN Dihukum 4 Tahun dan 2 Tahun Penjara

- KPK Segel Ruang Kerja Bupati dan Tata Ruang di Dinas PUPR Kuansing
- Tersangka Korupsi, Mantan Kades dan bendahara Desa Ditahan Polres Meranti
- Termasuk Bupati Kuansing, KPK OTT 8 Orang Terkait Izin Perkebunan
- 10 Bulan, PN Bengkalis Tangani 719 Perkara Pidana
- Berita dan Video,
Tim KPK Geledah Kantor dan Rumah Bupati Kuansing

- KPK Membenarkan Bupati Kuansing Kena OTT
- Kabarnya, Bupati Kuansing Terjaring OTT KPK
- KPK Dikabarkan Tangkap Pejabat dan Pengusaha di Kuansing
- Korupsi Dana Belanja Langsung, Mantan Pejabat Kantor Kecamatan Kandis Dituntut 5,5 Tahun Penjara
- Kasus Pelemparan Kepala Anjing Dirumah Pejabat Kejati Riau,
Seorang Mantan Anggota Dewan Divonis 9 Bulan

- Hilang Satu Malam, Korban Tenggelam di Inhu Ditemukan
- Polda Riau Gulung Praktek Judi Online, 59 Tersangka Diciduk
- Dilaporkan Oknum Anggota DPRD Pekanbaru, Dua Warga Tersangka Penganiayaan Dipulangkan Polisi
- Polisi Bekuk Pelaku Judi Togel Online di Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com