Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 23:15
Perkenalkan Mata Uang Digital,
Bitconnect Berikan Seminar Edukasi Gratis di Pekanbaru


Selasa, 17 Oktober 2017 22:10
Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya


Selasa, 17 Oktober 2017 21:22
Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Reklame Ilegal di Jalan Soekarno Hatta

Selasa, 17 Oktober 2017 20:38
Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik

Selasa, 17 Oktober 2017 20:37
Penyebab Proyek PL di PUPR Kuansing Batal Dilaksanakan

Selasa, 17 Oktober 2017 19:58
Buka MTQ XVI Tingkat Kabupaten,
Bupati Kuansing Ajak Warga Hidupkan Magrib Mengaji


Selasa, 17 Oktober 2017 19:52
Menuju Porprov Riau 2017, Kontingen Meranti Berangkat Naik KM Jelatik

Selasa, 17 Oktober 2017 19:17
Bahas Perdagangan Lintas Batas, Bupati Meranti Rapat Bersama DPD RI

Selasa, 17 Oktober 2017 19:07
Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara

Selasa, 17 Oktober 2017 19:03
Sidang KKEP Polri, Tiga Personil Polres Meranti di Pecat Tidak Dengan Hormat

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 18 Maret 2014 21:20
Walikota Dumai Resmikan Pasar Tradisional Tunas Harapan

Masyarakat Kelurahan Gurun Panjang dan sekitarnya kini memiliki tempat niaga. Pasar Tunas Harapan diresmikan Walikota Dumah Khairul Anwar.

Riauterkini-DUMAI- Komitmen meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat oleh Pemerintah Kota Dumai patut mendapatkan apresiasi. Buktinya, pasar tradisional milik Koperasi Jasa Tunas Harapan yang berada di Kelurahan Gurun Panjang Kecamatan Bukit Kapur itu secara langsung diresmikan Walikota Dumai Khairul Anwar.

Dimana pasar Koperasi Jasa Tunas Harapan tersebut sebelum diresmikan sebelumnya dibangun menggunakan dana APBN Kementerian Koperasi dan UKM RI Tahun 2013 senilai Rp900 juta. Peresmian pasar Tunas Harapan di tandai dengan pemukulan gong yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Walikota Dumai Kharil Anwar.

Wako Dumai mengatakan, program revitalisasi Pasar Tradisional Koperasi Jasa Tunas Harapan di Kelurahan Gurun Panjang Kecamatan Bukit Kapur dilaksanakan menggunakan dana bantuan dari Kementrian Koperasi dan UKM sebagai pemberdayaan pasar tradisional di Riau dan Dumai khususnya. Semua itu tujuannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Untuk seluruh wilayah Riau ada 7 pasar tradisional yang dibangun melalui dana APBN Kementerian Koperasi dan UKM RI, salah satunya dibangun di Kota Dumai yang dikelola oleh Koperasi Jasa Tunas Harapan Kelurahan Gurun Panjang. Pasar ini dibangun menggunakan dana APBN Kementerian Koperasi UKM tahun Anggaran 2013 dengan nilai Rp900 Juta," ujar Khairul, Selasa (18/3/14).

Dengan tegas orang nomor satu di Kota Dumai ini, melalui program revitalisasi pasar tradisional di kelurahan Gurun Panjang ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi pedagang dan konsumen. Selain itu diharapkan mampu meningkatkan perekonomian para pedagang, karna pasar ibarat jantung ekonomi yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Mudah-mudahan pertumbuhan ekonomi masyarakat di kelurahan Gurun Panjang terus mengalami peningkatan dengan adanya bangunan baru pasar ini. Kalau sudah tumbuh subur roda ekonomi masyarakat, tentunya angka kemiskinan di Dumai mampu berkurang secara perlahan-lahan. Maka dari itu, saya harapkan dukungan masyarakat dalam mensukseskan program pemerintah," harapnya.

Sementara Ketua DPRD Dumai Zainal Effendi pada kesemapatan itu mengarapkan kepada seluruh masyarakat di kelurahan Gurun Panjang untuk memanfaatkan lapak bangunan baru Pasar Tradisional yang dikelola oleh Koperasi Jasa Tunas Harapan ini. Dengan memanfaatkan fasilitas bangunan baru ini, tentunya akan menjadi daya tarik untuk kalangan pembeli di pasar ini.

"Pemerintah tidak henti-hentinya meluncurkan program kesejahteraan untuk masyarakat. Buktinya saja, dana ratusan juta dikucurkan ke Dumai untuk membangun pasar ini. Dengan demikian, tentunya masyarakat akan semangat menumbuh kembangkan usahanya di pasar ini. Maka dari itu, saya harapkan masyarakat bisa memanfaatkan dengan baik bangunan baru pasar ini," harapnya.

Sedangkan Kepala Kantor Pelayanan Pasar Kota Dumai Suardi, berharap revitalisasi pasar di kelurahan Gurun Panjang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya meningkatkan perekonomian para pedagang sebagai salah satu upaya mempercepat pertumbuhan dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui sistem ekonomi kerakyatan di kelurahan Gurun Panjang.

Suardi juga menghimbau agar pengelola pasar menjaga kebersihan agar tidak ada lagi pasar tradisional yang kumuh dan jorok. Dengan adanya kepedulian kebersihan itu, akan memberikan rasa nyaman bagi pembeli yang datang ke pasar tradisional Tunas Harapan ini.

"Saya menghimbau kerpada seluruh pedagang agar dapat menjaga kebersihan dan bisa menata dagangannya dengan rapi dan menghilangkan kesan kumuh agar masyarakat senang berbelanja di pasar tradisional," harapnya.***(had)



loading...

Berita lainnya..........
- Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik
- OJK Gandeng MUI Riau Kembangkan Bwnk Syariah
- Terkait Samsat Online,
Bank Riau Kepri daan Bapenda Riau Kunjungi BJB

- Walikota Pekanbaru Sebut Masalah Pasar Kaget seperti Lingkaran Setan
- Pembangunan Pasar Pekanbaru Induk Macet, Pemko Bakal Tegur Investor
- Ada Diskon 28 Persen,
Pelanggan PLN Bengkalis Diimbau untuk Tambah Daya

- Triwulan Tiga 2017, PAD Parkir Tembus Angka Rp6,7 Miliar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.126.144
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com