Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 26 Mei 2016 15:40
KPU Terima Tembusan Surat PAW Fikri Wahyudi

Kamis, 26 Mei 2016 15:26
72 Pelanggaran Terjadi Sepanjang Operasi Penumbar di Duri dan Pinggir, Bengkalis

Kamis, 26 Mei 2016 15:21
Polsek Tambang, Kampar Tangkap Pelaku Pencabulan ABG

Kamis, 26 Mei 2016 15:03
Diduga Jadi Pintu Masuk Penyeludupan,
Polres Pelalawan Tingkatkan Pengamanan Perairan Teluk Meranti


Kamis, 26 Mei 2016 15:01
Dibalik Tertangkapnya Sang Germo,
Pelacur SCH hanya Dihargai Rp300 Ribu Sekali Kencan


Kamis, 26 Mei 2016 14:58
Perairan Teluk Meranti, Pelalawan Diduga Pintu Masuk Penyeludupan Barang

Kamis, 26 Mei 2016 14:53




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Juni 2013 16:19
KPID Riau EDP 5 Lembaga Penyiaran

Digelar evaluasi dengar pendapat atau EDP tajaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau. Peserta, lima lembaga penyiaran yang sedang berusaha melengkapi persyaratan.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau lakukan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) terhadap lima lembaga penyiaran di Riau.

“1 Radio komunitas, 1 radio swata, 1 televisi berlangganan dan 2 televisi teritorial yang mengarah ke digital,” kata Zainul Ikhwan, Ketua KPID Riau kepada riauterkinicom di salah satu hotel, Pekanbaru, Selasa (25/06/13).

EDP ini merupakan proses pertama sebelum lembaga penyiaran tersebut mendapatkan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kementriaan Komunikasi dan Informatika.

“Nanti ada rekomendasi dari KPID untuk Kememinfo. Biasanya, untuk pengeluaran IPP itu membutuhkan waktu dua bulan. EDP ini dilakukan selama dua bulan sekali,” ungkapnya.

Sampai bulan Juni ini, sudah 40 lembaga penyiaran yang sudah di EDP oleh KPID Riau. Namun, tidak semua lembagfa tersebut, mendapatkan IPP dari Kemenminfo.

“Kita juga serahkan IPP untuk 3 lembaga penyiaran, yakni Teleframe, SCTV Pekanbaru dan radio Hargia FM Bangkinang,” tegasnya.

Sementara itu, Masnur, Ketua Komisi A DPRD Riau yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut positif pelaksanaan EDP ini.

“Saat ini perkembangan lembaga penyiaran di Riau seperti jamur. Kita minta KPID Riau mengawasi seluruh lembaga penyiaran yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- 10 Hektar Hutan Kota di Rohul Jadi Taman Rekreasi Keluarga
- Dilalui Jalur SUTT, PLN Berikan Warga Kompensasi
- ‎Harga Bensin di Ruput Bengkalis Tembus Rp22,500 Seliter
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Turun
- Dilantik di Duri, Hasan Basri Komandoi MSI Riau
- Lima BUMD di Siak Diharapkan Optimalkan Capaian PAD
- Tekan Lonjakan Harga, Disperindag Riau Gelar OP Selama Ramadhan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.168.91
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com