Untitled Document
Senin, 9 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 30 Maret 2015 14:01
Serahkan LKPD, Plt Gubri Berharap Dapat WTP

Senin, 30 Maret 2015 13:55
Ikut Pilkada Rohil, Asri Auzar 'Lamar' Empat Parpol

Senin, 30 Maret 2015 13:31
Sejumlah PNS di Duri ke Mal Saat Jam Kerja

Senin, 30 Maret 2015 12:53
Datangai Kejati Riau, Keluarga Korban Pembunuhan Desak Kajari Rohil Dipecat

Senin, 30 Maret 2015 12:46
Alpa Tes Tulis Asessment, Pejabat Pemko Otomatis Gugur

Senin, 30 Maret 2015 12:06
Lembar Soal UN 2015 untuk 76 Sekolah di Rohul sudah Didistribusikan

Senin, 30 Maret 2015 12:01
Mengenal Tim Fire Fighter RAPP, "Pantang Pulang Sebelum Padam"



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Juni 2013 16:19
KPID Riau EDP 5 Lembaga Penyiaran

Digelar evaluasi dengar pendapat atau EDP tajaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau. Peserta, lima lembaga penyiaran yang sedang berusaha melengkapi persyaratan.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau lakukan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) terhadap lima lembaga penyiaran di Riau.

“1 Radio komunitas, 1 radio swata, 1 televisi berlangganan dan 2 televisi teritorial yang mengarah ke digital,” kata Zainul Ikhwan, Ketua KPID Riau kepada riauterkinicom di salah satu hotel, Pekanbaru, Selasa (25/06/13).

EDP ini merupakan proses pertama sebelum lembaga penyiaran tersebut mendapatkan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kementriaan Komunikasi dan Informatika.

“Nanti ada rekomendasi dari KPID untuk Kememinfo. Biasanya, untuk pengeluaran IPP itu membutuhkan waktu dua bulan. EDP ini dilakukan selama dua bulan sekali,” ungkapnya.

Sampai bulan Juni ini, sudah 40 lembaga penyiaran yang sudah di EDP oleh KPID Riau. Namun, tidak semua lembagfa tersebut, mendapatkan IPP dari Kemenminfo.

“Kita juga serahkan IPP untuk 3 lembaga penyiaran, yakni Teleframe, SCTV Pekanbaru dan radio Hargia FM Bangkinang,” tegasnya.

Sementara itu, Masnur, Ketua Komisi A DPRD Riau yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut positif pelaksanaan EDP ini.

“Saat ini perkembangan lembaga penyiaran di Riau seperti jamur. Kita minta KPID Riau mengawasi seluruh lembaga penyiaran yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Muncul Larangan, Omset Pedagang Pakaian Bekas Impor Menurun
- Kadin Prediksi APBD Riau 2015 Tak Terserap Efektif
- Produksi TBS Sawit Petani Rohul Mulai Naik, Harga Malah Turun
- Menteri Koperasi dan UKM Kagumi Batik Andalan RAPP
- Pekanbaru Tertinggi Penambahan Kendaraan Bermotor di Riau
- Besok, Menkop dan UKM Launching IUMK di Pelalawan
- Bupati Pelalawan Beri Penghargaan CSR Terbaik kepada RAPP


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.246.183
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com