Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 14 Pebruari 2016 21:59
Polsek Bangkinang Barat Amankan Dua Tersangka Pencuri Kerbau

Ahad, 14 Pebruari 2016 20:05
Setelah Kubah Rubuh,
Masjid Raya Al Munawwarah Rimba Melintang Rohil 'Disulap' Menjadi Megah


Ahad, 14 Pebruari 2016 19:58
Bupati Harris Hadiri Penutupan Suluk di Desa Rantau Baru Bawah

Ahad, 14 Pebruari 2016 19:54
Lelang 36 Restlemen Warga Terkena Abrasi Rimba Melintang, Rohil Dilanjutkan 2016

Ahad, 14 Pebruari 2016 19:48
Cabuli Murid SD,
Seorang Warga Bangko Pusako, Rohil Ditangkap Polisi


Ahad, 14 Pebruari 2016 19:36
Dewan Bantah Ada Intervensi Dalam Pembahasan APBD Riau

Ahad, 14 Pebruari 2016 19:32
Presiden PKS Lantik Pengurus PKS se-Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Juni 2013 16:19
KPID Riau EDP 5 Lembaga Penyiaran

Digelar evaluasi dengar pendapat atau EDP tajaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau. Peserta, lima lembaga penyiaran yang sedang berusaha melengkapi persyaratan.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau lakukan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) terhadap lima lembaga penyiaran di Riau.

“1 Radio komunitas, 1 radio swata, 1 televisi berlangganan dan 2 televisi teritorial yang mengarah ke digital,” kata Zainul Ikhwan, Ketua KPID Riau kepada riauterkinicom di salah satu hotel, Pekanbaru, Selasa (25/06/13).

EDP ini merupakan proses pertama sebelum lembaga penyiaran tersebut mendapatkan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kementriaan Komunikasi dan Informatika.

“Nanti ada rekomendasi dari KPID untuk Kememinfo. Biasanya, untuk pengeluaran IPP itu membutuhkan waktu dua bulan. EDP ini dilakukan selama dua bulan sekali,” ungkapnya.

Sampai bulan Juni ini, sudah 40 lembaga penyiaran yang sudah di EDP oleh KPID Riau. Namun, tidak semua lembagfa tersebut, mendapatkan IPP dari Kemenminfo.

“Kita juga serahkan IPP untuk 3 lembaga penyiaran, yakni Teleframe, SCTV Pekanbaru dan radio Hargia FM Bangkinang,” tegasnya.

Sementara itu, Masnur, Ketua Komisi A DPRD Riau yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut positif pelaksanaan EDP ini.

“Saat ini perkembangan lembaga penyiaran di Riau seperti jamur. Kita minta KPID Riau mengawasi seluruh lembaga penyiaran yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Berpengalaman dan Berkemampuan, Modal Utama Direktur atau Dirut PT PIR
- RAT Tahun Buku 2015,
Koperasi Sang Surya Umri Bukukan SHU Rp96 Juta

- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Naik Rp 111,31 Perkilogram
- Sinergi BI-Pemprov Riau, BSBI Gelar FGD
- 2015, Pertumbuhan Ekonomi Riau Naik 0,22 Persen
- BRK Gandeng LPPI untuk Tingkatkan Kompetensi
- Baru 2 Kabupaten/Kota Serahkan SPA Rastra 2016


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.120.114
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com