Untitled Document
Rabu, 15 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 16 April 2014 17:10
Hindari Data Terhapus dari Sistem,
Warga Rohul Diminta Tak Ubah Data Adminduk


Rabu, 16 April 2014 17:05
Perambahan Hutan Lindung,
Mantan Ketua DPRD Rohul Mangkir Dipanggil Polda


Rabu, 16 April 2014 16:52
Caleg PPP Rohul Bantah Lakukan Money Politic

Rabu, 16 April 2014 16:49
55 Peserta Ikuti Seleksi Pendamping dan Operator PKH Dinsos Bengkalis

Rabu, 16 April 2014 16:40
Sabtu Mendatang,
KPU Pelalawan Tetapkan Jadwal Pleno Hasil Pileg Tingkat Kabupaten


Rabu, 16 April 2014 16:31
Minta Panitia Bekerja Cepat,
Sekda Inhil Tinjau Lokasi MTQ ke-44 di Desa Benteng


Rabu, 16 April 2014 16:30
Dilantik Wagubri,
Dua Putri dan Saudara Ipar Gubri jadi Pejabat Pemprov Riau




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Juni 2013 16:19
KPID Riau EDP 5 Lembaga Penyiaran

Digelar evaluasi dengar pendapat atau EDP tajaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau. Peserta, lima lembaga penyiaran yang sedang berusaha melengkapi persyaratan.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau lakukan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) terhadap lima lembaga penyiaran di Riau.

“1 Radio komunitas, 1 radio swata, 1 televisi berlangganan dan 2 televisi teritorial yang mengarah ke digital,” kata Zainul Ikhwan, Ketua KPID Riau kepada riauterkinicom di salah satu hotel, Pekanbaru, Selasa (25/06/13).

EDP ini merupakan proses pertama sebelum lembaga penyiaran tersebut mendapatkan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kementriaan Komunikasi dan Informatika.

“Nanti ada rekomendasi dari KPID untuk Kememinfo. Biasanya, untuk pengeluaran IPP itu membutuhkan waktu dua bulan. EDP ini dilakukan selama dua bulan sekali,” ungkapnya.

Sampai bulan Juni ini, sudah 40 lembaga penyiaran yang sudah di EDP oleh KPID Riau. Namun, tidak semua lembagfa tersebut, mendapatkan IPP dari Kemenminfo.

“Kita juga serahkan IPP untuk 3 lembaga penyiaran, yakni Teleframe, SCTV Pekanbaru dan radio Hargia FM Bangkinang,” tegasnya.

Sementara itu, Masnur, Ketua Komisi A DPRD Riau yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut positif pelaksanaan EDP ini.

“Saat ini perkembangan lembaga penyiaran di Riau seperti jamur. Kita minta KPID Riau mengawasi seluruh lembaga penyiaran yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Triwulan I 2014,
Realisasi Investasi Riau Capai Rp7 Triliun

- Hanya Rp5 Ribu Sekilo, Petani Karet di Bengkalis Menjerit
- Harga Buah Sawit Kembali Turun, Disbun Riau Bakal Surati Kemendag
- Target Investasi 2014 Rp18 Triliun, BKPM Riau Keberatan
- DPPKP Merant Bantu 400 Kg Bibit Bawang untuk Sentral Sayur-mayur Tebingtinggi Barat
- RAPP -Tanoto Foundation Salurkan Beasiswa Ikatan Dinas 2014
- Industri Kehutanan Harus Perdayakan Ekonmi Masyarakat Sekitar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.204.67.26
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com