Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 Januari 2017 16:07
‎April, Pemprov Riau Gunakan Data Base Kepegawaian Berbasis IT

Selasa, 24 Januari 2017 16:04
Polsek Payung Sekaki, Pekanbaru Musnahkan 8 Ekstasi

Selasa, 24 Januari 2017 15:46
Cegah Anak Ngelem, Satpol PP Inhil Patroli di Titik-titik Rawan

Selasa, 24 Januari 2017 15:20
Tim Labfor Polri Selidiki Kebakaran SPBB Sungai Perak, Inil

Selasa, 24 Januari 2017 14:58
Aktifkan Paket XL Home Gratis Router Wi-Fi

Selasa, 24 Januari 2017 14:54
Warga Sungai Buluh, Inhil Tewas Over Dosis Obat Batuk

Selasa, 24 Januari 2017 14:40
DPRD Riau Uji Kelayakan 21 Calon Anggota KPID

Selasa, 24 Januari 2017 13:59
Pembangunan Underpass di Pekanbaru,
Dewan Minta Pemprov Riau Mengkaji Ulang


Selasa, 24 Januari 2017 13:54
Camat Putra Tempatan,
Warga Hulu Kuantan, Kuansing Mengaku Bersukur


Selasa, 24 Januari 2017 13:24
Wakil Bupati Kuansing Lantik 270 Pejabat Esleon III dan IV



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Juni 2013 16:19
KPID Riau EDP 5 Lembaga Penyiaran

Digelar evaluasi dengar pendapat atau EDP tajaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau. Peserta, lima lembaga penyiaran yang sedang berusaha melengkapi persyaratan.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau lakukan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) terhadap lima lembaga penyiaran di Riau.

“1 Radio komunitas, 1 radio swata, 1 televisi berlangganan dan 2 televisi teritorial yang mengarah ke digital,” kata Zainul Ikhwan, Ketua KPID Riau kepada riauterkinicom di salah satu hotel, Pekanbaru, Selasa (25/06/13).

EDP ini merupakan proses pertama sebelum lembaga penyiaran tersebut mendapatkan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kementriaan Komunikasi dan Informatika.

“Nanti ada rekomendasi dari KPID untuk Kememinfo. Biasanya, untuk pengeluaran IPP itu membutuhkan waktu dua bulan. EDP ini dilakukan selama dua bulan sekali,” ungkapnya.

Sampai bulan Juni ini, sudah 40 lembaga penyiaran yang sudah di EDP oleh KPID Riau. Namun, tidak semua lembagfa tersebut, mendapatkan IPP dari Kemenminfo.

“Kita juga serahkan IPP untuk 3 lembaga penyiaran, yakni Teleframe, SCTV Pekanbaru dan radio Hargia FM Bangkinang,” tegasnya.

Sementara itu, Masnur, Ketua Komisi A DPRD Riau yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut positif pelaksanaan EDP ini.

“Saat ini perkembangan lembaga penyiaran di Riau seperti jamur. Kita minta KPID Riau mengawasi seluruh lembaga penyiaran yang ada,” tutupnya. ***(ary)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sekda Sebut Pengelolaan BUMD Riau Masih Buruk
- Harga Cabe di Pekanbaru Mulai Turun
- Cabut Subsidi 40.398 Pelanggan Listrik di Rohul, Ini Alasan PLN
- Aksi Damai, Porter Bandara SSK II Protes Jam Kerja dan Tuntut BPJS
- Razia TKA Asal China,
Kadisnaker Riau: Boleh Kerja Asal Ada Ijin Kerja

- Gandeng Wilmar,
Disnakertrans Dumai Taja Trening Operator Alat Angkat Angkut

- Telan Anggaran Rp140 Miliar, 2017 Unit RLH Dibangun Tahun Ini


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.205.153.63
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com