Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 1 September 2015 17:03
Kabut Asap di Inhil Mulai Bahayakan Lalu Lintas Kapal di Laut

Selasa, 1 September 2015 17:00
‎Patuhi Aturan, Pemkab Bengkalis Tunda Penyaluran Dana Hibah ke Rumah ibadah

Selasa, 1 September 2015 16:51
Gelar Demo, Massa BEM UIN Rusak Pintu Masuk Ruang Paripurna DPRD Riau

Selasa, 1 September 2015 16:45
Masuki Masa Sidang ke-3, DPRD Rohil Akan Melaksanakan Fungsi Konstitusionalnya

Selasa, 1 September 2015 16:39
Banyak Pejabat Bersaudara 'Kumpul' dalam Satu Instasnsi di Pemprov Riau

Selasa, 1 September 2015 16:35
Pj Bupati Bengkalis Intruksikan Disnak Pantau Hewan Kurban

Selasa, 1 September 2015 16:34
Mendagri Sudah Restui Mutasi Esselon III dan IVPemprov Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Juni 2013 16:19
KPID Riau EDP 5 Lembaga Penyiaran

Digelar evaluasi dengar pendapat atau EDP tajaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau. Peserta, lima lembaga penyiaran yang sedang berusaha melengkapi persyaratan.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau lakukan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) terhadap lima lembaga penyiaran di Riau.

“1 Radio komunitas, 1 radio swata, 1 televisi berlangganan dan 2 televisi teritorial yang mengarah ke digital,” kata Zainul Ikhwan, Ketua KPID Riau kepada riauterkinicom di salah satu hotel, Pekanbaru, Selasa (25/06/13).

EDP ini merupakan proses pertama sebelum lembaga penyiaran tersebut mendapatkan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kementriaan Komunikasi dan Informatika.

“Nanti ada rekomendasi dari KPID untuk Kememinfo. Biasanya, untuk pengeluaran IPP itu membutuhkan waktu dua bulan. EDP ini dilakukan selama dua bulan sekali,” ungkapnya.

Sampai bulan Juni ini, sudah 40 lembaga penyiaran yang sudah di EDP oleh KPID Riau. Namun, tidak semua lembagfa tersebut, mendapatkan IPP dari Kemenminfo.

“Kita juga serahkan IPP untuk 3 lembaga penyiaran, yakni Teleframe, SCTV Pekanbaru dan radio Hargia FM Bangkinang,” tegasnya.

Sementara itu, Masnur, Ketua Komisi A DPRD Riau yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut positif pelaksanaan EDP ini.

“Saat ini perkembangan lembaga penyiaran di Riau seperti jamur. Kita minta KPID Riau mengawasi seluruh lembaga penyiaran yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Kabut Asap Kian Pekat, Sekolah di Pelalawan Libur Tiga Hari
- Investor Properti Dalam Negeri Tanamkan Rp2,48 Triliun di Pekanbaru
- Meriahkan HUT ke 70 RI,
Bank Riau Kepri Kantor Cabang Airmolek Panjat Pinang Bersama Masyarakat

- Rupiah Mengguatirkan,
BI : Tak Akan Sama dengan Krisis 1998 Lalu

- Cari Solusi Masalah Naker, Forkompimda Bengkalis Duduk Bersama Buruh
- Nilai Tukar Melemah, Harga Barang Impor Naik 30 Persen
- Dolar Tembus Rp 14.067,
Home Industri Tempe Keluhkan Harga Kedelai



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.44.227
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com