Untitled Document
Jumat, 10 Sya'ban 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 29 Mei 2015 13:03
Lagi Nginap di Kos Teman,
Tersangka Curanmor Digerebek Buser Polresta Pekanbaru


Jum’at, 29 Mei 2015 12:57
Sambut Ramadhan, Disperindag- ‎Pasar Modern Saling Kerja Sama

Jum’at, 29 Mei 2015 12:53
Tak Ada 3 Syarat ini, PPP dan Golkar Gagal Ikut Pilkada Serentak

Jum’at, 29 Mei 2015 12:51
Kombes Pol Joko Hartanto, Waka Polda Riau yang Baru

Jum’at, 29 Mei 2015 12:38
Dewan Minta Pemkab Inhil Kedepankan Program Pro Rakyat

Jum’at, 29 Mei 2015 12:17
Sopir dan Kenek Belum Ditemukan,
Diduga Rem Blong, Truk Fuso Terjun kewaduk PLTA Koto Panjang, Kampar


Jum’at, 29 Mei 2015 12:11
‎Pasca Penetapan Tersangka, Guntur Belum Ada Masuk Kerja



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Juni 2013 16:19
KPID Riau EDP 5 Lembaga Penyiaran

Digelar evaluasi dengar pendapat atau EDP tajaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau. Peserta, lima lembaga penyiaran yang sedang berusaha melengkapi persyaratan.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau lakukan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) terhadap lima lembaga penyiaran di Riau.

“1 Radio komunitas, 1 radio swata, 1 televisi berlangganan dan 2 televisi teritorial yang mengarah ke digital,” kata Zainul Ikhwan, Ketua KPID Riau kepada riauterkinicom di salah satu hotel, Pekanbaru, Selasa (25/06/13).

EDP ini merupakan proses pertama sebelum lembaga penyiaran tersebut mendapatkan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kementriaan Komunikasi dan Informatika.

“Nanti ada rekomendasi dari KPID untuk Kememinfo. Biasanya, untuk pengeluaran IPP itu membutuhkan waktu dua bulan. EDP ini dilakukan selama dua bulan sekali,” ungkapnya.

Sampai bulan Juni ini, sudah 40 lembaga penyiaran yang sudah di EDP oleh KPID Riau. Namun, tidak semua lembagfa tersebut, mendapatkan IPP dari Kemenminfo.

“Kita juga serahkan IPP untuk 3 lembaga penyiaran, yakni Teleframe, SCTV Pekanbaru dan radio Hargia FM Bangkinang,” tegasnya.

Sementara itu, Masnur, Ketua Komisi A DPRD Riau yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut positif pelaksanaan EDP ini.

“Saat ini perkembangan lembaga penyiaran di Riau seperti jamur. Kita minta KPID Riau mengawasi seluruh lembaga penyiaran yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sambut Ramadhan, Disperindag- ‎Pasar Modern Saling Kerja Sama
- Disperindag Dumai Gelar OP LPG 3 Kg Sebanyak 6.160 Tabung
- Disnaker Dumai Kirim 11 Perusahaan Lomba Zero Accident
- Beras Plastik Tak Ditemukan Beredar di Kuansing
- Minimalisir Angka Pengangguran, Disnaker Pekanbaru Gelar Job Expo
- Stabilkan Harga,
Disperindag Pekanbaru Siapkan Operasi Pasar Tabung Gas 3 Kg

- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Naik


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.89.6.219
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com