Untitled Document
Senin, 15 Rajab 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 4 Mei 2015 13:10
Wabup Hafith Kembalikan Berkas Formulir ke PDI Perjuangan Rohul

Senin, 4 Mei 2015 13:04
Digelar Sertijab Pejabat Pemko Pekanbaru Hasil Asessment

Senin, 4 Mei 2015 13:02
Diberi Penghargaan Pers, Bupati Kuansing Berharap Media Terus Bersinergi Majukan Negeri

Senin, 4 Mei 2015 12:04
Diduga Terkait ‘Penyusup Mario’,
Giliran Kadiv Keamanan Bandara SSK II Dimutasi


Senin, 4 Mei 2015 12:02
Plt Gubri Hadiri Rakor Persiapan Pilkada Serentak Desember 2015

Senin, 4 Mei 2015 11:51
Tiga Maling Spesialis Rumah Kosong di Pekanbaru Diringkus

Senin, 4 Mei 2015 11:38
Coffee Morning, Danrem 031/WB Ajak Wartawan Dukung Swasembada Pangan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Juni 2013 16:19
KPID Riau EDP 5 Lembaga Penyiaran

Digelar evaluasi dengar pendapat atau EDP tajaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau. Peserta, lima lembaga penyiaran yang sedang berusaha melengkapi persyaratan.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau lakukan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) terhadap lima lembaga penyiaran di Riau.

“1 Radio komunitas, 1 radio swata, 1 televisi berlangganan dan 2 televisi teritorial yang mengarah ke digital,” kata Zainul Ikhwan, Ketua KPID Riau kepada riauterkinicom di salah satu hotel, Pekanbaru, Selasa (25/06/13).

EDP ini merupakan proses pertama sebelum lembaga penyiaran tersebut mendapatkan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kementriaan Komunikasi dan Informatika.

“Nanti ada rekomendasi dari KPID untuk Kememinfo. Biasanya, untuk pengeluaran IPP itu membutuhkan waktu dua bulan. EDP ini dilakukan selama dua bulan sekali,” ungkapnya.

Sampai bulan Juni ini, sudah 40 lembaga penyiaran yang sudah di EDP oleh KPID Riau. Namun, tidak semua lembagfa tersebut, mendapatkan IPP dari Kemenminfo.

“Kita juga serahkan IPP untuk 3 lembaga penyiaran, yakni Teleframe, SCTV Pekanbaru dan radio Hargia FM Bangkinang,” tegasnya.

Sementara itu, Masnur, Ketua Komisi A DPRD Riau yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut positif pelaksanaan EDP ini.

“Saat ini perkembangan lembaga penyiaran di Riau seperti jamur. Kita minta KPID Riau mengawasi seluruh lembaga penyiaran yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bank Riau Kepri Ikuti Porseni BPDSI XI di Yogyakarta
- PT PLN Rohul Pasang Kapasitor 180 Volt di Desa BIM
- Dinilai Pesanan Asing, PP Gambut Tak Pikirkan 220 Ribu Pekerja
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Naik Rp 9,63 perkilogram
- Plt Gubri Dampingi Wapres Ikuti IMT-GT di Malaysia
- Ekonomi Keluarga Nelayan di Rohil Cukup Sejahtera
- Bila Pasar Cik Puan Dikelola Pihak Ketiga
Catatan Khusus Pimpinan DPRD Riau kepada Pemerintah



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.73.81.214
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com