Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Mei 2018 20:58
Tolak HGU PT TSUM,
Gemmpar Berencana Audiensi dengan Bupati dan Pimpinan DPRD Pelalawan


Rabu, 23 Mei 2018 20:53
Cagubri Lukman Edy: Bibit Radikalisme Tumbuh karena Adanya Pembiaraan

Rabu, 23 Mei 2018 19:33
Safari ke Bengkalis,
Danrem 031/Wirabima Imbau Masyarakat Aktifkan Siskamling untuk Cegah Teroris


Rabu, 23 Mei 2018 19:28
Buka Akses Jalan Lintas Bono Teluk Meranti,
Warga: Dihati Kami Cuma Andi Rachman Jadi Pilihan


Rabu, 23 Mei 2018 19:22
Ini Program Kesehatan Unggul yang Ditawarkan DR.Firdaus-Rusli Effendi

Rabu, 23 Mei 2018 19:13
Peningkatan Jalan Penghubung Tiga Desa,
Kadis PU Tarukim Siak Minta PT Musi Mas Komit Laksanakan MoU


Rabu, 23 Mei 2018 17:15
RAPP Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Pelalawan

Rabu, 23 Mei 2018 17:11
Wardan Targetkan Terhubungnya Akses Jalan Antar Kecamatan di Inhil

Rabu, 23 Mei 2018 16:53
Sebuah Rumah di Sebauk, Bengkalis Ludes Terbakar

Rabu, 23 Mei 2018 16:48
Klarifikasi LBH PAHAM Cabang Riau, Oknum Pengacaranya Tilap Uang Terpidana Kasus Narkoba

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 31 Mei 2013 14:16
Juni, Pabrik Biodiesel Wilmar Beroperasi di Dumai

Kelompok industri Wilamar memperbesar kapasitas bisnis. Dijadwalkan dalam Juni ini meresmikan pabrik biodiesel di Dumai.

Riauterkini-DUMAI- Perusahaan PT. Wilmar Bioenergi Indonesia (WBI) bulan Juni 2013 akan melakukan pengoprasian pabrik biodiesel baru. Dengan beroperasinya pabrik baru, maka perusahaan ini akan mampu memproduksi biodiesel sebanyak 7.000 ton per hari, naik 16,6% dibanding sebelumnya yang mencapai 6.000 ton per hari.

General Manager Wilmar Group di Dumai, Tanmin, mengatakan, pabrik baru milik Wilmar memiliki kapasitas 1.000 ton per hari. Pabrik yang berlokasi di Dumai itu saat ini sudah masuk tahap commissioning. Untuk membangun pabrik itu, Wilmar setidaknya mengeluarkan investasi sebesar Rp 200 miliar.

"Pabrik biodiesel dibangun dengan jangka waktu sekitar satu tahun. Dengan satu pabrik baru di Dumai, Wilmar saat ini memiliki tujuh pabrik biodiesel yang tersebar di Dumai dan Jawa Timur. Di Dumai sendiri, Wilmar mengelola kawasan industri seluas 55 hektare (ha)," katanya.

Untuk Dumai sendiri, kata dia, pabrik biodiesel Wilmar sebanyak tiga unit dengan total produksi mencapai 3.000 ton per hari. Sedangkan di Gresik, Jawa Timur, ada empat unit pabrik pengolahan minyak sawit menjadi biodiesel dengan kapasitas sebanyak 4.000 ton per hari.

Tanmin mengaku, penambahan pabrik baru perlu dilakukan karena kapasitas produksi biodiesel di pabrik Dumai sudah penuh. Tidak hanya di Dumai, full capacity juga dirasakan oleh empat pabrik biodiesel milik Wilmar yang ada di Gresik.

"Sudah penuh, jadi tidak bisa ada tambahan lagi. Oleh karena itu, setelah mengoperasikan pabrik di Dumai, perusahaan ini juga berencana membangun pabrik biodiesel baru di Gresik, Jawa Timur," ungkapnya.

Dikatakan dia, biodiesel diproduksi dari bahan baku minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). CPO dihasilkan dari kebun yang dikelola Wilmar baik perkebunan inti maupun plasma. Wilmar juga banyak membeli CPO dari pihak ketiga alias perusahaan perkebunan swasta lain.

Wilmar Grup adalah produsen CPO terbesar kedua di Indonesia. Hingga akhir 2012 total lahan perkebunan sawit Wilmar mencapai 300.000 ha. Dari luasan itu, lahan tertanam sebesar 230.000 ha dengan luas kebun inti 150.000 ha dan kebun plasma 80.000 ha.

Wilmar mampu memproduksi tandan buah segar (TBS) sawit sebanyak 2 juta ton dan CPO 1,5 juta ton per tahun. Untuk produk biodiesel, sebanyak 70% dipasarkan ke luar negeri seperti Amerika Serikat, Eropa dan Australia.***(had)

Loading...


Berita lainnya..........
- Tolak HGU PT TSUM,
Gemmpar Berencana Audiensi dengan Bupati dan Pimpinan DPRD Pelalawan

- Peningkatan Jalan Penghubung Tiga Desa,
Kadis PU Tarukim Siak Minta PT Musi Mas Komit Laksanakan MoU

- Ramadhan dan Sambut Idul Fitri,
Pemkab Bengkalis Rencanakan Tambah Armada Roro dan Terbitkan Maklumat

- Angka Rasionalisasi Anggaran Berkisar Rp1,2 sampai Rp17 Triliun Belum Dipastikan
- Penukaran Uang, BI Siapkan Rp4,7 Triliun
- BP POM Riau Sebut Makanan dan Minuman di Bangkinang Aman dari Bahan Berbahaya
- Dewan: Pasar Ramadan Jangan Ganggu Aktivitas Lalin
- BPKAD Tunggu Juknis Gaji ke-14 ASN dan Anggota DPRD
- Dinasker Riau Bersiap Buka Posko Pengaduan THR
- PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga
- Bank Riau Kepri Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
- 5 Kabupaten di Riau Terima Ribuan Paket Gizi dari PT RAPP
- Triwulan I 2018, Pupuk Jadi Komoditi Impor Riau Terbesar
- Selama Bulan Suci Ramadhan, Jam Pelayanan di Kantor Samsat Rohul tidak Berubah
- Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H/2018 M,
PLN Bengkalis Kerahkan 'Pasus' Minimalisir Gangguan dan Pemadaman

- Sediakan Makanan Khas Rohul,
88 Lapak Pasar Ramadhan di Kelurahan Pasirpangaraian‎ Terisi Penuh

- Tanam Bibit Padi Sidenuk di Kampar, Kemenristekdikti Patok Target 12 Ton Sehektar
- PT Tasmapuja Bangunkan Gedung PDTA Warga Pinatan, Desa Kampar
- Kong Djie Coffee & Resto Siap jadi Pilihan Wista Kuliner di Pekanbaru
- Harga TBS di Riau Naik Sepekan ke Depan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com