Untitled Document
Rabu, 3 Safar 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 26 Nopember 2014 12:15
Pejabat Riau Mulai Bersiap Sambut Presiden RI Joko Widodo

Rabu, 26 Nopember 2014 12:01
Tingkatkan Kemampuan Administrasi,
BPPMKB Taja Pelatihan Pengurus PKK se-Pekanbaru


Rabu, 26 Nopember 2014 09:56
Plt Sekda Rohil Himbau Masyarakat tak Mudah Mengaku Miskin

Rabu, 26 Nopember 2014 08:47
Tiba Pukul 11.30 WIB, Berikut ini Agenda Presiden Jokowi di Riau

Rabu, 26 Nopember 2014 08:46
ABM Desak DPRD Tolak LPj Bupati Bengkalis 2014 dan Bentuk Pansus BLJ

Selasa, 25 Nopember 2014 22:03
DPRD Dumai Gelar Sosialisasi Fungsi dan Kewenangan

Selasa, 25 Nopember 2014 22:03
Januari-Oktober Renggut 6 Nyawa,
Diskes Klaim DBD di Bengkalis Turun




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2013 09:08
IKMPI Kunjungi PT RAPP, Diskusi dan Melihat Pengolahan Limbah

PT RAPP mendapat kunjungan sejumlah aktivis IKMPI. Selain berdiskusi, pertemuan juga diisi dengan melihat langsung proses pengolahan limbah.

IKMPI Kunjungi RAPP Melihat Proses Produksi Hingga Pengelolaan Lingkungan PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menerima kunjungan silaturahmi dari Ikatan Keluarga Mahasiswa Pelalawan Indonesia (IKMPI), yang merupakan wadah berkumpul seluruh organisasi kemahasiswaan yang ada di seluruh Indonesia, di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Jumat (10/5). Dalam kesempatan tersebut, para pengurus dan anggota IKMPI diajak untuk mengunjungi RGE Technology Center (RTC) untuk melihat berbagai produk yang dihasilkan oleh RAPP serta mengetahui proses produksi secara garis besar.

Selain mengunjungi RTC, para mahasiswa tersebut juga diberikan penjelasan guna mengetahui lebih detail terkait proses pengolahan limbah, ketenagakerjaan dan komitmen sosial perusahaan untuk masyarakat disekitar operasional perusahaan serta hal lain yang dianggap penting untuk diketahui.

Pada diskusi yang berlangsung di Hotel Unigraha, Pangkalan Kerinci tersebut, hadir Sekretaris Jenderal IKMPI Bukhari, Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Pelalawan Bersatu (IPMPB) Wan Ali beserta anggota lainnya. Tampak juga hadir manajemen RAPP dalam diskusi tersebut, diantaranya Wakil Direktur RAPP, Rudy Tianda dan jajaran manajemen lainnya beserta staf.

Dalam diskusi tersebut, RAPP memaparkan berbagai hal diantaranya, pengelolaan hutan secara lestari, pengelolaan instalasi pengolahan limbah (IPAL), proses produksi yang terintegrasi, serta berbagai sertifikat yang diterima oleh RAPP baik dari dalam negeri maupun sertifikat yang diakui secara internasional.

Wan Jakh, SHR Manager RAPP wilayah Pelalawan menjelaskan, bahwa kunjungan tersebut merupakan undangan dari perusahaan kepada mahasiswa guna menjelaskan mengenai operasional perusahaan kepada mahasiswa. Sebagai bagian dari respon terhadap aksi yang dilakukan oleh IKMPI beberapa waktu lalu. ”Kunjungan ini guna menjelaskan apa yang ingin diketahui oleh adik-adik dari IKMPI,” ujarnya.

Dari paparan yang disampaikan oleh Environmental Compliance Supervisor, Environment Department, Jailani, bahwa RAPP dalam operasinya menggunakan tekhnologi kraft dimana tekhnologi ini memungkinkan sisa produksi dimanfaatkan kembali, sehingga mengurangi volume limbah hasil produksi.

“Pabrik RAPP didesain secara terintegrasi, sehingga lebih efisien dan lebih ramah lingkungan. Kami merupakan perusahaan pulp dan kertas yang tidak menggunakan Chlorine (Klorin, red) yang termasuk Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun),” ujarnya. Ditambahkannya, dibandingkan dengan pabrik-pabrik lain, pabrik pulp merupakan pabrik dengan energi rumah kaca yang paling rendah, karena limbah yang dihasilkan mampu dipergunakan kembali, sehingga tidak terbuang percuma.

Sebagai bentuk pengakuan terhadap operasional RAPP yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, saat ini RAPP telah mendapatkan sertifikat seperti ISO 9002 bidang mutu/kualitas, ISO 14001 untuk bidang lingkungan, ISO 18001 untuk bidang keselamatan tenaga kerja. Selain itu RAPP juga mendapatkan peringkat Biru pada sertifikat PROPER, serta sertifikat Eco-Label paper product sebagai pabrik dengan produk yang ramah lingkungan. ***(rls)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Harga TBS Sawit Pekan Ini Turun
- Dilarang Berkegiatan di Hotel, Bisnis Perhotelan Jadi Lesu
- Pasca Kenaikan BBM,
Tarif Penyeberangan Airputih-Pakning, Bengkalis Naik 23 Persen

- Gulat Rekontruksi, Annas Maamun Bobo Siang di SPN
- Hari ini, Tarif Angkutan kota di Pekanbaru Resmi Naik
- OJK: Kandidat Pengurus BRK Wajib Fit and Proper Test
- Kembangkan UMKM di Pekanbaru,
Dinas Koperasi Jalin MoU dengan Kemitraan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.73.104.82
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com