Untitled Document
Kamis, 2 Zulqaidah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 28 Agustus 2014 12:04
Delapan Lapak Liar Batu Enam Dibongkar Paksa Satpol PP Rohil

Kamis, 28 Agustus 2014 12:02
Dua Bulan lagi, SPBU Perdana di Meranti Beroperasi

Kamis, 28 Agustus 2014 11:06
Tersangka Korupsi Lahan Bhakti Praja,
Wabup Pelalawan Jalani Proses Tahap II di Kejati


Kamis, 28 Agustus 2014 10:40
Polres Meranti Bekuk Dua Maling Komplotan 'Anak Hantu'

Kamis, 28 Agustus 2014 10:33
Wako Firdaus Pimpin Peringatan Hari Anak Nasional 2014

Kamis, 28 Agustus 2014 10:31
Pasca Razia, Kedai Kopi Bagansiapiapi Sepi dari PNS

Kamis, 28 Agustus 2014 10:10
Dua Pejabat Eselon II Pemkab Kuansing 'Tukar Guling'



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2013 09:08
IKMPI Kunjungi PT RAPP, Diskusi dan Melihat Pengolahan Limbah

PT RAPP mendapat kunjungan sejumlah aktivis IKMPI. Selain berdiskusi, pertemuan juga diisi dengan melihat langsung proses pengolahan limbah.

IKMPI Kunjungi RAPP Melihat Proses Produksi Hingga Pengelolaan Lingkungan PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menerima kunjungan silaturahmi dari Ikatan Keluarga Mahasiswa Pelalawan Indonesia (IKMPI), yang merupakan wadah berkumpul seluruh organisasi kemahasiswaan yang ada di seluruh Indonesia, di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Jumat (10/5). Dalam kesempatan tersebut, para pengurus dan anggota IKMPI diajak untuk mengunjungi RGE Technology Center (RTC) untuk melihat berbagai produk yang dihasilkan oleh RAPP serta mengetahui proses produksi secara garis besar.

Selain mengunjungi RTC, para mahasiswa tersebut juga diberikan penjelasan guna mengetahui lebih detail terkait proses pengolahan limbah, ketenagakerjaan dan komitmen sosial perusahaan untuk masyarakat disekitar operasional perusahaan serta hal lain yang dianggap penting untuk diketahui.

Pada diskusi yang berlangsung di Hotel Unigraha, Pangkalan Kerinci tersebut, hadir Sekretaris Jenderal IKMPI Bukhari, Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Pelalawan Bersatu (IPMPB) Wan Ali beserta anggota lainnya. Tampak juga hadir manajemen RAPP dalam diskusi tersebut, diantaranya Wakil Direktur RAPP, Rudy Tianda dan jajaran manajemen lainnya beserta staf.

Dalam diskusi tersebut, RAPP memaparkan berbagai hal diantaranya, pengelolaan hutan secara lestari, pengelolaan instalasi pengolahan limbah (IPAL), proses produksi yang terintegrasi, serta berbagai sertifikat yang diterima oleh RAPP baik dari dalam negeri maupun sertifikat yang diakui secara internasional.

Wan Jakh, SHR Manager RAPP wilayah Pelalawan menjelaskan, bahwa kunjungan tersebut merupakan undangan dari perusahaan kepada mahasiswa guna menjelaskan mengenai operasional perusahaan kepada mahasiswa. Sebagai bagian dari respon terhadap aksi yang dilakukan oleh IKMPI beberapa waktu lalu. ”Kunjungan ini guna menjelaskan apa yang ingin diketahui oleh adik-adik dari IKMPI,” ujarnya.

Dari paparan yang disampaikan oleh Environmental Compliance Supervisor, Environment Department, Jailani, bahwa RAPP dalam operasinya menggunakan tekhnologi kraft dimana tekhnologi ini memungkinkan sisa produksi dimanfaatkan kembali, sehingga mengurangi volume limbah hasil produksi.

“Pabrik RAPP didesain secara terintegrasi, sehingga lebih efisien dan lebih ramah lingkungan. Kami merupakan perusahaan pulp dan kertas yang tidak menggunakan Chlorine (Klorin, red) yang termasuk Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun),” ujarnya. Ditambahkannya, dibandingkan dengan pabrik-pabrik lain, pabrik pulp merupakan pabrik dengan energi rumah kaca yang paling rendah, karena limbah yang dihasilkan mampu dipergunakan kembali, sehingga tidak terbuang percuma.

Sebagai bentuk pengakuan terhadap operasional RAPP yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, saat ini RAPP telah mendapatkan sertifikat seperti ISO 9002 bidang mutu/kualitas, ISO 14001 untuk bidang lingkungan, ISO 18001 untuk bidang keselamatan tenaga kerja. Selain itu RAPP juga mendapatkan peringkat Biru pada sertifikat PROPER, serta sertifikat Eco-Label paper product sebagai pabrik dengan produk yang ramah lingkungan. ***(rls)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Dua Bulan lagi, SPBU Perdana di Meranti Beroperasi
- Semester I 2014,
Realisasi Kredit Perbankan Riau Tumbuh 8,85 Persen

- Temuan Lapangan,
Disperindag Pekanbaru Tegur Ritel Jual Minuman Beralkohol

- Wadansat Brimob Riau Naik Jabatan
- Triwulan II 2014, BPMPPT Meranti Keluarkan 1.110 Izin
- Antrean Panjang BBM Terjadi di SPBU Pasirpangaraian
- Harga Bensin Eceran di Kuansing Tembus Rp15 Ribu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.119.167
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com