Untitled Document
Ahad, 30 Muharram 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 23 Nopember 2014 09:32
Antrian Sampai 12 Jam,
Warga ke Sumbar Disarankan Lewat Jalur Alternatif via Kuansing


Ahad, 23 Nopember 2014 06:38
Warga Bagansiapiapi Tewas tak Wajar di Panipahan

Ahad, 23 Nopember 2014 06:34
Puluhan Anak Bengkalis Bermasalah Dibekali Penyuluhan Bahaya HIV/AIDS

Sabtu, 22 Nopember 2014 19:31
Presiden Jokowi akan Blusukan ke Pasar Bawah Pekan Depan

Sabtu, 22 Nopember 2014 17:45
Pemkab Rohul Bakal Relokasi Korban Langganan Banjir di Bonai

Sabtu, 22 Nopember 2014 17:42
Interfood Indonesia 2014 di Jakarta, Meranti Sabet Unique Stand Award

Sabtu, 22 Nopember 2014 17:31
Ada Rencana Presiden Jokowi ke Meranti Pekan Depan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 29 April 2013 17:47
Bupati Kampar Minta Realisasi Kerjasama KKMM-Bukopin Dipercepat

Realisasi kerjasama KKMM dengan Bukopin diminta Bupati Jefry Noer dipercepat. Mengingat, programnya diyakini mempu mengurangi keluarga miskin di Kampar.

Riauterkini-BANGKINANG- Bupati Kampar Jefri Noer tegaskan agar Zero kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh mesti terwujud pada akhir 2014. Hal tersebut ditekankan saat memimpin rapat bersama beberapa Kepala Dinas dan Badan di lingkungan Pemda Kampar bertempat di ruang rapat kantor Bupati Senen (29/4/13)

‘’ Zero kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh mesti terwujud pada akhir 2014 dan kalau masih ditemui masyarakat miskin dan penganggur pada tahun 2014 akhir itu adalah tandanya masyarakat Kampar yang pemalas,’’tegasnya.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Badan pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan pangan Aliman Makmur, Kepala Dinas Koperasi dan UKM J alinus Mohd, Kadis Pertanian dan Peternakan .H.Cokroaminoto, Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Pasar H. Khairullah Chan,Kadis Perkebunan Asril Astaman, Kadis Perikanan Usman Amin, Kabag Adm Perekonomian Sudiarto yang diikuti juga Bank Bukopin dan Bank BPR Sari Madu.

Kepada Kepala Dinas dan Badan terkait, Jefry meminta harus proaktif, dipantau dan di evaluasi perkembangan kemajuan alumni P4S dan agar semua Desa di Kampar sudah mendapat perwakilan masyarakatnya yang mengikuti pelatihan P4S (Pusat pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya ) Karya nyata Kubang Jaya, apalagi bagi Desa yang penduduknya padat dapat diikutkan satu orang perwakilan setiap bulannya.

‘’ Begitu juga dalam hal modal harus dipantau sejauh mana kredit berjalan bagi alumni P4S apakah banyak yang macet dan bagi yang berhasil untuk diarahkan kepada perbankan begitu juga bagi petani yang belum mendapat pinjaman modal usaha,’’ungkapnya.

Jefry juga menghimbau kepada Dinas terkait untuk melakukan pembinaan terhadap perkembangan Koperasi Kampar Mitra Mandiri (KKMM) yang baru saja di louncing dan diresmikan oleh Menteri Koperasi beberapa waktu lalu, agar dengan pengawasan dan pendamping langsung dalam menjalankan dan mengembangkan KKMM sehingga dapat maju dan berkembang.

Dikatakanya, dana dari Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB ) dari Kementrian Koperasi agar dapat digunakan untuk pinjaman koperasi Kampar Mitra Mandiri (KKMM),’’ Sehingga kedepan koperasi yang mendapat pinjaman dapat mempergunakan dana tersebut untuk Waserda yang ada di koperasi tersebut seperti dapat dipergunakan untuk penyediaan kebutuhan pertanian, untuk pemenuhan kebutuhan sandang dan kebutuhan pokok masyarakat serta bagi masyarakat petani khususnya alumni P4S yang telah berhasil dapat juga memperoleh pinjaman melalui Bank Bukopin,’’tutunya.

Disisi lain Jefry Noer juga menyinggung soal system pelatihan yang akan diterapkan oleh Bank Bukopin dalam rangka untuk menyiapkan tenaga siap pakai untuk pengelolaan serta untuk menjalankan KKMM di Kampar agar selama peserta diberi pelatihan jangan diberi uang gaji ,’’ Akan tetapi cukup dengan uang transport saja karena orang yang mau bekerja saja sanggup membayar uang agar dapat diterima kerja, ini kan istimewa sebab mereka diberi pelatihan dahulu setelah itu akan dijadikan karyawan/pengurus KKMM yang akan mendapat insentif,’’ungkapnya.

Untuk itu Jefry berpesan kepada pihak Bank Bukopin agar benar-benar selektif dalam menerima peserta pelatihan tersebut,’’ Kalau memang ada yang belum layak jangan diluluskan agar kedepan pengurus KKMM betul-betul menjadi tenaga yang handal dan siap bekerja,’’tuturnya.

‘’ Begitu juga untuk masalah teknologi dan jaringan telekomunikasi internet agar terkoneksi secara baik dan selalu online antara KKMM dengan Bank Bukopin, dan untuk pembiayaan awal kita berharap pihak Bank Bukopin dapat mengatasi terlebih dahulu dan berapa jumlahnya kemudian baru nanti diselesaikan oleh pihak KKMM dengan system kredit akan tetapi bagi KKMM yang mampu tentu saja kita harapkan menyelesaikan pembiayaannya secara tunai,’’terangnya.(man)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Interfood Indonesia 2014 di Jakarta, Meranti Sabet Unique Stand Award
- Bank Riau Kepri Peduli,
Bantu Korban Banjir Desa Bandar Padang, Inhu

- Kementrian ESDM Serahkan Pengelolaan Blok Kampar ke Pertamina
- Sudah Layak Dibangun Pabrik,
Produksi Karet di Rohul 2,059 Ton Per Minggu

- Persediaan BBM dan Sembako Masih Aman di Dumai
- Tiket Pekanbaru-Selatpanjang Rp175 ribu,
Kenaikan Harga Tiket Sepihak atau Ilegal

- Bersama Gubernur Ahok, Plt Gubri Promosikan Riau ke Waliokota Beijing


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.84.123
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com