Untitled Document
Ahad, 28 Safar 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 21 Desember 2014 06:31
Nantinya, Jembatan Siak III Wajib Dipelihara Setiap Tahun

Ahad, 21 Desember 2014 06:23
Tersambar Petir, Peralatan Radio Lima Luhak Rohul Berantakan

Sabtu, 20 Desember 2014 20:16
Hasil Uji Beban Aman,
Jembatan Siak III Kembali Dibuka Minggu Depan


Sabtu, 20 Desember 2014 18:44
590 Peserta Meriahkan Tapak Tilas HKSN di Bengkalis

Sabtu, 20 Desember 2014 17:54
Tokoh Inovatif dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat,
Walikota Pekanbaru Terima Anugrah Satya Lencana dari Presiden RI


Sabtu, 20 Desember 2014 17:47
Pertamina Dumai Dinilai Mulai Usik Ketenangan Warga Bunga Tanjung

Sabtu, 20 Desember 2014 17:44
Paling Banyak Pakai Produk Toyota, 4 Perusahaan Dapat Reward Platinum



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 29 April 2013 17:47
Bupati Kampar Minta Realisasi Kerjasama KKMM-Bukopin Dipercepat

Realisasi kerjasama KKMM dengan Bukopin diminta Bupati Jefry Noer dipercepat. Mengingat, programnya diyakini mempu mengurangi keluarga miskin di Kampar.

Riauterkini-BANGKINANG- Bupati Kampar Jefri Noer tegaskan agar Zero kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh mesti terwujud pada akhir 2014. Hal tersebut ditekankan saat memimpin rapat bersama beberapa Kepala Dinas dan Badan di lingkungan Pemda Kampar bertempat di ruang rapat kantor Bupati Senen (29/4/13)

‘’ Zero kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh mesti terwujud pada akhir 2014 dan kalau masih ditemui masyarakat miskin dan penganggur pada tahun 2014 akhir itu adalah tandanya masyarakat Kampar yang pemalas,’’tegasnya.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Badan pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan pangan Aliman Makmur, Kepala Dinas Koperasi dan UKM J alinus Mohd, Kadis Pertanian dan Peternakan .H.Cokroaminoto, Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Pasar H. Khairullah Chan,Kadis Perkebunan Asril Astaman, Kadis Perikanan Usman Amin, Kabag Adm Perekonomian Sudiarto yang diikuti juga Bank Bukopin dan Bank BPR Sari Madu.

Kepada Kepala Dinas dan Badan terkait, Jefry meminta harus proaktif, dipantau dan di evaluasi perkembangan kemajuan alumni P4S dan agar semua Desa di Kampar sudah mendapat perwakilan masyarakatnya yang mengikuti pelatihan P4S (Pusat pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya ) Karya nyata Kubang Jaya, apalagi bagi Desa yang penduduknya padat dapat diikutkan satu orang perwakilan setiap bulannya.

‘’ Begitu juga dalam hal modal harus dipantau sejauh mana kredit berjalan bagi alumni P4S apakah banyak yang macet dan bagi yang berhasil untuk diarahkan kepada perbankan begitu juga bagi petani yang belum mendapat pinjaman modal usaha,’’ungkapnya.

Jefry juga menghimbau kepada Dinas terkait untuk melakukan pembinaan terhadap perkembangan Koperasi Kampar Mitra Mandiri (KKMM) yang baru saja di louncing dan diresmikan oleh Menteri Koperasi beberapa waktu lalu, agar dengan pengawasan dan pendamping langsung dalam menjalankan dan mengembangkan KKMM sehingga dapat maju dan berkembang.

Dikatakanya, dana dari Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB ) dari Kementrian Koperasi agar dapat digunakan untuk pinjaman koperasi Kampar Mitra Mandiri (KKMM),’’ Sehingga kedepan koperasi yang mendapat pinjaman dapat mempergunakan dana tersebut untuk Waserda yang ada di koperasi tersebut seperti dapat dipergunakan untuk penyediaan kebutuhan pertanian, untuk pemenuhan kebutuhan sandang dan kebutuhan pokok masyarakat serta bagi masyarakat petani khususnya alumni P4S yang telah berhasil dapat juga memperoleh pinjaman melalui Bank Bukopin,’’tutunya.

Disisi lain Jefry Noer juga menyinggung soal system pelatihan yang akan diterapkan oleh Bank Bukopin dalam rangka untuk menyiapkan tenaga siap pakai untuk pengelolaan serta untuk menjalankan KKMM di Kampar agar selama peserta diberi pelatihan jangan diberi uang gaji ,’’ Akan tetapi cukup dengan uang transport saja karena orang yang mau bekerja saja sanggup membayar uang agar dapat diterima kerja, ini kan istimewa sebab mereka diberi pelatihan dahulu setelah itu akan dijadikan karyawan/pengurus KKMM yang akan mendapat insentif,’’ungkapnya.

Untuk itu Jefry berpesan kepada pihak Bank Bukopin agar benar-benar selektif dalam menerima peserta pelatihan tersebut,’’ Kalau memang ada yang belum layak jangan diluluskan agar kedepan pengurus KKMM betul-betul menjadi tenaga yang handal dan siap bekerja,’’tuturnya.

‘’ Begitu juga untuk masalah teknologi dan jaringan telekomunikasi internet agar terkoneksi secara baik dan selalu online antara KKMM dengan Bank Bukopin, dan untuk pembiayaan awal kita berharap pihak Bank Bukopin dapat mengatasi terlebih dahulu dan berapa jumlahnya kemudian baru nanti diselesaikan oleh pihak KKMM dengan system kredit akan tetapi bagi KKMM yang mampu tentu saja kita harapkan menyelesaikan pembiayaannya secara tunai,’’terangnya.(man)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Benarkah Indonesia Kaya Minyak?
- BBM Bersubsidi Tepat Sasaran,
Pertamina Laksanakan Kartu Survei

- 2015, Pertumbuhan Ekonomi Riau Diprdiksi Melambat
- Warga Batu Panjang, Rupat Segera Nikmati Air Bersih PDAM
- 12 Koperasi Perkebunan di Rohul Masih Bermasalah
- Disewa Perhari, Pemko Optimis Bus TMP Terus Beroperasi
- Usaha Kuliner menjadi Sekala Prioritas di Meranti
- Pengusaha Australia Minati Kembangkan Rumah Potong Hewan di Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.159.110
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com