Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 25 Juli 2016 22:56
Mukmin Rangkuti Siap Bangkitkan Semangat Pemuda Melalui KNPI Rohul

Senin, 25 Juli 2016 22:42
Zulfahrianto Siap Bangkitkan Kembali DPD KNPI Kabupaten Rohul

Senin, 25 Juli 2016 22:01
Biaya Pendaftaran Turun Jadi Rp20 Juta,
5 Balon Ketua DPD KNPI Rohul Kembalikan Formulir di Detik-detik Terakhir


Senin, 25 Juli 2016 21:14
BPS Rilis Data Kemiskinan di Pedesaan Riau Kian Memburuk

Senin, 25 Juli 2016 21:08
Bupati Inhil Buka Turnamen Sepak Bola KNPI Cup

Senin, 25 Juli 2016 21:02
Menteri LHK Batalkan Join Swasta Kelola Taman Nasional Zamrud di Siak

Senin, 25 Juli 2016 19:36
Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah tak Membiarkan SP3 Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 April 2013 06:52
Harga TBS Sawit Naik Tipis

Terjadi kenaikan tipis harga tandan buah segar kelapa sawit. Untuk buah dengan kualitas terbaik dihargai Rp 1.418,40 perkilogram.

Riauterkini-PEKANBARU- Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Riau, Selasa (23/4/13) bertempat di ruangan rapat Dinas Perkebunan (Disbun) Riau. Telah ditetapkan harga TBS sawit periode 24 hingga 30 April itu Rp1.418,40 perkilo, atau mengalami kenaikan tipis dari sebelumnya Rp 1.409,31 perkilo.

Demikian ungkap Sektaris Tim Pelaksana Penetapan Harga TBS Sawit Riau Dwiyana S Hut kepada wartawan seusai memimpin rapat yang dihadiri perwakilan perusahaan perkebunan dan Aspekpir. Dikatakanya, terjadi kenaikan harga ini dipengaruhi cuaca juga meningkat permintaan CPO di pasaran dunia.

"Harga TBS sawit Riau untuk periode 24 hingga 30 April itu sebesar Rp1.418,40 perkilo. Keputusan bersama ini harus ditaati semua pihak, terlebih lagi dari pihak perusahaan. Karena bagaimanapun, keputusan ini sudah dipertimbang oleh tim rapat. Jika melanggar, maka petani bisa melaporkan ke Disbun," katanya.

Dikatakannya, kenaikan harga TBS ini dipengaruhi permintaan CPO pada pasaran dunia, terutama di China dan India yang mendongkrak harga. Karena peningkatan permintaan CPO di pasaran dunia itu juga, sambungnya, mengakibatkan transaksi harga TBS disejumlah perusahaan. Sehingga, menguntungkan diproduksi petani.

Dijelaskanya, penetapan harga ini sebelum ditetapkan tim itu terlebih dahulu meminta data transaksi penjualan CPO dan Kernel dilakukan perusahaan. Sebab, dari data yang diberikan itu diolah. "Data disuplay perusahaan itu diolah tim terlebih dahulu. Maka didapat harga TBS dibeli oleh perusahaan," tuturnya.

Dari hasil olahan data didapatkan dari perusahaan itu, katanya dihitung untuk Harga CPO rerata tertimbang periode berjalan (15-21 April 2013,red) diketahui sebesar Rp6.736,01. Sedang harga Kernel rerata tertimbang sebesar Rp3.160,59. Kemudian, Indeksnya sebesar 86,79 persen. Ini dasarnya penentuan harga TBS.

"Harga TBS periode 24 hingga 30 April 2013 ditetapkan usia 3 tahun Rp1.014,63 perkilo, usia 4 tahunan Rp1.134,13, usia 5 tahunan Rp1.214,06, usia 6 tahunan Rp1.248,78, usia 7 tahunan Rp1.296,74, usia 8 tahunan Rp1.337,10, dan usia 9 tahunan Rp1.379,41, usia 10 tahun ketas Rp1.418,40 perkilonya," tutup Dwi.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BPS Rilis Data Kemiskinan di Pedesaan Riau Kian Memburuk
- Petani di Bengkalis Resah Harga Getah Karet Semakin Turun
- Deni Gantikan Andhy Sebagai Manager PLN Rayon Pasirpangaraian, Rohul
- Walet Menghilang, Bisnis Penangkaran Sarang di Bengkalis Kian Meredup
- Pasokan Lancar, Harga Barang Mulai Turun
- Perhari Rp50 Juta, BI Sosialisasikan Gerakan Peduli Koin
- Per-Maret 2016, Lebih Setengah Juta Warga Riau Miskin


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.225.13.58
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com