Untitled Document
Kamis, 9 Sya'ban 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 27 Mei 2015 22:30
Jelang Ramadhan 1436 H,
Polres Kuansing Gelar Operasi Patuh Selama Dua Pekan


Rabu, 27 Mei 2015 21:33
Peringati Harkitnas, Kajati Riau Sampaikan Semangat Perjuangan

Rabu, 27 Mei 2015 21:27
Tolak Intervensi, Panitia Pastikan Musda KNPI Inhil Tetap 30 Mei

Rabu, 27 Mei 2015 21:22
Anggota Diduga Menipu,
Anggota DKP Terancam Sanksi Menengah dan Berat


Rabu, 27 Mei 2015 21:14
Tamu STIT Dar Aswaja, Rohil dari Timur Tengah "Disuguhi" Jalan Rusak

Rabu, 27 Mei 2015 20:37
2015, BNNP Riau Rehabilitasi 1.067 Pecandu Narkoba

Rabu, 27 Mei 2015 20:34
Mansyur: Pekansikawan Positif Bagi Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 April 2013 06:52
Harga TBS Sawit Naik Tipis

Terjadi kenaikan tipis harga tandan buah segar kelapa sawit. Untuk buah dengan kualitas terbaik dihargai Rp 1.418,40 perkilogram.

Riauterkini-PEKANBARU- Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Riau, Selasa (23/4/13) bertempat di ruangan rapat Dinas Perkebunan (Disbun) Riau. Telah ditetapkan harga TBS sawit periode 24 hingga 30 April itu Rp1.418,40 perkilo, atau mengalami kenaikan tipis dari sebelumnya Rp 1.409,31 perkilo.

Demikian ungkap Sektaris Tim Pelaksana Penetapan Harga TBS Sawit Riau Dwiyana S Hut kepada wartawan seusai memimpin rapat yang dihadiri perwakilan perusahaan perkebunan dan Aspekpir. Dikatakanya, terjadi kenaikan harga ini dipengaruhi cuaca juga meningkat permintaan CPO di pasaran dunia.

"Harga TBS sawit Riau untuk periode 24 hingga 30 April itu sebesar Rp1.418,40 perkilo. Keputusan bersama ini harus ditaati semua pihak, terlebih lagi dari pihak perusahaan. Karena bagaimanapun, keputusan ini sudah dipertimbang oleh tim rapat. Jika melanggar, maka petani bisa melaporkan ke Disbun," katanya.

Dikatakannya, kenaikan harga TBS ini dipengaruhi permintaan CPO pada pasaran dunia, terutama di China dan India yang mendongkrak harga. Karena peningkatan permintaan CPO di pasaran dunia itu juga, sambungnya, mengakibatkan transaksi harga TBS disejumlah perusahaan. Sehingga, menguntungkan diproduksi petani.

Dijelaskanya, penetapan harga ini sebelum ditetapkan tim itu terlebih dahulu meminta data transaksi penjualan CPO dan Kernel dilakukan perusahaan. Sebab, dari data yang diberikan itu diolah. "Data disuplay perusahaan itu diolah tim terlebih dahulu. Maka didapat harga TBS dibeli oleh perusahaan," tuturnya.

Dari hasil olahan data didapatkan dari perusahaan itu, katanya dihitung untuk Harga CPO rerata tertimbang periode berjalan (15-21 April 2013,red) diketahui sebesar Rp6.736,01. Sedang harga Kernel rerata tertimbang sebesar Rp3.160,59. Kemudian, Indeksnya sebesar 86,79 persen. Ini dasarnya penentuan harga TBS.

"Harga TBS periode 24 hingga 30 April 2013 ditetapkan usia 3 tahun Rp1.014,63 perkilo, usia 4 tahunan Rp1.134,13, usia 5 tahunan Rp1.214,06, usia 6 tahunan Rp1.248,78, usia 7 tahunan Rp1.296,74, usia 8 tahunan Rp1.337,10, dan usia 9 tahunan Rp1.379,41, usia 10 tahun ketas Rp1.418,40 perkilonya," tutup Dwi.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Disperindag Dumai Gelar OP LPG 3 Kg Sebanyak 6.160 Tabung
- Disnaker Dumai Kirim 11 Perusahaan Lomba Zero Accident
- Beras Plastik Tak Ditemukan Beredar di Kuansing
- Minimalisir Angka Pengangguran, Disnaker Pekanbaru Gelar Job Expo
- Stabilkan Harga,
Disperindag Pekanbaru Siapkan Operasi Pasar Tabung Gas 3 Kg

- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Naik
- Walikota Pekanbaru Hadiri RUPS dan RUPSLB PT.BSP‎


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.173.36
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com