Untitled Document
Senin, 15 Rajab 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 3 Mei 2015 22:17
Dua Buron, Polres Rohul Tangkap Satu Tahanan Kabur

Ahad, 3 Mei 2015 21:05
Babinsa Korem 013/Wirabima Akan Ikuti Pelatihan P4S

Ahad, 3 Mei 2015 21:01
UN, 4.604 Siswa SMP di Duri Siap Berikan Hasil Terbaik

Ahad, 3 Mei 2015 20:59
Puluhan Kendaraan Terbalik di Jalan Rusak di Dalu-dalu, Rohul

Ahad, 3 Mei 2015 20:27
Warga Bangkinang Rusak Warung Remang-remang dan Aankan Lima Wanita Diduga Pelacur

Ahad, 3 Mei 2015 20:13
Pemkab Kampar Akan Danai Linmas untuk Bantu Cegah Peredaran Narkoba

Ahad, 3 Mei 2015 20:11
Bupati Kampar Ingatkan Pendidikan Tanggung Jawab Bersama



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 April 2013 06:52
Harga TBS Sawit Naik Tipis

Terjadi kenaikan tipis harga tandan buah segar kelapa sawit. Untuk buah dengan kualitas terbaik dihargai Rp 1.418,40 perkilogram.

Riauterkini-PEKANBARU- Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Riau, Selasa (23/4/13) bertempat di ruangan rapat Dinas Perkebunan (Disbun) Riau. Telah ditetapkan harga TBS sawit periode 24 hingga 30 April itu Rp1.418,40 perkilo, atau mengalami kenaikan tipis dari sebelumnya Rp 1.409,31 perkilo.

Demikian ungkap Sektaris Tim Pelaksana Penetapan Harga TBS Sawit Riau Dwiyana S Hut kepada wartawan seusai memimpin rapat yang dihadiri perwakilan perusahaan perkebunan dan Aspekpir. Dikatakanya, terjadi kenaikan harga ini dipengaruhi cuaca juga meningkat permintaan CPO di pasaran dunia.

"Harga TBS sawit Riau untuk periode 24 hingga 30 April itu sebesar Rp1.418,40 perkilo. Keputusan bersama ini harus ditaati semua pihak, terlebih lagi dari pihak perusahaan. Karena bagaimanapun, keputusan ini sudah dipertimbang oleh tim rapat. Jika melanggar, maka petani bisa melaporkan ke Disbun," katanya.

Dikatakannya, kenaikan harga TBS ini dipengaruhi permintaan CPO pada pasaran dunia, terutama di China dan India yang mendongkrak harga. Karena peningkatan permintaan CPO di pasaran dunia itu juga, sambungnya, mengakibatkan transaksi harga TBS disejumlah perusahaan. Sehingga, menguntungkan diproduksi petani.

Dijelaskanya, penetapan harga ini sebelum ditetapkan tim itu terlebih dahulu meminta data transaksi penjualan CPO dan Kernel dilakukan perusahaan. Sebab, dari data yang diberikan itu diolah. "Data disuplay perusahaan itu diolah tim terlebih dahulu. Maka didapat harga TBS dibeli oleh perusahaan," tuturnya.

Dari hasil olahan data didapatkan dari perusahaan itu, katanya dihitung untuk Harga CPO rerata tertimbang periode berjalan (15-21 April 2013,red) diketahui sebesar Rp6.736,01. Sedang harga Kernel rerata tertimbang sebesar Rp3.160,59. Kemudian, Indeksnya sebesar 86,79 persen. Ini dasarnya penentuan harga TBS.

"Harga TBS periode 24 hingga 30 April 2013 ditetapkan usia 3 tahun Rp1.014,63 perkilo, usia 4 tahunan Rp1.134,13, usia 5 tahunan Rp1.214,06, usia 6 tahunan Rp1.248,78, usia 7 tahunan Rp1.296,74, usia 8 tahunan Rp1.337,10, dan usia 9 tahunan Rp1.379,41, usia 10 tahun ketas Rp1.418,40 perkilonya," tutup Dwi.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bank Riau Kepri Ikuti Porseni BPDSI XI di Yogyakarta
- PT PLN Rohul Pasang Kapasitor 180 Volt di Desa BIM
- Dinilai Pesanan Asing, PP Gambut Tak Pikirkan 220 Ribu Pekerja
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Naik Rp 9,63 perkilogram
- Plt Gubri Dampingi Wapres Ikuti IMT-GT di Malaysia
- Ekonomi Keluarga Nelayan di Rohil Cukup Sejahtera
- Bila Pasar Cik Puan Dikelola Pihak Ketiga
Catatan Khusus Pimpinan DPRD Riau kepada Pemerintah



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.192.157
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com