Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 31 Agustus 2015 18:42
Korupsi Penyertaan Modal Pemkab Bengkalis,
Dua Terdakwa Dituntut 18 Tahun dan 16 Tahun Penjara.


Senin, 31 Agustus 2015 18:33
Diserobot PT CPK,
Kades Rambaian, Inhil Akui Ada Lahan Warganya Belum Dibayar Perusahaan


Senin, 31 Agustus 2015 18:09
‎September, Pemko Pekanbaru Mutasi Pejabat Eselon IV

Senin, 31 Agustus 2015 18:04
MoU Jaminan Korban Lakalantas,
Jasa Raharja Minta Masyarakat Tidak Takut Membuat Laporan Polisi


Senin, 31 Agustus 2015 17:31
Setelah Dibujuk Tokoh Masyarakat,
Pelaku Penikaman di Bagansiapiapi Berhasil Ditangkap


Senin, 31 Agustus 2015 17:27
Mayat Penuh Tusukan Bersimbah Darah di Kebun Sawit PT TBS

Senin, 31 Agustus 2015 17:22
Belum Ada yang 'Angkat Bendera Putih',
‎Kinerja Pejabat Hasil Assessment Terus Dipantau




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 April 2013 15:26
PT.TPP Inhu Wajib Bangun Kebun Plasma Bagi Masyarakat

Pengajuan perpanjang HGU PT TPP Inhu sedang tahap proses. Pemerintah wajibkan perusahaan bangun kebun plasma 20 persen dari lahan usaha perusahaan.

Riauterkini -RENGAT- PT.Tunggal Perkasa Plantation (PT.TPP) anak perusahaan PT.Astra Agro Lestari Grup yang berada di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), wajib membangun kebun plasma paling rendah seluas 20 persen dari luas areal kebun yang diusahakan oleh perusahaan dan melaksanakan tanggungjawab sosial serta lingkungan.

Penegasan ini disampaikan terkait telah berakhirnya Hak Guna Usaha (HGU) PT TPP Nomor 08/06/1981 seluas 10.210 hektare pada 31 Desember 2012 lalu dan saat ini dalam proses perpanjangan.

Sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setda Inhu, Hendry kepada riauterkinicom Jumat (19/4/13) di Pematang Reba mengungkapkan, sesuai surat edaran Kepala BPN RI No. 2/SE/XII/2012, setiap perusahaan perkebunan yang mengajukan permohonan HGU termasuk perpanjangan atau pembaharuan wajib membangun kebun plasma paling rendah seluas 20 persen dari luas areal kebun yang diusahakan oleh perusahaan dan melaksanakan tanggungjawab sosial serta lingkungan.

" Apabila disekitar lokasi perkebunan tidak terdapat masyarakat petani calon penerima kebun plasma, perusahaan tetap berkewajiban membangun kebun plasma sampai adanya masyarakat petani calon penerima kebun," ujarnya.

Ditambahkanya, kewajiban membangun kebun plasma dibuktikan dengan pernyataan kesanggupan membangun kebun plasma dalam bentuk akta notaris, dan dilampirkan pada saat mengajukan permohonan HGU. Tandasnya.

Hendry juga membenarkan bahwa Panitia B dari unsur Pemkab Inhu yakni Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Inhu sampai saat ini belum menandatangani Berita Acara perpanjangan HGU PT TPP. Hal ini disebabkan karena perusahaan belum memenuhi tuntutan dari masyarakat. "Tidak menuntut pun masyarakat, PT TPP wajib membangun kebun plasma dan melaksanakan tanggungjawab lingkungan dalam bentuk CSR," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, HGU PT TPP Nomor 08/06/1981 seluas 10.210 hektare sudah berakhir sejak 31 Desember 2012 lalu. Namun sampai saat ini BPN belum memperpanjang HGU PT TPP tersebut sebab masih ada tuntutan masyarakat dan salah satu unsure Panitia B, khususnya Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Inhu belum menandatangani Berita Acara. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra suku Talang Cerucup
Asslmkm.wr.wb. Pertama saya mendoakan .agar Allah selalu melindungi &memberkati Bpk.BUPATI IN HU. YOPI ARIANTO.SE. Seterusnya.seluruh lapi san penduduk Indragiri Hulu.Kami berterima kasih kepada Bupati In hu yang telah mengeluarkan surat tentang San

lsi
selain anggota koperasi cum itu berhak dpt lahan, alias desa cerucup, ujung kebon, amk 1 kembang harum, lirik. Itu desa2 yg berhak dan memamg ada hak mreka. PEMDA KLAU MENGUTAMAKAN KOPERASI CUM MAKA INI AKAN RIBUT

lsi
selain anggota koperasi cum itu berhak dpt lahan, alias desa cerucup, ujung kebon, amk 1 kembang harum, lirik. Itu desa2 yg berhak dan memamg ada hak mreka. PEMDA KLAU MENGUTAMAKAN KOPERASI CUM MAKA INI AKAN RIBUT

reforma agraria
jgn terpengaruh dengan provokator,tetap tenang dan jgn ada yg melakukan anarkis, krn perjuangan masyarakat tinggal selangkah lagi, krn berbagai pihak sdh mendukung penuh untuk mendapatkan kebun plasma untuk masyarakat tempatan, baik itu pemkab inhu,

saya pribumi
ingat pt tpp.... 20% bukan Lahan Gambut Yang Puluhan tahun ga ada hasil..

saya pribumi
kapan terealisasi 20% nya.....

rahmat nst
Keadilan akan datang.... jangan sampai terpancing dgn isu provokasi yg sengaja dibuat utk memperkeruh cuaca, DAMAI INDONESIAKU

reforma agraria
Salut dan bangga buat pemkab inhu, yg merekomendasikan dan merespon kebun plasma buat kesejahteraan masyarakat tempatan, krn ini salah satu syarat untuk bisa hgu pt tpp di perpanjang, dan ini salah satu solusi untuk peredam konflik, dan bpn ri juga p


Berita lainnya..........
- Investor Properti Dalam Negeri Tanamkan Rp2,48 Triliun di Pekanbaru
- Meriahkan HUT ke 70 RI,
Bank Riau Kepri Kantor Cabang Airmolek Panjat Pinang Bersama Masyarakat

- Rupiah Mengguatirkan,
BI : Tak Akan Sama dengan Krisis 1998 Lalu

- Cari Solusi Masalah Naker, Forkompimda Bengkalis Duduk Bersama Buruh
- Nilai Tukar Melemah, Harga Barang Impor Naik 30 Persen
- Dolar Tembus Rp 14.067,
Home Industri Tempe Keluhkan Harga Kedelai

- Bulog Dumai Salurkan Raskin Tahap Oktober-Desember 2015


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.128.9
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com