Untitled Document
Jumat, 5 Safar 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 28 Nopember 2014 11:15
14 Pejabat Kades Pemekaran Mandau dan Pinggir Dilantik

Jum’at, 28 Nopember 2014 10:59
Romi 'Ketum PPP' Diperiksa KPK untuk Annas dan Gulat Manurung

Jum’at, 28 Nopember 2014 10:48
Puluhan Rumah di Kampung Baru, Inhil Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Jum’at, 28 Nopember 2014 10:46
Serang Mahasiswa Dalam Musholla,
LBH Kecam Polisi dan Kapitra Siap jadi Pengacara Umat Islam


Jum’at, 28 Nopember 2014 10:31
Antikorupsi Masuk Kurikulum Pendidikan Bakal Diseminarkan di Pekanbaru

Jum’at, 28 Nopember 2014 10:18
Tembaki Pasutri, Rampok di Duri Gondol Rp150 Juta

Jum’at, 28 Nopember 2014 07:04
Serbu Mahasiswa Dalam Musholla,
Ormas Islam Desak Sejumlah Petinggi Polda Dicopot




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 April 2013 15:26
PT.TPP Inhu Wajib Bangun Kebun Plasma Bagi Masyarakat

Pengajuan perpanjang HGU PT TPP Inhu sedang tahap proses. Pemerintah wajibkan perusahaan bangun kebun plasma 20 persen dari lahan usaha perusahaan.

Riauterkini -RENGAT- PT.Tunggal Perkasa Plantation (PT.TPP) anak perusahaan PT.Astra Agro Lestari Grup yang berada di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), wajib membangun kebun plasma paling rendah seluas 20 persen dari luas areal kebun yang diusahakan oleh perusahaan dan melaksanakan tanggungjawab sosial serta lingkungan.

Penegasan ini disampaikan terkait telah berakhirnya Hak Guna Usaha (HGU) PT TPP Nomor 08/06/1981 seluas 10.210 hektare pada 31 Desember 2012 lalu dan saat ini dalam proses perpanjangan.

Sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setda Inhu, Hendry kepada riauterkinicom Jumat (19/4/13) di Pematang Reba mengungkapkan, sesuai surat edaran Kepala BPN RI No. 2/SE/XII/2012, setiap perusahaan perkebunan yang mengajukan permohonan HGU termasuk perpanjangan atau pembaharuan wajib membangun kebun plasma paling rendah seluas 20 persen dari luas areal kebun yang diusahakan oleh perusahaan dan melaksanakan tanggungjawab sosial serta lingkungan.

" Apabila disekitar lokasi perkebunan tidak terdapat masyarakat petani calon penerima kebun plasma, perusahaan tetap berkewajiban membangun kebun plasma sampai adanya masyarakat petani calon penerima kebun," ujarnya.

Ditambahkanya, kewajiban membangun kebun plasma dibuktikan dengan pernyataan kesanggupan membangun kebun plasma dalam bentuk akta notaris, dan dilampirkan pada saat mengajukan permohonan HGU. Tandasnya.

Hendry juga membenarkan bahwa Panitia B dari unsur Pemkab Inhu yakni Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Inhu sampai saat ini belum menandatangani Berita Acara perpanjangan HGU PT TPP. Hal ini disebabkan karena perusahaan belum memenuhi tuntutan dari masyarakat. "Tidak menuntut pun masyarakat, PT TPP wajib membangun kebun plasma dan melaksanakan tanggungjawab lingkungan dalam bentuk CSR," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, HGU PT TPP Nomor 08/06/1981 seluas 10.210 hektare sudah berakhir sejak 31 Desember 2012 lalu. Namun sampai saat ini BPN belum memperpanjang HGU PT TPP tersebut sebab masih ada tuntutan masyarakat dan salah satu unsure Panitia B, khususnya Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Inhu belum menandatangani Berita Acara. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra suku Talang Cerucup
Asslmkm.wr.wb. Pertama saya mendoakan .agar Allah selalu melindungi &memberkati Bpk.BUPATI IN HU. YOPI ARIANTO.SE. Seterusnya.seluruh lapi san penduduk Indragiri Hulu.Kami berterima kasih kepada Bupati In hu yang telah mengeluarkan surat tentang San

lsi
selain anggota koperasi cum itu berhak dpt lahan, alias desa cerucup, ujung kebon, amk 1 kembang harum, lirik. Itu desa2 yg berhak dan memamg ada hak mreka. PEMDA KLAU MENGUTAMAKAN KOPERASI CUM MAKA INI AKAN RIBUT

lsi
selain anggota koperasi cum itu berhak dpt lahan, alias desa cerucup, ujung kebon, amk 1 kembang harum, lirik. Itu desa2 yg berhak dan memamg ada hak mreka. PEMDA KLAU MENGUTAMAKAN KOPERASI CUM MAKA INI AKAN RIBUT

reforma agraria
jgn terpengaruh dengan provokator,tetap tenang dan jgn ada yg melakukan anarkis, krn perjuangan masyarakat tinggal selangkah lagi, krn berbagai pihak sdh mendukung penuh untuk mendapatkan kebun plasma untuk masyarakat tempatan, baik itu pemkab inhu,

saya pribumi
ingat pt tpp.... 20% bukan Lahan Gambut Yang Puluhan tahun ga ada hasil..

saya pribumi
kapan terealisasi 20% nya.....

rahmat nst
Keadilan akan datang.... jangan sampai terpancing dgn isu provokasi yg sengaja dibuat utk memperkeruh cuaca, DAMAI INDONESIAKU

reforma agraria
Salut dan bangga buat pemkab inhu, yg merekomendasikan dan merespon kebun plasma buat kesejahteraan masyarakat tempatan, krn ini salah satu syarat untuk bisa hgu pt tpp di perpanjang, dan ini salah satu solusi untuk peredam konflik, dan bpn ri juga p


Berita lainnya..........
- Bank Riau Kepri Serahkan Hasil RUPS ke OJK
- Triwulan III 2014,
Pertumbuhan Perbankan Riau Melambat

- Best Instutional Development,
Kadin Bengkalis Terima Penghargaan Kadin Riau Award 2014

- Harga TBS Sawit Pekan Ini Turun
- Dilarang Berkegiatan di Hotel, Bisnis Perhotelan Jadi Lesu
- Pasca Kenaikan BBM,
Tarif Penyeberangan Airputih-Pakning, Bengkalis Naik 23 Persen

- Gulat Rekontruksi, Annas Maamun Bobo Siang di SPN


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.16.112.199
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com