Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Desember 2017 10:11
Konsleting Listrik, Rumah Seorang Wartawan di Pekanbaru Terbakar

Sabtu, 16 Desember 2017 05:40
Ratusan Triliun Disumbangkan ke Negara, Apkasindo Dorong Riau Rebut DBH CPO

Jum’at, 15 Desember 2017 20:14
Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa


Jum’at, 15 Desember 2017 18:41
Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72

Jum’at, 15 Desember 2017 16:58
Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis

Jum’at, 15 Desember 2017 16:54
BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya

Jum’at, 15 Desember 2017 16:16
Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika

Jum’at, 15 Desember 2017 16:09
Daftar XL Prioritas di Penghujung 2017, Nikmati Diskon 50 Persen SEpanjang 2018

Jum’at, 15 Desember 2017 15:55
Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi

Jum’at, 15 Desember 2017 15:49
Tanoto Foundation dan RAPP Gelar Kampanye Membaca di Dua Kabupaten

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 April 2013 07:21
Bupati Rohil Resmikan Irigasi Sistem Pompanisasi

Para petani Rohil semakin dipermudah untuk mengairi sawah, menyusul diresmikannya irigasi sistem pompanisasi oleh Bupati Annas Maamun.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Kabupaten Rokan Hilir mulai memfungsikan jaringan irigasi sistem pompanisasi ber kapasitas 1.500 liter/detik. Proyek ini dikerjakan mulai tahun 2003, dan direncanakan mengairi 2.200 ha sawah di Kecamatan Rimba Melintang. Peresmian pemakaian pompa ini langsung dilakukan Bupati Rohil Annas Maamun, Kamis (18/4/13).

Peresmian dilaksanakan di Kepenghuluan Jumrah, karena intake dan rumah pompa serta berbagai fasilitas lainnya berada di kepenghuluan itu.

“Sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk meningkatkan ketahanan pangan pada sektor pertanian, dibangunlah pompanisasi ini. Tadi dikatakan dibangun sejak tahun 2003, sudah lama, baru sekarang diresmikan. Tentu kita jadi tanda tanya, apa sebab baru sekarang diresmikan, apa sebab lama betul pembangunan pompanisasi ini. Jadi tanda tanya. Yang perlu bertanya masyarakat Jumrah itu sendiri, dan masyarakat Rimba Melintang,” kata Annas Maamun.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Irigasi Rohil Nasri mengatakan, pembangunan jaringan irigasi sistem pompanisasi ini memiliki tujuan untuk mengatasi permasalahan kurangnya pasokan air pada musim kemarau diareal pertanian Kecamatan Rimba Melintang dan dalam rangka peningkatan produktifitas pertanian di Kabupaten Rokan Hilir khususnya Kecamatan Rimba Melintang.

Yang selama ini katanya musim tanam padi satu kali setahun diharapkan kedepan bisa dua kali dan tiga kali setahun. “Pembangunan jaringan irigasi dengan sistem pompanisasi ini dilakukan secara bertahap sejak tahun 2003, dengan total anggaran Rp 57 miliar lebih,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, jaringan irigasi ini memiliki intake yang didukung dengan pompa berkapasitas 1.500 liter/detik yang dapat mengairi sawah seluas 2.200 ha.

Disamping itu, jaringan ini didukung dengan saluran primer yang sudah siap sepanjang 7 km yang terbentang dari Kepenghuluan Jumrah, Kepenghuluan Teluk Pulau, Teluk Pulau Hilir dan Kepenghuluan Pematang Sikek. Sedangkan untuk saluran sekundernya yang dibangun saat ini sepanjang 4 km.

Fasilitas lain yang dimiliki jaringan irigasi ini, bangunan rumah pompa 1 unit, bangunan kantor tipe 90 sebanyak 1 unit, 1 unit rumah kepala, 1 unit rumah karyawan tipe 72 dan beberapa faslitas pendukung lainnya

Didalam pengoperasiannya, pompanisasi ini dipimpin seorang kepala unit pelaksana, disamping itu, kepala unit dibantu beberapa staf baik secara teknis maupun secara administrasi. Diharapkan dengan adanya unit pelaksana ini, operasional serta pemeliharaan jaringan serta fasilitas yang ada dalam jaringan ini dapat terpelihara dan berjalan dengan baik.

“Semoga dengan selesainya dibangun jaringan ini, dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Rimba Melintang khususnya,” kata Nasri mengakhiri dalam laporannya.***(nop)



Berita lainnya..........
- Ratusan Triliun Disumbangkan ke Negara, Apkasindo Dorong Riau Rebut DBH CPO
- 2017 Terjadi 436 Lakalantas Kendaraan Barang,
Hino Dutro Gelar Safety Driving Competition

- Demi Kepastian Hukum,
RAPP Ajukan Permohonan Pembatalan SK 5322 ke PTUN

- 2018, BI Sebut Perekonomian Riau Membaik
- RSI Ibnu Sina Akan Gelar Khitanan Massal
- Pemdes Petapahan Gandeng PT TYE Kelola TKD Jadi Kebun Sawit
- Dituding Perlakukan Karyawan Tak Manusiawi,
PT LIH Selalu Terapkan Tata Kelola Karyawan dan Lingkungan Secara Baik

- Operasi Pasar LPG 3 Kilogram Perdana di Duri Diserbu Warga
- PT LIH Pelalawan Dianggap Pekejakan Karyawannya Secara Tidak Manusiawi
- Tingkatkan Peran sebagai APEX BPR, Bank Riau Kepri Gelar Workshop Sinergitas
- Tingkat Kesadaran Wajib Pajak, Pemko Pekanbaru Gelar Edukasi Kepatuhan
- 2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik
- Walikota Pekanbaru Optimis Pambangunan Pasar Induk Selesai Tepat Waktu
- Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Revisi Empat Perda Pajak
- Bupati Bengkalis Hadiri Grand Opening Surya Daya Residence
- Revitalisasi Pasar Higienis Selesai, Siap-siap PKL Jalan Teratai Segera Digusur
- DPMPTS Dumai Sosialisasikan SOP Perizinan dan Non Perizinan Tahun 2017
- Telat Gelar RAT, Koperasi di Bengkalis Diminta Siap-siap Terima Sanksi
- Sembako di Bengkalis Terpantau Aman Hingga Tiga Bulan
- Walikota Pekanbaru Janji, Tahun Depan DPM-PTS Jadi Mall Pelayanan Publik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.159.192
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com