Untitled Document
Selasa, 7 Sya'ban 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 26 Mei 2015 08:32
Kunjungi P4S Karya Nyata Kubang Jaya, Kampar,
Kepala Kanwil BPS Riau: Jadi Petani itu Pekerjaan Mulia


Selasa, 26 Mei 2015 08:19
Gandeng PP MPR RI dan YGB Riau,
DPW PKB Gelar Seminar Kebangsaan


Selasa, 26 Mei 2015 07:01
Bupati Kampar Intruksikan Setiap Desa Miliki Koperasi

Selasa, 26 Mei 2015 06:59
Plt Gubri-BI Bahas 5 Barang Berefek Inflasi

Senin, 25 Mei 2015 22:28
Galeri Foto Bupati Inhu Sampaikan LKPj 2014dan LKPj Akhir Masa Jabatan

Senin, 25 Mei 2015 22:21
Bupati Inhu Tinjau Siswa STPI Bandara Japura dan Terima Bantuan BRK

Senin, 25 Mei 2015 21:52
Kunjungi Kawasan P4S,
Danrem 031/WB: Kampar Cetak Insinyur Hanya Dua Pekan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 April 2013 07:21
Bupati Rohil Resmikan Irigasi Sistem Pompanisasi

Para petani Rohil semakin dipermudah untuk mengairi sawah, menyusul diresmikannya irigasi sistem pompanisasi oleh Bupati Annas Maamun.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Kabupaten Rokan Hilir mulai memfungsikan jaringan irigasi sistem pompanisasi ber kapasitas 1.500 liter/detik. Proyek ini dikerjakan mulai tahun 2003, dan direncanakan mengairi 2.200 ha sawah di Kecamatan Rimba Melintang. Peresmian pemakaian pompa ini langsung dilakukan Bupati Rohil Annas Maamun, Kamis (18/4/13).

Peresmian dilaksanakan di Kepenghuluan Jumrah, karena intake dan rumah pompa serta berbagai fasilitas lainnya berada di kepenghuluan itu.

“Sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk meningkatkan ketahanan pangan pada sektor pertanian, dibangunlah pompanisasi ini. Tadi dikatakan dibangun sejak tahun 2003, sudah lama, baru sekarang diresmikan. Tentu kita jadi tanda tanya, apa sebab baru sekarang diresmikan, apa sebab lama betul pembangunan pompanisasi ini. Jadi tanda tanya. Yang perlu bertanya masyarakat Jumrah itu sendiri, dan masyarakat Rimba Melintang,” kata Annas Maamun.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Irigasi Rohil Nasri mengatakan, pembangunan jaringan irigasi sistem pompanisasi ini memiliki tujuan untuk mengatasi permasalahan kurangnya pasokan air pada musim kemarau diareal pertanian Kecamatan Rimba Melintang dan dalam rangka peningkatan produktifitas pertanian di Kabupaten Rokan Hilir khususnya Kecamatan Rimba Melintang.

Yang selama ini katanya musim tanam padi satu kali setahun diharapkan kedepan bisa dua kali dan tiga kali setahun. “Pembangunan jaringan irigasi dengan sistem pompanisasi ini dilakukan secara bertahap sejak tahun 2003, dengan total anggaran Rp 57 miliar lebih,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, jaringan irigasi ini memiliki intake yang didukung dengan pompa berkapasitas 1.500 liter/detik yang dapat mengairi sawah seluas 2.200 ha.

Disamping itu, jaringan ini didukung dengan saluran primer yang sudah siap sepanjang 7 km yang terbentang dari Kepenghuluan Jumrah, Kepenghuluan Teluk Pulau, Teluk Pulau Hilir dan Kepenghuluan Pematang Sikek. Sedangkan untuk saluran sekundernya yang dibangun saat ini sepanjang 4 km.

Fasilitas lain yang dimiliki jaringan irigasi ini, bangunan rumah pompa 1 unit, bangunan kantor tipe 90 sebanyak 1 unit, 1 unit rumah kepala, 1 unit rumah karyawan tipe 72 dan beberapa faslitas pendukung lainnya

Didalam pengoperasiannya, pompanisasi ini dipimpin seorang kepala unit pelaksana, disamping itu, kepala unit dibantu beberapa staf baik secara teknis maupun secara administrasi. Diharapkan dengan adanya unit pelaksana ini, operasional serta pemeliharaan jaringan serta fasilitas yang ada dalam jaringan ini dapat terpelihara dan berjalan dengan baik.

“Semoga dengan selesainya dibangun jaringan ini, dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Rimba Melintang khususnya,” kata Nasri mengakhiri dalam laporannya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
tuk atuk
miko nak pencitraan ye................


Berita lainnya..........
- Plt Gubri-BI Bahas 5 Barang Berefek Inflasi
- Per-April 2015, Kinerja Perbankan Riau Tumbuh
- Inflasi di Riau Dipengaruhi Empat Bahan Pokok
- Disperindag Dumai Terus Pantau Beras Plastik
- Perkembangan Dana UEK-SP Dumai Meningkat Rp92,15 Miliar
- Isu Beras Plastik Tak Pengaruhi Omset Pedagang di Rohul
- Harga Capai Rp 30-35 Ribu, LPG 3 Kg Mulai Langka di Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 174.129.151.95
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com