Untitled Document
Selasa, 7 Zulqaidah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 1 September 2014 21:13
Membantah, Wide Tantang Gubri Bersumpah dengan Al Qur’an di Masjid

Senin, 1 September 2014 20:23
Dandim 0313 KPR Buka Karya Bhakti di Bangunpurba, Rohul

Senin, 1 September 2014 20:12
Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Pekanbaru,
Tiga Mantan Pejabat BNI 46 Dituntut 16 Tahun Penjara


Senin, 1 September 2014 20:05
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pusat Perdagangan Panipahan Rohil

Senin, 1 September 2014 20:01
FPPIU Dinilai Tak Akomodir Semua Elemen Masyarakat Inhil Utara

Senin, 1 September 2014 19:59
Permintaan Elpiji 12 Kg di Dumai Meningkat

Senin, 1 September 2014 19:51
Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Serahkan Hadiah Sinar Tebar Milyar 2014



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 April 2013 07:21
Bupati Rohil Resmikan Irigasi Sistem Pompanisasi

Para petani Rohil semakin dipermudah untuk mengairi sawah, menyusul diresmikannya irigasi sistem pompanisasi oleh Bupati Annas Maamun.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Kabupaten Rokan Hilir mulai memfungsikan jaringan irigasi sistem pompanisasi ber kapasitas 1.500 liter/detik. Proyek ini dikerjakan mulai tahun 2003, dan direncanakan mengairi 2.200 ha sawah di Kecamatan Rimba Melintang. Peresmian pemakaian pompa ini langsung dilakukan Bupati Rohil Annas Maamun, Kamis (18/4/13).

Peresmian dilaksanakan di Kepenghuluan Jumrah, karena intake dan rumah pompa serta berbagai fasilitas lainnya berada di kepenghuluan itu.

“Sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk meningkatkan ketahanan pangan pada sektor pertanian, dibangunlah pompanisasi ini. Tadi dikatakan dibangun sejak tahun 2003, sudah lama, baru sekarang diresmikan. Tentu kita jadi tanda tanya, apa sebab baru sekarang diresmikan, apa sebab lama betul pembangunan pompanisasi ini. Jadi tanda tanya. Yang perlu bertanya masyarakat Jumrah itu sendiri, dan masyarakat Rimba Melintang,” kata Annas Maamun.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Irigasi Rohil Nasri mengatakan, pembangunan jaringan irigasi sistem pompanisasi ini memiliki tujuan untuk mengatasi permasalahan kurangnya pasokan air pada musim kemarau diareal pertanian Kecamatan Rimba Melintang dan dalam rangka peningkatan produktifitas pertanian di Kabupaten Rokan Hilir khususnya Kecamatan Rimba Melintang.

Yang selama ini katanya musim tanam padi satu kali setahun diharapkan kedepan bisa dua kali dan tiga kali setahun. “Pembangunan jaringan irigasi dengan sistem pompanisasi ini dilakukan secara bertahap sejak tahun 2003, dengan total anggaran Rp 57 miliar lebih,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, jaringan irigasi ini memiliki intake yang didukung dengan pompa berkapasitas 1.500 liter/detik yang dapat mengairi sawah seluas 2.200 ha.

Disamping itu, jaringan ini didukung dengan saluran primer yang sudah siap sepanjang 7 km yang terbentang dari Kepenghuluan Jumrah, Kepenghuluan Teluk Pulau, Teluk Pulau Hilir dan Kepenghuluan Pematang Sikek. Sedangkan untuk saluran sekundernya yang dibangun saat ini sepanjang 4 km.

Fasilitas lain yang dimiliki jaringan irigasi ini, bangunan rumah pompa 1 unit, bangunan kantor tipe 90 sebanyak 1 unit, 1 unit rumah kepala, 1 unit rumah karyawan tipe 72 dan beberapa faslitas pendukung lainnya

Didalam pengoperasiannya, pompanisasi ini dipimpin seorang kepala unit pelaksana, disamping itu, kepala unit dibantu beberapa staf baik secara teknis maupun secara administrasi. Diharapkan dengan adanya unit pelaksana ini, operasional serta pemeliharaan jaringan serta fasilitas yang ada dalam jaringan ini dapat terpelihara dan berjalan dengan baik.

“Semoga dengan selesainya dibangun jaringan ini, dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Rimba Melintang khususnya,” kata Nasri mengakhiri dalam laporannya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
tuk atuk
miko nak pencitraan ye................


Berita lainnya..........
- Permintaan Elpiji 12 Kg di Dumai Meningkat
- Pasca Pencabutan Kebijakan Pembatasan,
Pasokan BBM di Pulau Bengkalis Belum Normal

- BPT: Movie Box Beroperasi di Pekanbaru Secara Ilegal
- Pekanbaru Expo Berjalan Sukses, Transaksi Mencapai Rp 1,5 Miliar
- Pertumbuhan Ritel Tak Terkendali,
Koodinasi Vertikal Pemko Pekanbaru Dipertanyakan

- Agustus, Riau Alami Inflasi 0,89 Persen
- Petani Jamur Tiram di Kepenuhan Perlu Perhatian Pemerintah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.249.155
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com