Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 23:15
Perkenalkan Mata Uang Digital,
Bitconnect Berikan Seminar Edukasi Gratis di Pekanbaru


Selasa, 17 Oktober 2017 22:10
Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya


Selasa, 17 Oktober 2017 21:22
Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Reklame Ilegal di Jalan Soekarno Hatta

Selasa, 17 Oktober 2017 20:38
Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik

Selasa, 17 Oktober 2017 20:37
Penyebab Proyek PL di PUPR Kuansing Batal Dilaksanakan

Selasa, 17 Oktober 2017 19:58
Buka MTQ XVI Tingkat Kabupaten,
Bupati Kuansing Ajak Warga Hidupkan Magrib Mengaji


Selasa, 17 Oktober 2017 19:52
Menuju Porprov Riau 2017, Kontingen Meranti Berangkat Naik KM Jelatik

Selasa, 17 Oktober 2017 19:17
Bahas Perdagangan Lintas Batas, Bupati Meranti Rapat Bersama DPD RI

Selasa, 17 Oktober 2017 19:07
Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara

Selasa, 17 Oktober 2017 19:03
Sidang KKEP Polri, Tiga Personil Polres Meranti di Pecat Tidak Dengan Hormat

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 April 2013 07:21
Bupati Rohil Resmikan Irigasi Sistem Pompanisasi

Para petani Rohil semakin dipermudah untuk mengairi sawah, menyusul diresmikannya irigasi sistem pompanisasi oleh Bupati Annas Maamun.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Kabupaten Rokan Hilir mulai memfungsikan jaringan irigasi sistem pompanisasi ber kapasitas 1.500 liter/detik. Proyek ini dikerjakan mulai tahun 2003, dan direncanakan mengairi 2.200 ha sawah di Kecamatan Rimba Melintang. Peresmian pemakaian pompa ini langsung dilakukan Bupati Rohil Annas Maamun, Kamis (18/4/13).

Peresmian dilaksanakan di Kepenghuluan Jumrah, karena intake dan rumah pompa serta berbagai fasilitas lainnya berada di kepenghuluan itu.

“Sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk meningkatkan ketahanan pangan pada sektor pertanian, dibangunlah pompanisasi ini. Tadi dikatakan dibangun sejak tahun 2003, sudah lama, baru sekarang diresmikan. Tentu kita jadi tanda tanya, apa sebab baru sekarang diresmikan, apa sebab lama betul pembangunan pompanisasi ini. Jadi tanda tanya. Yang perlu bertanya masyarakat Jumrah itu sendiri, dan masyarakat Rimba Melintang,” kata Annas Maamun.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Irigasi Rohil Nasri mengatakan, pembangunan jaringan irigasi sistem pompanisasi ini memiliki tujuan untuk mengatasi permasalahan kurangnya pasokan air pada musim kemarau diareal pertanian Kecamatan Rimba Melintang dan dalam rangka peningkatan produktifitas pertanian di Kabupaten Rokan Hilir khususnya Kecamatan Rimba Melintang.

Yang selama ini katanya musim tanam padi satu kali setahun diharapkan kedepan bisa dua kali dan tiga kali setahun. “Pembangunan jaringan irigasi dengan sistem pompanisasi ini dilakukan secara bertahap sejak tahun 2003, dengan total anggaran Rp 57 miliar lebih,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, jaringan irigasi ini memiliki intake yang didukung dengan pompa berkapasitas 1.500 liter/detik yang dapat mengairi sawah seluas 2.200 ha.

Disamping itu, jaringan ini didukung dengan saluran primer yang sudah siap sepanjang 7 km yang terbentang dari Kepenghuluan Jumrah, Kepenghuluan Teluk Pulau, Teluk Pulau Hilir dan Kepenghuluan Pematang Sikek. Sedangkan untuk saluran sekundernya yang dibangun saat ini sepanjang 4 km.

Fasilitas lain yang dimiliki jaringan irigasi ini, bangunan rumah pompa 1 unit, bangunan kantor tipe 90 sebanyak 1 unit, 1 unit rumah kepala, 1 unit rumah karyawan tipe 72 dan beberapa faslitas pendukung lainnya

Didalam pengoperasiannya, pompanisasi ini dipimpin seorang kepala unit pelaksana, disamping itu, kepala unit dibantu beberapa staf baik secara teknis maupun secara administrasi. Diharapkan dengan adanya unit pelaksana ini, operasional serta pemeliharaan jaringan serta fasilitas yang ada dalam jaringan ini dapat terpelihara dan berjalan dengan baik.

“Semoga dengan selesainya dibangun jaringan ini, dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Rimba Melintang khususnya,” kata Nasri mengakhiri dalam laporannya.***(nop)



loading...

Berita lainnya..........
- Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik
- OJK Gandeng MUI Riau Kembangkan Bwnk Syariah
- Terkait Samsat Online,
Bank Riau Kepri daan Bapenda Riau Kunjungi BJB

- Walikota Pekanbaru Sebut Masalah Pasar Kaget seperti Lingkaran Setan
- Pembangunan Pasar Pekanbaru Induk Macet, Pemko Bakal Tegur Investor
- Ada Diskon 28 Persen,
Pelanggan PLN Bengkalis Diimbau untuk Tambah Daya

- Triwulan Tiga 2017, PAD Parkir Tembus Angka Rp6,7 Miliar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.126.144
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com