Untitled Document
Senin, 1 Rajab 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 20 April 2015 01:23
Buruh Bangsal Sagu di Meranti Ditemukan Tewas Dalam Kamar

Senin, 20 April 2015 01:20


Senin, 20 April 2015 01:19
46 Perusahaan di Meranti Tak Patuhi UMK

Senin, 20 April 2015 01:14
DPRD Rohil Minta Polisi Segera Tertibkan Penampungan CPO Ilegal

Senin, 20 April 2015 01:08
Pasca UN, 8 Siswa SMAN I Bangko Rohil Alami Tabrakan

Senin, 20 April 2015 00:59
Pencuri dan Penadah Sawit Digiring Warga Rantau Kopar, Rohil ke Polisi

Senin, 20 April 2015 00:51
Kabur Dari Rumah,
Mario Tertangkap di Bandara Kualanamu, Medan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 April 2013 06:50
Bupati Rohil Panen Raya Padi di Pematang Sikek

Rokan Hilir bertekad mempertahankan lumbung pangan. Hal itu disampaikan Bupati Annas Maamun saat panen raya padi di Pematang Sikek.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Bupati Rohil Annas Maamun melakukan panen raya padi di Kepenghuluan Pematang Sikek Kecamatan Rimba Melintang, Kamis (18/4/13). Kesempatan tersebut juga dilakukan dialog dengan petani.

Dalam dialog, petani minta kelanjutan pembangunan sekunder, minta dibangun saung (balai pertemuan, red), jalan usaha tani sampai kepada keluhan murahnya harga padi yang dibeli tengkulak, Rp 3.500-Rp. 3.700 per kilogram.

Menyikapi permasalahan tersebut, Annas Maamun berjanji akan membantu petani, untuk saluran sekunder, memang telah dianggarkan tahun 2013 ini dan akan terus dilanjutkan. Untuk saung, dia juga berjanji akan membangunnya. Jalan usaha tani juga akan dibangun, agar petani mudah mengangkat hasil pertanian.

Khusus untuk permasalahan tengkulak, Annas memiliki strategi sendiri, petani dimintanya untuk membuat koperasi, dan melalui koperasi ini, Pemkab Rohil siap membantu pendanaan, sehingga petani bisa terjerat dari tengkulak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Rohil Muslim mengatakan, petani yang ada di empat kepenghuluan sekitar, memiliki 40 kelompok tani, satu kelompok tani memiliki anggota 30 orang. “Jadi totalnya mencapai 1.200 anggota,” katanya.***(nop) WebRep




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Eka Hospital Pekanbaru Gelar Community Gathering 2015
- 600 Kg Minyak Goreng Tumpah, Wilmar Group Rugi Ratusan Juta
- Antisipasi Hak Diabaikan,
Buruh PT Hutahaean Rohul Bentuk Serikat Pekerja

- Ketua HNSI Riau Terpilih Kagumi Potensi Perikanan Budidaya Kampar
- Komisi B DPRD Riau Dukung Permendag Larangan Miras
- Sampai Besok, Nissan Duri Taja Showroom Ivent
- Turun Hingga 60 Persen, Estimasi DBH Bengkalis 2015 Hanya Berkisar Rp800 M


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.183.52
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com