Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 31 Agustus 2016 14:19
Punya Banyak Keunggulan, Tata Xenon XT Siap Memikat Konsumen Riau

Rabu, 31 Agustus 2016 14:11
Kurir Narkoba, Oknum Satpol PP Ngaku Hanya Diupah Rp200 Ribu

Rabu, 31 Agustus 2016 13:46
Pandam I BB Tinjau Lokasi Pratu Wahyudi Tewas Terbakar di Rohil

Rabu, 31 Agustus 2016 13:42
Rusak dan Bakar Masjid di Bengkalis, Seorang Pemuda Diamankan

Rabu, 31 Agustus 2016 13:21
Polsek Bukit Kapur, Dumai Tangkap Dua Tersangka Pengedar Ganja

Rabu, 31 Agustus 2016 13:16
Pindah Tugas, Dandim 0303 Pamit ke Bupati Bengkalis

Rabu, 31 Agustus 2016 13:13
Terapkan SOTK Baru, Pemkab Pelalawan Pangkas 72 Pejabat Eselon



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 April 2013 06:50
Bupati Rohil Panen Raya Padi di Pematang Sikek

Rokan Hilir bertekad mempertahankan lumbung pangan. Hal itu disampaikan Bupati Annas Maamun saat panen raya padi di Pematang Sikek.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Bupati Rohil Annas Maamun melakukan panen raya padi di Kepenghuluan Pematang Sikek Kecamatan Rimba Melintang, Kamis (18/4/13). Kesempatan tersebut juga dilakukan dialog dengan petani.

Dalam dialog, petani minta kelanjutan pembangunan sekunder, minta dibangun saung (balai pertemuan, red), jalan usaha tani sampai kepada keluhan murahnya harga padi yang dibeli tengkulak, Rp 3.500-Rp. 3.700 per kilogram.

Menyikapi permasalahan tersebut, Annas Maamun berjanji akan membantu petani, untuk saluran sekunder, memang telah dianggarkan tahun 2013 ini dan akan terus dilanjutkan. Untuk saung, dia juga berjanji akan membangunnya. Jalan usaha tani juga akan dibangun, agar petani mudah mengangkat hasil pertanian.

Khusus untuk permasalahan tengkulak, Annas memiliki strategi sendiri, petani dimintanya untuk membuat koperasi, dan melalui koperasi ini, Pemkab Rohil siap membantu pendanaan, sehingga petani bisa terjerat dari tengkulak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Rohil Muslim mengatakan, petani yang ada di empat kepenghuluan sekitar, memiliki 40 kelompok tani, satu kelompok tani memiliki anggota 30 orang. “Jadi totalnya mencapai 1.200 anggota,” katanya.***(nop) WebRep




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- DAU Pemprov Riau dan Dua Kabupaten Rp83,9 Miliar Ditahan Menkeu
- Pekan Ini Harga TBS di Riau Naik
- Pemko Wajibkan Pengelola Renovasi Plaza Sukaramai Pasca Terbakar
- Jarak Pandang 1 Km, Pelita Air ke Dumai Dialihkan ke SSK II
- EMP Bentu SKK Migas Lakukan Komisioning dan Gas in
- Petani Binaan EMP Bentu Ltd di Langgam Panen Perdana Ikan Patin
- Pembatasan BBM Dicabut, Disperindag Pastikan Stok Bensin di Pulau Bengkalis Cukup


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.14.214
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com