Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 3 September 2015 21:27
PT LIH Kerahkan Bantuan Padamkan Karhutla di Dua Desa di Pangkalan Kuras

Kamis, 3 September 2015 21:24
KPU Dumai Tetapkan DPS dari 7 Kecamatan 168.017 Suara

Kamis, 3 September 2015 20:18
Antisipasi Bahaya Asap, Sekolah di Pekanbaru Diliburkan Sampai Sabtu

Kamis, 3 September 2015 20:02
Pj Bupati Meranti dan Dirjen Kominfo Teken MoU,
Tanah Merah dan Bokor Jadi Desa Broadband


Kamis, 3 September 2015 19:54
Kepala DPPKP Harapkan Barang Luar Negeri Dilegalkan Masuk ke Meranti

Kamis, 3 September 2015 19:47
Dinilai Tak Etis,
Komisi D: Ada Empat Perusahaan Menangkan 6 Paket Proyek Jalan


Kamis, 3 September 2015 19:37
Dukung KIH,
F PAN DPRD Riau Imbau Seluruh Kadernya Ikuti Putusan Partai




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 April 2013 06:50
Bupati Rohil Panen Raya Padi di Pematang Sikek

Rokan Hilir bertekad mempertahankan lumbung pangan. Hal itu disampaikan Bupati Annas Maamun saat panen raya padi di Pematang Sikek.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Bupati Rohil Annas Maamun melakukan panen raya padi di Kepenghuluan Pematang Sikek Kecamatan Rimba Melintang, Kamis (18/4/13). Kesempatan tersebut juga dilakukan dialog dengan petani.

Dalam dialog, petani minta kelanjutan pembangunan sekunder, minta dibangun saung (balai pertemuan, red), jalan usaha tani sampai kepada keluhan murahnya harga padi yang dibeli tengkulak, Rp 3.500-Rp. 3.700 per kilogram.

Menyikapi permasalahan tersebut, Annas Maamun berjanji akan membantu petani, untuk saluran sekunder, memang telah dianggarkan tahun 2013 ini dan akan terus dilanjutkan. Untuk saung, dia juga berjanji akan membangunnya. Jalan usaha tani juga akan dibangun, agar petani mudah mengangkat hasil pertanian.

Khusus untuk permasalahan tengkulak, Annas memiliki strategi sendiri, petani dimintanya untuk membuat koperasi, dan melalui koperasi ini, Pemkab Rohil siap membantu pendanaan, sehingga petani bisa terjerat dari tengkulak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Rohil Muslim mengatakan, petani yang ada di empat kepenghuluan sekitar, memiliki 40 kelompok tani, satu kelompok tani memiliki anggota 30 orang. “Jadi totalnya mencapai 1.200 anggota,” katanya.***(nop) WebRep




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Kepala DPPKP Harapkan Barang Luar Negeri Dilegalkan Masuk ke Meranti
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit di Riau Turun
- Asap Tebal, Apotek di Tembilahan Mulai Kehabisan Stok Masker
- Dipenda Riau Terus Berusaha Gesa Pelaksanaan Samsat Online
- Triwulan III 2015, Ekonomi Riau Membaik
- Kabut Asap, Pelajar di Duri Kembali Diliburkan
- Mulai Normal, 14 Jadwal Penerbangan di SSK II Terganggu Asap


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.86.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com