Untitled Document
Selasa, 1 Rabiul Awwal 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 23 Desember 2014 07:08
Banjir Pasang Rendam Jalan di Inhil, Motor Harus Diangkut Perahu

Selasa, 23 Desember 2014 07:05
Sidang Karhutla PT NSP di Bengkalis Langsung Dipantau KY dan Tim UKP4

Selasa, 23 Desember 2014 07:03
'Duet Maut' Charly-Irwan Nasir Goyang Ribuan Warga di Puncak HUT ke-6 Meranti

Selasa, 23 Desember 2014 06:57
Terkapar Sakit Akibat Lakalantas, Anggota DPRD Inhu tak Dapat Asuransi

Senin, 22 Desember 2014 22:20
DPO Ilog Rohil Ditangkap di Painan, Sumbar

Senin, 22 Desember 2014 22:13
Operasi Pekat 2014,
Polres Inhu Tangkap Pemilik 2 Kg Ganja


Senin, 22 Desember 2014 21:11
Sempena Hari Ibu 2015,
Pengibaran Bendera di Rohil Dilakukan Polwan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 April 2013 06:50
Bupati Rohil Panen Raya Padi di Pematang Sikek

Rokan Hilir bertekad mempertahankan lumbung pangan. Hal itu disampaikan Bupati Annas Maamun saat panen raya padi di Pematang Sikek.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Bupati Rohil Annas Maamun melakukan panen raya padi di Kepenghuluan Pematang Sikek Kecamatan Rimba Melintang, Kamis (18/4/13). Kesempatan tersebut juga dilakukan dialog dengan petani.

Dalam dialog, petani minta kelanjutan pembangunan sekunder, minta dibangun saung (balai pertemuan, red), jalan usaha tani sampai kepada keluhan murahnya harga padi yang dibeli tengkulak, Rp 3.500-Rp. 3.700 per kilogram.

Menyikapi permasalahan tersebut, Annas Maamun berjanji akan membantu petani, untuk saluran sekunder, memang telah dianggarkan tahun 2013 ini dan akan terus dilanjutkan. Untuk saung, dia juga berjanji akan membangunnya. Jalan usaha tani juga akan dibangun, agar petani mudah mengangkat hasil pertanian.

Khusus untuk permasalahan tengkulak, Annas memiliki strategi sendiri, petani dimintanya untuk membuat koperasi, dan melalui koperasi ini, Pemkab Rohil siap membantu pendanaan, sehingga petani bisa terjerat dari tengkulak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Rohil Muslim mengatakan, petani yang ada di empat kepenghuluan sekitar, memiliki 40 kelompok tani, satu kelompok tani memiliki anggota 30 orang. “Jadi totalnya mencapai 1.200 anggota,” katanya.***(nop) WebRep




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Benarkah Indonesia Kaya Minyak?
- Banyak Perusahaan Dumai Nunggak Iuran BPJS-TK
- Harga Getah Anjlok, Petani Karet Kuansing 'Iri' Kemakmuran Petani Sawit
- Persiapan Pengoperasian PDAM Unit Rupat, Bengkalis Terus Digesa
- Pemko Dumai Serius Kembangkan Wisata Kuliner
- BBM Bersubsidi Tepat Sasaran,
Pertamina Laksanakan Kartu Survei

- 2015, Pertumbuhan Ekonomi Riau Diprdiksi Melambat
- Warga Batu Panjang, Rupat Segera Nikmati Air Bersih PDAM


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.126.9
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com