Untitled Document
Kamis, 16 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 16 April 2014 20:58
Kapolda Kunjungan Kerja ke Inhil

Rabu, 16 April 2014 20:58
Tersangka Pidana Pemilu,
Maimanah Umar dan Putrinya Terancam Dianulir KPU


Rabu, 16 April 2014 20:51
HUT Bank Riau Kepri ke-48, Digelar Turnamen Bulutangkis se-Sumatera

Rabu, 16 April 2014 20:50
Pasca Kaburnya Tahanan Narkoba, Kapolda Riau Kunjungi Inhu

Rabu, 16 April 2014 20:48
2.971 Generasi Muda Riau Mendaftar jadi Calon Bintara Polri

Rabu, 16 April 2014 20:43
Dugaan Penggelembungan Suara,
Perwakilan Caleg di Pelangiran Minta Panwaslu Serius Tindak Lanjuti


Rabu, 16 April 2014 20:36
PNS Pemkab Kampar Diminta Memahami Undang-Undang ASN



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 April 2013 06:50
Bupati Rohil Panen Raya Padi di Pematang Sikek

Rokan Hilir bertekad mempertahankan lumbung pangan. Hal itu disampaikan Bupati Annas Maamun saat panen raya padi di Pematang Sikek.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Bupati Rohil Annas Maamun melakukan panen raya padi di Kepenghuluan Pematang Sikek Kecamatan Rimba Melintang, Kamis (18/4/13). Kesempatan tersebut juga dilakukan dialog dengan petani.

Dalam dialog, petani minta kelanjutan pembangunan sekunder, minta dibangun saung (balai pertemuan, red), jalan usaha tani sampai kepada keluhan murahnya harga padi yang dibeli tengkulak, Rp 3.500-Rp. 3.700 per kilogram.

Menyikapi permasalahan tersebut, Annas Maamun berjanji akan membantu petani, untuk saluran sekunder, memang telah dianggarkan tahun 2013 ini dan akan terus dilanjutkan. Untuk saung, dia juga berjanji akan membangunnya. Jalan usaha tani juga akan dibangun, agar petani mudah mengangkat hasil pertanian.

Khusus untuk permasalahan tengkulak, Annas memiliki strategi sendiri, petani dimintanya untuk membuat koperasi, dan melalui koperasi ini, Pemkab Rohil siap membantu pendanaan, sehingga petani bisa terjerat dari tengkulak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Rohil Muslim mengatakan, petani yang ada di empat kepenghuluan sekitar, memiliki 40 kelompok tani, satu kelompok tani memiliki anggota 30 orang. “Jadi totalnya mencapai 1.200 anggota,” katanya.***(nop) WebRep




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Triwulan I 2014,
Realisasi Investasi Riau Capai Rp7 Triliun

- Hanya Rp5 Ribu Sekilo, Petani Karet di Bengkalis Menjerit
- Harga Buah Sawit Kembali Turun, Disbun Riau Bakal Surati Kemendag
- Target Investasi 2014 Rp18 Triliun, BKPM Riau Keberatan
- DPPKP Merant Bantu 400 Kg Bibit Bawang untuk Sentral Sayur-mayur Tebingtinggi Barat
- RAPP -Tanoto Foundation Salurkan Beasiswa Ikatan Dinas 2014
- Industri Kehutanan Harus Perdayakan Ekonmi Masyarakat Sekitar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.1.136
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com