Untitled Document
Senin, 6 Zulqaidah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 1 September 2014 14:28
Polres Kampar Musnahkan Sabu-sabu dan Ganja Kering

Senin, 1 September 2014 14:21
Kunjungi Perpustakaan Soeman Hs,
Koleksi Buku Sastrawan dan Kuliner Riau Jadi Perhatian Guruh Soekarnoputra


Senin, 1 September 2014 14:14
Dukung MTQ ke-33 Provinsi Riau,
Setiap Mobnas di Inhil Dianjurkan Pasang Stiker


Senin, 1 September 2014 13:16
Realisasi Penyaluran Raskin di Pekanbaru Sudah 80 Persen

Senin, 1 September 2014 13:06
Cari Gubri, Belasan Wartawan Minta Klarifikasi Dugaan Pencabulan

Senin, 1 September 2014 12:49
Pemko Akui Banyak Panti Pijat Ilegal di Pekanbaru

Senin, 1 September 2014 12:33
Agustus, Riau Alami Inflasi 0,89 Persen



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 April 2013 06:50
Bupati Rohil Panen Raya Padi di Pematang Sikek

Rokan Hilir bertekad mempertahankan lumbung pangan. Hal itu disampaikan Bupati Annas Maamun saat panen raya padi di Pematang Sikek.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Bupati Rohil Annas Maamun melakukan panen raya padi di Kepenghuluan Pematang Sikek Kecamatan Rimba Melintang, Kamis (18/4/13). Kesempatan tersebut juga dilakukan dialog dengan petani.

Dalam dialog, petani minta kelanjutan pembangunan sekunder, minta dibangun saung (balai pertemuan, red), jalan usaha tani sampai kepada keluhan murahnya harga padi yang dibeli tengkulak, Rp 3.500-Rp. 3.700 per kilogram.

Menyikapi permasalahan tersebut, Annas Maamun berjanji akan membantu petani, untuk saluran sekunder, memang telah dianggarkan tahun 2013 ini dan akan terus dilanjutkan. Untuk saung, dia juga berjanji akan membangunnya. Jalan usaha tani juga akan dibangun, agar petani mudah mengangkat hasil pertanian.

Khusus untuk permasalahan tengkulak, Annas memiliki strategi sendiri, petani dimintanya untuk membuat koperasi, dan melalui koperasi ini, Pemkab Rohil siap membantu pendanaan, sehingga petani bisa terjerat dari tengkulak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Rohil Muslim mengatakan, petani yang ada di empat kepenghuluan sekitar, memiliki 40 kelompok tani, satu kelompok tani memiliki anggota 30 orang. “Jadi totalnya mencapai 1.200 anggota,” katanya.***(nop) WebRep




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Agustus, Riau Alami Inflasi 0,89 Persen
- Petani Jamur Tiram di Kepenuhan Perlu Perhatian Pemerintah
- BBM Langka, Aktivitas Nelayan di Rohil Mulai Terganggu
- Hasil Penelitian Dosen Komunikasi UIN Suska,
Remaja di Riau Tinggalkan Koran dan Beralih ke Online

- Dimeriahkan Penampilan Artis Papan Atas,
Yamaha Music for Everyone Gelar Event Akbar di CS Mal

- Gulat Manurung Janji Perjuangkan Dongkrak Harga Jual Sawit di Rohil
- Disperindag Dumai Ajukan Penambahan Kuota Elpiji 3 Kg


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.110.222
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com