Untitled Document
Kamis, 23 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 24 April 2014 06:30
Motor Dilarikan Kawan, Lapor ke Polsek Tenayan Raya Malah Dibentak-bentak

Kamis, 24 April 2014 06:22
Nestapa Keluarga Petani Tersangka Karhutla,
Salma Kini Harus Merawat Dua Anak dan Kebun Ubi


Rabu, 23 April 2014 22:37
Dan Apel Puncak Harkitnas
Pemkab Meranti Siapkan Jambore Pendidikan di Mengkikip


Rabu, 23 April 2014 22:19
Bengkalis Minta Cabor Renang Dipertandingkan di Porprov Inhu

Rabu, 23 April 2014 22:02
Sejumlah Kegiatan Bakal Semarakkan HPN Riau ke-68 di Bengkalis

Rabu, 23 April 2014 21:34
Panwaslu Inhu Didesak Lanjutkan Kasus Dugaan Penggelembungan Suara di PPK Pasirpenyu

Rabu, 23 April 2014 21:15
Dilantik Sekjend Kemendagri, Rizka Utama Jadi Dirut IPDN



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 April 2013 06:50
Bupati Rohil Panen Raya Padi di Pematang Sikek

Rokan Hilir bertekad mempertahankan lumbung pangan. Hal itu disampaikan Bupati Annas Maamun saat panen raya padi di Pematang Sikek.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Bupati Rohil Annas Maamun melakukan panen raya padi di Kepenghuluan Pematang Sikek Kecamatan Rimba Melintang, Kamis (18/4/13). Kesempatan tersebut juga dilakukan dialog dengan petani.

Dalam dialog, petani minta kelanjutan pembangunan sekunder, minta dibangun saung (balai pertemuan, red), jalan usaha tani sampai kepada keluhan murahnya harga padi yang dibeli tengkulak, Rp 3.500-Rp. 3.700 per kilogram.

Menyikapi permasalahan tersebut, Annas Maamun berjanji akan membantu petani, untuk saluran sekunder, memang telah dianggarkan tahun 2013 ini dan akan terus dilanjutkan. Untuk saung, dia juga berjanji akan membangunnya. Jalan usaha tani juga akan dibangun, agar petani mudah mengangkat hasil pertanian.

Khusus untuk permasalahan tengkulak, Annas memiliki strategi sendiri, petani dimintanya untuk membuat koperasi, dan melalui koperasi ini, Pemkab Rohil siap membantu pendanaan, sehingga petani bisa terjerat dari tengkulak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Rohil Muslim mengatakan, petani yang ada di empat kepenghuluan sekitar, memiliki 40 kelompok tani, satu kelompok tani memiliki anggota 30 orang. “Jadi totalnya mencapai 1.200 anggota,” katanya.***(nop) WebRep




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Perusahaan Korsel Siap Inves Rp2 Triliun untuk Air Bersih di Pekanbaru
- Tolak Akuisisi, Karyawan BTN Pekanbaru Berdemo
- Daya Beli Turun, REI Pesimis Capai Target
- Trek, Harga TBS Sawit Naik
- Harga TBS Sawit Mulai Merangkak Naik
- Awal 2014, Kinerja Perbankan Riau Melambat
- Dimulai, Seleksi Beasiswa Ikatan Dinas RAPP


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.236.46
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com