Untitled Document
Selasa, 18 Syawwal 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 4 Agustus 2015 09:18
Kebakaran Rumah di Pelalawan Tewaskan Seorang Warga

Selasa, 4 Agustus 2015 08:53
Polres Kuansing Tangkap Pemilik Sabu Seharga Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 4 Agustus 2015 07:14
Gandeng Bank Mualamat,
Jemaah Haji Bisa Tarik Uang Real di Tanah Suci


Selasa, 4 Agustus 2015 07:12
Kesbangpol Inhil Sosialisasikan Kesadaran Terhadap Nilai Luhur Budaya Bangsa

Selasa, 4 Agustus 2015 00:59
Jelang Perayaan HUT RI,
Sebahagian Besar Warga Duri " Ngemis" Dijalanan


Selasa, 4 Agustus 2015 00:54
Kadivre II Bantah Isu Fatwa Haram BPJS Kesehatan ,
Benjamin Saut : Tidak Ada Kata Haram yang Disampaikan MUI


Selasa, 4 Agustus 2015 00:50
Kesehatan Tiga Balon Kepala Daerah Rohul Memenuhi Syarat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 April 2013 19:10
Pemilik Kulit Satwa Dilindungi Divonis Hakim 3 Bulan Penjara

PN Pekanbaru menjatuhkan hukuman vonis kepada Suparno selama 3 bulan penjara. Ia terbukti bersalah memiliki kulit satwa yang dilindungi.

Riauterkini-PEKANBARU-Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Akhirnya menjatuhkan hukuman vonis kepada Suparno alias Nono (61) selama 3 bulan penjara.

Suparno yang menjadi terdakwa kepemilikan kulit satwa yang dilindungi. Dinyatakan hakim terbukti bersalah menyimpan sejumlah kulit satwa langka di rumahnya.

Amar putusan vonis yang dibacakan majelis hakim yang diketuai oleh Jauhari SH, pada Senin (8/4/13) siang itu. Terdakwa dijerat pasal Pasal 21 ayat (2) huruf d jo pasal 40 UU No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam, hayati dan ekosistemnya.

Selain hukuman penjara, terdakwa juga dihukum membayar denda sebesar Rp1 juta atau subsider 1 bulan kurungan.

" Terdakwa terbukti menyimpan kulit dan tengkorak serta bagian satwa langka yang dilindungi. Hal hal yang meringankan hukuman. Terdakwa bersikap sopan selama persidangan, memiliki tanggungan keluarga dan telah berusia lanjut," ujar Jauhari.

Selain itu kata hakim, barang bukti (BB) disita untuk dimusnahkan," ucap Jauhari.

Putusan majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), Ayu Susanti SH yang menuntut terdakwa 6 bulan penjara. Jaksa juga menuntut terdakwa membayar denda Rp1 juta atau subsider 1 bulan kurungan.

Atas vonis tersebut, terdakwa melalui penasehat hukum Yogi Mandagi SH menerima hukuman itu. Hal sama juga dilakukan jaksa.

Dalam dakwaan JPU, terdakwa ditangkap oleh Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru di rumahnya Jalan Tanjung Jati, No 82 A, Kota Pekanbaru pada tanggal 19 Desember 2012.

Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan barang bukti berupa kulit Harimau, kulit Macan Tutul, kulit kepala Beruang, kulit dan tengkorak serta tanduk Rusa, dan kepala Kambing, Monyet dan Kucing Hutan.

Sebanyak 9 lembar kulit Harimau dari barang bukti yang diamankan tersebut merupakan milik Badan Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau titipkan kepada terdakwa untuk diawetkan.

Penitipan didasari surat tugas No PT 163t/IV-17/T.2/2011 tanggal 1 Juli 2011. Dan berita acara pengeluaran barang inventaris BKSDA Riau, berupa kulit Harimau Sumatera No BA.90/IV-17/2011 tanggal 10 Maret 2011 yang ditandatangani Ir Syahminin selaku Plh Kepala Balai Besar KSDA.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Inflasi Riau Juli 0,61 Persen,
Angkutan Udara Sumbang Inflasi Terbesar

- Tuntut Pelayanan, Seratusan Buruh PT Adei di Pinggir, Bengkalis Gelar Aksi Protes
- Aktivitas Bongkar Muat Peti Kemas Pelindo Dumai Meningkat
- Puluhan Karyawan Mogok, Manajemen PT SAS di Duri Tolak Dimediasi Disnakertrans
- Datangkan Naker Asal China,
LMB Akan Usir PT. Ivo Mas Tunggal dari Dumai

- Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 25,82 perkilogram
- Harga Rp 850 - Rp 1000 Per Kg,
Harga TBS di PKS Tambusai Utara Anjlok Pasca Lebaran



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.212.62
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com