Untitled Document
Jumat, 29 Zulhijjah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 23 Oktober 2014 21:52
Penuhi Panggilan KPK,
Zulkifli Yusuf: Siapa Bilang Saya Mangkir


Kamis, 23 Oktober 2014 21:47
Wisuda Perdana,
Universitas Islam Kuansing Tamatkan 422 Sarjana


Kamis, 23 Oktober 2014 21:40
Program Tak Terlaksana,
Dewan Minta Kepala BPM Bangdes Mundur


Kamis, 23 Oktober 2014 21:32
Pimpinan Defenitif DPRD Meranti Resmi Dilantik

Kamis, 23 Oktober 2014 21:26
Pembangunan Gedung Baru Diskes Riau Semakin Tak Jelas

Kamis, 23 Oktober 2014 21:19
Diskes Bengkalis Sosialisasi TBC di Duri

Kamis, 23 Oktober 2014 21:09
Korupsi Proyek Jalan Desa di Bengkalis,
Turun di PT Riau, Kasasi Wan Yulimizani Melambung di MA




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 April 2013 19:10
Pemilik Kulit Satwa Dilindungi Divonis Hakim 3 Bulan Penjara

PN Pekanbaru menjatuhkan hukuman vonis kepada Suparno selama 3 bulan penjara. Ia terbukti bersalah memiliki kulit satwa yang dilindungi.

Riauterkini-PEKANBARU-Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Akhirnya menjatuhkan hukuman vonis kepada Suparno alias Nono (61) selama 3 bulan penjara.

Suparno yang menjadi terdakwa kepemilikan kulit satwa yang dilindungi. Dinyatakan hakim terbukti bersalah menyimpan sejumlah kulit satwa langka di rumahnya.

Amar putusan vonis yang dibacakan majelis hakim yang diketuai oleh Jauhari SH, pada Senin (8/4/13) siang itu. Terdakwa dijerat pasal Pasal 21 ayat (2) huruf d jo pasal 40 UU No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam, hayati dan ekosistemnya.

Selain hukuman penjara, terdakwa juga dihukum membayar denda sebesar Rp1 juta atau subsider 1 bulan kurungan.

" Terdakwa terbukti menyimpan kulit dan tengkorak serta bagian satwa langka yang dilindungi. Hal hal yang meringankan hukuman. Terdakwa bersikap sopan selama persidangan, memiliki tanggungan keluarga dan telah berusia lanjut," ujar Jauhari.

Selain itu kata hakim, barang bukti (BB) disita untuk dimusnahkan," ucap Jauhari.

Putusan majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), Ayu Susanti SH yang menuntut terdakwa 6 bulan penjara. Jaksa juga menuntut terdakwa membayar denda Rp1 juta atau subsider 1 bulan kurungan.

Atas vonis tersebut, terdakwa melalui penasehat hukum Yogi Mandagi SH menerima hukuman itu. Hal sama juga dilakukan jaksa.

Dalam dakwaan JPU, terdakwa ditangkap oleh Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru di rumahnya Jalan Tanjung Jati, No 82 A, Kota Pekanbaru pada tanggal 19 Desember 2012.

Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan barang bukti berupa kulit Harimau, kulit Macan Tutul, kulit kepala Beruang, kulit dan tengkorak serta tanduk Rusa, dan kepala Kambing, Monyet dan Kucing Hutan.

Sebanyak 9 lembar kulit Harimau dari barang bukti yang diamankan tersebut merupakan milik Badan Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau titipkan kepada terdakwa untuk diawetkan.

Penitipan didasari surat tugas No PT 163t/IV-17/T.2/2011 tanggal 1 Juli 2011. Dan berita acara pengeluaran barang inventaris BKSDA Riau, berupa kulit Harimau Sumatera No BA.90/IV-17/2011 tanggal 10 Maret 2011 yang ditandatangani Ir Syahminin selaku Plh Kepala Balai Besar KSDA.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Tunggu Usai RUPS,
OJK Belum Terima Nama Kandidat Dirut Bank Riau Kepri

- BI dan Pemko Pekanbaru Teken MoU Gerakan Siswa Menabung
- 2014, REI Riau Sulit Capai Target Bangun 10 Ribu Unit Rumah
- Pemprov Riau Berkemugkinan Lanjutkan Program UED-SP
- KUA dan PPAS APBDP Rohul 2014 Disepakati Rp1.449 Triliun
- Musda REI Riau X , 3 Kandidat Siap Berlaga
- BRK Salurkan Beasiswa Bagi 75 Mahasiswa UPP Rohul


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.73.72.163
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com