Untitled Document
Kamis, 8 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 29 Januari 2015 17:14
Perbatasan Laut RI-Malaysia di Perairan Rohil Dipasang Tanda

Kamis, 29 Januari 2015 17:10
Hearing dengan Komisi C DPRD Riau,
Kabiro Keu Setdaprov Riau Ngaku Pernah Diancam Pecat Gubri Nonaktif Annas Maamun


Kamis, 29 Januari 2015 17:04
Permudah Masyarakat Akses Data,
Disdik Rohil Aplikasikan Pemanfaatan Website


Kamis, 29 Januari 2015 16:55
70 Kg Buah Apel Diduga Bervirus Masih Dijual Pedagang di Rohul

Kamis, 29 Januari 2015 16:51
TNI Bersama Indo Agri Akan Gelar Operasi Katarak di Rohil

Kamis, 29 Januari 2015 16:45
Konflik dengan PT AMR,
Bupati Rohul Tuding Izin Lahan 305 Ha Milik PT BMPJ Tidak Sah


Kamis, 29 Januari 2015 16:41
Pertanyakan Soal SK CPNS 2013, Komisi A DPRD Rohil Hearing BKD



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 April 2013 19:10
Pemilik Kulit Satwa Dilindungi Divonis Hakim 3 Bulan Penjara

PN Pekanbaru menjatuhkan hukuman vonis kepada Suparno selama 3 bulan penjara. Ia terbukti bersalah memiliki kulit satwa yang dilindungi.

Riauterkini-PEKANBARU-Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Akhirnya menjatuhkan hukuman vonis kepada Suparno alias Nono (61) selama 3 bulan penjara.

Suparno yang menjadi terdakwa kepemilikan kulit satwa yang dilindungi. Dinyatakan hakim terbukti bersalah menyimpan sejumlah kulit satwa langka di rumahnya.

Amar putusan vonis yang dibacakan majelis hakim yang diketuai oleh Jauhari SH, pada Senin (8/4/13) siang itu. Terdakwa dijerat pasal Pasal 21 ayat (2) huruf d jo pasal 40 UU No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam, hayati dan ekosistemnya.

Selain hukuman penjara, terdakwa juga dihukum membayar denda sebesar Rp1 juta atau subsider 1 bulan kurungan.

" Terdakwa terbukti menyimpan kulit dan tengkorak serta bagian satwa langka yang dilindungi. Hal hal yang meringankan hukuman. Terdakwa bersikap sopan selama persidangan, memiliki tanggungan keluarga dan telah berusia lanjut," ujar Jauhari.

Selain itu kata hakim, barang bukti (BB) disita untuk dimusnahkan," ucap Jauhari.

Putusan majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), Ayu Susanti SH yang menuntut terdakwa 6 bulan penjara. Jaksa juga menuntut terdakwa membayar denda Rp1 juta atau subsider 1 bulan kurungan.

Atas vonis tersebut, terdakwa melalui penasehat hukum Yogi Mandagi SH menerima hukuman itu. Hal sama juga dilakukan jaksa.

Dalam dakwaan JPU, terdakwa ditangkap oleh Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru di rumahnya Jalan Tanjung Jati, No 82 A, Kota Pekanbaru pada tanggal 19 Desember 2012.

Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan barang bukti berupa kulit Harimau, kulit Macan Tutul, kulit kepala Beruang, kulit dan tengkorak serta tanduk Rusa, dan kepala Kambing, Monyet dan Kucing Hutan.

Sebanyak 9 lembar kulit Harimau dari barang bukti yang diamankan tersebut merupakan milik Badan Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau titipkan kepada terdakwa untuk diawetkan.

Penitipan didasari surat tugas No PT 163t/IV-17/T.2/2011 tanggal 1 Juli 2011. Dan berita acara pengeluaran barang inventaris BKSDA Riau, berupa kulit Harimau Sumatera No BA.90/IV-17/2011 tanggal 10 Maret 2011 yang ditandatangani Ir Syahminin selaku Plh Kepala Balai Besar KSDA.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- 70 Kg Buah Apel Diduga Bervirus Masih Dijual Pedagang di Rohul
- Pedagang Buah di Rohul Belum Tahu Ada Apel Mengandung Bakteri
- 2014, Tiongkok Tujuan Utama Ekspor Riau
- APRIL Asian Agri Learning Institute Tingkatkan SDM Karyawan
- Sejumlah Pengusaha TV Kabel Riau Bentuk Aspetika
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 28,36 Per Kilogram
- Kata Dirut, Investor Hongkong dan Malaysia Minati RAL


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.215.141
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com