Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 17 Desember 2017 18:04
Hindari Macet, Andi Jemput SK DPP PDIP Naik Ojek

Ahad, 17 Desember 2017 18:01
Puluhan Tim Pemadam Kebakaran RAPP Tambah Kompetensi di Situgal

Ahad, 17 Desember 2017 16:51
Kerancuan Regulasi Gambut Ancaman Serius Iklim Investasi Indonesia

Ahad, 17 Desember 2017 16:34
Andi-Suyatno Dapat Dukungan Resmi PDIP di Pilgubri 2018, Yopi Langsung 'Merapat'

Ahad, 17 Desember 2017 15:34
Gelorakan Ajaran Bung Karno, Repdem Rekrut Kader Muda di Siak

Ahad, 17 Desember 2017 15:28
4 Sepeda Motor Jadi Doorprize Gerak Jalan HUT ke-9 Kabupaten Kepulauan Meranti

Ahad, 17 Desember 2017 15:15
Kecam Pernyataan Trump, Ratusan Muslim di Duri Gelar Aksi Damai

Ahad, 17 Desember 2017 14:48
Resmi Diusung PDIP, Suyatno Ajak Kader Partainya dan Masyarakat Menangkan Pilgubri 2018

Ahad, 17 Desember 2017 14:24
Ditutup Wagubri, Pekanbaru Juara Umum MTQ ke-36 Riau di Dumai

Ahad, 17 Desember 2017 14:03
Dewan Bengkalis Tekankan RT dan Dinsos Tak Persulit Masyarakat Kurang Mampu

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 24 Maret 2013 16:13
Jelang Pelaksanaan Proyek TA 2013,
SKPD Bengkalis Diminta Umumkan Perusahaan Blacklist


Pelaksanaan proyek tahun anggaran 2013 di Pemkab Bengkalis segera dimulai. Demi transparansi, SKPD diminta mengumumkan perusahaan yang masuk daftar hitam.

Riauterkini-BENGKALIS- Meskipun telah memasuki pekan terakhir Maret tahun anggaran (TA) 2013, dan menjelang dilakukannya proses lelang di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis.

Akan tetapi, sampai sekarang belum ada satupun SKPD yang menetapkan perusahaan-perusahaan masuk sanksi daftar hitam atau blacklist terkait realisasi proyek TA 2012 lalu.

Hal ini berbeda dengan realisasi pelaksanaan proyek TA 2011, bahwa sejumlah perusahaan yang masuk dalam hitam tersebut, sudah diumumkan pemerintah pada bulan kedua tahun anggaran 2012.

Kepala Bagian Program Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis Bambang Irawan ketika dihubungi riauterkinicom beberapa waktu lalu mengakui hal ini. Ia menyebutkan, terkait perusahaan ditetapkan dalam daftar hitam, pihaknya telah menyurati seluruh SKPD sebanyak 2 (dua) kali.

“Sudah dua kali sebenarnya kita surati seluruh SKPD. Akan tetapi, yang kita peroleh, baru beberapa SKPD yang menyebutkan tidak ada perusahaan masuk dalam daftar hitam,” ungkap Bambang.

Lanjut Bambang, sementara itu beberapa laporan SKPD lainnya adalah menyampaikan lampiran perusahaan yang hanya dilakukan pemutusan hubungan kerja atau kontrak, bukan perusahaan yang masuk dalam daftar blacklist.

“Jadi sampai saat ini, belum ada satupun SKPD yang melaporkan perusahaan yang di-blacklist, tetapi hanya sebatas pemutusan kontrak kerja. Memang biasanya daftar ini sudah kita rekap dan umumkan pada Februari setiap tahun anggaran baru,” katanya lagi.

Pihaknya, dikatakan Bambang, hanya menunggu daftar hitam tersebut dari SKPD sebagai penanggungjawab kegiatan khusunya proyek-proyek yang direalisasikan. Terhadap keputusan penetapan perusahaan masuk dalam daftar itu, adalah sepenuhnya menjadi kewenangan SKPD yang bersangkutan.

“Penetapan blacklist perusahaan bukan kewenangan kita. Tugas kita hanya melakukan rekapitulasi data yang diajukan SKPD. Kemudian mengumumkan ke publik,” imbuhnya.***(dik)



Berita lainnya..........
- Ratusan Triliun Disumbangkan ke Negara, Apkasindo Dorong Riau Rebut DBH CPO
- 2017 Terjadi 436 Lakalantas Kendaraan Barang,
Hino Dutro Gelar Safety Driving Competition

- Demi Kepastian Hukum,
RAPP Ajukan Permohonan Pembatalan SK 5322 ke PTUN

- 2018, BI Sebut Perekonomian Riau Membaik
- RSI Ibnu Sina Akan Gelar Khitanan Massal
- Pemdes Petapahan Gandeng PT TYE Kelola TKD Jadi Kebun Sawit
- Dituding Perlakukan Karyawan Tak Manusiawi,
PT LIH Selalu Terapkan Tata Kelola Karyawan dan Lingkungan Secara Baik

- Operasi Pasar LPG 3 Kilogram Perdana di Duri Diserbu Warga
- PT LIH Pelalawan Dianggap Pekejakan Karyawannya Secara Tidak Manusiawi
- Tingkatkan Peran sebagai APEX BPR, Bank Riau Kepri Gelar Workshop Sinergitas
- Tingkat Kesadaran Wajib Pajak, Pemko Pekanbaru Gelar Edukasi Kepatuhan
- 2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik
- Walikota Pekanbaru Optimis Pambangunan Pasar Induk Selesai Tepat Waktu
- Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Revisi Empat Perda Pajak
- Bupati Bengkalis Hadiri Grand Opening Surya Daya Residence
- Revitalisasi Pasar Higienis Selesai, Siap-siap PKL Jalan Teratai Segera Digusur
- DPMPTS Dumai Sosialisasikan SOP Perizinan dan Non Perizinan Tahun 2017
- Telat Gelar RAT, Koperasi di Bengkalis Diminta Siap-siap Terima Sanksi
- Sembako di Bengkalis Terpantau Aman Hingga Tiga Bulan
- Walikota Pekanbaru Janji, Tahun Depan DPM-PTS Jadi Mall Pelayanan Publik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.159.192
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com