Untitled Document
Rabu, 11 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 31 Maret 2015 21:34
Ricuh Saat Rapat Komisi, Anggota DPRD Pekanbaru Polisikan Rekannya

Selasa, 31 Maret 2015 20:19
Dimulai Besok,
Satlantas Polres Rohul Gelar Operasi Simpatik


Selasa, 31 Maret 2015 20:15


Selasa, 31 Maret 2015 20:14
Karo Humas Raih Gelar Master Seni ISI Padangpanjang

Selasa, 31 Maret 2015 20:07
Pilkada Rohil 2015,
Wan Ahmad Saiful Ambil Formulir di DPD PPP Rohil


Selasa, 31 Maret 2015 19:42
DPR Minta KPU Perlonggar Syarat Dinasti Politik dalam Pilkada

Selasa, 31 Maret 2015 19:38
Rusak, Jalan Lintas Dalam Kota Duri Menunggu Korban



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 24 Maret 2013 16:13
Jelang Pelaksanaan Proyek TA 2013,
SKPD Bengkalis Diminta Umumkan Perusahaan Blacklist


Pelaksanaan proyek tahun anggaran 2013 di Pemkab Bengkalis segera dimulai. Demi transparansi, SKPD diminta mengumumkan perusahaan yang masuk daftar hitam.

Riauterkini-BENGKALIS- Meskipun telah memasuki pekan terakhir Maret tahun anggaran (TA) 2013, dan menjelang dilakukannya proses lelang di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis.

Akan tetapi, sampai sekarang belum ada satupun SKPD yang menetapkan perusahaan-perusahaan masuk sanksi daftar hitam atau blacklist terkait realisasi proyek TA 2012 lalu.

Hal ini berbeda dengan realisasi pelaksanaan proyek TA 2011, bahwa sejumlah perusahaan yang masuk dalam hitam tersebut, sudah diumumkan pemerintah pada bulan kedua tahun anggaran 2012.

Kepala Bagian Program Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis Bambang Irawan ketika dihubungi riauterkinicom beberapa waktu lalu mengakui hal ini. Ia menyebutkan, terkait perusahaan ditetapkan dalam daftar hitam, pihaknya telah menyurati seluruh SKPD sebanyak 2 (dua) kali.

“Sudah dua kali sebenarnya kita surati seluruh SKPD. Akan tetapi, yang kita peroleh, baru beberapa SKPD yang menyebutkan tidak ada perusahaan masuk dalam daftar hitam,” ungkap Bambang.

Lanjut Bambang, sementara itu beberapa laporan SKPD lainnya adalah menyampaikan lampiran perusahaan yang hanya dilakukan pemutusan hubungan kerja atau kontrak, bukan perusahaan yang masuk dalam daftar blacklist.

“Jadi sampai saat ini, belum ada satupun SKPD yang melaporkan perusahaan yang di-blacklist, tetapi hanya sebatas pemutusan kontrak kerja. Memang biasanya daftar ini sudah kita rekap dan umumkan pada Februari setiap tahun anggaran baru,” katanya lagi.

Pihaknya, dikatakan Bambang, hanya menunggu daftar hitam tersebut dari SKPD sebagai penanggungjawab kegiatan khusunya proyek-proyek yang direalisasikan. Terhadap keputusan penetapan perusahaan masuk dalam daftar itu, adalah sepenuhnya menjadi kewenangan SKPD yang bersangkutan.

“Penetapan blacklist perusahaan bukan kewenangan kita. Tugas kita hanya melakukan rekapitulasi data yang diajukan SKPD. Kemudian mengumumkan ke publik,” imbuhnya.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Budak kenen.
Pak Bupati Bengkalis jangan bongkar tempat MTQ kemaren. sebab tu tempat kalau malam jadi tempat mesum kami budak2 abg Bengkalis.kalau terpayo survei lah nti malam pasti ado yg lg ehek-ehek.

Lembaga Anti Rasuah Riau
Pak Polisi dan Pak Jaksa. Buktikan apakah pengumuman blacklist yang di keluarkan oleh SKPD lingkup SETDA Kab.Bengkalis ada atau tidak mencantumkan Perusahaan yang mengerjakan proyek REHAB PENTAS LAPANGAN TUGU BENGKALIS diblacklist perusahaannya. Kala

Lembaga Anti Rasuah Riau
Pak Polisi dan Pak Jaksa. Buktikan apakah pengumuman blacklist yang di keluarkan oleh SKPD lingkup SETDA Kab.Bengkalis ada atau tidak mencantumkan Perusahaan yang mengerjakan proyek REHAB PENTAS LAPANGAN TUGU BENGKALIS diblacklist perusahaannya. Kala

Lembaga Anti Rasuah Riau
Pak Polisi dan Pak Jaksa. Buktikan apakah pengumuman blacklist yang di keluarkan oleh SKPD lingkup SETDA Kab.Bengkalis ada atau tidak mencantumkan Perusahaan yang mengerjakan proyek REHAB PENTAS LAPANGAN TUGU BENGKALIS diblacklist perusahaannya. Kala

kupret pesisir
apo kesah bupati ni yg tak siap harus di blacklist suai dng peraturan yg ad,ngpo thun 2012 berani skg tidak..apo krn : 1. takut kena demo kontraktor jdi pagi subuh udh nyebraang ke pakning melarikan diri lg. 2. yg dpt thun 2012 orang dia semua. 3.

Farida
Suai tu...!! sedangkan di kantor bupati aja yang udah dikawal ketat sama paspampol ( pasukan pengaman dari satpol ) mereka berani pesta narkoba, apalagi di skpd yang cuma dijaga sama penjaga kantor, itupun kalau penjaga kantornya masuk.. pestanya pas

Saman
jangan mengumumkan namo-namo perusahaan yang di blacklist ajo Wak. Sekaligos di umumkan jugo hasil tes urine dari masing-masing kantow. sebab, bagaimano kerjo nak bagos kalau ianya mengkonsumsi narkoba.


Berita lainnya..........
- Kampanye Hitam dan PP 71 Sudutkan Petani Sawit
- 114 Koperasi Tak Aktif, ‎Diskop Inhu Kesulitan Beri Sanksi
- Bea Keluar CPO Diterapkan, Harga TBS Petani Sawit Riau Kembali Turun
- Plt Gubri Minta RUPS Luar Biasa BRK Digelar Pekan Kedua April
- Tunggakan Wajib Pajak Riau Capai Rp 1,4 Triliun
- Pohonnya Jangan Ditebang, Madu Sialang jadi Produk Andalan UKM Kuansing
- PJI Riau dan BRI Teken MoU untuk Sejahterakan Jaksa


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.209.130
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com