Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 31 Juli 2016 13:40
Kilas Balik, IPDN Kampus Rohil Diresmikan Mendagri Tahun 2012

Ahad, 31 Juli 2016 11:42
Polsek Tambang, Kampar Ringkus Pengedar Sabu di Rimbo Panjang

Ahad, 31 Juli 2016 11:40
322.818 Anak di Riau jadi Targe Crash Program Campak 2016

Ahad, 31 Juli 2016 11:39
Bupati Kampar Buka Muscab Muhammadiyah Kecamatan Tambang

Ahad, 31 Juli 2016 11:36
Gadeng 13 Bank, BI Gulirkan Gerakan Peduli Koin

Sabtu, 30 Juli 2016 22:37
Agung Toyota Serahkan 5 Unit Sienta kepada 5 Konsumen Pertama di Pekanbaru

Sabtu, 30 Juli 2016 19:52
Peringati HUT ke-71 RI, Kodim 0314 Inhil Gelar Aksi Donor Darah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 24 Maret 2013 16:13
Jelang Pelaksanaan Proyek TA 2013,
SKPD Bengkalis Diminta Umumkan Perusahaan Blacklist


Pelaksanaan proyek tahun anggaran 2013 di Pemkab Bengkalis segera dimulai. Demi transparansi, SKPD diminta mengumumkan perusahaan yang masuk daftar hitam.

Riauterkini-BENGKALIS- Meskipun telah memasuki pekan terakhir Maret tahun anggaran (TA) 2013, dan menjelang dilakukannya proses lelang di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis.

Akan tetapi, sampai sekarang belum ada satupun SKPD yang menetapkan perusahaan-perusahaan masuk sanksi daftar hitam atau blacklist terkait realisasi proyek TA 2012 lalu.

Hal ini berbeda dengan realisasi pelaksanaan proyek TA 2011, bahwa sejumlah perusahaan yang masuk dalam hitam tersebut, sudah diumumkan pemerintah pada bulan kedua tahun anggaran 2012.

Kepala Bagian Program Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis Bambang Irawan ketika dihubungi riauterkinicom beberapa waktu lalu mengakui hal ini. Ia menyebutkan, terkait perusahaan ditetapkan dalam daftar hitam, pihaknya telah menyurati seluruh SKPD sebanyak 2 (dua) kali.

“Sudah dua kali sebenarnya kita surati seluruh SKPD. Akan tetapi, yang kita peroleh, baru beberapa SKPD yang menyebutkan tidak ada perusahaan masuk dalam daftar hitam,” ungkap Bambang.

Lanjut Bambang, sementara itu beberapa laporan SKPD lainnya adalah menyampaikan lampiran perusahaan yang hanya dilakukan pemutusan hubungan kerja atau kontrak, bukan perusahaan yang masuk dalam daftar blacklist.

“Jadi sampai saat ini, belum ada satupun SKPD yang melaporkan perusahaan yang di-blacklist, tetapi hanya sebatas pemutusan kontrak kerja. Memang biasanya daftar ini sudah kita rekap dan umumkan pada Februari setiap tahun anggaran baru,” katanya lagi.

Pihaknya, dikatakan Bambang, hanya menunggu daftar hitam tersebut dari SKPD sebagai penanggungjawab kegiatan khusunya proyek-proyek yang direalisasikan. Terhadap keputusan penetapan perusahaan masuk dalam daftar itu, adalah sepenuhnya menjadi kewenangan SKPD yang bersangkutan.

“Penetapan blacklist perusahaan bukan kewenangan kita. Tugas kita hanya melakukan rekapitulasi data yang diajukan SKPD. Kemudian mengumumkan ke publik,” imbuhnya.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Budak kenen.
Pak Bupati Bengkalis jangan bongkar tempat MTQ kemaren. sebab tu tempat kalau malam jadi tempat mesum kami budak2 abg Bengkalis.kalau terpayo survei lah nti malam pasti ado yg lg ehek-ehek.

Lembaga Anti Rasuah Riau
Pak Polisi dan Pak Jaksa. Buktikan apakah pengumuman blacklist yang di keluarkan oleh SKPD lingkup SETDA Kab.Bengkalis ada atau tidak mencantumkan Perusahaan yang mengerjakan proyek REHAB PENTAS LAPANGAN TUGU BENGKALIS diblacklist perusahaannya. Kala

Lembaga Anti Rasuah Riau
Pak Polisi dan Pak Jaksa. Buktikan apakah pengumuman blacklist yang di keluarkan oleh SKPD lingkup SETDA Kab.Bengkalis ada atau tidak mencantumkan Perusahaan yang mengerjakan proyek REHAB PENTAS LAPANGAN TUGU BENGKALIS diblacklist perusahaannya. Kala

Lembaga Anti Rasuah Riau
Pak Polisi dan Pak Jaksa. Buktikan apakah pengumuman blacklist yang di keluarkan oleh SKPD lingkup SETDA Kab.Bengkalis ada atau tidak mencantumkan Perusahaan yang mengerjakan proyek REHAB PENTAS LAPANGAN TUGU BENGKALIS diblacklist perusahaannya. Kala

kupret pesisir
apo kesah bupati ni yg tak siap harus di blacklist suai dng peraturan yg ad,ngpo thun 2012 berani skg tidak..apo krn : 1. takut kena demo kontraktor jdi pagi subuh udh nyebraang ke pakning melarikan diri lg. 2. yg dpt thun 2012 orang dia semua. 3.

Farida
Suai tu...!! sedangkan di kantor bupati aja yang udah dikawal ketat sama paspampol ( pasukan pengaman dari satpol ) mereka berani pesta narkoba, apalagi di skpd yang cuma dijaga sama penjaga kantor, itupun kalau penjaga kantornya masuk.. pestanya pas

Saman
jangan mengumumkan namo-namo perusahaan yang di blacklist ajo Wak. Sekaligos di umumkan jugo hasil tes urine dari masing-masing kantow. sebab, bagaimano kerjo nak bagos kalau ianya mengkonsumsi narkoba.


Berita lainnya..........
- Gadeng 13 Bank, BI Gulirkan Gerakan Peduli Koin
- Fieldtrip, Wartawan-OJK Kunjungi Laku Pandai Binaan BRI
- Kadispas Pekanbaru: Seluruh Pedagang Jalan Harus Pindah ke Pasar Higienis
- Citilink Jadikan Pekanbaru Pusat Rute Sumatera
- Dua Kontraktor Besar Bersaing Dapat Proyek Pasar Induk Pemko Pekanbaru
- Konsultasi BPKP Riau, Dispenda Pekanbaru segera Godok SOP Penarikan Pajak
- BPS Rilis Data Kemiskinan di Pedesaan Riau Kian Memburuk


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.99.20
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com