Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Desember 2017 20:14
Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa


Jum’at, 15 Desember 2017 18:41
Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72

Jum’at, 15 Desember 2017 16:58
Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis

Jum’at, 15 Desember 2017 16:54
BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya

Jum’at, 15 Desember 2017 16:16
Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika

Jum’at, 15 Desember 2017 16:09
Daftar XL Prioritas di Penghujung 2017, Nikmati Diskon 50 Persen SEpanjang 2018

Jum’at, 15 Desember 2017 15:55
Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi

Jum’at, 15 Desember 2017 15:49
Tanoto Foundation dan RAPP Gelar Kampanye Membaca di Dua Kabupaten

Jum’at, 15 Desember 2017 15:14
Legislator DPRD Riau Ini Mediasi Warga Tapung Pencela Ustadz Abdul Somad

Jum’at, 15 Desember 2017 13:56
Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil Minta Keringanan Hukuman, JPU Tetap Pada Dakwaan

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 13 Maret 2013 16:28
Temuan Disnakertrans,
PT Semen Padang di Dumai Gaji Karyawan Rp600 Ribu


PT Semen Padang di Dumai dianggap melanggar peraturan ketenagakerjaan. Temuan Disnaker setempat mendapati ada karyawan hanya digaji Rp 600 ribu sebulan.

Riauterkini-DUMAI- Dua perusahaan semen yang berada di Kota Dumai, Rabu (13/3/13) kembali mendapatkan monitoring pekerja dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dumai. Dua perusahaan yang mendapatkan monitoring itu diantaranya, PT Semen Andalas dan PT Semen Padang yang notabene perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dumai, H Amiruddin dalam kunker sendiri juga menekankan kepada perusahaan Semen Padang untuk dapat membantu dalam penekanan angka pengangguran. Sedangkan monitoring ini sendiri, pihak perusahaan sudah sejauh mana memberikan upah gaji para pekerja sesuai Upah Minimum Kota (UMK) yang sudah ditetapkan oleh Gubernur Riau di tahun 2013.

Tidak lupa pula, Kadisnakertrans Dumai mensosialisasikan tentang program Pemerintah Pusat yaitu Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) kepada perusahaan PT Semen Padang dan PT Semen Andalas. Dengan demikian, tentunya semua program yang dilakukan Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat benar-benar berjalan secara maksimal.

Sementara dari kujungan pertama di PT Semen Andalas yang berada di kawasan Pelindo memperkerjakan anak tempatan sebanyak 11 orang. Namun dari hasil kujungan ke PT Semen Padang, Disnakertrans Dumai, menemukan kejanggalan mengenai jumlah pekerja anak tempatan yang direkrutnya selama ini.

Hal itu diketahui Disnaker terkait sistem kerja sub kontrak PT Semen Padang yaitu PT Pasoka memperkerjakan tenaga kerja yang diporsir nonstop tidak ada waktu liburnya. Maka dari itu, dengan kedatangan ini Disnaker akan merubah sistem yang ditemuinya di masing-masing perusahaan terutama PT Semen Padang yang berada di Kecamatan Sungai Sembilan.

Yoharmen, Personalia PT Semen Padang mengatakan, bahwa perusahaan merekrut 11 orang yang bekerja di PT Semen Padang. Bukan itu saja, PT Semen Padang juga memiliki dua Sub Kontrak yaitu PT Yasiga dengan memperkerjakan 32 orang dan PT Pasoka memperkerjakan 12 orang Scurity dan 2 orang di operasional pabrik.

Mekanisme sebenarnya, kata Kadisnakertrans Dumai, sebenarnya apa yang dilakukan PT Semen Padang dengan mengadopsi dua Sub Kotrak untuk penambahan pekerja. Seharusnya, dalam aturan yang berlaku, perusahaan BUMN seperti PT Semen Padang harus mempekerjakan satu atap saja dan tidak boleh mengadopsi pekerja dengan menyediakan dua Sub Kontrak.

Disnakertrans Dumai sendiri juga menemukan tentang pembayaran upah pekerja yang tidak sesuai UMK di Sub Kontrak PT Semen Padang. Pasalnya, dalam kakulasi Tim Disnakertrans Dumai, ditemukan gaji hanya sebesar Rp.600 ribu yang dibayarkan PT Yasiga. Terkuaknya masalah ini, langsung didalami Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dumai menurunkan Tim khusus untuk melakukan pengusutan upah pekerja Sub Kontrak PT Semen Padang yaitu PT Yasiga.***(had)



Berita lainnya..........
- 2017 Terjadi 436 Lakalantas Kendaraan Barang,
Hino Dutro Gelar Safety Driving Competition

- Demi Kepastian Hukum,
RAPP Ajukan Permohonan Pembatalan SK 5322 ke PTUN

- 2018, BI Sebut Perekonomian Riau Membaik
- RSI Ibnu Sina Akan Gelar Khitanan Massal
- Pemdes Petapahan Gandeng PT TYE Kelola TKD Jadi Kebun Sawit
- Dituding Perlakukan Karyawan Tak Manusiawi,
PT LIH Selalu Terapkan Tata Kelola Karyawan dan Lingkungan Secara Baik

- Operasi Pasar LPG 3 Kilogram Perdana di Duri Diserbu Warga
- PT LIH Pelalawan Dianggap Pekejakan Karyawannya Secara Tidak Manusiawi
- Tingkatkan Peran sebagai APEX BPR, Bank Riau Kepri Gelar Workshop Sinergitas
- Tingkat Kesadaran Wajib Pajak, Pemko Pekanbaru Gelar Edukasi Kepatuhan
- 2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik
- Walikota Pekanbaru Optimis Pambangunan Pasar Induk Selesai Tepat Waktu
- Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Revisi Empat Perda Pajak
- Bupati Bengkalis Hadiri Grand Opening Surya Daya Residence
- Revitalisasi Pasar Higienis Selesai, Siap-siap PKL Jalan Teratai Segera Digusur
- DPMPTS Dumai Sosialisasikan SOP Perizinan dan Non Perizinan Tahun 2017
- Telat Gelar RAT, Koperasi di Bengkalis Diminta Siap-siap Terima Sanksi
- Sembako di Bengkalis Terpantau Aman Hingga Tiga Bulan
- Walikota Pekanbaru Janji, Tahun Depan DPM-PTS Jadi Mall Pelayanan Publik
- 2018 Terapkan Single Salary, BPKAD Pekanbaru Optimis Bisa Hemat Hingga 50 Persen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.147.40.153
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com