Untitled Document
Sabtu, 11 Sya'ban 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 30 Mei 2015 11:11
Aktivis Greenpeace Demo, Desak Jokowi Stop Penggunaan Energi Kotor

Sabtu, 30 Mei 2015 10:45
Truk Nyemplung ke PLTA Kotto Panjang,
Tim Pencari Temukan Jenazah Supir


Sabtu, 30 Mei 2015 10:43
Dirut BRK Nilai Program Ketahanan Pangan Kampar Patut Ditiru

Sabtu, 30 Mei 2015 10:40
Disperindag Temukan Banyak Penyimpangan Distribusi Tabung Gas 3 Kg

Sabtu, 30 Mei 2015 10:35
Dukung Musda XII KNPI INhil, Bupati Wardan Harap Lahir Pemuda Berintegritas

Jum’at, 29 Mei 2015 22:48
Polres Bengkalis Amankan 2 Pengedar dan Penikmat Narkoba di Duri

Jum’at, 29 Mei 2015 22:38
REI Bangun Rumah Duafa, Pemprov Riau Bangunkan Jalannya



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 23 Pebruari 2013 17:33
Wagubri dan Gubernur Sumbar Resmikan Pekanbaru Eye Centre

Sebuah pusat kesehatan mata modern resmi membuka layanan untuk umum. Peresmian Pekanbaru Eye Center dilakukan Wakil Gubernur Riau Raja Mambang Mit dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Riauterkini-PEKANBARU- Pekanbaru kini memiliki Rumah Sakit Mata berkelas Internasional atau Pekanbaru Eye Centre -PBEC- yang terletak di jalan Soekarno Hatta Pekanbaru.

Sabtu, (23/02) Pekanbaru Eye Centre diresmikan pemakaiannya oleh Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit, didampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Komisaris Utama RS PBEC Efendi Lukman serta Direktur PBEC Arifin Ahmad. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti RS Pekanbaru Eye Centre oleh Wagubri dan Gubernur Sumbar.

Tampak juga hadir Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Dirut RSUD Arifin Achmad Yoelwiriaty Moesa ,Ketua IDI Riau Nuzely dan ketua Umum IKMR Riau Basirizal Koto.

Komut RS PBEC Efendi Lukman menjelaskan tujuan pendirian RS Mata atau Pekanbaru Eye Centre pertama di Pekanbaru itu untuk mendekatkan pelayanan kesehatan mata kepada masyarakat Pekanbaru khusunya dan Riau umumnya.

"Kami sebagai pemberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang mana masyarakat sangat membutuhkan akan pelayanan kesehatan mata yang berkualitas. Masyarakat mungkin belum tahu bahwa pelayan kesehatan sudah semakin dengan mereka dengan adanya gedung RS mata yang dilenkapi peralatan yang canggih," sebut Effendi Lukman.

Menurutnya RS ini secara berkala akan memberikan sumbangsih sosial dengan melaksanakan bakti sosial operasi mata gratis bagi masyarakat kurang mampu dalam 6 bulan sekali atau pada moment tertentu, seperti di hari peresmianya hari ini RS mata Pekanbaru ini melakukan operasi mata gratis kepada 50 warga kurang beruntung.

Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam kata sambutannya mengharapkan mudahan-mudahan Pekanbaru Eye Centre yang secara gotong royong di dirikan oleh teman-teman semasa sekolah dulu tidak hanya mampu memberikan pelayanan kesehatan mata yang maksima untuk masyarakat di Riau juga bagi masyarakat bebera daerah di provinsi Riau yang bersebelahan dengan Epovinsi Sumbar, selain juga diharapakn akan membawa dampak ekonomi bagi Provinsi Sumbar sebagai provinsi Tetangga.

Sedangkan Wagubri HR mambang Mit dalam pengarahannnya menyebutkan pertumbuhan penduduk Riau Sebesar 3 koma 8 persen dan Pekanbaru 4 koma 7 persen ,maka dengan tingginya pertumbuhan ponduduk dan pertumbuhan ekonomi Riau saat ini 8 persen yang juga tinggi inilah yang memicu mobilitas orang dan barang sehingga aktivitas masyarakat meningkat. Dengan demikian pelayanan kepada masyarakat dari semua sektor pendidikan maupun kessehatan dan pemerintahan meningka sehinga jadi keberadaa PBEC merupakan antisipasi untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, spesifikasinya kesehatan mata masyarakat.

"Kami pemerintah Provinsi Riau sangan menyembu baik kehadiran Rumas sakit mata ini selain juga untuk mengantisiapasi agar masyarakt Riau tidak perlu lagi berobat mata di Melaka," tutut HR mambang Mit.

Namun lanjut HR Mambang Mit , tinggal pelayanan yang harus ditingkatkan, kalau ini dapat laksanakan secara bersama-sama untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat kurang mampu ini fungsi sosial RS sudah berjalan dengan baik dan pemerintah daerah juga terbantu dalam rangka menyediakan saran keshatan bagi masyarakat.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
mas parnok
Mas bambang ini aku,aku lagi sakit mata,yaitu mata pencarian.


Berita lainnya..........
- Disperindag Temukan Banyak Penyimpangan Distribusi Tabung Gas 3 Kg
- REI Bangun Rumah Duafa, Pemprov Riau Bangunkan Jalannya
- TPID Riau dan Komisi XI DPR-RI Bahas Solusi Inflasi
- PT ISB Berencana Bangun PLT-BG Kapasitas 2 MW di Rohul
- Sambut Ramadhan, Disperindag- ‎Pasar Modern Saling Kerja Sama
- Disperindag Dumai Gelar OP LPG 3 Kg Sebanyak 6.160 Tabung
- Disnaker Dumai Kirim 11 Perusahaan Lomba Zero Accident


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.20.160
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com