Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 24 Agustus 2016 09:30
Gubri Jemput dan Lepas Keberangkatan Jenazah Pratu Wahyudi

Rabu, 24 Agustus 2016 06:52
Delapan Fitur Handal yang Bikin Suzuki SX4 Cross Memang Istimewa

Rabu, 24 Agustus 2016 06:49
Plt Bupati Rohul dan Dandim 0313/KPR Tinjau Pemadaman Karlahut di Bonai Darussalam

Rabu, 24 Agustus 2016 06:48
Dewan Minta Bupati Mursini Bertindak Tegas pada Kegiatan PETI

Selasa, 23 Agustus 2016 20:54
Sempena Hari Koperasi,
‎Pameran Produk UKM di Bengkalis Sepi Pengunjung


Selasa, 23 Agustus 2016 20:43
Pratu Wahyudi Dikebumikan di Magetan, Jawa Timur

Selasa, 23 Agustus 2016 20:37
"Gondola" Putus, Tiga Pekerja Pembangunan PLTUSungai Beringin, Inhil Luka-Luka



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Pebruari 2013 20:37
Pemko Dumai Berencana Dirikan Pasar Kuliner

Pemko Dumai berencana mendirikan Pasar Kuliner di sepanjang ruas jalan Jenderal Sudriman, menyusul maraknya pedagang kaki lima dan jajanan makanan di kawasan itu.

Riauterkini-DUMAI- Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman saat ini menjamur pedagang kaki lima dan kuliner dengan menggelar meja dan kursi. Pemerintah Kota Dumai merespon positif hal ini dengan merencanakan tempat wisata kuliner baru.

Kepala Kantor Pelayanan Pasar Dumai, Suardi kepada riauterkinicom, Selasa (19/2/13) meski terkadang para pedagang terkesan mengenyampingkan aturan, namun langkah bijak pemerintah adalah dengan melakukan pembinaan, bukan membunuh unit usaha mikro ini.

Suardi menyadari pertumbuhan pusat jajanan kuliner sangat pesat beberapa waktu terakhir di sepanjang Jalan Jendral Sudirman, mulai dari simpang Soebrantas-Sudirman hingga Simpang Bumi Ayu. Kondisi Jalan Sudirman saat ini menjadi kontradiktif dengan penetapan pemerintah pada tahun 2010 yang telah menobatkannya sebagai kawasan tertib lalulintas (KTL).

"Kontradiktif karena kondisinya yang amburadul bukan hanya disebabkan keberadaan para pedagang, namun di Jalan Jendral Sudirman kini dipakai menjadi tempat parkir pusat perbelanjaan Ramayana yang kerap menjadikannya macet," katanya.

Suardi mengatakan, kendati terkesan mengenyampingkan aturan, pemerintah tidak sedikitpun berniat untuk melakukan penggusuran pedagang. Yang harus dilakukan justru penataan agar lebih terlihat rapi dan tertib, serta tidak mengganggu kepentingan umum.

"Jika dipandang potensial menjadi pusat wisata kuliner, pedagang yang sudah ada akan ditata kembali supaya rapi," jelasnya.

Seorang pedagang mie pangsit kering, Adek Sanjaya menyambut baik rencana pemerintah dalam mengembangkan Jalan Sudirman menjadi pusat jajanan kuliner. Ia yakin, rencana tersebut akan mendapatkan dukungan para pedagang. ***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
BUDI
yo wak, suruh makan ajo proyek2 itu, KASNAN, RUDI, ZUL BOTAK, Bravo Rezim KHAIRUL ANWAR

anak dumai
kita pilih DR.IKHSAN (putra Dumai asli) sbg wali kota berikutnya

MUHAMMAD IQBAL
Pergunakan kata-kata yang bagus, kami juga sangat kecewa. Isya Alloh umur panjang sama-sama kita pilih Pemimpin Dumai yang terbaik. Amin

Tim Pemuda KUAT
BETOL WAK, DEMI ALLOH CUKUP KEMARIN AJO AKU PILIH MIKO. DASAR WALIKOTA TOLOL.......%@!*........

syafril pedagang pasar
bengak ajo khairul tu, kalo tau begini tak sudi aku pilih miko rul........ruuullllll, pembengak. apo lagi kepala kantor miko (suardi) najis tralala..........


Berita lainnya..........
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 123 per Kg
- Investor Asal Tiongkok Berminat Bangun Pabrik Ban di Kuansing
- BNI-Pemkab Inhu Teken MoU Penempatan Dana BLUD RSUD Indrasari
- Disnakertrans Dumai Kembali Taja Pelatihan Boiler
- Pemkab Bengkalis Beri Penghargaan Koperasi Terbaik
- Kadisnaker Pelalawan Minta Perusahaan tak Mudah PHK Karyawan
- DMP Sediakan Tanah Kapling Harga Terjangkau Berlokasi Strategis di Duri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.12.34
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com