Untitled Document
Kamis, 23 Zulqaidah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 18 September 2014 18:12
Sindikat Penipuan, 12 WNA Ditangkap,
Polresta Koordinasi dengan Mabes Polri


Kamis, 18 September 2014 17:50
Peduli Kabut Asap, PMI Rohul Bagikan Masker kepada Murid SD

Kamis, 18 September 2014 17:22
PU Koran Riau Dijambret, Rp50 Juta Lesap

Kamis, 18 September 2014 17:16
Dari Bandung, Walikota Instruksikan Siaga Asap di Pekanbaru

Kamis, 18 September 2014 17:10
Berhari-hari Tak Kelar,
Warga Bengkalis Keluhkan Layanan Pengurusan SIUP dan SITU


Kamis, 18 September 2014 17:00
Polres Rohil dan PT. RUJ Gelar Sosialisasi Penanggulangan Karhutla

Kamis, 18 September 2014 16:54
SK Pelantikan Ketua DPRD Pelalawan Sudah Turun



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Pebruari 2013 20:37
Pemko Dumai Berencana Dirikan Pasar Kuliner

Pemko Dumai berencana mendirikan Pasar Kuliner di sepanjang ruas jalan Jenderal Sudriman, menyusul maraknya pedagang kaki lima dan jajanan makanan di kawasan itu.

Riauterkini-DUMAI- Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman saat ini menjamur pedagang kaki lima dan kuliner dengan menggelar meja dan kursi. Pemerintah Kota Dumai merespon positif hal ini dengan merencanakan tempat wisata kuliner baru.

Kepala Kantor Pelayanan Pasar Dumai, Suardi kepada riauterkinicom, Selasa (19/2/13) meski terkadang para pedagang terkesan mengenyampingkan aturan, namun langkah bijak pemerintah adalah dengan melakukan pembinaan, bukan membunuh unit usaha mikro ini.

Suardi menyadari pertumbuhan pusat jajanan kuliner sangat pesat beberapa waktu terakhir di sepanjang Jalan Jendral Sudirman, mulai dari simpang Soebrantas-Sudirman hingga Simpang Bumi Ayu. Kondisi Jalan Sudirman saat ini menjadi kontradiktif dengan penetapan pemerintah pada tahun 2010 yang telah menobatkannya sebagai kawasan tertib lalulintas (KTL).

"Kontradiktif karena kondisinya yang amburadul bukan hanya disebabkan keberadaan para pedagang, namun di Jalan Jendral Sudirman kini dipakai menjadi tempat parkir pusat perbelanjaan Ramayana yang kerap menjadikannya macet," katanya.

Suardi mengatakan, kendati terkesan mengenyampingkan aturan, pemerintah tidak sedikitpun berniat untuk melakukan penggusuran pedagang. Yang harus dilakukan justru penataan agar lebih terlihat rapi dan tertib, serta tidak mengganggu kepentingan umum.

"Jika dipandang potensial menjadi pusat wisata kuliner, pedagang yang sudah ada akan ditata kembali supaya rapi," jelasnya.

Seorang pedagang mie pangsit kering, Adek Sanjaya menyambut baik rencana pemerintah dalam mengembangkan Jalan Sudirman menjadi pusat jajanan kuliner. Ia yakin, rencana tersebut akan mendapatkan dukungan para pedagang. ***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
BUDI
yo wak, suruh makan ajo proyek2 itu, KASNAN, RUDI, ZUL BOTAK, Bravo Rezim KHAIRUL ANWAR

anak dumai
kita pilih DR.IKHSAN (putra Dumai asli) sbg wali kota berikutnya

MUHAMMAD IQBAL
Pergunakan kata-kata yang bagus, kami juga sangat kecewa. Isya Alloh umur panjang sama-sama kita pilih Pemimpin Dumai yang terbaik. Amin

Tim Pemuda KUAT
BETOL WAK, DEMI ALLOH CUKUP KEMARIN AJO AKU PILIH MIKO. DASAR WALIKOTA TOLOL.......%@!*........

syafril pedagang pasar
bengak ajo khairul tu, kalo tau begini tak sudi aku pilih miko rul........ruuullllll, pembengak. apo lagi kepala kantor miko (suardi) najis tralala..........


Berita lainnya..........
- Per-September, Royalti Ekpor Timah Meranti Capai Rp 2,5 Miliar
- Tingkatkan Pelayanan,
Klinik Abdullah Qoyum Pekanbaru Sediakan Ambulans Udara

- Warga Minta PT. RSI Rohul Tak Pilih Kasih Tetapkan Harga Sawit
- LPG 3 Kg Mulai Langka di Duri
- Banyak Pelaku Usaha Tempat Hiburan di Pekanbaru Langgar Aturan
- Mulai Besok, Peserta Riau Expo 2014 Dipersilahkan Masukkan Barang
- Triwulan II 2014, Realisasi Kredit Perbankan Riau Capai Rp 50,67 Triliun


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.2.94
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com