Untitled Document
Rabu, 25 Ramadhan 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 23 Juli 2014 22:23
2015, Semua Badan Usaha Wajib Daftarkan Pekerjanya ke BPJS Kesehatan

Rabu, 23 Juli 2014 22:18
Mata Kiri Buta, Karyawan Panen Gugat PTPN V

Rabu, 23 Juli 2014 22:14
Polsek Pekanbaru Kota Tangkap Tiga Penikam Asal Palembang

Rabu, 23 Juli 2014 22:14
Putri IGT Gelar Buka Bersama Warga Kampar

Rabu, 23 Juli 2014 22:03
Kapolresta Tinjau Poskotis Mudik

Rabu, 23 Juli 2014 21:54
Dua Terdakwa Korupsi Dana Bansos Warga Miskin Dumai Divonis Ringan

Rabu, 23 Juli 2014 19:55
Safari Ramadhan 1435 H,
RAPP Berikan Bantuan dan Santunan di 165 Desa




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Pebruari 2013 20:37
Pemko Dumai Berencana Dirikan Pasar Kuliner

Pemko Dumai berencana mendirikan Pasar Kuliner di sepanjang ruas jalan Jenderal Sudriman, menyusul maraknya pedagang kaki lima dan jajanan makanan di kawasan itu.

Riauterkini-DUMAI- Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman saat ini menjamur pedagang kaki lima dan kuliner dengan menggelar meja dan kursi. Pemerintah Kota Dumai merespon positif hal ini dengan merencanakan tempat wisata kuliner baru.

Kepala Kantor Pelayanan Pasar Dumai, Suardi kepada riauterkinicom, Selasa (19/2/13) meski terkadang para pedagang terkesan mengenyampingkan aturan, namun langkah bijak pemerintah adalah dengan melakukan pembinaan, bukan membunuh unit usaha mikro ini.

Suardi menyadari pertumbuhan pusat jajanan kuliner sangat pesat beberapa waktu terakhir di sepanjang Jalan Jendral Sudirman, mulai dari simpang Soebrantas-Sudirman hingga Simpang Bumi Ayu. Kondisi Jalan Sudirman saat ini menjadi kontradiktif dengan penetapan pemerintah pada tahun 2010 yang telah menobatkannya sebagai kawasan tertib lalulintas (KTL).

"Kontradiktif karena kondisinya yang amburadul bukan hanya disebabkan keberadaan para pedagang, namun di Jalan Jendral Sudirman kini dipakai menjadi tempat parkir pusat perbelanjaan Ramayana yang kerap menjadikannya macet," katanya.

Suardi mengatakan, kendati terkesan mengenyampingkan aturan, pemerintah tidak sedikitpun berniat untuk melakukan penggusuran pedagang. Yang harus dilakukan justru penataan agar lebih terlihat rapi dan tertib, serta tidak mengganggu kepentingan umum.

"Jika dipandang potensial menjadi pusat wisata kuliner, pedagang yang sudah ada akan ditata kembali supaya rapi," jelasnya.

Seorang pedagang mie pangsit kering, Adek Sanjaya menyambut baik rencana pemerintah dalam mengembangkan Jalan Sudirman menjadi pusat jajanan kuliner. Ia yakin, rencana tersebut akan mendapatkan dukungan para pedagang. ***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
BUDI
yo wak, suruh makan ajo proyek2 itu, KASNAN, RUDI, ZUL BOTAK, Bravo Rezim KHAIRUL ANWAR

anak dumai
kita pilih DR.IKHSAN (putra Dumai asli) sbg wali kota berikutnya

MUHAMMAD IQBAL
Pergunakan kata-kata yang bagus, kami juga sangat kecewa. Isya Alloh umur panjang sama-sama kita pilih Pemimpin Dumai yang terbaik. Amin

Tim Pemuda KUAT
BETOL WAK, DEMI ALLOH CUKUP KEMARIN AJO AKU PILIH MIKO. DASAR WALIKOTA TOLOL.......%@!*........

syafril pedagang pasar
bengak ajo khairul tu, kalo tau begini tak sudi aku pilih miko rul........ruuullllll, pembengak. apo lagi kepala kantor miko (suardi) najis tralala..........


Berita lainnya..........
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp70,9 per Kg
- Razia, Disperindag Inhil Temukan Minuman dengan Kode BPOM Palsu
- RAPP Raih Predikat Memuaskan dalam Audit SMK3
- Dua Garbarata Bandara SSK II Mulai Difungsikan
- APKI: Indonesia Prospektif sebagai Produsen Kertas Dunia
- Hadapi Lebaran, Kuota BBM dan Elpiji Bengkalis Ditambah
- BNI Berbagi, Santuni Anak Yatim dari 5 Masjid di Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.83.224.203
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com