Untitled Document
Rabu, 6 Zulhijjah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 1 Oktober 2014 17:29
Pekan Ketiga Oktober, Jembatan Siak III Mulai Uji Beban

Rabu, 1 Oktober 2014 17:27
Terdakwa Dirawat Intensif,
Sidang Lanjutan Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Pekanbaru Ditunda.


Rabu, 1 Oktober 2014 17:15
Dansat Radar 232 Dumai Irup Hari Kesaktian Pancasila 2014

Rabu, 1 Oktober 2014 17:10
42 Nyawa Melayang Akibat Lakalantas di Bengkalis

Rabu, 1 Oktober 2014 17:04
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Seminar di Kriminologi UIR

Rabu, 1 Oktober 2014 16:54
Terkait Rekrutmen Anggota Baru,
Komisi I DPRD Bakal Panggil Kakan Satpol PP Pelalawan


Rabu, 1 Oktober 2014 16:51
BPBD Dumai Salurkan Bantuan Korban Bencana



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Pebruari 2013 20:37
Pemko Dumai Berencana Dirikan Pasar Kuliner

Pemko Dumai berencana mendirikan Pasar Kuliner di sepanjang ruas jalan Jenderal Sudriman, menyusul maraknya pedagang kaki lima dan jajanan makanan di kawasan itu.

Riauterkini-DUMAI- Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman saat ini menjamur pedagang kaki lima dan kuliner dengan menggelar meja dan kursi. Pemerintah Kota Dumai merespon positif hal ini dengan merencanakan tempat wisata kuliner baru.

Kepala Kantor Pelayanan Pasar Dumai, Suardi kepada riauterkinicom, Selasa (19/2/13) meski terkadang para pedagang terkesan mengenyampingkan aturan, namun langkah bijak pemerintah adalah dengan melakukan pembinaan, bukan membunuh unit usaha mikro ini.

Suardi menyadari pertumbuhan pusat jajanan kuliner sangat pesat beberapa waktu terakhir di sepanjang Jalan Jendral Sudirman, mulai dari simpang Soebrantas-Sudirman hingga Simpang Bumi Ayu. Kondisi Jalan Sudirman saat ini menjadi kontradiktif dengan penetapan pemerintah pada tahun 2010 yang telah menobatkannya sebagai kawasan tertib lalulintas (KTL).

"Kontradiktif karena kondisinya yang amburadul bukan hanya disebabkan keberadaan para pedagang, namun di Jalan Jendral Sudirman kini dipakai menjadi tempat parkir pusat perbelanjaan Ramayana yang kerap menjadikannya macet," katanya.

Suardi mengatakan, kendati terkesan mengenyampingkan aturan, pemerintah tidak sedikitpun berniat untuk melakukan penggusuran pedagang. Yang harus dilakukan justru penataan agar lebih terlihat rapi dan tertib, serta tidak mengganggu kepentingan umum.

"Jika dipandang potensial menjadi pusat wisata kuliner, pedagang yang sudah ada akan ditata kembali supaya rapi," jelasnya.

Seorang pedagang mie pangsit kering, Adek Sanjaya menyambut baik rencana pemerintah dalam mengembangkan Jalan Sudirman menjadi pusat jajanan kuliner. Ia yakin, rencana tersebut akan mendapatkan dukungan para pedagang. ***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
BUDI
yo wak, suruh makan ajo proyek2 itu, KASNAN, RUDI, ZUL BOTAK, Bravo Rezim KHAIRUL ANWAR

anak dumai
kita pilih DR.IKHSAN (putra Dumai asli) sbg wali kota berikutnya

MUHAMMAD IQBAL
Pergunakan kata-kata yang bagus, kami juga sangat kecewa. Isya Alloh umur panjang sama-sama kita pilih Pemimpin Dumai yang terbaik. Amin

Tim Pemuda KUAT
BETOL WAK, DEMI ALLOH CUKUP KEMARIN AJO AKU PILIH MIKO. DASAR WALIKOTA TOLOL.......%@!*........

syafril pedagang pasar
bengak ajo khairul tu, kalo tau begini tak sudi aku pilih miko rul........ruuullllll, pembengak. apo lagi kepala kantor miko (suardi) najis tralala..........


Berita lainnya..........
- Diduga Dikurangi, Warga Duri Keluhkan Isi Tabung Gas 3 Kilogram
- Hipmi Riau Latih 40 Pelatih Pebisnis
- Diskoperindag Rohul Minta Pertamina Tambah Kuota LPG
- Sampai September, Nilai Investasi Pekanbaru 2014 Rp5,5 Triliun
- Disnaker Dumai-BPJS Ketenagakerjaan Segera Teken MoU
- Perda TKA Selamatkan Meranti dari Kerugian Puluhan Juta Perbulan
- Berpatok FOB Singapura,
Disbun Hanya Memberikan Pembinaan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.89.70.124
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com