Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 30 April 2016 11:51
Tim Kemenakertrans RI Periksa Dokumen 279 Naker Asing di Sinar Mas Group

Sabtu, 30 April 2016 11:15
Bupati Bengkalis Buka MTQ ke-21 Kecamatan Bantan

Sabtu, 30 April 2016 11:10
Seks Menyimpang, Pak Guru SMA di Rohil Cabuli 5 Siswa

Sabtu, 30 April 2016 07:03
Ahmad Hijazi Disebut-sebut Paling Diinginkan Plt Gubri sebagai Sekdaprov Riau

Jum’at, 29 April 2016 21:20
Pelantikan Ditargetkan Sebelum Ramadhan,
Pengurus Baru DPD PAN Pelalawan Gelar Rapat Perdana


Jum’at, 29 April 2016 21:15
Warga Pangean Heboh dengan Penemuan Bayi di Teras Rumah Warga

Jum’at, 29 April 2016 18:50
Program RTMPE Pemkab Kampar Diadopsi Anzeco Plantations Kuala Lumpur



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Pebruari 2013 20:37
Pemko Dumai Berencana Dirikan Pasar Kuliner

Pemko Dumai berencana mendirikan Pasar Kuliner di sepanjang ruas jalan Jenderal Sudriman, menyusul maraknya pedagang kaki lima dan jajanan makanan di kawasan itu.

Riauterkini-DUMAI- Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman saat ini menjamur pedagang kaki lima dan kuliner dengan menggelar meja dan kursi. Pemerintah Kota Dumai merespon positif hal ini dengan merencanakan tempat wisata kuliner baru.

Kepala Kantor Pelayanan Pasar Dumai, Suardi kepada riauterkinicom, Selasa (19/2/13) meski terkadang para pedagang terkesan mengenyampingkan aturan, namun langkah bijak pemerintah adalah dengan melakukan pembinaan, bukan membunuh unit usaha mikro ini.

Suardi menyadari pertumbuhan pusat jajanan kuliner sangat pesat beberapa waktu terakhir di sepanjang Jalan Jendral Sudirman, mulai dari simpang Soebrantas-Sudirman hingga Simpang Bumi Ayu. Kondisi Jalan Sudirman saat ini menjadi kontradiktif dengan penetapan pemerintah pada tahun 2010 yang telah menobatkannya sebagai kawasan tertib lalulintas (KTL).

"Kontradiktif karena kondisinya yang amburadul bukan hanya disebabkan keberadaan para pedagang, namun di Jalan Jendral Sudirman kini dipakai menjadi tempat parkir pusat perbelanjaan Ramayana yang kerap menjadikannya macet," katanya.

Suardi mengatakan, kendati terkesan mengenyampingkan aturan, pemerintah tidak sedikitpun berniat untuk melakukan penggusuran pedagang. Yang harus dilakukan justru penataan agar lebih terlihat rapi dan tertib, serta tidak mengganggu kepentingan umum.

"Jika dipandang potensial menjadi pusat wisata kuliner, pedagang yang sudah ada akan ditata kembali supaya rapi," jelasnya.

Seorang pedagang mie pangsit kering, Adek Sanjaya menyambut baik rencana pemerintah dalam mengembangkan Jalan Sudirman menjadi pusat jajanan kuliner. Ia yakin, rencana tersebut akan mendapatkan dukungan para pedagang. ***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
BUDI
yo wak, suruh makan ajo proyek2 itu, KASNAN, RUDI, ZUL BOTAK, Bravo Rezim KHAIRUL ANWAR

anak dumai
kita pilih DR.IKHSAN (putra Dumai asli) sbg wali kota berikutnya

MUHAMMAD IQBAL
Pergunakan kata-kata yang bagus, kami juga sangat kecewa. Isya Alloh umur panjang sama-sama kita pilih Pemimpin Dumai yang terbaik. Amin

Tim Pemuda KUAT
BETOL WAK, DEMI ALLOH CUKUP KEMARIN AJO AKU PILIH MIKO. DASAR WALIKOTA TOLOL.......%@!*........

syafril pedagang pasar
bengak ajo khairul tu, kalo tau begini tak sudi aku pilih miko rul........ruuullllll, pembengak. apo lagi kepala kantor miko (suardi) najis tralala..........


Berita lainnya..........
- Uang Koin Tak Laku di Rohul, Uang Kertas Pecahan Rp1.000 Langka
- Bahas Naker, Pemkab Bengkalis dan PT CPI Lakukan Pertemuan Khusus
- Gandeng Indomaret dan Nastle Carnation, Diskop Lakukan Seminar UMKM
- Triwulan I 2016,
Aset Perbankan Riau Capai Rp 84,51 Triliun

- Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Naik
- Agustus 2015 Di-PHK,
Puluhan Eks Karyawan PT. BLJ Bengkalis Desak Pembayaran Pesangon

- Amankan Stok Beras, Bulog Beli 198 Ribu Kg Padi Petani Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.20.92.192
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com