Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 8 Desember 2016 18:37
Pilkades di Tambusai Utara, Rohul,
Semua Calon Kades Terpilih Wajah Baru


Kamis, 8 Desember 2016 17:28
Gubri Tunjuk Syahrial Abdi Jadi Pj Bupati Kampar

Kamis, 8 Desember 2016 17:24
Terjerat Korupsi Embarkasi Haji,
Mantan Kabiro Tapem Setdaprov Riau dan Kuasa Pemilik Lahan Batal Dituntut Hari Ini


Kamis, 8 Desember 2016 17:18
Otak Pelaku Ternyata Istri Korban,
Pelaku Pembunuhan di Rimba Melintang Rohil Ditangkap


Kamis, 8 Desember 2016 17:06
Polda Riau Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp31 Miliar

Kamis, 8 Desember 2016 17:04
Beredar Nota Pencabutan Mandat WR III Universitas Riau

Kamis, 8 Desember 2016 16:56
Ketua PN Bengkalis Pindah Tugas

Kamis, 8 Desember 2016 16:42
Bupati Tinjau Stand HAKI Rohil

Kamis, 8 Desember 2016 16:39
Polsek Langgam Ciduk Pelaku Pencabulan Anak di B awah Umur

Kamis, 8 Desember 2016 16:13
DKPP dan TP PKK Inhil Gelar Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 8 Januari 2013 20:01
SK Pergubri Turun, UMK 2013 Dumai Rp 1.490.000

Akhirnya UMK Dumai 2013 ditetapkan sebesar Rp 1.490.000 perbulan. Keputusan dikeluarkan setelah mendapat SK Gubri.

Riauterkini-DUMAI- Keluar sudah surat keputusan Peraturan Gubernur Riau Gubernur Riau (Pergubri) No 67/ 2012 tentang penetapan Upah Minimun Kota atau Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2013 untuk Kota Dumai sebesar Rp 1.490.000. Jumlah tersebut mengalami peningkatan ketimbang tahun 2012 lalu yang hanya sebesar Rp1.287.600.

Plt Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dumai, Parulian Siregar didampingi Kabid Penempatan dan Syarat Kerja, M Fadhly SH, mengatakan jika surat keputusan tentang UMK 2013 Dumai sudah diterimannya, Selasa (8/1/13) tadi dan berlaku sejak 1 Januari kemarin.

"Besaran UMK Kota Dumai tahun 2013 ditetapkan Rp 1.490.000 dan berlaku sejak 1 Januari 2013 kemarin. Surat keputusan Gubernur Riau itu sendiri baru diterimanya tadi pagi dan langsung dibagikan kepada seluruh perusahaan yang beroperasi diwilayah Kota Dumai," katanya.

Dikatakan Fadly, sesuai Pergubri No 67/ 2012 telah ditetapkan Upah Minimum 12 (dua belas) kabupaten/ kota se Riau tahun 2013. Untuk Kota Dumai sendiri, Upah Minimum Kotanya yang telah ditetapkan sebesar Rp 1.490.000,- meningkat dari tahun 2012 lalu.

Sedangkan perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari ketentuan Upah Minimum Kabupaten/ Kota tahun 2013 ini, kata dia, sangat tidak dibenarkan mengungurangi atau menurunkankannya. Hal tersebut sesuai ketentuan pasal 17 Permenanker No. Per. 01/ MEN/ 1999 tanggal 12 Januari 1999 tentang Upah Minimum.

"Sesuai dengan Pergubri berlaku sejak 01 Januari 2013, gaji pekerja sudah ditetapkan sesuai penetapan pada UMK 2013 tersebut. Dengan demikian seluruh perusahaan di Dumai harus memenuhi ketentuan tersebut agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari," kata Fadly mendampingi Parulian Siregar.

Dari penetapan UMK 2013 itu sendiri, menurutnya sudah mengacu pada Kebutuhan Hidup Layak (KHL) pada tahun 2013 disejumlah pasaran.

Penetapan UMK 2013 di berbagai daerah diantaranya, UMK Kabupaten Bengkalis menetapkan sebesar Rp 1.610.000,- per bulan, angka tersebut merupakan UMK terbesar di Riau. Sedangkan Kabupaten Siak menempati urutan kedua dengan UMK sebesar Rp 1.600.000.

Sementara, Kabupaten Kuantan Singingi sebagai UMK terkecil tahun 2013 dengan jumlah sebesar Rp 1.447.000,- masih dibawah Rokan Hulu dan Pekanbaru dengan besaran UMK Rp 1.450.000,- per bulannya.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- RAPP Sosialiasikan Pentingnya Keselamatan Kerja pada Seluruh Kontraktor
- Distribusi BBM ke Pulau Rupat, Terganjal Persetujuan Kominfo
- Jelang Akhir Tahun, Tingkat Hunian Hotel di Pekanbaru Naik
- Keliling Jawa, Wabup Kuansing Belajar Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
- Tekan Harga Cabe,
TPID Riau Ajak Menanam Cabe 10 Polibag Setiap Rumah

- Bahas Ekonomi Kekinian, TPID Riau Gelar Rapat Koordinasi
- Sasar Potensi Pajak Skala Besar,
Dispenda Pekanbaru Optimis Bisa Raih PAD Rp 4 Miliar Lagi dari PBB



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.108.121
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com