Untitled Document
Kamis, 26 Ramadhan 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 24 Juli 2014 19:48
Usai Sidang di PN Pekanbaru, Tahanan Narkoba Kejari Melarikan Diri

Kamis, 24 Juli 2014 19:37
Perda DAS Riau Pertama di Sumatera

Kamis, 24 Juli 2014 18:03
PWI Rohul Berbagi dengan Anak Yatim dan Kurang Mampu

Kamis, 24 Juli 2014 17:52
Capella Honda Bantu Al Qur'An ke Ponpes, Masjid dan Lembaga Pendidikan Islam di Riau

Kamis, 24 Juli 2014 17:39
THR Belum Dibayar, 12 Buruh PT WI Datangi Disnakertranduk Riau

Kamis, 24 Juli 2014 17:36
Jelang Lebaran,
Arus Penyeberangan Kempang Mekong-Semukut, Meranti Diperketat


Kamis, 24 Juli 2014 17:31
Gubri tak Besafari Ramadhan, tapi Gelar Open House Idul Fitri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Januari 2013 20:27
TV Sindo Siak Tak Lulus Evaluasi KPID Riau

Satu dari 8 lembaga penyiaran di Riau tidak lolos evaluasi dengar pendapat yang diadakan KPID. Lembaga penyiaran yang tak lolos itu yaitu, TV Sindo Siak.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari 8 lembaga penyiaran di Riau yang mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang dilaksanakan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau, hanya satu lembaga penyiaran yang tidak lulus EDP tersebut.

“Awalnya ada 8 lembaga penyiaran yang mendaftar ke kita untuk EDP ini dan hanya satu lembaga penyiaran yang tidak lulus EDP,” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (04/01/13).

Adapun ke 8 lembaga penyiaran yang mendaftar ikut EDP tersebut yakni, RTv Dumai, RTv Rohil, RTv Rohul, Radio Kandis, Radio Osama Pasir Mandiri, Tv Kabel di Bagan, Tv Kabel di Rengat dan Sindo Tv Siak.

“Yang tidak lulus itu yakni Tv Sindo Siak, karena mereka tidak hadir atau ikut ketika EDP dilaksanakan. Jadi, jika ingin mendapatkan izin penyiaran, mereka terpaksa mengikuti EDP tahun 2013 ini,” terangnya.

Kemudian, disebutkannya bahwa ketujuh lembaga penyiaran yang lulus EDP tersebut akan di plenokan oleh KPID Riau dalam Ahad besok. Setelah itu, bagi lembaga penyiaran yang dinyatakan lulus dalam pleno tersebut, maka akan dikirimkan namanya ke Kementriaan Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI untuk dikeluarkan izin penyiaran terhadap lembaga penyiaran tersebut.

“Dalam EDP kemarin, banyak lembaga penyiaran yang masih kurang dari segi administrasinya seperti tidak mencamtumkan secara deatil gambaran keuangan 5 tahun ke depan, Ada daftar riwayat hidup mereka yang tidak lengkap dan lainnya. Kita telah minta ketujuh lembaga penyiaran itu untuk segera melangkapinya sebelum Rapat Pleno diadakan,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang DURI.
apapun kemajuan di luar sana,Bengkalis di bawah tangan HERLIYAN SALEH.tdk ikut ambil bagian. Bliau sdg fokus buat kolak lumpur di jln Gajah mada Duri.hasilnya sdh ribuan ton sawit masyarakat busuk dalam 2 bln ini. Bupati seperti ini,di terusin ke m

RAJA SIAK
Konglomerat Rusli bernama ISMAIL KADIR (baca rida k liamsi) telah menggurita.....nanti ada kasus GURITA RIAU POS......kok bisa sindo yang datang dari jkt bisa ga lulus sedang rtv lulus?....benar2 KKN raja kecik..


Berita lainnya..........
- MPK Pelalawan Nilai RPE Sangat Membantu
- Untuk Lebaran, Masyarakat Diminta Pilih Daging ASUH
- Pertamina Jamin Stok BBM untuk Lebaran di Riau Aman
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp70,9 per Kg
- Razia, Disperindag Inhil Temukan Minuman dengan Kode BPOM Palsu
- RAPP Raih Predikat Memuaskan dalam Audit SMK3
- Dua Garbarata Bandara SSK II Mulai Difungsikan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.180.223
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com