Untitled Document
Ahad, 16 Syawwal 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 1 Agustus 2015 21:08
Bukan Karena Menampar,
Zulkifli Laporkan Perbuatan tak Menyenangkan Bupati Inhu ke Polda


Sabtu, 1 Agustus 2015 19:56


Sabtu, 1 Agustus 2015 19:28
Pilkada Kuansing, Pasangan Mursini-Halim Harapan Masyarakat Muara Lembu

Sabtu, 1 Agustus 2015 16:58
Pilkada Rohul 2015, LKA Ujungbatu Keluarkan Warkah untuk Dukung Hafith-Nasrul

Sabtu, 1 Agustus 2015 16:50
Anggota DPRD Rinto Apreasiasi Upaya Pemadaman Karhutla PT Safari Riau di Pelalawan

Sabtu, 1 Agustus 2015 16:45
Service Mobil Suzuki di SBT,
Ganti Kopling dan Timing Belt, Konsumen Dapat Diskon 15 Persen


Sabtu, 1 Agustus 2015 16:20
Isolasikan Exavator 12 Unit,
Seratusan Karyawan PT Safari Riau Terjun ke Lapangan Siang-Malam Padamkan Karhutla




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Januari 2013 20:27
TV Sindo Siak Tak Lulus Evaluasi KPID Riau

Satu dari 8 lembaga penyiaran di Riau tidak lolos evaluasi dengar pendapat yang diadakan KPID. Lembaga penyiaran yang tak lolos itu yaitu, TV Sindo Siak.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari 8 lembaga penyiaran di Riau yang mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang dilaksanakan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau, hanya satu lembaga penyiaran yang tidak lulus EDP tersebut.

“Awalnya ada 8 lembaga penyiaran yang mendaftar ke kita untuk EDP ini dan hanya satu lembaga penyiaran yang tidak lulus EDP,” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (04/01/13).

Adapun ke 8 lembaga penyiaran yang mendaftar ikut EDP tersebut yakni, RTv Dumai, RTv Rohil, RTv Rohul, Radio Kandis, Radio Osama Pasir Mandiri, Tv Kabel di Bagan, Tv Kabel di Rengat dan Sindo Tv Siak.

“Yang tidak lulus itu yakni Tv Sindo Siak, karena mereka tidak hadir atau ikut ketika EDP dilaksanakan. Jadi, jika ingin mendapatkan izin penyiaran, mereka terpaksa mengikuti EDP tahun 2013 ini,” terangnya.

Kemudian, disebutkannya bahwa ketujuh lembaga penyiaran yang lulus EDP tersebut akan di plenokan oleh KPID Riau dalam Ahad besok. Setelah itu, bagi lembaga penyiaran yang dinyatakan lulus dalam pleno tersebut, maka akan dikirimkan namanya ke Kementriaan Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI untuk dikeluarkan izin penyiaran terhadap lembaga penyiaran tersebut.

“Dalam EDP kemarin, banyak lembaga penyiaran yang masih kurang dari segi administrasinya seperti tidak mencamtumkan secara deatil gambaran keuangan 5 tahun ke depan, Ada daftar riwayat hidup mereka yang tidak lengkap dan lainnya. Kita telah minta ketujuh lembaga penyiaran itu untuk segera melangkapinya sebelum Rapat Pleno diadakan,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang DURI.
apapun kemajuan di luar sana,Bengkalis di bawah tangan HERLIYAN SALEH.tdk ikut ambil bagian. Bliau sdg fokus buat kolak lumpur di jln Gajah mada Duri.hasilnya sdh ribuan ton sawit masyarakat busuk dalam 2 bln ini. Bupati seperti ini,di terusin ke m

RAJA SIAK
Konglomerat Rusli bernama ISMAIL KADIR (baca rida k liamsi) telah menggurita.....nanti ada kasus GURITA RIAU POS......kok bisa sindo yang datang dari jkt bisa ga lulus sedang rtv lulus?....benar2 KKN raja kecik..


Berita lainnya..........
- Tuntut Pelayanan, Seratusan Buruh PT Adei di Pinggir, Bengkalis Gelar Aksi Protes
- Aktivitas Bongkar Muat Peti Kemas Pelindo Dumai Meningkat
- Puluhan Karyawan Mogok, Manajemen PT SAS di Duri Tolak Dimediasi Disnakertrans
- Datangkan Naker Asal China,
LMB Akan Usir PT. Ivo Mas Tunggal dari Dumai

- Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 25,82 perkilogram
- Harga Rp 850 - Rp 1000 Per Kg,
Harga TBS di PKS Tambusai Utara Anjlok Pasca Lebaran

- Peminat Mulai Berkurang, APPSI Riau Berharap Pameran Batu Akik di Riau Terus Digalakkan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.202.157
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com