Untitled Document
Sabtu, 4 Zulqaidah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 30 Agustus 2014 15:08
Formasi CPNS Rohil Mulai Dibidik Warga

Sabtu, 30 Agustus 2014 15:06
Pemkab Komit Bantu Perguruan Tinggi di Inhil

Sabtu, 30 Agustus 2014 13:07
Ikut Pertemuan Syarwan Hamid,
Gafar Usman tak Masalah Dilarang Lewat VIP LK Bandara


Sabtu, 30 Agustus 2014 13:04
Pemkab Rohil Janji Atasi Penyumbatan Jalan Pahlawan Bagansiapiapi Akibal PKL

Sabtu, 30 Agustus 2014 13:02
Dukung Gerakan Maghrib Mengaji, Rumah Zakat Salurkan Al ur;an

Sabtu, 30 Agustus 2014 12:59
Opnas 2014, BPOM Amankan Prodak TIE dan Kadaluarsa

Sabtu, 30 Agustus 2014 12:57
BBM Langka, Aktivitas Nelayan di Rohil Mulai Terganggu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Januari 2013 20:27
TV Sindo Siak Tak Lulus Evaluasi KPID Riau

Satu dari 8 lembaga penyiaran di Riau tidak lolos evaluasi dengar pendapat yang diadakan KPID. Lembaga penyiaran yang tak lolos itu yaitu, TV Sindo Siak.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari 8 lembaga penyiaran di Riau yang mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang dilaksanakan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau, hanya satu lembaga penyiaran yang tidak lulus EDP tersebut.

“Awalnya ada 8 lembaga penyiaran yang mendaftar ke kita untuk EDP ini dan hanya satu lembaga penyiaran yang tidak lulus EDP,” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (04/01/13).

Adapun ke 8 lembaga penyiaran yang mendaftar ikut EDP tersebut yakni, RTv Dumai, RTv Rohil, RTv Rohul, Radio Kandis, Radio Osama Pasir Mandiri, Tv Kabel di Bagan, Tv Kabel di Rengat dan Sindo Tv Siak.

“Yang tidak lulus itu yakni Tv Sindo Siak, karena mereka tidak hadir atau ikut ketika EDP dilaksanakan. Jadi, jika ingin mendapatkan izin penyiaran, mereka terpaksa mengikuti EDP tahun 2013 ini,” terangnya.

Kemudian, disebutkannya bahwa ketujuh lembaga penyiaran yang lulus EDP tersebut akan di plenokan oleh KPID Riau dalam Ahad besok. Setelah itu, bagi lembaga penyiaran yang dinyatakan lulus dalam pleno tersebut, maka akan dikirimkan namanya ke Kementriaan Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI untuk dikeluarkan izin penyiaran terhadap lembaga penyiaran tersebut.

“Dalam EDP kemarin, banyak lembaga penyiaran yang masih kurang dari segi administrasinya seperti tidak mencamtumkan secara deatil gambaran keuangan 5 tahun ke depan, Ada daftar riwayat hidup mereka yang tidak lengkap dan lainnya. Kita telah minta ketujuh lembaga penyiaran itu untuk segera melangkapinya sebelum Rapat Pleno diadakan,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang DURI.
apapun kemajuan di luar sana,Bengkalis di bawah tangan HERLIYAN SALEH.tdk ikut ambil bagian. Bliau sdg fokus buat kolak lumpur di jln Gajah mada Duri.hasilnya sdh ribuan ton sawit masyarakat busuk dalam 2 bln ini. Bupati seperti ini,di terusin ke m

RAJA SIAK
Konglomerat Rusli bernama ISMAIL KADIR (baca rida k liamsi) telah menggurita.....nanti ada kasus GURITA RIAU POS......kok bisa sindo yang datang dari jkt bisa ga lulus sedang rtv lulus?....benar2 KKN raja kecik..


Berita lainnya..........
- BBM Langka, Aktivitas Nelayan di Rohil Mulai Terganggu
- Hasil Penelitian Dosen Komunikasi UIN Suska,
Remaja di Riau Tinggalkan Koran dan Beralih ke Online

- Dimeriahkan Penampilan Artis Papan Atas,
Yamaha Music for Everyone Gelar Event Akbar di CS Mal

- Gulat Manurung Janji Perjuangkan Dongkrak Harga Jual Sawit di Rohil
- Disperindag Dumai Ajukan Penambahan Kuota Elpiji 3 Kg
- Kelangkaan BBM Picu Harga Sembako di Riau Melonjak
- Normalisasi Stok, 137 SPBU Riau Terima Tambahan Pasokan BBM


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.237.125.89
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com