Untitled Document
Rabu, 27 Zulhijjah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 22 Oktober 2014 20:49
Dua Pejabat Tak Hadiri Pemeriksaan KPK,
Zulher: Saya Belum Terima Surat Pemanggilan


Rabu, 22 Oktober 2014 20:38
Pedagang Ikan di Pekanbaru Jual Sabu-Sabu Rp300 Juta

Rabu, 22 Oktober 2014 20:30
Penyertaan Modal PT. BLJ Group Rugikan Negara Rp200 Miliar

Rabu, 22 Oktober 2014 20:14
Gelar Acara Keagamaan,
Walikota Pekanbaru Kecewa dengan Tingkat Kehadiran PNS


Rabu, 22 Oktober 2014 20:05
Dua Dewan Masuk Pimpinan Komisi,
PDI Perjuangan Riau Surati DPP PDI Perjuangan


Rabu, 22 Oktober 2014 19:45
Kasus Gubri Nonaktif Annas Maamun,
2 Pegawai PT Anugrah Kelola Artha Diperiksa Penyidik KPK


Rabu, 22 Oktober 2014 19:39
BNI 46 Tagih Kredit Macet Rp97 M PT SRT



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Januari 2013 20:27
TV Sindo Siak Tak Lulus Evaluasi KPID Riau

Satu dari 8 lembaga penyiaran di Riau tidak lolos evaluasi dengar pendapat yang diadakan KPID. Lembaga penyiaran yang tak lolos itu yaitu, TV Sindo Siak.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari 8 lembaga penyiaran di Riau yang mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang dilaksanakan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau, hanya satu lembaga penyiaran yang tidak lulus EDP tersebut.

“Awalnya ada 8 lembaga penyiaran yang mendaftar ke kita untuk EDP ini dan hanya satu lembaga penyiaran yang tidak lulus EDP,” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (04/01/13).

Adapun ke 8 lembaga penyiaran yang mendaftar ikut EDP tersebut yakni, RTv Dumai, RTv Rohil, RTv Rohul, Radio Kandis, Radio Osama Pasir Mandiri, Tv Kabel di Bagan, Tv Kabel di Rengat dan Sindo Tv Siak.

“Yang tidak lulus itu yakni Tv Sindo Siak, karena mereka tidak hadir atau ikut ketika EDP dilaksanakan. Jadi, jika ingin mendapatkan izin penyiaran, mereka terpaksa mengikuti EDP tahun 2013 ini,” terangnya.

Kemudian, disebutkannya bahwa ketujuh lembaga penyiaran yang lulus EDP tersebut akan di plenokan oleh KPID Riau dalam Ahad besok. Setelah itu, bagi lembaga penyiaran yang dinyatakan lulus dalam pleno tersebut, maka akan dikirimkan namanya ke Kementriaan Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI untuk dikeluarkan izin penyiaran terhadap lembaga penyiaran tersebut.

“Dalam EDP kemarin, banyak lembaga penyiaran yang masih kurang dari segi administrasinya seperti tidak mencamtumkan secara deatil gambaran keuangan 5 tahun ke depan, Ada daftar riwayat hidup mereka yang tidak lengkap dan lainnya. Kita telah minta ketujuh lembaga penyiaran itu untuk segera melangkapinya sebelum Rapat Pleno diadakan,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang DURI.
apapun kemajuan di luar sana,Bengkalis di bawah tangan HERLIYAN SALEH.tdk ikut ambil bagian. Bliau sdg fokus buat kolak lumpur di jln Gajah mada Duri.hasilnya sdh ribuan ton sawit masyarakat busuk dalam 2 bln ini. Bupati seperti ini,di terusin ke m

RAJA SIAK
Konglomerat Rusli bernama ISMAIL KADIR (baca rida k liamsi) telah menggurita.....nanti ada kasus GURITA RIAU POS......kok bisa sindo yang datang dari jkt bisa ga lulus sedang rtv lulus?....benar2 KKN raja kecik..


Berita lainnya..........
- Musda REI Riau X , 3 Kandidat Siap Berlaga
- BRK Salurkan Beasiswa Bagi 75 Mahasiswa UPP Rohul
- Harga TBS Kelapa Sawit Kembali Mengalami Penurunan
- Tambang Batubara di Rohul Terkendala Jalan dan Harga
- Badan Publik yang Tertutup Dapat Dipidana
- Kembangkan Usaha, PD Pembangunan Pekanbaru Akan Kelola SPBU
- Lebih 50 Persen UMKM Riau Belum Tersentuh Perbankan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.228.64
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com