Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 23 Oktober 2014 18:27
Gagal Melaju ke Semi Final Porprov Riau,
Wasit Dituding Jadi Biang Kekalahan Tim Futsal Pelalawan


Kamis, 23 Oktober 2014 18:06
PT. Indah Logistik Bantah Mobil Box Angkut Bawang Ilegal

Kamis, 23 Oktober 2014 18:03
Korupsi Lahan Bhakti Praja,
Mantan Sekdakab Pelalawan Divonis 2,5 Tahun Penjara


Kamis, 23 Oktober 2014 17:58
Bekas Gedung SD di Muntai, Bengkalis akan Dihibahkan ke TNI AL

Kamis, 23 Oktober 2014 17:57
Guru SMA Sederajad Harus SMA,
Target Disdik dan Kebudayaan Riau Terkendala Kesiapan Guru


Kamis, 23 Oktober 2014 17:48
RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Gagal Realisasikan Pengadaan Obat Paten

Kamis, 23 Oktober 2014 17:40
‎Bupati Inhu Teruskan Usulan Penetapan Pimpinan DPRD Definitif



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Nopember 2012 06:19
Berakhir Juli 2013, Inhu Didorong Garap Block Kampar

Block Kampar yang kini dikelola Medco akan berakhir Juli 2013 mendatang. Pakar minyak dan tokoh masyarakat Inhu meminta Pemkab ambil alih kelola.

Riauterkini-PEKANBARU- Puluhan Pakar Perminyakan Indragiri Hulu ( Inhu ), Kecamatan Lirik mulai melirik ladang minyak Blok Kampar, sebab masa Kontrak Kerja Eksploitasi Kelola perminyakan PT Medco Energi akan berakhir tanggal 5 juli 2013 mendatang.

Jum’at, 16 November pekan lalu puluhan pensiunan karyawan PT Medco Lirik membentuk Forum Masyarakat Lirik untuk Rebut Blok Kampar dengan maksud mendesak PemKab Inhu untuk membentuk BUMD Perminyakan di INHU guna merebut peluang kelola perminyakan Blok Kampar, yang selama lebih dari 60 tahun di kelola oleh PT Stanvac dan PT Medco Energi.

H. Asril Husin, koordinator Forum yang juga pernah menjabat Field Manager Area PT Mendco Energi di Blok Kampar Kamis (22/11/12) menjelaskan, mereka bersama Tim yang mengaktualkan diri sebagai mantan spesialis kelola perminyakan PT Stanvac Indonesia ( sekarang PT Medco Energi Lirik ) yang sudah pensiun akan mendorong dan memberi dukungan kepada PemKab Inhu untuk tidak sekedar jadi penonton dan tidak sekedar menerima DBH Migas. Akan tetapi harus melakukan aksi seperti yang dilakukan Pemprov Riau merebut Blok Siak dari PT.CPI.

Produksi minyak mentah PT Medco dari Kecamatan Lirik sekitar 1800 Barrel per hari sedangkan puluhan tahun sebelumnya, PT Medco dulu bernama PT Stanvac masih memproduksi minyak mencapai 60.000 barrel perhari.

Sementara, PT Pertamina (Persero) nampaknya juga berminat mengelola block Kampar. Kini BUMN itu tengah melakukan kajian untuk mengetahui potensi minyak di sumur-sumur tua yang kemungkinan bisa dieksploitasi di Blok Kampar. Pertamina berharap bisa mengelola Blok Kampar di meliputi tiga daerah, yakni Kabupaten Pelalawan, Siak dan Indragiri Hulu.

"Kami sedang melakukan evaluasi terhadap sumur-sumur tua yang dinilai bisa menambah jumlah produksi minyak dari Riau, khususnya Pertamina Ubep Lirik," kata Field Manager PT Pertamina Unit Bisnis EP Lirik, Triyono beberapa waktu lalu.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
guruku
bukannya sok tau,,tapi klo hasilnya masih banyak gak mungkin dilepas,,paling2 klo gak mempan atau daerah masih ngotot yaaa datang aj menlunya mereka ketemu SBY ,,pasti beres,,lha wong selama ini emg kaya gtui kok


Berita lainnya..........
- Tunggu Usai RUPS,
OJK Belum Terima Nama Kandidat Dirut Bank Riau Kepri

- BI dan Pemko Pekanbaru Teken MoU Gerakan Siswa Menabung
- 2014, REI Riau Sulit Capai Target Bangun 10 Ribu Unit Rumah
- Pemprov Riau Berkemugkinan Lanjutkan Program UED-SP
- KUA dan PPAS APBDP Rohul 2014 Disepakati Rp1.449 Triliun
- Musda REI Riau X , 3 Kandidat Siap Berlaga
- BRK Salurkan Beasiswa Bagi 75 Mahasiswa UPP Rohul


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.77.93
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com