Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:14
Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:31
Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:02
Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:34
Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:26
Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda

Jum’at, 20 Oktober 2017 22:12
DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 31 Oktober 2012 17:21
Rekanan Terlanjur Bongkar Sekolah
85 Paket Disdik Pelalawan Batal


Disdik Pelalawan membatalkan 85 paket proyek di Satker mereka. Padahal ada sejumlah rekanan terlanjur membongkar sekolah karena yakin dana proyek itu ada.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Sebanyak 85 Paket Proyek di lingkungan Tahun Anggaran 2012 di lingkungan Dinas Pendidikan Pelalawan batal. Hal tersebut menyusul tidak adanya dana untuk membayar pekerjaan. Kadisdik Pelalawan MD Rizal Abbas menuding, anggaran itu di alihkan oleh Dinas PPKD Pelalawan untuk kegiatan pendidikan lain.

Namun, sebagian kontraktor sudah terlanjur membongkar sejumlah sekolah-sekolah terhadap item paket proyek yang dimenangkan. Belakangan diketahui, anggaran yang dimenangkan itu, tidak ada. Alhasil, para rekanan terpaksa meninggal proyek yang terlanjur dikerjakan.

Paska, pembongkaran sejumlah sekolah tersebut oleh para rekanan. Membuat, proses belajar mengajar sekolah terganggu. Seperti sekolah yang di alami di desa Dundangan, Pelalawan. Pihak sekolah terpaksa mensiasiti, supaya proses belajar tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Kadisdik Pelalawan MD Rizal Abbas, kepada riauterkini, Rabu (31/10/12) tidak membantah, terhadap kondisi tersebut. Ia menyebutkan, 85 paket tersebut sudah di tentukan pemenangnya. Namun, belakangan anggaran untuk membayar paket pekerjaan yang dimaksud justru di alihkan oleh, DPKKD untuk kegiatan pendidikan lain.

Meskipun sudah, ditentukan pemenganan terhadap 85 paket pekerjaan. Namun kata MD Rizal, dinas pendidikan belum ada mengeluarkan Surat Perjanjian Kerja (SPK) sebagai dasar rekanan, untuk memulai pekerjaan.

"Iya betul, kita sudah menentukan pemenang, namun kita belum mengeluarkan SPK bagi rekanan sebagai dasar dimulai. Jadi kalo ada yang keduluan mengerjakannya, itu salah mereka," papar MD.

Meskipun demikian dana, itu sudah terlanjur digunakan oleh, DPKKD pada tahun ini. MD Rizal menegaskan, pada tahun 2013 nanti kembali di anggarkan. Begitu juga, pemenangnya, terhadap paket ini tetap mamakai rekanan yang sama.***(feb)



loading...

Berita lainnya..........
- Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar
- Tolak PHK Buruh HTI, K-SPSI Riau Rencanakan Demo Pekan Depan
- Nursyafry Tanjung Pimpin REI Riau Periode 2017-2020
- OJK  Dujung Program Global Anti Serangan Siber
- Kadisperindag Pekanbaru Kelangkaan Gas Elpiji Juga Tanggung Jawab Camat dan Lurah
- Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik
- OJK Gandeng MUI Riau Kembangkan Bwnk Syariah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.10.56
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com