Untitled Document
Sabtu, 4 Sya'ban 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 23 Mei 2015 20:03
Isu Beras Plastik Bikin Omset Pedagang Dumai Menurun

Sabtu, 23 Mei 2015 19:58
Polres Dumai Gulung Dua Bandar Narkoba

Sabtu, 23 Mei 2015 18:54
Pilkada Rohul 2015,
Nasrul dan Hafith Canangkan 1 SSD di Setiap Desa


Sabtu, 23 Mei 2015 18:49
KPID Gelar Penyuluhan Komunitas Cerdas Media

Sabtu, 23 Mei 2015 18:03
Berbagi Pengalaman Hidup,
Bupati Harris Jadi Pembicara Pada Kongres III IKA UIR 2015


Sabtu, 23 Mei 2015 17:57
Galang Dana di Pasirpangaraian, Umat Islam Rohul Peduli Rohingya

Sabtu, 23 Mei 2015 17:36
Sambil Geleng-geleng, Menpora Cabut Putri Malu di Stadion Utama Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Oktober 2012 14:13
2013, Pemprov Riau Harus Bayar Hutang Eskalasi Multiyears Rp 251 M

Sebanyak Rp 251 miliar menjadi hutang Pemprov Riau terhadap eskalasi proyek multi years. Dana tersebut harus dibayar tahun depan.

Riauterkini-PEKANBARU- Jumlah sisa hutang proyek eskalasi yang mesti dibayar Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau ke pihak kontraktor di tahun 2013 mendatang mencapai nilai Rp251 Miliar.

“Dari hasil hearing kami dengan Dinas PU kemarin bahwa jumlah sisa hutang eskalasi kita mencapai Rp251 Miliar lebih dan maaf saya lupa proyek apa saja itu,” kata Zukri, Anggota Komisi C DPRD Riau yang juga Anggota Banggar DPRD Riau kepada riauterkini di Ruang Komisi C, Rabu (24/10/12).

Untuk melunasi hutang tersebut. Banggar DPRD Riau tidak bisa mengesahkan pembayarannya tanpa ada salinan surat putusan dari pengadilan.

“Sekarangkan prosesnya sudah di pengadilan, jadi kita menunggu surat keputusan dari pengadilan agar anggaran untuk melunasi itu, bisa kita anggarkan di APBD 2013, kalau tidak ada itu maka kami tidak mau menganggarkannya,” terang Politisi PDI Perjuangan ini.

Zukri pun berharap bahwa sistem pembayaran sisa hutang eskalasi ini bisa dilakukan secara bertahap. “Agar lebihnya bisa kita peruntukkan untuk pembangunan infrastruktur seperti Rumah Layak Huni, pedesaan, OPRM dan lainnya, juga di 2014 nanti, seluruhnya bisa kita lunasi,” kata Zukri.

Selain itu, Zukri menjelaskan bahwa ada 3 program Dinas PU Riau di tahun 2011 kemarin yang belum dilunasi ke pihak kontraktor.

“Ada 3 kegiatan Dinas PU Riau di tahun 2011 yang jumlahnya Rp5 Miliar, kemarin mereka ajukan pembayarannya di APBD 2013, otomatis kami coret langsung anggaran tersebut karena itukan program 2011 yang tidak bisa dianggarkan bergitu saja di APBD 2013,” ungkap Zukri.

Zukri pun menjelaskan kalau untuk melunasi hutang ketiga program tersebut, pihak kontraktor mesti mengajukan tuntutannya ke Pengadilan.

“Kalau sudah ada tuntutannya ke pengadilan, maka nantinya pengadilan akan mengeluarkan surat keputusan, surat keputusan itulah yang akan kita jadikan sebagai payung hukum untuk melunasi hutang di tiga program tersebut,” tutup Zukri. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
darus
eskalasi apa yg akan dibayar kan tak ada kenaikan bbm dua thn ini jd tdk ada pengaruh dg harga satuan kontrak %@!*.kadis pu ini

Kenapa kita harus menolak ISG dibiayai oleh APBD???
Bukan karena tak suka ISG, bukan karena tak mau banyak orang mancanegara datang ke Riau, bukan karena tak suka seseorang dan semacamnya kita menolak APBD utk ISG. Memang tak dapat diterima satu sen sekali pun APBD itkut mengongkosi ISG secara langsun


Berita lainnya..........
- Isu Beras Plastik Bikin Omset Pedagang Dumai Menurun
- HUT ke-17, Bank Rohil Gelar Malam Syukuran
- Mumpuni di Sektor Insurance,
Kadivre II BPJS Kesehatan Raih Marketeer of The Year Pekanbaru 2015

- Hadapi MEA 2015, Pemko Dumai Siapkan SDM Siap Terampil
- Baru 4 Bank Jalankan Laku Pandai
- Soal Beras Plastik, Disperindag Pekanbaru Segera Sidak Pasar
- Kadis Perindag Siak Pastikan Beras Plastik tak Beredar di Siak


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.90.41
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com