Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 30 Mei 2016 17:40
Paman Cabul Ditangkap Polisi di Rohil

Senin, 30 Mei 2016 17:33
Tidak Kantongi Izin,
Dua Tempat Karoke di Perawang, Siak Diduga Ilegal


Senin, 30 Mei 2016 17:29
Kinerja Mengecewakan, Nasib PT MIG "Diujung Tanduk"

Senin, 30 Mei 2016 17:25


Senin, 30 Mei 2016 17:25
Ops Patuh SIAK 2016 di Rohul,
Satu Nyawa Melayang dan 652 Pengendara Ditilang


Senin, 30 Mei 2016 17:06
Wisma Asiatique di Kompleks Giant Pekanbaru Terbakar

Senin, 30 Mei 2016 17:04
IPMB Kampar Tuntut Kadis Perikanan Mundur



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Oktober 2012 14:13
2013, Pemprov Riau Harus Bayar Hutang Eskalasi Multiyears Rp 251 M

Sebanyak Rp 251 miliar menjadi hutang Pemprov Riau terhadap eskalasi proyek multi years. Dana tersebut harus dibayar tahun depan.

Riauterkini-PEKANBARU- Jumlah sisa hutang proyek eskalasi yang mesti dibayar Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau ke pihak kontraktor di tahun 2013 mendatang mencapai nilai Rp251 Miliar.

“Dari hasil hearing kami dengan Dinas PU kemarin bahwa jumlah sisa hutang eskalasi kita mencapai Rp251 Miliar lebih dan maaf saya lupa proyek apa saja itu,” kata Zukri, Anggota Komisi C DPRD Riau yang juga Anggota Banggar DPRD Riau kepada riauterkini di Ruang Komisi C, Rabu (24/10/12).

Untuk melunasi hutang tersebut. Banggar DPRD Riau tidak bisa mengesahkan pembayarannya tanpa ada salinan surat putusan dari pengadilan.

“Sekarangkan prosesnya sudah di pengadilan, jadi kita menunggu surat keputusan dari pengadilan agar anggaran untuk melunasi itu, bisa kita anggarkan di APBD 2013, kalau tidak ada itu maka kami tidak mau menganggarkannya,” terang Politisi PDI Perjuangan ini.

Zukri pun berharap bahwa sistem pembayaran sisa hutang eskalasi ini bisa dilakukan secara bertahap. “Agar lebihnya bisa kita peruntukkan untuk pembangunan infrastruktur seperti Rumah Layak Huni, pedesaan, OPRM dan lainnya, juga di 2014 nanti, seluruhnya bisa kita lunasi,” kata Zukri.

Selain itu, Zukri menjelaskan bahwa ada 3 program Dinas PU Riau di tahun 2011 kemarin yang belum dilunasi ke pihak kontraktor.

“Ada 3 kegiatan Dinas PU Riau di tahun 2011 yang jumlahnya Rp5 Miliar, kemarin mereka ajukan pembayarannya di APBD 2013, otomatis kami coret langsung anggaran tersebut karena itukan program 2011 yang tidak bisa dianggarkan bergitu saja di APBD 2013,” ungkap Zukri.

Zukri pun menjelaskan kalau untuk melunasi hutang ketiga program tersebut, pihak kontraktor mesti mengajukan tuntutannya ke Pengadilan.

“Kalau sudah ada tuntutannya ke pengadilan, maka nantinya pengadilan akan mengeluarkan surat keputusan, surat keputusan itulah yang akan kita jadikan sebagai payung hukum untuk melunasi hutang di tiga program tersebut,” tutup Zukri. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
darus
eskalasi apa yg akan dibayar kan tak ada kenaikan bbm dua thn ini jd tdk ada pengaruh dg harga satuan kontrak %@!*.kadis pu ini

Kenapa kita harus menolak ISG dibiayai oleh APBD???
Bukan karena tak suka ISG, bukan karena tak mau banyak orang mancanegara datang ke Riau, bukan karena tak suka seseorang dan semacamnya kita menolak APBD utk ISG. Memang tak dapat diterima satu sen sekali pun APBD itkut mengongkosi ISG secara langsun


Berita lainnya..........
- Disperindag Pekanbaru Minta Konsumen Waspadai Daging Oplosan
- Paspi Luncurkan Buku Mitos Vs Fakta Industri Minyak Sawit Indonesia
- Jelang Ramadhan, Disperindag Pekanbaru OP Gula Selama Dua Pekan
- OP Gula, Harga di Pekanbaru Kembali Normal
- 10 Hektar Hutan Kota di Rohul Jadi Taman Rekreasi Keluarga
- Dilalui Jalur SUTT, PLN Berikan Warga Kompensasi
- ‎Harga Bensin di Ruput Bengkalis Tembus Rp22,500 Seliter


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.192.56
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com