Untitled Document
Rabu, 19 Syawwal 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 5 Agustus 2015 07:26
BP3AKB Inhil Undang Kak Seto untuk Peringatan Hari Anak Nasional 2015

Rabu, 5 Agustus 2015 07:24
Menara Bank Riau Kepri Gagal Mulai Ditempati 9 Agustus

Rabu, 5 Agustus 2015 07:21
Komisi I DPD Inhil Belajar Penerapan IPWL ke Kota Batam

Selasa, 4 Agustus 2015 21:27
Pemko Dumai Umumkan Pemenang Lampu Colok dan Mobil Hias

Selasa, 4 Agustus 2015 21:10
Longsor di Teluk Kiambang, Inhil Rusakkan Eampat Rumah

Selasa, 4 Agustus 2015 20:59
Minyak PT. Kuala Lumpur Kepong Cemari Laut Dumai

Selasa, 4 Agustus 2015 20:48
Lakukan Perbaikan, KPU Inhu Kembalikan Dokumen Persyaratan Balon Kepala Daerah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Oktober 2012 14:13
2013, Pemprov Riau Harus Bayar Hutang Eskalasi Multiyears Rp 251 M

Sebanyak Rp 251 miliar menjadi hutang Pemprov Riau terhadap eskalasi proyek multi years. Dana tersebut harus dibayar tahun depan.

Riauterkini-PEKANBARU- Jumlah sisa hutang proyek eskalasi yang mesti dibayar Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau ke pihak kontraktor di tahun 2013 mendatang mencapai nilai Rp251 Miliar.

“Dari hasil hearing kami dengan Dinas PU kemarin bahwa jumlah sisa hutang eskalasi kita mencapai Rp251 Miliar lebih dan maaf saya lupa proyek apa saja itu,” kata Zukri, Anggota Komisi C DPRD Riau yang juga Anggota Banggar DPRD Riau kepada riauterkini di Ruang Komisi C, Rabu (24/10/12).

Untuk melunasi hutang tersebut. Banggar DPRD Riau tidak bisa mengesahkan pembayarannya tanpa ada salinan surat putusan dari pengadilan.

“Sekarangkan prosesnya sudah di pengadilan, jadi kita menunggu surat keputusan dari pengadilan agar anggaran untuk melunasi itu, bisa kita anggarkan di APBD 2013, kalau tidak ada itu maka kami tidak mau menganggarkannya,” terang Politisi PDI Perjuangan ini.

Zukri pun berharap bahwa sistem pembayaran sisa hutang eskalasi ini bisa dilakukan secara bertahap. “Agar lebihnya bisa kita peruntukkan untuk pembangunan infrastruktur seperti Rumah Layak Huni, pedesaan, OPRM dan lainnya, juga di 2014 nanti, seluruhnya bisa kita lunasi,” kata Zukri.

Selain itu, Zukri menjelaskan bahwa ada 3 program Dinas PU Riau di tahun 2011 kemarin yang belum dilunasi ke pihak kontraktor.

“Ada 3 kegiatan Dinas PU Riau di tahun 2011 yang jumlahnya Rp5 Miliar, kemarin mereka ajukan pembayarannya di APBD 2013, otomatis kami coret langsung anggaran tersebut karena itukan program 2011 yang tidak bisa dianggarkan bergitu saja di APBD 2013,” ungkap Zukri.

Zukri pun menjelaskan kalau untuk melunasi hutang ketiga program tersebut, pihak kontraktor mesti mengajukan tuntutannya ke Pengadilan.

“Kalau sudah ada tuntutannya ke pengadilan, maka nantinya pengadilan akan mengeluarkan surat keputusan, surat keputusan itulah yang akan kita jadikan sebagai payung hukum untuk melunasi hutang di tiga program tersebut,” tutup Zukri. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
darus
eskalasi apa yg akan dibayar kan tak ada kenaikan bbm dua thn ini jd tdk ada pengaruh dg harga satuan kontrak %@!*.kadis pu ini

Kenapa kita harus menolak ISG dibiayai oleh APBD???
Bukan karena tak suka ISG, bukan karena tak mau banyak orang mancanegara datang ke Riau, bukan karena tak suka seseorang dan semacamnya kita menolak APBD utk ISG. Memang tak dapat diterima satu sen sekali pun APBD itkut mengongkosi ISG secara langsun


Berita lainnya..........
- Menara Bank Riau Kepri Gagal Mulai Ditempati 9 Agustus
- ‎Kaban BPT-PM Pekanbaru: 50 Persen Pelaku Usaha Tak Berizin
- Bermasalah, Program Pasar Murah Disperindag Pekanbaru Terancam Ditiadakan
- Harga TBS Kelapa Sawit Turun 72,71 Perkilogram
- Inflasi Riau Juli 0,61 Persen,
Angkutan Udara Sumbang Inflasi Terbesar

- Tuntut Pelayanan, Seratusan Buruh PT Adei di Pinggir, Bengkalis Gelar Aksi Protes
- Aktivitas Bongkar Muat Peti Kemas Pelindo Dumai Meningkat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.160.131.144
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com