Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 27 Juni 2017 20:46
H+3 Lebaran, Diperkirakan 10.000 Pengunjung Padati Pantai Solop Inhil

Selasa, 27 Juni 2017 20:00
Bupati Inhil Silahturrahmi ke Gubernur dan Forkopimda Riau

Selasa, 27 Juni 2017 18:13
Antisipasi Keamanan Lapas,
Kabag Ops Polres Kampar Kunjungi Lapas Kelas IIb Bangkinang


Selasa, 27 Juni 2017 18:08
Balon Gubri Harris Buka Kejuaraan Motorcross di Tapung, Kampar

Selasa, 27 Juni 2017 18:02
Pergi Berlebaran,
Seorang Bocah di Inhil Tewas Terbentur Besi Mesin Pompong


Selasa, 27 Juni 2017 17:42
Sebar Personel di Pusat Keramaian,
Kapolresta Pantau Situasi Keamanan Pekanbaru di Hari Ketiga Lebaran


Selasa, 27 Juni 2017 17:37
6 Rumah Rusak,
Longsor Kembali Terjadi di Kuala Enok, Inhil


Selasa, 27 Juni 2017 15:10
Belasan Orang Terjebur,
Pelabuhan Rakyat Desa Tanjung Gadai, Meranti Ambruk


Selasa, 27 Juni 2017 13:23
Mayat Tanpa Identitas di Desa Kuala Sebatu Ternyata Warga Tembilahan, Inhil

Selasa, 27 Juni 2017 08:13
Tamu Tagram Hotel Pekanbaru Kehilangan Perhiasaln Rp70 juta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 19 September 2012 19:57
Selama PON XVIII,
Makanan dan Cenderamata Khas Riau Laris


Usaha kuliner dan kerajinan tangan khas Riau mendapat berkah penyelenggaraan PON XVIII. Produk mereka banyak diburu.

Riauterkin-PEKANBARU- Selama pemyelenggaraan PON XVIII Riau 2012 sangat mudah di temui stan bazar yang menjual berbagai macam mulai dari makanan, pakaian yang berlogo kan PON dan lainnya, namun tidak ketinggalan yaitu berbagai kerajinan melayu dan juga makanan khas negeri melayu ini.

Salah satu yang di temui riauterkini.com adalah stan bazar milik UKM PUSKOTAMA RIAU yang berada di kawasan Sport Center Rumbai. Stan ini menyediakan berbagai jenis kerajinan dan makanan khas Riau.

“Stan kita menyediakan berbagai makanan dan kerajinan khas Riau seperti berbagai perlengkapan hantaran adat melayu riau, souvenir miniature kapal, berbagai macam pakain melayu, dan juga aneka makanan seperti mie sagu baik yang mentah atau pun yang sudah siap untuk di santap langsung di stan ini, sempolek, bolu kemojo dan masih banyak lagi yang lainnya yang bisa anda dapatkan di stan ini,” begit ujar Tengku Rohayani seaku pengelola stan UKM PUSKOTAMA RIAU ini kepada riauterkini.com.

Selain itu di jelaskan, selama pelaksanaan PON penjualan kerajinan dan makanan khas Riau ini cukup laris, hingga saat ini stok souvenir maupun makanan sudah hampir habis, tetapi bagi yang ingin menikmati atau membeli berbagai souvenir khas Riau ini masih ada.

Sementara itu untuk harga yang di tawarkan cukup terjangkau, untuk paket hantaran lengkap ini hanya di jual Rp.500.000, untuk miniature kapal mulai dari Rp.100.000-400.000, pakaian melayu mulai dari Rp.100.000-275.000, aneka maknanan khas Riau di tawarkan seperti mie sagu per kilonya Rp.12.000 sedangkan yang sudah siap saji hanya Rp.7000 per porsi.

Jadi bagi yang berminat jangan lewatkan sajian khas daerah Riau, silakan bekunjung ke stan bazar Sport Center Rumbai hingga hingga tanggal 20 September 2012. ***(adi)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
penjaga gudang
perlu diinventarisasi atau dibuat penelitian segera, bagaimana dampak PON terhadap ekonomi kerakyatan seperti ini. jadi kita tak sekedar mengira-ngira bahwa PON kecil atau besar pengaruh ekonominya terhadap masyarakat Riau. Kewajiban pemerintah lah m


loading...

Berita lainnya..........
- PLN WRKR Usahakan Tak Ada Pemadaman di Hari Lebaran
- Satgas Pangan Pemkab Kampar Pantau Harga Sembako di Pasar Kuok
- Sepanjang Ramadan, PT Nusantara Berlian Motor Alami Peningkatan Penjualan 25 Persen
- Masyarakat Bengkalis Diimbau Jeli Membeli Makanan
- Gubri Optimis Pertumbuhan Ekonomi Riau Terus Membaik
- Tinjau Pasar, Kapolres Bengkalis Temukan Ikan Busuk Dijual
- Mendag Sebut Dukungan Perusahaan Terhadap IKM, Jadi Kail Wirausaha Mandiri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.111.72
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com