Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 8 Pebruari 2016 11:16
BPBD Rohul Masih Mendata,
Ratusan Rumah di Rambah Direndam Banjir


Senin, 8 Pebruari 2016 10:42
Gabung Peradi, Putra Mandau Siap Beracara di Pengadilan

Ahad, 7 Pebruari 2016 21:59
HUT ke-66 Kampar,
Bupati Berharap Jalan Dua Jalur Pekanbaru-Bangkinang Segera Rampung


Ahad, 7 Pebruari 2016 21:45
Hanyut, Dua Warga Kampar Kiri Ditemukan Tewas

Ahad, 7 Pebruari 2016 20:23
Kembangkan Ekowisata Pantai Solop,
Budparpora Inhil Berdayakan Masyarakat Sekitar


Ahad, 7 Pebruari 2016 20:20
Jembatan Mentawai Rokan Hanyut, Empat Desa di Rohul Terisolir

Ahad, 7 Pebruari 2016 19:18
Anggaran Minim, Dua Proyek Besar di Meranti Gagal Dilanjutkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 6 September 2012 20:06
Gubri tak Kunjung Konsultasi ke BI Soal Dirut Bank Riau Kepri

Meskipun telah berjanji secepatnya menuntaskan kekosongan jabatan Dirut Bank Riau Kepri, namun sampai saat ini Gubri belum juga berkonsultasi pada Bank Indonesia.

Riauterkini-PEKANBARU-Terkait RUPS Bank Riau Kepri akhir pekan lalu yang belum menghasilkan jajaran direksi secara lengkap, usai peresmian Gedung Serbaguna Tanjak Laksmana Kamis (6/9), Gubernur Riau HM Rusli Zainal mengakui belum melakukan konsultasi dengan bank Indonesia seperti yang ia ungkapkan usai RUPS di Labersa Hotel akhir pekan lalu.

Ketika di konfirmasi Riauterkini, Gubri hanya mengungkapkan bahwa para pemegang saham masih mencari waktu untuk melakukan konsultasi dengan Bank Indonesia.

"Saya belum tahu jadwal konsultasi dengan Bank Indonesia. Karena saya baru saja sampai. nantilah kita cari waktunya yang sesuai," terangnya.

Seperti yang dirilis Riauterkini sebelumnya, RUPS Bank Riau Kepri akhir pekan lalu hanya menghasilkan Nizam sebagai Direktur Dana dan Jasa, serta Sarjono Amnan (mantan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Bank Riau Kepri) sebagai Komisaris Independen. Sementara untuk posisi Direktur Utama (Dirut) belum ada nama yang ditetapkan pemegang saham.

Begitu juga untuk posisi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko serta Direktur Kredit dan Syariah tidak ada nama yang dimumkan. Termasuk untuk posisi komisaris.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
GDiAlfzPJBdR


nkniNMcxpKIj
This info is the cat's pjamaas!

kontroversi
sibuk? pon? kok erzet masih bisa nulis artikel di riau pos. alternatifnya: mungkin tulisan itu dibuatkan orang atau memang dia tak mau segera ke BI karena alasan yg kita tak tahu. bisa juga benar kedua2nya atau apa ada alternatf lain?

untuk hipokrit
kita masih di bulan syawal. bawa istighfar dan sholat biar hidup membawa berkah dan terhindar dari semua penyakit

hipokrit
buat yang berkomentar sebaiknya kita lihat kesibukan gubernur kita, mungkin hal ini yang menjadi hambatan sehingga belum sempat bertemu dengan BI, jadi berilah sedikit ruang untuk beliau , sehingga memutuskan afrial atau ruslan bisa sedikit objektif,

gitulah kalau pin boboho
apa pulak tu pin boboho? PINtar %@!* BOngak Hipokrit Otak-kotor.

uda
ondeh mandeh,,, Indak jaleh uda rusli ko maa ,,,,, Banyak cito ajo ....

gitu lah "gigih"nya erzet utk memenangkan kepentingannya
kalau yg akan jadi bukan orang yg nantinya bisa dia setir, jangan harap dia suka dan menyegerakannya. tapi masak macam kesebelasan, sisa-erzet bisa dia kalahkan. mari kita kawal sama2 supaya jangan sampai Bank RK jadi sasaran korupsi dan kehancuran


Berita lainnya..........
- Sinergi BI-Pemprov Riau, BSBI Gelar FGD
- 2015, Pertumbuhan Ekonomi Riau Naik 0,22 Persen
- BRK Gandeng LPPI untuk Tingkatkan Kompetensi
- Baru 2 Kabupaten/Kota Serahkan SPA Rastra 2016
- Imlek, Loadfactor Jasa Penerbangan Turun
- Kredit UMKM Riau Hanya Naik 10,2 Persen Tahun Lalu
- HTI dan HTR Topang Sektor Kehutanan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.19.0.90
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com