Untitled Document
Jumat, 24 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 24 April 2014 22:14
Kenalkan Busana Daerah pada Anak,
Semarak Kartini, Alfamart Gelar Lomba Fashion Show


Kamis, 24 April 2014 21:55
Seorang Lukan, Kebakaran Ludeskan Rumah Pimpinan Gereja di Rohul

Kamis, 24 April 2014 21:14
Polhut Kuansing Dihadang Perambah di Hutan Margasatwa Rimbang Baling

Kamis, 24 April 2014 21:06
Buka Lapangan Kerja, Disnakertrans Dumai Koordinasi dengan Perusahaan

Kamis, 24 April 2014 21:02
70 Hektar Kebun Sawit Pemkab Kuansing Diserobot Warga Sumbar

Kamis, 24 April 2014 20:58
400 KK di Rohul Jadi Target Program KWH Listrik Gratis

Kamis, 24 April 2014 20:36
Golkar Akan Usung Suparman Jadi Ketua DPRD Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 6 September 2012 20:06
Gubri tak Kunjung Konsultasi ke BI Soal Dirut Bank Riau Kepri

Meskipun telah berjanji secepatnya menuntaskan kekosongan jabatan Dirut Bank Riau Kepri, namun sampai saat ini Gubri belum juga berkonsultasi pada Bank Indonesia.

Riauterkini-PEKANBARU-Terkait RUPS Bank Riau Kepri akhir pekan lalu yang belum menghasilkan jajaran direksi secara lengkap, usai peresmian Gedung Serbaguna Tanjak Laksmana Kamis (6/9), Gubernur Riau HM Rusli Zainal mengakui belum melakukan konsultasi dengan bank Indonesia seperti yang ia ungkapkan usai RUPS di Labersa Hotel akhir pekan lalu.

Ketika di konfirmasi Riauterkini, Gubri hanya mengungkapkan bahwa para pemegang saham masih mencari waktu untuk melakukan konsultasi dengan Bank Indonesia.

"Saya belum tahu jadwal konsultasi dengan Bank Indonesia. Karena saya baru saja sampai. nantilah kita cari waktunya yang sesuai," terangnya.

Seperti yang dirilis Riauterkini sebelumnya, RUPS Bank Riau Kepri akhir pekan lalu hanya menghasilkan Nizam sebagai Direktur Dana dan Jasa, serta Sarjono Amnan (mantan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Bank Riau Kepri) sebagai Komisaris Independen. Sementara untuk posisi Direktur Utama (Dirut) belum ada nama yang ditetapkan pemegang saham.

Begitu juga untuk posisi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko serta Direktur Kredit dan Syariah tidak ada nama yang dimumkan. Termasuk untuk posisi komisaris.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
GDiAlfzPJBdR


nkniNMcxpKIj
This info is the cat's pjamaas!

kontroversi
sibuk? pon? kok erzet masih bisa nulis artikel di riau pos. alternatifnya: mungkin tulisan itu dibuatkan orang atau memang dia tak mau segera ke BI karena alasan yg kita tak tahu. bisa juga benar kedua2nya atau apa ada alternatf lain?

untuk hipokrit
kita masih di bulan syawal. bawa istighfar dan sholat biar hidup membawa berkah dan terhindar dari semua penyakit

hipokrit
buat yang berkomentar sebaiknya kita lihat kesibukan gubernur kita, mungkin hal ini yang menjadi hambatan sehingga belum sempat bertemu dengan BI, jadi berilah sedikit ruang untuk beliau , sehingga memutuskan afrial atau ruslan bisa sedikit objektif,

gitulah kalau pin boboho
apa pulak tu pin boboho? PINtar %@!* BOngak Hipokrit Otak-kotor.

uda
ondeh mandeh,,, Indak jaleh uda rusli ko maa ,,,,, Banyak cito ajo ....

gitu lah "gigih"nya erzet utk memenangkan kepentingannya
kalau yg akan jadi bukan orang yg nantinya bisa dia setir, jangan harap dia suka dan menyegerakannya. tapi masak macam kesebelasan, sisa-erzet bisa dia kalahkan. mari kita kawal sama2 supaya jangan sampai Bank RK jadi sasaran korupsi dan kehancuran


Berita lainnya..........
- Buka Lapangan Kerja, Disnakertrans Dumai Koordinasi dengan Perusahaan
- Lirik Blok Siak, Wagubri Ingatkan BUMD Perkuat Finansial
- Perusahaan Korsel Siap Inves Rp2 Triliun untuk Air Bersih di Pekanbaru
- Tolak Akuisisi, Karyawan BTN Pekanbaru Berdemo
- Daya Beli Turun, REI Pesimis Capai Target
- Trek, Harga TBS Sawit Naik
- Harga TBS Sawit Mulai Merangkak Naik


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.160.82
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com