Untitled Document
Jumat, 14 Syawwal 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 31 Juli 2015 11:17
Kekeringan, Warga Gaung, Inhil Mulai Konsumsi Air Rawa

Jum’at, 31 Juli 2015 11:15
Titik Panas di Riau Terpantau Tinggal 40

Jum’at, 31 Juli 2015 10:10
Ditolak KPU Dumai, PPP Tetap Serukan Solid Dukung Zul-Eko

Jum’at, 31 Juli 2015 10:07
Bupati Inhil Hadiri Aruh Ganal atau Kenduri Besar KBB

Jum’at, 31 Juli 2015 10:04
Soal Naker Asal China, Polres Dumai Belum Mendapat Laporan

Jum’at, 31 Juli 2015 08:14
Kampar Akan Putuskan Mata Rantai Ketergantungan Sapi dari Luar

Jum’at, 31 Juli 2015 08:11
2 Hari Beruntun, Polsek Mandau Cokok 2 Pemilik Narkoba



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 6 September 2012 20:06
Gubri tak Kunjung Konsultasi ke BI Soal Dirut Bank Riau Kepri

Meskipun telah berjanji secepatnya menuntaskan kekosongan jabatan Dirut Bank Riau Kepri, namun sampai saat ini Gubri belum juga berkonsultasi pada Bank Indonesia.

Riauterkini-PEKANBARU-Terkait RUPS Bank Riau Kepri akhir pekan lalu yang belum menghasilkan jajaran direksi secara lengkap, usai peresmian Gedung Serbaguna Tanjak Laksmana Kamis (6/9), Gubernur Riau HM Rusli Zainal mengakui belum melakukan konsultasi dengan bank Indonesia seperti yang ia ungkapkan usai RUPS di Labersa Hotel akhir pekan lalu.

Ketika di konfirmasi Riauterkini, Gubri hanya mengungkapkan bahwa para pemegang saham masih mencari waktu untuk melakukan konsultasi dengan Bank Indonesia.

"Saya belum tahu jadwal konsultasi dengan Bank Indonesia. Karena saya baru saja sampai. nantilah kita cari waktunya yang sesuai," terangnya.

Seperti yang dirilis Riauterkini sebelumnya, RUPS Bank Riau Kepri akhir pekan lalu hanya menghasilkan Nizam sebagai Direktur Dana dan Jasa, serta Sarjono Amnan (mantan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Bank Riau Kepri) sebagai Komisaris Independen. Sementara untuk posisi Direktur Utama (Dirut) belum ada nama yang ditetapkan pemegang saham.

Begitu juga untuk posisi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko serta Direktur Kredit dan Syariah tidak ada nama yang dimumkan. Termasuk untuk posisi komisaris.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
GDiAlfzPJBdR


nkniNMcxpKIj
This info is the cat's pjamaas!

kontroversi
sibuk? pon? kok erzet masih bisa nulis artikel di riau pos. alternatifnya: mungkin tulisan itu dibuatkan orang atau memang dia tak mau segera ke BI karena alasan yg kita tak tahu. bisa juga benar kedua2nya atau apa ada alternatf lain?

untuk hipokrit
kita masih di bulan syawal. bawa istighfar dan sholat biar hidup membawa berkah dan terhindar dari semua penyakit

hipokrit
buat yang berkomentar sebaiknya kita lihat kesibukan gubernur kita, mungkin hal ini yang menjadi hambatan sehingga belum sempat bertemu dengan BI, jadi berilah sedikit ruang untuk beliau , sehingga memutuskan afrial atau ruslan bisa sedikit objektif,

gitulah kalau pin boboho
apa pulak tu pin boboho? PINtar %@!* BOngak Hipokrit Otak-kotor.

uda
ondeh mandeh,,, Indak jaleh uda rusli ko maa ,,,,, Banyak cito ajo ....

gitu lah "gigih"nya erzet utk memenangkan kepentingannya
kalau yg akan jadi bukan orang yg nantinya bisa dia setir, jangan harap dia suka dan menyegerakannya. tapi masak macam kesebelasan, sisa-erzet bisa dia kalahkan. mari kita kawal sama2 supaya jangan sampai Bank RK jadi sasaran korupsi dan kehancuran


Berita lainnya..........
- Puluhan Karyawan Mogok, Manajemen PT SAS di Duri Tolak Dimediasi Disnakertrans
- Datangkan Naker Asal China,
LMB Akan Usir PT. Ivo Mas Tunggal dari Dumai

- Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 25,82 perkilogram
- Harga Rp 850 - Rp 1000 Per Kg,
Harga TBS di PKS Tambusai Utara Anjlok Pasca Lebaran

- Peminat Mulai Berkurang, APPSI Riau Berharap Pameran Batu Akik di Riau Terus Digalakkan
- Kemarau, Pasokan Air Baku PDAM TD Duri Hanya 45 Liter Per Detik
- Harga LPG Bersubsidi di Pekanbaru Segera Naik


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.83.126.155
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com